
Manusia dalam hal dzikir terbagi menjadi empat tingkatan yang menggambarkan keadaan jiwa mereka:
1. Pertama: Dzikir dengan hati yang khusyuk dan lisan yang senantiasa melantunkan, inilah keadaan yang paling luhur, puncak dari segala ketaatan yang diperintahkan.
2. Kedua: Dzikir dengan hati saja. Jika lisan tak sanggup berbicara, ini tetaplah kemuliaan. Namun jika lisan masih mampu bersuara namun dibiarkan terdiam, sungguh, ia telah melepaskan sesuatu yang lebih utama.
3. Ketiga: Dzikir dengan lisan saja, saat bibir terus bergerak menyebut nama Allah, meski hatinya mungkin tak sepenuhnya hadir. Lisan yang senantiasa basah oleh dzikir tetaplah lebih baik daripada diam tak berdzikir sama sekali.
4. Keempat: Mereka yang tak melibatkan hati maupun lisan dalam berdzikir, inilah golongan yang berada dalam kerugian yang nyata, terperosok dalam kelalaian yang memalingkan dari rahmat-Nya.
Dikutip dari Majmu’ al-Fatawa (Jilid 10, halaman 556).
Ustadz Abdurrahman Zahier, hafidzahullah
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us