
Tinggi atau rendahnya harga barang-barang sama sekali tidak mengurangi jatah rezeki yang telah Allah tetapkan untuk kita.
Maka hendaknya kita tetap bersabar, banyak bersyukur dan tidak mencela keadaan.
Yakinlah, bahwa rezeki kita sudah Allah jamin, Sebab selama kita masih hidup maka selama itu pula jatah rezeki kita akan tetap ada.
Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ فَإِنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِىَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرُمَ
“Wahai umat manusia, bertakwalah engkau kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga ia benar-benar telah mengenyam seluruh rezekinya, walaupun terlambat datangnya. Maka bertakwalah kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki. Tempuhlah jalan-jalan mencari rezeki yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Ibnu Majah no. 2144, dikatakan sahih oleh Syaikh Al Albani).
“Lalu apa yang membuat kita khawatir ?"
Allah yang memberikan rezeki kepada kita disaat harga barang-barang murah, dan Allah pula yang memberikan rezeki kepada kita disaat harga barang-barang mahal.
“Lalu apa yang membuat kita khawatir ?"
Allah yang memberikan rezeki kepada kita disaat sehat, dan Allah pula yang memberikan rezeki kepada kita disaat sakit.
"Lalu Apa yang membuat kita khawatir?"
Allah yang memberikan rezeki kepada kita disaat dalam kandungan, dan Allah pula yang memberikan rezeki kepada kita disaat dewasa.
"Lalu Apa yang membuat kita khawatir?"
Dikatakan kepada Salamah bin Dinar rahimahullah:
“Apakah engkau tidak melihat barang-barang telah mahal?”
Lalu beliau berkata:
“Apa yang membuat kalian khawatir? Sesungguhnya Zat yang memberikan rezeki kepada kita di saat barang-barang murah adalah Zat yang memberikan rezeki kepada kita di saat barang-barang mahal.” [Hilyatul Auliya 3/239]
Karena itu mari jadikan setiap keadaan yg telah Allah takdirkan sebagai sarana ladang kebaikan, seperti halnya saat kita menghadapi kenaikan harga barang-barang, kita tidak perlu terlalu sedih dan khawatir dalam menghadapinya, sebab kewajiban kita adalah beribadah kepada Allah, Dan Dia yang akan menjamin rezeki kita, sebagaimana yang telah Dia janjikan kepada setiap makhluknya.
Semoga Allah mudahkan ikhtiar kita, lapangkan rezeki kita serta limpahkan pahala kita.
Barakallahu fiikum.
✍ Habibie Quotes, 28/03/22
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us