
JANGAN GENGSI UNTUK MENERIMA KEBENARAN
Dalam riwayat lain, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajak Abu Thalib melafazkan laa ilaaha illa Allah, Abu Thalib berkata,
قالَ: لَوْلا أنْ تُعَيِّرَنِي قُرَيْشٌ، يقولونَ: إنَّما حَمَلَهُ علَى ذلكَ الجَزَعُ لأَقْرَرْتُ بها عَيْنَكَ
“Seandainya bukan karena cemooh orang Quraisy, mereka akan mengatakan ‘Sesungguhnya dia mengucapkan itu karena jiwanya takut.’ Pasti kuucapkan kalimat tersebut agar jiwamu tenang.” (HR. Muslim no. 25)
Abu Thalib memiliki kedudukan yang tinggi di tengah kaumnya. Sebagai keturunan bani Hasyim, ia merasa perlu menjaga wibawa dan marwah sukunya. Ia gengsi dan takut dicela oleh kaumnya yang telah memposisikannya sebagai orang yang tinggi kedudukannya.
Karena kegengsiannya tersebut di hadapan Abu Jahl dan Abdullah bin Abi Umayyah, Abu Thalib harus menelan kenyataan pahit meninggal dalam keadaan kafir di atas agama nenek moyangnya.
Sumber: muslim.or.id/83468-penghalang-hidayah.html
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us