📌 JIKA ALLAH MENGHENDAKI KEBAIKAN PADA SEORANG HAMBA

Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah رحمه الله berkata,

إن الله إذا أراد بعبد خيرا، سلب رؤية أعماله الحسنة من قلبه والإخبار بها من لسانه، وشغله برؤية ذنبه.

"Sesungguhnya jika Allah menghendaki kebaikan untuk seorang hamba, Dia akan melenyapkan dari hatinya pandangan (kekaguman) terhadap amal-amalnya yang baik. Allah juga akan menghalanginya untuk menceritakan amal-amal tersebut kepada orang lain dengan lisannya. Allah juga akan menjadikannya sibuk memikirkan dosanya."

📚 Thariqul Hijratain, jilid 1 hlm. 172

Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah رحمه الله memberikan sebuah pelajaran penting tentang bagaimana Allah memberikan kebaikan kepada seorang hamba-Nya. Ketika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, Dia akan menghilangkan rasa kagum terhadap amal perbuatannya yang baik. Hamba tersebut tidak akan merasa sombong atau riya terhadap amal kebaikannya, bahkan dia akan merasa bahwa dirinya belum cukup baik dan masih banyak kekurangan. Allah juga akan menjauhkan orang tersebut dari berbicara tentang amal perbuatannya, menghindarkannya dari rasa ingin dipuji atau dikenal karena amal baiknya.

Sebagai gantinya, Allah akan membuat hamba itu fokus pada dosa-dosanya. Dia akan terus merasa bersalah dan berusaha untuk memperbaiki diri, dengan penuh kesadaran akan kekurangannya. Hal ini mengarah pada sikap tawadhu dan kesadaran bahwa segala kebaikan yang dilakukan adalah karena pertolongan Allah semata, bukan karena kekuatan dirinya sendiri.

Melalui pandangan ini, kita diajarkan untuk selalu merendahkan hati, tidak merasa cukup dengan amal kita, dan terus-menerus meminta ampunan kepada Allah. Allah menginginkan kita untuk selalu introspeksi dan memperbaiki diri, serta menghindari rasa takabbur atau sombong atas amal kebaikan yang kita lakukan.
Wallahu A`lam Bishawab

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian