ADAB RASULULLAH ﷺ TERHADAP MAKANAN
Rasulullah ﷺ mengajarkan adab yang mulia ketika menyantap makanan. Beliau tidak pernah mencela makanan. Jika menyukainya, beliau memakannya. Namun, jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda,
مَا عَابَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ إِنْ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ
“Nabi ﷺ tidak pernah mencela makanan sekali pun. Apabila beliau berselera (suka), beliau memakannya. Apabila beliau tidak suka, beliau pun meninggalkannya (tidak memakannya).” (HR Bukhari: 5409 dan Muslim: 2064).
Dari hadits ini, kita belajar untuk tidak mencela makanan dengan mengatakan terlalu asin, hambar, terlalu matang, atau sejenisnya dengan maksud merendahkan makanan maupun orang yang memasaknya.
Jika makanan tidak sesuai dengan selera kita, cukup meninggalkannya tanpa mencela. Namun, apabila ingin menyampaikan kekurangan makanan untuk tujuan yang baik, seperti meminta tambahan garam, sampaikanlah dengan sopan dan tidak bermaksud menghina.
Mari kita teladani adab Rasulullah ﷺ dengan menghargai rezeki dari Allah ﷻ dan menjaga perasaan orang yang telah menyiapkan makanan untuk kita.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
**
♻️ Silahkan disebarluaskan
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us