MENJAUHI RIYA DALAM SETIAP AKTIVITAS

✍🏻 Syaikh Rabi’ bin Hadi Umair al-Madkhali hafizhahullahu menasihatkan,

فإياكم والرياء في الأعمال، إياكم والرياء في√ الأقوال، يتكلم الإنسان يريد بذالك وجه الله، ويتعبد يريد بذالك وجه الله، ويتصدق يريد بذالك وجه الله، ويخالق الناس بالأخلاق الطيّبة ابتغاء وجه الله تبارك وتعالى.

“Jauhilah oleh kalian, riya dalam beramal. Jauhi pula oleh kalian, riya saat berucap!

Seseorang  seharusnya berucap untuk mengharapkan wajah Allah, beribadah juga dalam rangka mengharap wajah-Nya. Demikian pula  halnya saat bersedekah, dia hanya berharap wajah Allah. Ketika bersikap kepada manusia dengan akhlak yang baik pun tetap berusaha ikhlas (mengharapkan wajah Allah) Tabaraka wa Ta’ala.”

📚  Al-Lubab min Majmu`i Nashaikhi Syaikh Rabi’ lisy Syabab, hlm. 445

Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullahu memberikan nasihat yang sangat berharga mengenai pentingnya menghindari riya dalam setiap aspek kehidupan kita, terutama dalam beramal, berucap, dan berinteraksi dengan sesama.

Riya, yaitu melakukan sesuatu dengan niat agar dilihat atau dipuji oleh orang lain, adalah penyakit hati yang bisa merusak setiap amal perbuatan yang kita lakukan. Seorang hamba yang melakukan ibadah atau amal kebaikan hanya untuk mendapatkan pujian atau pengakuan dari manusia akan kehilangan nilai amal tersebut di sisi Allah. Oleh karena itu, kita diingatkan untuk senantiasa menjaga niat kita, agar semua amal yang kita lakukan semata-mata karena mengharap wajah Allah Ta'ala, bukan untuk mendapatkan pujian dari sesama.

Penting untuk kita ingat bahwa dalam setiap aktivitas, baik itu ucapan, ibadah, atau perbuatan, tujuan utama kita seharusnya adalah mengharapkan ridha Allah. Seseorang yang berbicara dengan tujuan agar kata-katanya diterima dan dihargai oleh orang lain, atau yang beribadah semata-mata untuk dilihat oleh orang, telah terjerumus dalam riya. Begitu juga, saat kita bersedekah atau berinteraksi dengan orang lain dengan akhlak yang baik, niat kita harus tetap murni untuk mendapatkan keridhaan Allah, bukan untuk mencari perhatian atau pujian dari makhluk.

Riya adalah bentuk penyimpangan dari tujuan utama hidup sebagai seorang Muslim, yaitu untuk beribadah kepada Allah dengan tulus dan ikhlas. Rasulullah ﷺ sendiri mengingatkan kita dalam banyak hadis untuk senantiasa menjaga keikhlasan dalam beramal. Setiap amal yang dilakukan dengan riya tidak akan mendatangkan pahala, bahkan bisa menjadi sia-sia.

Oleh karena itu, kita harus senantiasa memeriksa niat kita dalam setiap langkah kehidupan kita, baik dalam berucap, beramal, ataupun bersedekah. Jika niat kita terjaga dan murni hanya untuk mengharapkan wajah Allah, maka amal kita akan diterima dan mendatangkan pahala yang besar. Jika sebaliknya, kita harus segera bertobat dan memperbaiki niat kita.

Syaikh Rabi' mengingatkan bahwa kita harus selalu mengingat tujuan hidup kita yang sesungguhnya: mencari keridhaan Allah semata. Dalam setiap amal, jangan biarkan hati kita terpengaruh oleh pandangan manusia. Jadikanlah Allah sebagai satu-satunya tujuan, dan ikhlaskan setiap amal hanya untuk-Nya, agar kita mendapatkan keberkahan dan pahala yang tidak terhingga di dunia dan akhirat.

Semoga kita bisa menghindari riya dan menjaga keikhlasan dalam setiap amal yang kita lakukan, dan semoga Allah menerima amal kita sebagai amal yang murni dan penuh berkah. Aamiin.
Wallahu A'lam Bishawab

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian