๐˜ฟ๐™Š๐˜ผ๐™†๐˜ผ๐™‰ ๐™‚๐™๐™๐™๐™ˆ๐™ ๐Ÿคฒ

Di antara adab pada guru adalah terus mendo'akan guru atas ilmu yang diberikan.

Contohilah para ulama yang selalu mendoakan orang yang telah berjasa baik padanya dalam hal ilmu.

๐Ÿ’ซAl-Harits bin Suraij berkata, aku mendengar Al- Qatthan berkata,

ุฃู†ูŽุง ุฃูŽุฏู’ุนููˆ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูู„ุดู‘ูŽุงููุนููŠุŒ ุฃูŽุฎูุตู‘ูู‡ู ุจูู‡ู
"Aku senatiasa berdo'a pada Allah untuk Imam Syafi'i, aku khususkan do'a untuknya."

๐Ÿ’ซAbu Bakar bin Khalad berkata,

ุฃู†ูŽุง ุฃูŽุฏู’ุนููˆ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูููŠ ุฏูุจูุฑู ุตูŽู„ูŽุงุชููŠ ู„ูู„ุดู‘ูŽุงููุนููŠ
"Aku selalu berdo'a pada Allah di akhir shalatku untuk Syafi'i." (Disebutkan oleh Imam Adz Dzahabi dalam Siyar A'lam An-Nubala', 10:20).

Setiap kebaikan hendaklah dibalas. Apalagi kebaikan ilmu yang diberikan. Sulit memang membalasnya karena ilmu adalah jasa yang tiada tara. Kalaulah itu sulit, maka balaslah kebaikan tersebut dengan terus mendo'akan orang yang memberikan ilmu. Do'a itu tak henti dipanjatkan sampai kita merasa telah membalasnya. Termasuk pula kita hendaknya selalu mendo'akan para ulama yang punya jasa besar pada Islam.

๐Ÿ’ซDari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi ๏ทบ bersabda,

ู„ุง ูŠูŽุดู’ูƒูุฑู ุงู„ู„ู‡ ู…ูŽู†ู’ ู„ุง ูŠูŽุดู’ูƒูุฑู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽ
"Seorang belum merealisasikan rasa syukur kepada Allah jika ia tidak mampu bersyukur (berterimakasih) atas kebaikan orang lain terhadap dirinya." (HR. Abu Daud no. 4811 dan Tirmidzi no. 1954. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

Bentuknya syukur tersebut bisa dengan mendoakan rahmat dan kebaikan ketika nama guru kita disebut.

๐Ÿ’ซIbnu Jama'ah Al-Kanani rahimahullah menyebutkan, "Sebagian ulama terkadang membacakan hadits dengan sanadnya. Mereka lalu mendoakan setiap perawi dalam sanad tersebut. Itulah bentuk kekhususan karena telah diberikan anugerah ilmu yang luar biasa." (Tadzkir As-Sami' wa Al-Mutakallim, hlm. 64, Ma'alim fi Thariq Thalab Al-'Ilmi, hlm. 208)

Sumber:
๐Ÿ–‡rumaysho.com/12128-adab-pada-guru-7.html

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian