
▶️ HATI-HATI, JANGAN MENJADI TEMANNYA SETAN!
📡 Link Youtube:
youtu.be/Ctha5zaGsW0
Kita dianjurkan untuk tidak mubadzir atau tidak boros karena itu adalah perilaku setan dan sebaiknya tidak membuang-buang rizki yang Allah berikan dengan sia-sia. Banyak diantara kita banyak yang masih sering membuang-buang makanan dengan mudahnya makanan tidak dihabiskan lalu dibuang. Alangkah baiknya makan secukupnya dan tidak membuang makanan. Kita juga bisa berbagi, kalau kita renungkan saudara kita di luar sana masih banyak yang kelaparan dan membutuhkan makanan. Membuang makanan sama halnya dengan membuang rizki yang Allah berikan termasuk membuang-buang harta untuk hal yang sia-sia maka ini meniru perbuatan setan.
Allah Ta’ala berfirman,
وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ
“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’ [17]: 26-27).
Jangankan membuang makanan, bahkan Rasulullah ﷺ menganjurkan kita untuk mengambil makanan kita yang terjatuh dan membersihkannya kemudian dimakan, agar tidak dibiarkan untuk setan.
Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah ﷺ bersabda,
“Jika makanan salah satu kalian jatuh maka hendaklah diambil dan disingkirkan kotoran yang melekat padanya, kemudian hendaknya di makan dan jangan dibiarkan untuk setan” Dalam riwayat yang lain dinyatakan, “sesungguhnya setan bersama kalian dalam segala keadaan, sampai-sampai setan bersama kalian pada saat makan. Oleh karena itu jika makanan kalian jatuh ke lantai maka kotorannya hendaknya dibersihkan kemudian di makan dan jangan dibiarkan untuk setan. Jika sudah selesai makan maka hendaknya jari jemari dijilati karena tidak diketahui di bagian manakah makanan tersebut terdapat berkah.” (HR Muslim no. 2033 dan Ahmad 14218)
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi kita taufik dan hidayah agar kita tidak mubadzir terhadap rizki yang Allah berikan.
Allahu Ta’ala A’lam bishawab.
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us