
✅⛔KEADAAN SAKARATUL MAUT BAGI ORANG BERIMAN & ORANG KAFIR
Keadaan Sakaratul Maut bagi Orang Beriman
1. Dimudahkan dan Dipenuhi Ketenangan
Allah memberi ketenangan pada orang beriman saat nyawanya dicabut.
﴿الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ طَيِّبِينَ يَقُولُونَ سَلَامٌ عَلَيْكُمُ﴾
“(Yaitu) orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan baik, mereka berkata: Salam sejahtera atas kalian…”
(QS. An-Nahl: 32)
Para malaikat datang dengan wajah yang menenangkan dan kabar gembira.
2. Dicabut dengan Lembut
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya ruh orang mukmin keluar dengan mudah sebagaimana tetesan air keluar dari mulut kendi.”
(HR. Ahmad, hasan)
Ini menunjukkan ringan dan lembutnya proses sakaratul maut bagi orang beriman.
3. Mendapat Kabar Gembira Surga
Saat sakaratul maut, diperlihatkan tempatnya di surga.
“Tidak ada seorang hamba yang meninggal dunia kecuali diperlihatkan tempat duduknya (di akhirat).”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hal ini menambah ketenangan dan kerinduan untuk bertemu Allah.
4. Didoakan Malaikat
Malaikat mendoakan:
“Jangan takut dan jangan bersedih, dan bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan kepada kalian.”
(QS. Fussilat: 30)
🌿 SAKARATUL MAUT ORANG BERIMAN (SECARA RINCI)
1️⃣ Detik-detik Menjelang Kematian
Saat ajal telah dekat, orang beriman mulai dicabut keterikatannya dengan dunia:
Pandangan mulai kabur
Pendengaran melemah
Lisan mulai berat berdzikir
Hati condong kepada akhirat
Namun Allah beri ketenangan dalam batin, meski tubuh merasakan sakit.
“Tidaklah seorang mukmin akan mati hingga Allah jadikan kematian itu sebagai penebus dosa-dosanya.”
(HR. Ahmad)
2️⃣ Kedatangan Malaikat Rahmat
Malaikat turun bukan dengan wajah menakutkan, tapi:
Wajah putih bercahaya
Membawa kafan dan minyak wangi dari surga
Hadits Al-Barā’ bin ‘Āzib (panjang, shahih):
“Malaikat turun dari langit, wajah mereka putih seperti matahari, membawa kafan dan wewangian dari surga…”
(HR. Ahmad, Abu Dawud)
➡️ Ini belum dialami orang kafir.
3️⃣ Dialog Lembut dengan Ruh Mukmin
Malaikat berbicara dengan penuh kasih:
“Wahai jiwa yang tenang, keluarlah menuju ampunan dan keridhaan Allah.”
(QS. Al-Fajr: 27–28)
Ruh rindu bertemu Allah, bukan dipaksa keluar.
4️⃣ Cara Ruh Dicabut
Ruh keluar:
Perlahan
Lembut
Tanpa perlawanan
“Ruh orang mukmin keluar seperti tetesan air dari mulut bejana.”
(HR. Ahmad)
📌 Catatan penting:
Rasa sakit tetap ada, namun Allah ringankan dan diganti dengan kabar gembira.
5️⃣ Setelah Ruh Keluar
Ruh langsung dibungkus kafan surga
Diiringi wewangian harum
Dinaikkan ke langit
Setiap lapisan langit berkata:
“Ruh siapa yang harum ini?”
➡️ Nama terbaiknya disebut di langit.
6️⃣ Penutup bagi Mukmin
Dicatat sebagai ahli surga
Dikembalikan ke jasad untuk alam kubur
Kuburnya dilapangkan
Mendapat pertanyaan dengan mudah
📌 Kesimpulan Mukmin:
👉 Sakit jasad dikalahkan oleh nikmat ruh
🔥 KEADAAN SAKARATUL MAUT BAGI ORANG KAFIR
1. Penuh Siksaan dan Ketakutan
Allah berfirman:
﴿وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُوا الْمَلَائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ﴾
“Sekiranya kamu melihat ketika malaikat mencabut nyawa orang-orang kafir, mereka memukul wajah dan punggung mereka…”
(QS. Al-Anfal: 50)
2. Dicabut dengan Sangat Sakit
Ruh orang kafir dicabut dengan keras:
“Seperti besi berduri yang dicabut dari bulu yang basah.”
(HR. Ahmad)
Ini menunjukkan rasa sakit luar biasa saat sakaratul maut.
3. Didatangi Malaikat dengan Wajah
Menakutkan
Malaikat datang dengan wajah hitam dan membawa azab.
“Keluarkanlah nyawa kalian! Hari ini kalian dibalas dengan azab yang menghinakan.”
(QS. Al-An‘am: 93)
4. Diperlihatkan Neraka
Orang kafir diperlihatkan tempatnya di neraka sebelum mati, menambah ketakutan dan penyesalan yang tak berguna.
Rincian :
1️⃣ Detik-detik Menjelang Kematian Orang kafir:
Panik
Takut luar biasa
Hatinya berat berpisah dari dunia
“Dan kamu melihat orang-orang zalim dalam sakaratul maut…”
(QS. Al-An‘ām: 93)
➡️ Hatinya menolak kematian, karena tahu keburukan akhir.
2️⃣ Kedatangan Malaikat Azab Malaikat datang:
Wajah hitam
Membawa kain kasar dari neraka
Menebarkan bau busuk
Hadits Al-Barā’ bin ‘Āzib:
“Malaikat turun dengan wajah hitam, membawa kain dari neraka…”
(HR. Ahmad)
3️⃣ Bentakan dan Ancaman
Malaikat berkata dengan keras:
“Keluarkanlah nyawamu! Hari ini kamu dibalas dengan azab yang menghinakan.”
(QS. Al-An‘ām: 93)
➡️ Tidak ada kelembutan, tidak ada salam.
4️⃣ Cara Ruh Dicabut (SANGAT SAKIT)
Ruh ditarik:
Dengan paksa
Disertai pukulan
Menyebar ke seluruh tubuh
“Seperti besi berduri yang ditarik dari bulu yang basah.”
(HR. Ahmad)
📌 Ulama menjelaskan:
👉 Setiap urat terasa disobek
5️⃣ Dipukul Saat Ruh Dicabut
Allah berfirman:
“Malaikat memukul wajah dan punggung mereka.”
(QS. Al-Anfāl: 50)
➡️ Siksaan dimulai sebelum mati.
6️⃣ Setelah Ruh Keluar
Ruh dibungkus kain neraka
Bau paling busuk
Ditolak pintu langit
“Tidak dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit.”
(QS. Al-A‘rāf: 40)
➡️ Ruh dilempar kembali ke bumi.
7️⃣ Penutup bagi Kafir
Diperlihatkan neraka
Menyesal, tapi terlambat
Kubur sempit dan gelap
Disiksa sejak alam barzakh
📌 NASIHAT PENUTUP DARI ULAMA SALAF
Al-Hasan Al-Bashri رحمه الله:
“Sesungguhnya kematian membuka hakikat seseorang. Bahagia bagi yang mempersiapkannya.”
Ibnul Qayyim رحمه الله:
“Ringannya sakaratul maut sesuai dengan ringannya dosa.”
🤲 Penutup
Sakaratul maut tidak bisa dihindari, tapi bisa dipersiapkan dengan:
Tauhid yang lurus
Shalat dijaga
Taubat terus-menerus
Jauhi dosa besar
Wallahu a'lam
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us