Shalat malam adalah ibadah yang sangat utama dan menjadi kebiasaan orang-orang shalih. Allah menyebutkan dalam Al-Qur'an bahwa hamba-hamba-Nya yang bertakwa senantiasa bangun di sepertiga malam untuk bermunajat kepada-Nya. Rasulullah juga mencontohkan shalat malam sebagai kebiasaan yang tidak pernah beliau tinggalkan, bahkan saat beliau sedang dalam perjalanan.

Namun, tidak semua orang diberi kemudahan untuk menunaikannya. Ada orang yang begitu ringan bangun di malam hari untuk beribadah, tetapi ada pula yang merasa sangat berat, bahkan tidak mampu melakukannya meskipun telah berusaha. Hasan Al-Bashri memberikan penjelasan yang sangat mendalam tentang penyebabnya: dosa-dosa.

Dosa adalah penghalang terbesar antara seorang hamba dengan Tuhannya. Setiap dosa yang dilakukan akan semakin mengeraskan hati, melemahkan semangat beribadah, dan menutup pintu-pintu kebaikan. Seorang yang terbiasa melakukan dosa akan merasa malas untuk bangun malam, meskipun ia ingin melakukannya. Bahkan, ia bisa tertidur nyenyak tanpa ada sedikit pun keinginan untuk mendirikan shalat malam.

Begitu pula dengan puasa sunnah. Orang yang banyak melakukan dosa sering kali merasa berat untuk menahan lapar dan haus di siang hari. Padahal, puasa sunnah adalah salah satu amalan yang dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah dan membersihkan hati dari berbagai penyakit.

Maka, jika seseorang mendapati dirinya sulit untuk melakukan shalat malam atau puasa sunnah, hendaknya ia segera mengevaluasi diri. Bisa jadi ada dosa yang telah ia lakukan tanpa ia sadari. Oleh karena itu, cara terbaik untuk kembali mendapatkan kemudahan dalam ibadah adalah dengan memperbanyak istighfar, bertaubat dengan sungguh-sungguh, serta menjauhi maksiat sekecil apa pun.

Allah telah menjanjikan kemudahan bagi orang-orang yang berusaha mendekat kepada-Nya. Jika kita bersungguh-sungguh meninggalkan dosa, Allah akan mengganti kesulitan kita dengan kemudahan. Hati yang tadinya berat untuk bangun malam akan menjadi ringan, dan tubuh yang tadinya lemah untuk berpuasa akan menjadi kuat.

Sebagai hamba Allah, kita harus selalu berusaha menjaga hati agar tetap bersih dari noda dosa. Jangan biarkan maksiat menghalangi kita dari meraih kemuliaan ibadah. Karena sejatinya, kenikmatan terbesar dalam hidup ini bukanlah kesenangan dunia, melainkan ketenangan hati dalam beribadah kepada Allah.

Semoga kita semua diberi kemudahan untuk menegakkan shalat malam dan menjalankan puasa sunnah, serta dijauhkan dari segala dosa yang menghalangi kita dari kebaikan.

Wallahu A'lam Bishawab

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian