📎 Beginilah Seharusnya Membela Agama

Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
"Sunnah itu dibela dengan kebenaran, kejujuran dan keadilan. Tidak dibela dengan kedustaan dan kedzaliman.
Jika seorang membantah kebatilan dengan kebatilan pula, dan melawan kebid'ahan dengan kebid'ahan pula, maka ini termasuk yang dicela oleh salaf dan para imam."
📘 Dar'u Ta'arudh al-‘Aql wa an-Naql 7/182

🔍 Para ulama salaf mengajarkan bahwa agama ini dibela dengan cara yang benar dengan hujjah yang jelas, akhlak yang baik, dan niat yang ikhlas.

📌 Tujuan tidak membenarkan cara.
Bukan karena seseorang membawa kebatilan lalu kita membantahnya dengan cara batil juga. Bukan karena seseorang membawa bid’ah lalu kita lawan dengan semangat yang penuh emosi dan cacian. Justru inilah yang dicela para imam salaf. Karena kebenaran itu akan tampak kuat dan indah jika dibawa dengan adab dan kejujuran, bukan dengan kezaliman.

🛑 Bahaya membela agama dengan cara yang salah:
Menjatuhkan wibawa dakwah.
Menimbulkan fitnah di tengah kaum muslimin.
Menggiring manusia jauh dari sunnah karena cara penyampaian yang kasar.
Merusak niat yang seharusnya tulus karena Allah.

💡 Lalu bagaimana cara membela agama yang benar?
Ilmu dan hujjah yang sahih – Jangan berbicara sebelum yakin dengan ilmu.
Jujur dan adil – Sekalipun kepada orang yang kita bantah.
Jaga lisan dan tulisan – Hindari celaan, ghibah, dan fitnah.
Tawadhu dan adab salaf – Meneladani kelembutan para ulama ketika menasihati penyimpangan.
Niat yang ikhlas – Bukan untuk menang debat, tapi untuk menghidupkan sunnah.

🌿 Menjaga sunnah adalah kemuliaan. Tapi membela sunnah juga harus dengan jalan sunnah. Sebagaimana Allah Maha Benar, maka kebenaran-Nya tidak butuh dibela dengan cara yang bathil.

Mari kita jaga dakwah ini dengan adab, akhlak, dan ilmu. Karena dakwah yang benar bukan hanya pada isi, tapi juga pada cara dan niat.

Semoga Allah menjaga hati kita dari fanatisme yang membutakan, dan menjadikan kita pembela sunnah yang jujur, adil, dan penuh rahmat terhadap kaum muslimin.
Wallahu A'lam Bishawab

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian