
๐ Akan Dijaga Allah Selalu
Salah satu nikmat terbesar yang Allah berikan kepada hamba-Nya bukan hanya berupa rezeki yang melimpah atau kesehatan yang prima, namun hidayah dan penjagaan hati agar senantiasa berada di jalan kebaikan. Penjagaan Allah ini tidak diberikan kepada semua orang, tetapi hanya kepada mereka yang memiliki ketulusan dalam niat dan kejujuran dalam tujuan hidupnya.
Ibnu Hajar Al Asqalani rahimahullah berkata:
"Orang yang jujur dalam niatnya maka akan senantiasa dalam kebaikan. Seandainya dia mengarah kepada keburukan maka akan dipalingkan oleh Allah dari keburukan tersebut."
๐ (Fathul Bari 4/48)
Perkataan ini mengandung pelajaran besar: kejujuran niat adalah kunci penjagaan Allah. Seseorang yang hatinya bersih, tulus ingin mencari rida Allah dalam segala urusannya, maka walaupun terkadang langkahnya mulai menyimpang, Allah akan menariknya kembali ke jalan yang lurus.
Ini bukan berarti orang yang jujur tidak pernah keliru. Tapi, kesalahan yang ia lakukan tidak akan dibiarkan berlarut. Allah akan mengingatkannya dengan cara-Nya. Entah melalui nasihat seorang teman, rasa bersalah dalam hati, atau datangnya musibah sebagai bentuk kasih sayang.
๐ Kejujuran niat ini menjadi benteng bagi seorang mukmin. Ia ibarat kompas yang mengarahkan langkahnya. Meskipun terkadang dunia membingungkan, selama hatinya terus berpegang pada niat yang lurus, maka Allah akan selalu menuntunnya ke arah kebaikan.
Hal ini juga sesuai dengan firman Allah:
โDan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.โ
๐ (QS. Al-Ankabut: 69)
Kejujuran niat juga melindungi seseorang dari perangkap amal yang rusak. Berapa banyak orang berbuat baik, tapi karena niatnya untuk dunia, pujian, atau kepentingan pribadi, justru amal tersebut tak bernilai di sisi Allah?
Sebaliknya, orang yang niatnya benar, walaupun amalnya kecil, bisa menjadi besar di sisi Allah karena keikhlasannya.
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
โSesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa kalian dan tidak pula kepada harta kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian.โ
๐ (HR. Muslim)
๐ Maka, mari kita latih hati ini untuk selalu jujur dalam segala niat. Luruskan tujuan sebelum melangkah. Niat yang benar akan menarik pertolongan Allah, akan menjadikan langkah kita ringan menuju kebaikan, dan akan menjadi cahaya yang menyinari perjalanan hidup, bahkan ketika dunia sedang gelap.
Karena bila hati benar, maka Allah akan menjaga kita dari arah yang tidak kita duga. Saat kita hampir tergelincir, Allah akan menguatkan. Saat kita lemah, Allah akan menyemangati. Dan saat kita lupa, Allah akan mengingatkan.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang senantiasa dijaga karena niat kita yang jujur, dan diberikan taufik untuk terus istiqamah dalam kebaikan.
Wallahu A'lam Bishawab
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us