PERINTAH NABI ﷺ DALAM KEMAKMURAN MASJID
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Uraian
Rasulullah -ṣallallāhu `alaihi wa sallam- memerintahkan untuk membangun masjid di kampung-kampung. Artinya, setiap kampung harus ada masjid dan supaya dibersihkan dari kotoran, dijaga, dirawat dan diberi wewangian.

Faedah-faedah:

1. Disyariatkannya membangun masjid di lingkungan-lingkungan pemukiman, selama tidak dibangun dengan tujuan untuk saling menyaingi atau merugikan.

2. Disyariatkan mempersiapkan masjid untuk para jamaah, yaitu dengan membersihkannya dari kotoran, sampah, dan debu. Allah Ta’ala berfirman:
"Dan sucikanlah rumah-Ku bagi orang-orang yang thawaf, orang-orang yang i’tikaf, dan orang-orang yang rukuk dan sujud."
(QS. Al-Baqarah: 125)

3. Pentingnya memuliakan masjid dan menjaganya dari segala hal yang dapat mengotorinya, sebagaimana ditegaskan dengan larangan Nabi ﷺ untuk meludah di dalam masjid.

4. Disyariatkan memberi wewangian di dalam masjid dan memperindah baunya, karena hal itu dapat menenangkan hati, mendorong untuk berlama-lama di dalamnya, serta memotivasi untuk terus datang ke masjid secara rutin.

5. Terdapat isyarat tentang disunnahkannya menunjuk seseorang yang bertugas membersihkan dan mewangikan masjid. Dari Abu Hurairah radhiallahu `anhu :
(Bahwasanya ada seorang wanita berkulit hitam yang biasa membersihkan masjid).
(Muttafaq `alaih)
Namun, ini tidak berarti bahwa hanya orang tersebut saja yang bertugas membersihkannya. Siapa saja yang menemukan kotoran, sampah, atau semacamnya lalu ia membersihkannya, maka dia mendapat pahala.
Dalam sebuah hadits disebutkan:
"Ditampakkan kepadaku pahala-pahala umatku, hingga (termasuk) serpihan kecil yang dikeluarkan seseorang dari masjid."
(HR. Abu Dawud dari Anas radhiyallahu `anhu)

6. Islam sangat menganjurkan untuk berjama`ah dan menolak perpecahan, karena Nabi ﷺ memerintahkan untuk membangun masjid di lingkungan-lingkungan pemukiman. Di antara tujuannya adalah agar penduduk lingkungan tersebut berkumpul setiap hari di bawah satu atap. Tidak diragukan lagi bahwa hal ini akan mempersatukan hati, menumbuhkan keakraban, serta mendorong untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa.

sumber: hadeethenc.com/id/browse/hadith/10885

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian