⚠️📢✋🏻🔗 MENGOREKSI AMAL SAAT SENDIRI

✍🏻 Ibnul Jauzi rahimahullah berkata,

ورأيت أقوامًا من المنتسبين إلى العلم أهملوا نظر الحق عز وجل إليهم في الخلوات، فمحا محاسن ذكرهم في الجلوات فكانوا موجودين كالمعدومين ،
لا حلاوة لرؤيتهم ، ولا قلب يحنُّ إلى لقائهم.

Aku melihat beberapa kaum yang mengaku memiliki ilmu meremehkan pengawasan Allah `azza wa jalla saat mereka sendirian (sehingga mudah berbuat maksiat).

Akibatnya, Allah menjadikan nama mereka tidak harum di tengah umat manusia.

Mereka ada, tetapi seperti tidak ada.

Tidak ada rasa nikmat memandang mereka. Tidak ada hati yang rindu untuk bertemu mereka.

📚 Shaidul Khathir, hlm. 43

Pernahkah kita merenung, bahwa amalan yang kita lakukan bukan hanya dilihat oleh manusia, tetapi yang paling utama adalah pengawasan dari Allah ﷻ? Sebagai umat Muslim, kita diajarkan untuk selalu menjaga diri dalam setiap keadaan, baik di depan umum maupun saat kita berada sendirian. Sebagaimana yang disampaikan oleh Ibnul Jauzi rahimahullah, beliau menyaksikan bagaimana sebagian orang yang mengaku memiliki ilmu justru mengabaikan pengawasan Allah saat sendirian. Mereka cenderung terjerumus dalam perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran agama, seakan-akan tidak ada yang melihat.

Ibnul Jauzi menyatakan, akibat dari kelalaian mereka dalam menjaga diri di hadapan Allah, nama mereka di mata umat manusia pun menjadi tidak harum. Walaupun secara fisik mereka ada, namun dalam pandangan orang lain, mereka seperti tidak ada. Tidak ada keindahan dalam pandangan mereka, tidak ada kerinduan untuk bertemu dengan mereka. Inilah dampak buruk dari amalan yang tidak dijaga dengan baik, terutama saat kita tidak berada di hadapan orang banyak.

Hal ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga amal, terutama saat sendirian. Jangan biarkan kita terjebak dalam dosa atau maksiat hanya karena merasa tidak ada yang mengawasi. Padahal, Allah selalu melihat dan mengetahui apa yang kita lakukan, bahkan ketika kita sedang sendirian di tempat yang jauh dari jangkauan pandangan manusia. Dalam setiap langkah dan perbuatan kita, niat yang tulus untuk Allah haruslah selalu ada, karena hanya dengan keikhlasan dan ketulusan itulah amalan kita menjadi bermakna dan diterima di sisi-Nya.

Merenung akan hal ini, kita pun seharusnya bisa lebih berhati-hati dengan sikap kita dalam kehidupan sehari-hari. Jangan hanya fokus untuk mendapatkan pengakuan dan pujian dari manusia, tetapi ingatlah bahwa yang paling penting adalah bagaimana amal kita diterima oleh Allah. Jika kita menjaga amal kita dengan ikhlas dan sesuai dengan tuntunan-Nya, insyaAllah kita akan mendapatkan keberkahan dalam setiap aspek kehidupan, baik dunia maupun akhirat.

Selain itu, dengan menjaga diri di hadapan Allah, kita juga akan mendapatkan penghormatan dan cinta dari orang lain. Orang yang selalu berusaha menjalani hidupnya sesuai dengan prinsip agama dan menjaga akhlak yang baik, meskipun tidak selalu terlihat, pada akhirnya akan mendapatkan kemuliaan di mata manusia. Tidak ada yang lebih indah daripada mendapatkan cinta dan penghormatan dari Allah serta dari sesama karena amal perbuatan kita yang ikhlas.

Semoga kita bisa selalu mengingat pengawasan Allah dan menjaga diri dari perbuatan yang tidak baik, baik ketika bersama orang lain maupun saat sendirian. Dengan begitu, amal kita akan selalu dihiasi dengan keikhlasan, dan nama kita akan selalu harum di dunia dan akhirat. Aamiin.

Wallahu A'lam Bishawab


Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian