📎 Berani Sedekah

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
"Sedekah itu ibarat seperti perang. Pengecut akan maju mundur, sedangkan pemberani akan tegar."
📘 (Majmu’ Fatawa 14/95)

🕌 Renungan untuk Kita Semua:

Sedekah bukan hanya perkara mengeluarkan sebagian harta, tapi ia adalah ujian nyata keimanan dan keteguhan hati. Dalam banyak kesempatan, kita diuji: apakah kita cukup yakin bahwa harta yang kita sedekahkan tidak akan mengurangi kekayaan kita? Apakah kita percaya bahwa Allah-lah pemilik rezeki dan hanya Dia yang bisa memperluas dan menyempitkan?

Digambarkan sedekah seperti medan perang. Di sana ada rasa takut, keraguan, dan keinginan untuk mundur. Begitulah sebagian orang—mereka ingin memberi, tapi dihantui oleh was-was: “Nanti cukup nggak buat keluarga?”, “Kalau sedekah sekarang, gimana kalau besok ada kebutuhan mendesak?”, dan berbagai keraguan lainnya. Inilah sifat pengecut dalam menghadapi ‘perang’ sedekah.

Tapi orang yang berani—dialah yang yakin bahwa Allah akan mengganti setiap kebaikan dengan yang lebih baik. Ia tidak menunda, tidak ragu, dan tidak takut miskin karena ia tahu bahwa tangan di atas lebih mulia daripada tangan di bawah.

Saudaraku…
Cobalah lihat ke belakang sejenak, berapa banyak sedekah yang pernah kita berikan yang ternyata justru menjadi sebab datangnya kemudahan? Berapa kali kita ikhlas memberi, lalu Allah bukakan jalan rezeki yang tak pernah kita sangka sebelumnya?

Sedekah juga melembutkan hati, menghapus dosa, dan menolak bala. Ia adalah bukti nyata cinta kepada akhirat. Karena siapa yang mencintai dunia, ia akan kikir. Tapi siapa yang yakin dengan kehidupan akhirat, maka ia akan murah hati.

💡 Mari kita belajar menjadi pemberani dalam bersedekah.
Bukan menunggu kaya dulu, karena bukan banyaknya yang dinilai, tapi keikhlasan dan keberanian dalam memberi.

Sedekah juga tak selalu dalam bentuk uang. Makanan, bantuan tenaga, perhatian kepada orang tua dan saudara, bahkan sekadar senyum yang tulus, juga bentuk sedekah.

➡️ Maka jangan tunggu waktu lapang.
➡️ Jangan tunda niat baik.
➡️ Jangan anggap kecil pemberianmu, karena mungkin di sisi Allah, nilainya sangat besar.

Semoga kita termasuk dalam golongan yang berani dalam sedekah dan yakin dengan janji Rabb kita:

"Apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dia-lah sebaik-baik pemberi rezeki."
(QS. Saba: 39)

Wallahu A'lam Bishawab

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian