
Jika memang belum sanggup beli Mobil, udah naik motor aja, jangan maksain Leasing.
Jika memang belum sanggup beli Rumah, udah ngontrak aja, jangan maksain KPR.
Jika memang belum sanggup mengadakan pesta, udah akad nikah aja, jangan maksain utang kesana kesini.
Kadang kita itu stres, susah, pusing, tertekan, tidak bahagia bukan karena masalah dari orang lain. Tapi dari diri kita sendirilah yg membuat hidup menjadi susah.
Dan salah satunya penyebabnya adalah karena kita terlilit hutang demi memaksakan diri menuruti gaya hidup.
Padahal jika kita mau menyadari sesunguhnya hidup sederhana tanpa hutang itu jauh lebih menentramkan, dari pada terlihat mewah namun banyak hutang.
Sebab seseorang yang memiliki banyak utang tentu hidupnya tidak akan tenang. Ia akan lebih sering merasa gelisah, stres, cemas dan tertekan. Dan keadaan ini sebagaimana hadis dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
لا تُخِيفوا أنفُسَكم بعْدَ أَمْنِها. قالوا: وما ذاكَ يا رسولَ اللهِ؟ قال: الدَّيْنُ
“Jangan kalian membuat takut (meneror) diri kalian sendiri padahal sebelumnya kalian dalam keadaan aman.”
Para sahabat bertanya: “Apakah itu wahai Rasulullah?”
Rasulullah menjawab: “Itulah utang!” (HR. Ahmad, Silsilah Ash Shahihah no. 2420)
Karena itu hendaknya kita mengingat, bahwa sejatinya sekecil apapun yg Allah berikan kepada kita pasti akan cukup jika kita pergunakan untuk hidup, tapi sebanyak apapun yg kita miliki tidak akan pernah cukup jika kita pergunakan untuk memenuhi gaya hidup.
Maka dengan demikian hendaknya kita banyak bersyukur, bersifat qonaah dan menjalanin hidup sesuai dengan kemampuanmu, jangan memaksakan diri demi gaya hidup dan sibuk dengan penilaian orang lain.
Semoga Allah jadikan kita termasuk orang2 yg memiliki sifat qonaah dan mari kita banyak membaca doa berlindung dari sifat suka berutang:
اللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَ الحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan dan kesedihan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan utang dan penindasan orang.” (HR. Bukhari no. 6363].
✍ Habibiequotes, 05/09/23
Ig - www.instagram.com/habibiequotes
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us