πŠπ„π“πˆπŠπ€ πŒπ„πŒππ„π‘πŽπ‹π„π‡ πŠπ„ππˆπŠπŒπ€π“π€π, π‡π€π‘π”π’πŠπ€π‡ ππ„π‘π’π˜π”πŠπ”π‘ 𝐀𝐓𝐀𝐔 πŠπ”π…π”π‘β“

Kita diperintahkan oleh Allah untuk bersyukur.

Allah Ta’ala berfirman,

β€œDan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: β€œBersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. Luqman: 12)

Imam Asy-Syaukani rahimahullah berkata, β€œBersyukur kepada Allah adalah memuji-Nya sebagai balasan atas nikmat yang diberikan dengan cara melakukan ketaatan kepada-Nya” (Fath Al-Qadir, 4:312).

Hakikat syukur menurut Ibnul Qayyim dalam Thariq Al-Hijratain (hlm. 508),

β€œMemuji atas nikmat dan mencintai nikmat tersebut, serta memanfaatkan nikmat untuk ketaatan.”

Al-Munawi rahimahullah berkata, β€œSyukur itu ada dua tahapan. Pertama adalah bersyukur dengan lisan yaitu memuji pada yang memberikan nikmat. Dan terakhir adalah bersyukur dengan semua anggota badan, yaitu membalas nikmat dengan yang pantas. Orang yang banyak bersyukur (asy-syakuur) adalah yang mencurahkan usahanya dalam menunaikan rasa syukur dengan hati, lisan, dan anggota badan dalam bentuk meyakini dan mengakui.” (Mawsu’ah Nadhrah An-Na’im, 6:2393)

Ibnul Qayyim dalam β€˜Uddah Ash-Shabirin wa Dzakhirah Asy-Syakirin (hlm. 187), rukun syukur ada tiga:

1️⃣ Mengakui nikmat itu berasal dari Allah.
2️⃣ Memuji Allah atas nikmat tersebut.
3️⃣ Meminta tolong untuk menggapai rida Allah dengan memanfaatkan nikmat dalam ketaatan.

Kesimpulannya, syukur kepada Allah adalah memuji Allah atas nikmat dengan mengakui dalam hati, memuji dengan lisan, serta memanfaatkan nikmat untuk beribadah dan bukan untuk bermaksiat.

Allahu ta`ala `alam.

Sumber:

πŸ–‡ rumaysho.com/25874-pengertian-syukur-hakikat-syukur-dan-rukun-syukur.html
✍🏻 Ustadz Abduh Tuassikal

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian