SIFAT ALLAH: APAKAH HANYA TUJUH ATAU DUA PULUH?
Di antara ilmu yang paling agung dan paling mulia adalah ilmu tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah Ta’ala (tauhid asmaa’ wa shifaat). Masalah aqidah, termasuk dalam masalah tauhid asmaa’ wa shifaat, haruslah diambil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, sesuai dengan pemahaman generasi terbaik umat ini, yaitu para sahabat Nabi ﷺ. Akan tetapi, seiring dengan berpalingnya kaum muslimin dari agamanya, maka aqidah yang lurus, yaitu aqidah ahlus sunnah, seolah menjadi aqidah yang aneh dan terasing di tengah-tengah umat Islam sendiri. Sebaliknya, aqidah yang tersebar dan lebih dikenal adalah aqidah yang menyimpang dari jalan dan pemahaman sahabat Nabi ﷺ.
Di antara contoh kesalahan dalam masalah nama dan sifat Allah yang sudah tersebar luas di kalangan kaum muslimin adalah keyakinan mereka bahwa Allah Ta’ala hanya memiliki tujuh atau dua puluh sifat saja. Kedua puluh sifat tersebut juga telah dihafal oleh banyak kaum muslimin sehingga sering pula kita dengarkan melalui masjid-masjid di antara adzan dan iqomah. Pemahaman seperti ini sebetulnya berasal dari para tokoh yang menisbatkan diri kepada madzhab Asy’ariyyah.
Sifat wajib Allah ada 20 menurut versi Asy’ariyyah hanya membatasi Allah pada sifat berikut: wujud(1), qidam(2), baqa’(3), mukhalafatul lilhawaditsi(4), qiyamuhu binafsihi(5), wahdaniyah(6), qudrat(7), iradat(8), ilmun(9), hayat(10), sama’(11), basar(12), qalam(13), qadiran(14), muridan(15), aliman(16), hayyan(17), sami’an(18), bashiran(19) dan mutakalliman(20).
Padahal sebenarnya nama dan sifat Allah tak terbatas, yang sebahagian telah difirmankan oleh Allah dalam wujud "Asma'ul Husna" yang jumlahnya 99 itu.
Tokoh-tokoh yang mengaku bermadzhab Asy’ariyyah, mereka hanya menetapkan sifat Allah hanya berdasarkan akal, bukan berdasarkan dalil syar’i (Al-Qur’an dan As-Sunnah).
Sanggahan Ahlus Sunnah kepada Kelompok yang Membatasi Sifat Allah dengan Jumlah Tertentu adalah:
1. Sanggahan pertama: Rasulullah ﷺ tidak membatasi sifat Allah dengan jumlah tertentu.
2. Sanggahan ke dua: Allah memiliki banyak nama yang sekaligus mengandung sifat.
3. Sanggahan ke tiga: Membatasi jumlah sifat Allah secara tidak langsung mencela Allah Ta’ala.
4. Sanggahan ke empat: Jika (hanya) akal yang digunakan sebagai sumber penetapan aqidah (sifat Allah Ta’ala), lalu akal siapakah yang menjadi patokan?
5. Sanggahan ke lima: Kami pun bisa menetapkan sifat Allah yang lainnya dengan akal kami pula.
6. Sanggahan ke enam: Tujuh atau dua puluh sifat tersebut hanya untuk menyederhanakan untuk memahamkan masyarakat awam (?)
7. Sanggahan ke tujuh: Konsekuensi dari aqidah Asy’ariyyah adalah Asy’ariyyah sendiri melakukan tasybih.
8. Sanggahan ke delapan: Aqidah Asy’ariyyah ini ternyata tidak sama dengan aqidah Abul Hasan Al-Asy’ari.
Simak selengkapnya penjelasan tentang penyimpangan aqidah Asy'ariyyah dari Ustadz dr. M Saifudin Hakim, M.Sc., Ph.D. حفظه الله di kumpulan artikel berikut ini:
● muslim.or.id/38054-sifat-allah-apakah-hanya-tujuh-atau-dua-puluh-01.html
● muslim.or.id/38056-sifat-allah-apakah-hanya-tujuh-atau-dua-puluh-02.html
■ muslim.or.id/38229-sifat-allah-apakah-hanya-tujuh-atau-dua-puluh-03-2.html
بارك الله فيكم جميعا
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us