
Pangkal kegelisahan, kekecewaan dan kesempitan hidup itu ketika engkau menjauh dari Allah.
Dan sebaliknya, ketika engkau mendekat, berharap dan bersandar kepada Allah, maka ketenangan, kebaikan dan kebahagiaan akan kamu rasakan.
Sebab kebahagiaan sejati itu hanya ada ketika kamu berserah diri kepada Allah dan kamu percaya bahwa apa yang Allah berikan itu akan lebih baik di banding dengan apa yang kamu inginkan.
Karena jika kamu hanya bersandar bahwa kebahagiaan adalah semua yang ada di tanganmu, maka mudah sekali kebahagiaan itu akan berganti, hilang bahkan setiap orang bisa dengan mudah merampasnya darimu.
Namun berbeda, ketika kamu bersandar bahwa semua adalah millik Allah, maka engkau akan merasa tenang, sebab engkau yakin bahwa Allah sendirilah yang akan senantiasa menjaganya.
Dan karenan itulah mengapa kunci ketenangan hidup itu ada pada ketika engkau bertauhid kepada Allah.
Al-Imam ibnul Qayyim Al-Jauziyyah رحمه الله bertutur :
“Tauhid akan membuka pintu kebaikan, kebahagiaan, kelezatan, kegembiraan dan kesenangan bagi hamba.” [Zadul Ma`ad : 4/186]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله juga berkata,
Semakin kuat Tauhid dalam hati seorang hamba, maka semakin kuat pula keimanan, ketenangan, tawakal dan keyakinannya." [Majmu` Al Fatawa, 28/35]
Dengan mertauhid Allah akan menjadikan hidup kita lebih tenang, banyak bersyukur dan selalu yakin bahwa apa yang Allah takdir untuk kita adalah yang terbaik.
Maka apapun keadaanmu, bersandar dan berharap kepada Allah.
Karena jika engkau bersama Allah siapa yang bisa membahayakanmu ? Dan jika tanpa Allah apa yang bisa berguna bagimu ?
Tanpa Allah, ketakutan membesar, kecemasan melanda, kesedihan menghimpit.
Bersama Allah, ketakuan mengecil, kecemasan sirna, kesedihan terurai.
Karena itu orang yang beriman akan senantiasa memantapkan tauhidnya, karena ia yakin bahwa bersama Allah semua ujian akan menjadi kebaikan dan kebahagiaan.
✍ Habibie Quotes, 03/09/23
Ig - www.instagram.com/habibiequotes*
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us