TAK PERLU KHAWATIR DENGAN REZEKI KITA

Allah Subhanahu berfirman,

وَكَأَيِّن مِّن دَآبَّةٍ لَّا تَحْمِلُ رِزْقَهَا ٱللهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

"Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

📚 Surah Al-Ankabut: 60

Tawakal, bersandar, berserah diri kepada Allah Taala, setelah ikhtiar disertai doa, maka tiada lagi yang harus dirisaukan dalam masalah rezeki.

Berapa banyak makhluk Allah Taala yang melata di muka bumi yang tiada sanggup mengurusi rezekinya, Allah Taala yang memberi rezeki kepadanya.

Allah Taala telah menyediakan rezeki bagi masing-masing hamba-Nya. Telah menentukan kadar rezeki bagi hamba-hamba-Nya. Karenanya, tiada perlu ada yang dirisaukan. Yakinlah.

Semoga Allah Taala melimpahkan kepada kita rezeki yang diberkahi.

ditulis oleh:
al Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafizhahullah

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian