
📎 Teman Terbaik
Yahya bin Abi Katsir rahimahullah berkata:
"Dahulu para ulama mengatakan: Sebaik-baik teman adalah yang mengatakan kepada temannya: "Ayo kita shalat dan puasa sebelum kita mati".
📘 (Riyadhul Muta'allimin 305 karya Ibnu Sunni)
Dalam kehidupan, setiap orang pasti memiliki teman. Namun, tidak semua teman itu baik dan membawa manfaat bagi kita, terutama dalam urusan akhirat. Yahya bin Abi Katsir rahimahullah mengingatkan bahwa sebaik-baik teman adalah yang selalu mengajak kita kepada kebaikan, yang mengingatkan kita untuk shalat, berpuasa, dan beribadah sebelum ajal menjemput.
Sering kali manusia terlena dengan dunia. Kesibukan mencari nafkah, mengejar kesenangan, atau bahkan terjerumus dalam kelalaian membuat seseorang lupa akan tujuan hidupnya yang sebenarnya, yaitu beribadah kepada Allah. Dalam kondisi seperti ini, memiliki teman yang shalih sangatlah berharga. Teman yang shalih akan menjadi pengingat di saat kita lupa, penyemangat di saat kita lemah, dan penguat di saat kita hampir terjatuh.
Rasulullah ï·º bersabda:
"Seseorang itu mengikuti agama sahabat karibnya, maka hendaklah salah seorang di antara kalian memperhatikan siapa yang menjadi sahabatnya."
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Teman yang baik bukan hanya menemani dalam kesenangan, tetapi juga dalam ibadah. Ia tidak akan membiarkan kita lalai, tetapi akan selalu mengajak kepada kebaikan. Sebaliknya, teman yang buruk justru akan menjauhkan kita dari ketaatan dan menjerumuskan ke dalam kebinasaan.
Allah telah memperingatkan tentang penyesalan orang-orang yang salah memilih teman di akhirat nanti:
"Wahai celakalah aku! Sekiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan sebagai teman akrabku. Sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Al-Qur'an) setelah (peringatan itu) datang kepadaku."
(QS. Al-Furqan: 28-29)
Oleh karena itu, hendaknya kita memilih teman dengan bijak. Carilah teman yang mengajak kita kepada shalat, mengingatkan kita untuk berpuasa, dan selalu menasihati dalam kebaikan. Jika kita telah memiliki teman seperti ini, maka pertahankanlah persahabatan tersebut karena itu adalah anugerah besar dari Allah.
Sebaliknya, jika kita masih dikelilingi oleh teman-teman yang lalai, maka berusahalah untuk menjadi teman terbaik bagi mereka. Ajak mereka kepada kebaikan, ingatkan mereka tentang pentingnya beribadah, dan doakan mereka agar mendapat hidayah.
Semoga Allah memberikan kita teman-teman yang shalih dan menjadikan kita termasuk orang yang selalu mengajak kepada kebaikan sebelum ajal menjemput.
Wallahu A'lam Bishawab
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us