
Mental seorang mukmin adalah, ia tidak segan mengangkat tangannya tuk mendoakan saudaranya yang sedang tergelincir. Bukan mental pembully seperti Musyrikin Quraish yang banyak kita temui di zaman ini. Seakan-akan ia akan mati begitu saja tanpa Allah minta pertanggung jawaban…
"Para sahabat dan tabi’in memiliki konsep, barang siapa yang mencela saudaranya, karena dosa-dosanya, sedangkan saudaranya itu sudah bertaubat kepada Allah (Hijrah) maka si pencela tidak akan meninggal dunia kecuali dia juga akan mengalami dosa yang di lakukan saudaranya tersebut." - Hasan Al-Basri-
Syaikh Al-Mubarakfuri menjelaskan, bisa jadi orang yang mengolok2 saudaranya yang terjerumus dalam dosa karena ada faktor kagum terhadap dirinya sendiri, sombong dan mensucikan diri. Seolah dia berkata “kamu kok bisa terjerumus dalam dosa itu, lihatlah aku, sulit terjerumus dalam dosa itu” Tentu ini bentuk kesombongan yang nyata dan sangat merendahkan orang lain. Maka di khawatirkan dosa yang dia sebut-sebut pada saudaranya, berbalik kepadanya.
Ibnu Qayyim berkata, “Engkau mencela saudaramu yang melakukan dosa, ini lebih besar dosanya daripada dosa yang dilakukan saudaramu dan maksiat yang lebih besar, karena menghilangkan ketaatan dan merasa dirinya suci.”
Seorang ulama Ibrahim An-Nakha’i berkata, “Aku melihat sesuatu yang aku tidak suka, tidak ada yang menahanku untuk berkomentar dan membicarakannya kecuali karena aku khawatir aku yang akan ditimpakan masalahnya dikemudian hari.”
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us