
JANGAN MENCELA MANUSIA ATAS DOSA YANG TELAH DITINGGALKANNYA
وعَنْ مُعاذِ بْنِ جَبَلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قالَ: قالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «مَن عَيَّرَ أخاهُ بِذَنْبٍ، لَمْ يَمُتْ حَتّى يَعْمَلَهُ». أخْرَجَهُ التِّرْمِذِيُّ وحَسَّنَهُ، وسَنَدُهُ مُنْقَطِعٌ.
Dari Mu‘adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Rasulullah ﷺ bersabda,
“Barang siapa yang menghina saudaranya karena suatu dosa, maka ia tidak akan mati sebelum melakukannya.”
H.R. At-Tirmidzi [2505] dan menurutnya riwayat ini hasan; akan tetapi sanadnya terputus.
————————————————————————
📖 Petikan Pelajaran dari Hadits
Sanad hadits ini terputus, selain itu juga ada masalah lain menyangkut periwayatnya. Hal ini menjadikan status hadits ini sangat lemah.
Syaikh Muhammad al-‘Utsaimin rahimahullah menerangkan, “Hadits ini dha‘if, tidak shahih dan tidak hasan. Namun, tidak diragukan bahwa mencerca saudara karena dosa yang pernah dilakukannya adalah tindakan yang memantik api permusuhan sekaligus menyakiti perasaannya.”
Fath Dzil Jalali wal Ikram (9/684).
Kawan atau kenalan yang melakukan dosa dan belum bertobat semestinya dinasihati, bukan dijadikan bahan obrolan sana-sini.
Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah berkata, “Orang yang telah bertobat tidak boleh dihina dengan dosa masa lalunya. Jika seseorang bertobat, maka Allah akan menerima tobatnya dan diampuni dosanya.
Sedangkan jika dia belum bertobat, maka kewajiban kita adalah memberikan nasihat dan mengarahkannya menuju kebaikan dengan kata-kata yang baik, bukan dengan menghina. Karena ejekan dan penghinaan hanya akan memunculkan permusuhan dan kerusakan. Oleh karena itu, berikanlah nasihat dengan kalimat yang baik.”
Syarah Kitab al-Jamiʼ, hlm. 156.
Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us