๐Š๐€๐๐€๐ ๐“๐„๐‘๐€๐Š๐‡๐ˆ๐‘ ๐Š๐€๐‹๐ˆ ๐Œ๐„๐Œ๐€๐‡๐€๐Œ๐ˆ ๐ˆ๐’๐ˆ ๐€๐‹-๐๐”๐‘๐€๐โ“

๐Ÿ“Œ Allah Taโ€™ala berfirman,

ุฃูŽููŽู„ูŽุง ูŠูŽุชูŽุฏูŽุจูŽู‘ุฑููˆู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุนูู†ู’ุฏู ุบูŽูŠู’ุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽูˆูŽุฌูŽุฏููˆุง ูููŠู‡ู ุงุฎู’ุชูู„ูŽุงูู‹ุง ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง

โ€œMaka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.โ€ (QS. An-Nisaaโ€™: 82)

Juga dalam ayat,

ูƒูุชูŽุงุจูŒ ุฃูŽู†ู’ุฒูŽู„ู’ู†ูŽุงู‡ู ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ู…ูุจูŽุงุฑูŽูƒูŒ ู„ููŠูŽุฏูŽู‘ุจูŽู‘ุฑููˆุง ุขูŠูŽุงุชูู‡ู ูˆูŽู„ููŠูŽุชูŽุฐูŽูƒูŽู‘ุฑูŽ ุฃููˆู„ููˆ ุงู„ู’ุฃูŽู„ู’ุจูŽุงุจู

โ€œIni adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.โ€ (QS. Shad: 29)

ุฃูŽููŽู„ูŽุง ูŠูŽุชูŽุฏูŽุจูŽู‘ุฑููˆู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ุฃูŽู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ูฐ ู‚ูู„ููˆุจู ุฃูŽู‚ู’ููŽุงู„ูู‡ูŽุง

โ€œMaka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?โ€ (QS. Muhammad: 24)

๐Ÿ’ฌ Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, โ€œMemahami Al Qurโ€™an dan merenungkannya akan membuahkan iman. Adapun jika Al Qurโ€™an cuma sekedar dibaca tanpa ada pemahaman dan perenungan (tadabbur), maka itu bisa pula dilakukan oleh orang fajir (ahli maksiat) dan munafik, di samping dilakukan oleh pelaku kebaikan dan orang beriman.โ€ (Zaad Al-Maโ€™ad, 1:327)

๐Ÿ’ฌ Ibnul Qayyim menyatakan, โ€œApabila engkau ingin memetik manfaat dari Al-Quran, maka fokuskan hatimu saat membaca dan mendengarkannya. Pasang baik-baik telingamu dan berposisilah seperti posisi orang yang diajak bicara langsung oleh Dzat yang memfirmankannya. Kesempurnaan efek bergantung pada faktor pemberi pengaruh yang efektif, tempat yang kondusif, terpenuhinya syarat, terwujudnya pengaruh, dan ketiadaan faktor yang menghalanginya."

Sumber :
๐Ÿ–‡๏ธ rumaysho.com/23148-kiat-shalat-khusyuk-08.html

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian