Kisah Ketika Syeikh Abdurrazzaq ditegur Syeikh Bin Baz

Dahulu, ketika aku berada di majelis Imam Bin Baz -Semoga Allah merahmati beliau-, ketika itu banyak orang mengelilingi beliau, berkerumun untuk bertanya.
Dan aku sendiri juga memiliki pertanyaan sehingga aku ingin bertanya, namun beliau sedang dikerumuni banyak orang.

Ketika azan mulai dikumandangkan, orang-orang meninggalkan beliau, kala itu, mereka sudah faham sedangkan aku sendiri belum faham dan belum mengerti.
Aku katakan pada diriku sendiri, “Wahai Abdurrazzaq, ini adalah kesempatanmu untuk bertanya, Syeikh tidak sedang bersama siapapun.”
Kemudian aku mendekati Syeikh dan aku ucapkan salam kepada beliau, “Assalamualaikum Syeikh, aku ingin bertanya.”

Beliau berkata, “Dengarkan azan! Dengarkan azan!”
Beliau mengulang dua kali, “Dengarkan azan! Dengarkan azan!”

Ucapan ini beliau ucapkan -Semoga Allah merahmati beliau- kepadaku ketika sesi tanya jawab, majelis ilmu dan semua aktifitas berhenti.

Ingatlah dan ambil manfaat darinya, ketika waktu azan dengarkan azan, dengarkan azan dan ucapkan sebagaimana yang muazin ucapkan.

Bahkan apabila Anda sedang menyimak al-Qur’an atau Anda memiliki kewajiban untuk menyimak al-Qur’an, dengarkan azan dulu dan ucapkan sebagaimana yang muazin ucapkan.
Subhanallah, hal ini akan mendatangkan berkah yang sangat luar biasa terkait dengan salat dan memberikan dampak yang tidak sedikit dalam kekhusyuan Anda dalam shalat dan tumakninah Anda dalam salat.

Ketika azan berkumandang, yang merupakan panggilan yang agung lagi sempurna, kemudian Anda menghentikan segala aktifitas untuk menghormati panggilan ini, karena memahami keagungannya, kedudukannya dan betapa pentingnya azan sehingga Anda mengarkan dengan seksama dan mengucapkan sebagaimana yang muazin ucapkan, niscaya Anda akan mendapatkan ketenangan, tumakninah dan kesungguhan dalam melaksanakan shalat dan akan berguguran dari hati Anda berbagai ketergantungan duniawi, kesibukan duniawi akan menghilang.Sehingga Anda akan mendapati dada Anda lapang menuju rumah Allah, bersegera ke masjid....

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian