KESYIRIKAN ZAMAN DAHULU DILAKUKAN SAAT SENANG/TENANG SAJA
➖➖➖➖➖➖➖

-Jadi gini, bentuk kesyirikan yang dulu saja, diperangi oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam, apalagi kalau sekarang ya?

-Ini buktinya:

1. Kesyirikan zaman Nabi hanya pada uluhiyah (mereka  beribadah juga kepada selain Allah), tetapi mereka mengakui rububiyah bahwa Allah yang menciptakan dan memberi rezeki, menurunkan hujan dll

Nah zaman sekarang:
-Minta turun hujan ke penunggu laut selatan
-Minta supaya gunung stabil lakukan ritual sesajen untuk penunggu gunung
-Mau minta jodoh dan rezeki sebut nama-nama jin atau orang yang katanya syaikh atau kiayi

2. Objek sekutu/berhala mereka adalah dulunya orang-orang shalih
Semisal berhala Lata, dahulunya Lata adalah orang shalih kemudian meninggal dan dibuatkan patungnya akhirnya disembah

nah zaman sekarang:
yang disembah jin penunggu laut, jin penunggu gunung dll

3. Kesyirikan zaman dahulu dilakukan di saat senang/tenang saja,
Saat sempit dan susah mereka berdoa langsung kepada Allah dan lupa berhala-berhala mereka

Allah memisalnya saat orang musyrik dulu naik kapal dan tentu akan bertaruh nyawa karena saat itu naik kapal sangat beresiko apalagi cuaca tidak stabil,

ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺭَﻛِﺒُﻮﺍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻔُﻠْﻚِ ﺩَﻋَﻮُﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻣُﺨْﻠِﺼِﻴﻦَ ﻟَﻪُ ﺍﻟﺪِّﻳﻦَ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻧَﺠَّﺎﻫُﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺒَﺮِّ ﺇِﺫَﺍ ﻫُﻢْ ﻳُﺸْﺮِﻛُﻮﻥَ

“Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada- Nya. Namun tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (KEMBALI) mempersekutukan (Allah) ” (Al Ankabut : 65)

Nah zaman sekarang: Saat-saat sulit lupa Allah dan bisa jadi malah ingat yang lain, misalnya memanggil “ya Abdul Qadir Jaelani, sembuhkan sakitku”

-So, ayo tetap semangat dakwah TAUHID agar negara kita berkah, makmur dan berjaya sebagai hadiah dari Allah bagi mereka yang bertauhid

muslimafiyah.com/lebih-parah-kesyirikan-zaman-sekarang-dibanding-zaman-nabi.html

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian