AH, ITU KAN SUNNAH, BOLEH DONG DITINGGALKAN!
****✒️

⚠️ Inilah ucapan sebagian orang yang malas-malasan dalam melakukan ketaatan kepada Allah. Bedakan dengan keadaan para pemuka sahabat Nabi Radhiallahu 'anhum dan orang-orang yang mengikuti mereka.

● Sebagaimana disebutkan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah:

وقد كان صدر الصحابة ومن تبعهم؛
- يواظبون على السنن مواظبتهم على الفرائض،
- ولا يفرقون بينهما في اغتنام ثوابهما

"Dahulu para pemuka sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka: Merutinkan amalan-amalan sunnah, sebagaimana mereka merutinkan amalan-amalan wajib. Dan mereka tidak membedakan antara keduanya dalam mengambil manfaat pahalanya".

📕 [Fathul Bari 3/265]


📌 Dan inilah salah satu sebab jauhnya mereka dari amalan-amalan bid'ah.
Karena waktu-waktu mereka sudah terisi dengan amalan-amalan yang disyariatkan.

📌 Berbeda dengan orang-orang yang meremehkan amalan-amalan sunnah.
Akhirnya banyak waktu kosong yang ingin mereka isi dengan amalan-amalan bid'ah.

● Kata Imam Syafii:

نفسك إن لم تشغلها بالحق؛ وإلا شغلتك بالباطل

"Jiwamu, bila tidak engkau sibukkan dengan kebenaran, maka dia menyibukkanmu dengan kebatilan"

[Adda' wad Dawa', hal 156]
*

Yang terakhir :
Bila hal ini berkaitan dengan perkara yang sunnah, maka gunakan pola pikir yang sama pada perkara yang makruh.

Semangatlah Dalam Meninggalkannya Sebagaimana Dalam Meninggalkan Yang Haram, Untuk Mengambil Manfaat Pahala Dari Meninggalkannya.

⛔️ Jangan malah mengatakan :

"ah .. itu kan makruh, boleh dong dilakukan!"

Sungguh perkataan seperti ini hanya akan menjadikan kita rugi dengan banyak pahala, bahkan akan menjerumuskan kita kepada yang haram, wallahu a'lam.

Silahkan dishare, semoga bermanfaat dan Allah berkahi, aamiin.

🍃🍃

🖊 Ustadz Dr. Musyaffa' Ad Dariny, MA, حفظه الله تعالى
Dewan Pembina Yayasan Risalah islam

Dibagikan Oleh : Mutiara Risalah Islam

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian