
📖 Manfaat Ingat Mati: Membuat Hati Ridha dan Bijak
Umar bin Abdul Aziz rahimahullah berkata:
"Barang siapa yang sering ingat mati maka dia akan ridha dengan dunia walau hanya sedikit."
📘 (Siyar A'lam Nubala 5/133)
Ucapan singkat ini membawa pelajaran yang sangat dalam. Ingat mati bukanlah sekadar renungan kosong. Ia adalah obat hati, penyaring ambisi dunia, dan pengingat sejati tentang hakikat perjalanan hidup manusia. Seorang yang hatinya sering disirami dengan ingatan terhadap kematian, akan melihat dunia ini dengan pandangan yang lebih jernih dan benar.
📌 Dunia Itu Sementara
Allah mengingatkan dalam banyak ayat-Nya bahwa dunia hanyalah permainan dan senda gurau yang menipu. Dunia ini bukan tempat tinggal abadi, melainkan tempat persinggahan sementara. Sedangkan akhirat adalah tujuan utama dan kekal.
Ketika seseorang sadar bahwa kematian pasti datang, maka hatinya tidak akan terpaut pada tumpukan harta, kemewahan, atau ambisi duniawi yang melelahkan. Ia akan merasa cukup dengan sedikit nikmat dunia karena yang ia cari adalah kebahagiaan abadi di sisi Allah.
📌 Mengapa Ingat Mati Membuat Ridha?
Karena orang yang mengingat mati menyadari:
Harta sebanyak apapun tidak bisa dibawa ke kubur.
Jabatan setinggi apapun akan ditinggalkan.
Kehormatan duniawi akan lenyap bersama hembusan nafas terakhir.
Yang benar-benar menemani seseorang dalam kuburnya hanyalah amal shalih. Ini menjadikan hatinya ringan dari ambisi duniawi. Ia tidak iri dengan kemewahan orang lain. Ia tidak galau ketika rezekinya sedikit. Ia tidak mengejar dunia dengan rakus, tetapi mengambilnya sekadar sebagai bekal menuju akhirat.
📌 Buah Manis dari Ingat Mati
Ada beberapa buah keimanan yang lahir dari seringnya seseorang mengingat kematian:
Qana'ah (merasa cukup):
Tidak mudah mengeluh terhadap kesempitan rezeki atau kekurangan dunia.
Zuhud (tidak tergantung kepada dunia):
Dunia ada di tangan, bukan di hati. Ia gunakan dunia sebagai jalan ibadah, bukan tujuan hidup.
Semangat beramal shalih:
Karena sadar bahwa kesempatan beramal hanya sampai ajal menjemput.
Sabar dalam ujian:
Musibah dunia terasa ringan karena semuanya akan berakhir seiring kematian.
Ridha terhadap takdir Allah:
Ia yakin bahwa kebahagiaan hakiki bukan di dunia, melainkan di akhirat.
📌 Bagaimana Cara Membiasakan Ingat Mati?
Membaca dan merenungi ayat-ayat Al-Quran tentang kematian dan akhirat.
Menziarahi kubur, sebagaimana diajarkan Rasulullah ï·º.
Menghadiri nasihat atau kajian tentang akhirat.
Berdoa agar Allah menjadikan hati kita selalu ingat kepada-Nya dan hari perjumpaan dengan-Nya.
📌 Saudaraku, dunia ini bukan tujuan, melainkan jalan menuju kehidupan yang sejati. Jadikanlah ingatan kepada kematian sebagai penyaring dari kesibukan dunia. Dengan itu, kita akan lebih mudah bersyukur, lebih ringan beramal, lebih ikhlas menjalani kehidupan, dan lebih siap bertemu dengan Allah dalam keadaan ridha dan diridhai.
🌿 "Seringlah ingat mati, maka dunia akan menjadi kecil di matamu, dan akhirat akan menjadi besar dalam hatimu."
Wallahu A'lam Bishawab
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us