BERSUMPAH DIATAS KEDUSTAAN MENDATAGKAN MALAPETAKA & KESENGSARAAN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

عن أَبِي أُمَامَةَ إِياسِ بنِ ثَعْلَبَةَ الحَارِثِيِّ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
«مَنِ اقْتَطَعَ حَقَّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ بِيَمِينِهِ، فَقَدْ أَوْجَبَ اللهُ لَهُ النَّارَ، وَحَرَّمَ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ» فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ: وَإِنْ كَانَ شَيْئًا يَسِيرًا يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: «وَإِنْ قَضِيبًا مِنْ أَرَاكٍ».
[صحيح] - [رواه مسلم] - [صحيح مسلم: 137]
المزيــد ...
Abu Umāmah Iyās bin Ṡa`labah Al-Ḥāriṡiy -raḍiyallāhu `anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,
"Siapa yang mengambil hak seorang muslim secara zalim menggunakan sumpahnya, maka Allah menetapkan baginya neraka dan mengharamkan baginya surga." Seorang laki-laki bertanya, "Meskipun sesuatu yang remeh, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, "Meskipun satu batang ranting arāk (pohon siwak)."
[Sahih] - [HR. Muslim] - [Sahih Muslim - 137]

Penjelasan Hadith
Nabi ﷺ mengingatkan agar tidak bersumpah dengan nama Allah secara dusta dan sadar dalam rangka merampas hak seorang muslim karena balasannya ialah mendapatkan neraka dan diharamkan dari surga. Ini termasuk dosa besar. Seorang laki-laki bertanya: Wahai Rasulullah, walaupun yang disumpahkan itu sesuatu yang remeh? Beliau ﷺ menjawab: Walaupun itu pada ranting siwak yang diambil dari pohon arāk.

Faidah dari Hadith

1- Peringatan agar tidak mengambil hak orang lain dan berusaha menunaikannya kepada pemiliknya walaupun sedikit, dan bahwa keputusan hakim yang salah tidak menghalalkan seseorang untuk merampas sesuatu yang bukan haknya.
2- An-Nawawiy berkata, "Kerasnya pengharaman hak-hak muslim, yaitu tidak ada perbedaan antara hak yang sedikit dan yang banyak, berdasarkan sabda beliau ﷺ: `Walaupun satu batang ranting arāk`."
3. 3- An-Nawawiy berkata, "Hukuman ini berlaku bagi orang yang mengambil hak seorang muslim lalu meninggal sebelum bertobat. Adapun orang yang bertobat lalu menyesali perbuatannya, mengembalikan hak tersebut kepada pemiliknya serta melepaskan diri darinya dan bertekad untuk tidak melakukannya kembali, maka dosa telah gugur darinya."
4.- Al-Qāḍī berkata, "Penyebutan khusus muslim disebabkan karena mereka yang menjadi audiens dan merupakan kebanyakan pelaku muamalah dalam syariat, bukan karena hukum nonmuslim berbeda dengannya. Bahkan, hukum nonmuslim tetap sama dengan hukum orang Islam dalam hal ini."
5.- An-Nawawiy berkata, "Dusta adalah mengabarkan sesuatu yang tidak sesuai dengan realitasnya, baik sengaja maupun tidak, dan baik pemberitaan tersebut tentang sesuatu yang sudah berlalu ataupun yang akan datang."


Sumber: hadeethenc.com/id/browse/hadith/5430

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian