Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

DALIL DISYARI`ATKANNYA BERKURBAN

Dalil disyariatkannya berqurban adalah berdasarkan Al Quran, Sunnah dan Ijma (kesepakatan) para ulama islam.
Dalil dari Al Quran misalnya firman Allah subhanahu wa Ta`ala :
Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berqurbanlah.
(QS. Al-Kautsar: 2).
Dalil dari Sunnah diantaranya adalah hadits Abdullah bin Umar radhiyallahu `anhu ia berkata,
Nabi shallallahu `alaihi wasallam tinggal di Madinah selama sepuluh tahun, beliau selalu berqurban.
(HR. Ahmad dan Tirmidzi: 1507)



layanan Ambulance MBISC
24 Jam Gratis Dalam Kota Surabaya
Sidoarjo & Gresik
(Syarat & ketentuan berlaku)
https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp">mbisc.my.id/ambulance*whatapp">https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Whatapp Group Dakwah
https://mbisc.my.id/gdmbisc">mbisc.my.id/gdmbisc">https://mbisc.my.id/gdmbisc

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

35a589da1a50482fe0f301af423fca52


MENJADI HAMBA ALLAH, ITULAH KEMERDEKAAN YANG HAKIKI DAN TERTINGGI


Syeikh Al-‘Utsaimin rohimahullah mengatakan:

العبودية لله هي حقيقة الحرية، فمن لم يتعبد له، كان عابدا لغيره.

“Menjadi hamba Allah, itulah kemerdekaan yang hakiki, karena siapapun yang tidak menghamba kepada Allah, dia pasti menghamba kepada yang selain-Nya..” [Syarah Akidah Wasithiyyah, 365].

Ya, itulah kenyataannya.. manusia berada di antara dua pilihan, menjadi hambanya Allah atau menjadi hambanya yang lain.. tidak ada pilihan ketiga..!

Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah dalam Nuniyyah-nya mengatakan:

هَربوا من الرق الذي خُلقوا له ♡ فبُلُوا برِقِّ النفس والشيطان

“Mereka lari dari penghambaan (kepada Allah) yang mereka diciptakan untuknya.. akhirnya mereka dihukum dengan penghambaan kepada hawa nafsu dan setan..”

Jika kita menghamba hanya kepada Allah, maka kita akan bebas dan merdeka dari penghambaan kepada semua makhluk-Nya .. dan itulah kemerdekaan tertinggi yang bisa dicapai oleh manusia.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

sumber : Link

c287c1e1be663f82b645f1c8dd546578


DUNIA ADALAH PENJARA BAGI SEORANG MUKMIN

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

  “Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir.” 

(HR. Muslim no. 2392)

Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim menerangkan,

“Orang mukmin terpenjara di dunia karena mesti menahan diri dari berbagai syahwat yang diharamkan dan dimakruhkan. Orang mukmin juga diperintah untuk melakukan ketaatan. Ketika ia mati, barulah ia rehat dari hal itu. Kemudian ia akan memperoleh apa yang telah Allah janjikan dengan kenikmatan dunia yang kekal, mendapati peristirahatan yang jauh dari sifat kurang.

Adapun orang kafir, dunia yang ia peroleh sedikit atau pun banyak, ketika ia meninggal dunia, ia akan mendapatkan azab (siksa) yang kekal abadi.”

Al-Munawi rahimahullah dalam Mirqah Al-Mafatih menjelaskan,

“Dikatakan dalam penjara karena orang mukmin terhalang untuk melakukan syahwat yang diharamkan. Sedangkan keadaan orang kafir adalah sebaliknya sehingga seakan-akan ia berada di surga.”

Jadi bersabarlah dari maksiat dengan menahan diri. Karena dunia ini adalah penjara bagi kita di dunia. Di akhirat kita akan peroleh balasannya.

Sumber : Link

55098ff3f17e1bd750b7ba895b0e7c90


HATI-HATI, PIKIRKAN INI SEBELUM PERGI

Rasulullah ﷺ bersabda,

“Sesungguhnya jika Allah menghendaki untuk mencabut nyawa seorang hamba di suatu tempat, maka Allah jadikan hamba itu memiliki keperluan di tempat tersebut."

(HR. Bukhari dalam Adab Al-Mufrad, No. 1282)

Maka pikirkanlah sebelum pergi. Apakah kita akan ke tempat maksiat atau tempat yang diridhai Allah.

Jangan sampai ajal menjemput saat kita berada di tempat yang dimurkai Allah.

Sumber: Instagram HSI Abdulloh Roy

ffb551bfbd95898b0dff18a682ccb5c7


Ingatkan Masyarakat Tentang Keutamaan 10 Dzulhijjah

Syeikh Ibnu Utsaimin berkata:

"Manusia banyak yang lalai dari 10 awal Dzulhijjah. Maka hendaknya para penuntut ilmu untuk menjelaskan keutamaannya kepada masyarakat umum. Masyarakat secara umum mencintai kebaikan, tetapi para penuntut ilmu terkadang lalai untuk mengingatkan mereka".

"Majmu` Fatawa wa Rasail 25/189"

0f042095308fabffc19a363a01ec0372


TENANGLAH DAN JANGAN GELISAH


Rasa gelisah tidak akan menghilangkan kemungkinan terjadinya apa yang engkau takutkan di masa depan.. padahal rasa gelisah itu telah mencuri kebahagiaanmu di hari ini.

Sehingga praktis rasa gelisah itu tidak mendatangkan manfaat sedikitpun, oleh karena itu Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam menuntun kita untuk berdo`a:

“Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari perasaan gelisah dan bersedih..” [HR. Bukhori 2893]

Maka, buanglah rasa gelisah dari hatimu dan tumbuhkanlah rasa tawakkal, serahkan semua urusan kepada Allah, setelah melakukan usaha yang engkau mampui.

Dan jangan lupa, iringilah usahamu dengan banyak berdo’a. Lalu syukurilah nikmat yang ada di tanganmu, insya-Allah rasa tenang dan bahagia akan selalu menghiasi hatimu.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

sumber : Link

e78e311934e16fffebd93a8ff5f0ba76


Ibnul Qoyyim رحمه اللَّه berkata :

" Pecinta dunia tidak akan terlepas dari tiga perkara
- Kegelisahan yang terus menerus
- Keletihan yang berkesinambungan
- dan penyesalan yang tidak ada akhirnya"

📚 Ighotsatul Lahafan 1/58

5cb643f254bf0b9005ef2a07896ff407


Al Hasan Al Bashri berkata, “Hati-hati dengan sikap menunda-nunda. Engkau sekarang berada di hari ini dan bukan berada di hari besok. Jika besok tiba, engkau berada di hari tersebut dan sekarang engkau masih berada di hari ini. Jika besok tidak menghampirimu, maka janganlah engkau sesali atas apa yang luput darimu di hari ini.”

📝Ma’alim fii Thoriq Tholabil ‘Ilmi, Dr. ‘Abdul ‘Aziz bin Muhammad bin ‘Abdillah As Sadhaan, 30, Darul Qobis

🌐(Link)

5ef66e21da9113010aff31273a3b2a1c


MEWASPADAI MURKA DAN SIKSA ALLAH ﷻ
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قال: قال رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم:
«إِنَّ اللهَ يَغَارُ، وَإِنَّ الْمُؤْمِنَ يَغَارُ، وَغَيْرَةُ اللهِ أَنْ يَأْتِيَ الْمُؤْمِنُ مَا حَرَّمَ عَلَيْهِ».
[صحيح] - [متفق عليه] - [صحيح مسلم: 2761]

Abu Hurairah -raḍiyallāhu `anhu- meriwayatkan: Rasulullah ﷺ bersabda,
"Sesungguhnya Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah terjadi jika seorang mukmin melakukan apa yang diharamkan Allah kepadanya."
[Sahih] - [Muttafaq `alaihi] - [Sahih Muslim - 2761]

𝐏𝐞𝐧𝐣𝐞𝐥𝐚𝐬𝐚𝐧 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐭𝐡
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa Allah itu cemburu, benci dan tidak suka sebagaimana orang beriman juga cemburu, benci dan tidak suka. Adapun sebab kecemburuan Allah ialah ketika seorang mukmin melakukan perbuatan-perbuatan keji yang Allah haramkan padanya seperti zina, liwat, mencuri, minum khamar dan lainnya.

𝐅𝐚𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐭𝐡
1. Mewaspadai murka dan siksa Allah ketika perkara-perkara yang diharamkan-Nya dilanggar.

sumber: Link

64ac88ff5906dd3d81aa7813f7306462


Syaikhul Islam rahimahullah berkata:

“Kedudukan-kedudukan yang tinggi tak kan bisa diperoleh kecuali dengan Ujian.”

📑 Majmu’ Fatawa 25/302

9dbe5ade7e019f397cf3ecc36456cd45


🎥 SUDAH DUDUK DI MASJID, APAKAH PERLU SHALAT SUNNAH LAGI?
.
👤 Syaikh Sa`ad bin Nashir Asy-Syatsri Hafidzahullah
.
➡️ Official Youtube ShahihFiqih : Link

0bfe1c357ba573ec0f701c0ec52c9152


Ketahuilah, hukuman Allah itu macam². Ada yang disegerakan, ada yang ditunda, ada yang terasa, ada pula yang tak terasa. Di antara hukuman yg tak terasa namun sangat besar adalah: hilangnya iman! Kemudian di bawahnya: matinya hati, kemudian hilangnya kelezatan bermunajat padaNya, kemudian semangat berbuat dosa, kemudian lupa dengan Al Qur'an, kemudian tak peduli dengan istighfar dan lain2 yang membawa bahaya bagi agama seseorang. (Ibnul Jauzi)

Dr. Husain Al Fifi

e4ae254915d6a8f96d0cda216a085f49


NAFKAH BUAT IBU PASTI ALLAH GANTI

Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi rahimahullah berkata,

“Berbuat baiklah pada ibumu dan bersabarlah atas dirinya. Jangan pula engkau memperlihatkan sedikit keluh kesahmu darinya, dan yakinlah bahwasannya Allah pasti akan menggantikan nafkah yang engkau berikan serta pelayananmu padanya.”

(Fathul Robbil Wadud 2/374)

a7646112e3397bbd98bcd610c106093a


Sombong kepada Orang Sombong Itu Sedekah?

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Soal:

Saya dinasehati teman saya agar tidak membalas salam kepada seseorang dengan tatapan mata yang sombong. Ketika saya menanyakan apa alasannya ia mengatakan bahwa orang tersebut adalah orang yang sombong dan hadits mengatakan:

التكبر على المتكبر صدقة

“Sombong kepada orang yang sombong adalah sedekah.”

Apakah hadits ini shahih? Dan bolehkan mengamalkan amalan demikian?

Jawab:

Bersikap sombong kepada manusia merupakan dosa besar, tidak halal bersikap sombong kepada siapapun. Walaupun kepada orang yang sombong. Obat bagi orang yang memiliki sikap sombong pada sebagian orang bukan dengan cara dibalas dengan sikap sombong juga. Namun obatnya adalah hendaknya ia dinasehati dan diperingatkan agar takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Katakan kepadanya “Hendaknya kamu bertakwa kepada Allah, sesungguhnya sombong adalah dosa besar.”

Adapun hadits yang disebutkan penanya, itu adalah hadits yang batil, tidak shahih dari Nabi ﷺ.

Sumber: Al Fatawa Al Islamiyyah (4/104), Asy Syamilah

Penterjemah: Ustadz Yulian Purnama, Link.

64bc08ee9b8c18c8da90ed81fec3db7d


jangan jauh dari ortu

cc258f25b3c7baf140c7742d22d18cd0


📎 SEPULUH SIANG HARI TERBAIK SECARA MUTLAK !

👤 Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Abbad Al-Badr hafidzahullahu ta`ala berkata :

أنّ العشر الأيام الأوّل من شهر ذي الحجة هي خير أيام السنة على الإطلاق ، والعشر الليالي الأخيرة من شهر رمضان هي خير ليالي السنة على الإطلاق.

“Sepuluh siang hari pertama bulan Dzulhijjah lebih baik dari hari-hari setahun secara mutlak dan sepuluh malam akhir bulan Ramadhan lebih baik dari malam setahun secara mutlak."

_

📚 Link

🌍 Web | Link

b875578e2134f1ff18e54154212fbea0


Bismillah
📌 FAEDAH SINGKAT

TIGA WAKTU DIKABULKANNYA DO`A
Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
"Tidaklah seorang muslim berdoa kepada Allah dengan doa yang tidak ada di dalamnya dosa dan memutuskan silaturahmi melainkan Allah akan berikan kepadanya salah satu dari yang tiga :

(1) Allah akan menyegerakan doanya (dikabulkan)
(2) atau Allah akan simpankan untuknya di akhirat
(3) atau Allah akan palingkan (jauhkan) darinya kejelekan yang semisal dari doanya.

Para sahabat mengatakan : “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdoa”, Kata Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam, “Allah lebih banyak lagi (karunia Nya)".
(HR. At Tirmidzi, shahih At Tirmidzi 3/140)

➖➖➖➖➖➖➖➖
📲 Abu Ghozie Official
Link

aabed20fed1545612033f13fc431707f


PENYEBAB SESEORANG GAGAL HIJRAH

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

إنما يجد المشقّة في تَرك المألُوفات والعَوائد مَن تَركه‍ا لغير الله

“Orang yang merasa berat meninggalkan kebiasaan dan perilaku buruk adalah mereka yang meninggalkannya bukan karena Allah (semata)”

_____

📚 Al Fawaid 156

🌏 Web | Link

1729322119bec145360d95d3e388b862


📖 Mencari Kelezatan Ibadah
Ibadah adalah sarana seorang hamba mendekatkan diri kepada Rabb-nya. Namun tidak semua orang yang beribadah merasakan kelezatannya. Ada yang menunaikan shalat, berdzikir, dan membaca Al-Qur’an, namun hati tetap kosong, pikiran melayang, dan tubuh terasa berat. Sebaliknya, ada pula yang justru mendapatkan kenikmatan luar biasa ketika beribadah, hingga seolah tidak ingin keluar darinya.

Hasan Al-Bashri rahimahullah—seorang tabi’in yang sangat dikenal ketakwaan dan kedalaman ilmunya—pernah berkata:

"Carilah kelezatan dalam tiga hal: Saat shalat, saat dzikir, dan saat membaca Al-Qur’an.
Bila kalian bisa meraihnya maka bersyukurlah.
Namun bila kalian tidak meraihnya maka ketahuilah bahwa pintu untuk meraih kelezatan ibadah telah tertutup."
📘 Madarij Salikin 2/313

Perkataan ini mengandung nasihat yang sangat dalam. Hasan Al-Bashri menyebutkan tiga momen utama dalam ibadah yang seharusnya menjadi ladang kenikmatan bagi seorang mukmin: shalat, dzikir, dan membaca Al-Qur’an.

Mengapa ketiganya?

Karena dalam shalat, seorang hamba sedang bermunajat langsung kepada Rabb-nya. Dalam dzikir, seorang hamba menyebut dan mengingat nama-Nya, yang akan membuat hati menjadi tenteram. Dan dalam membaca Al-Qur’an, hamba sedang menyelami firman-Nya—sumber segala petunjuk dan cahaya kehidupan.

Kelezatan ibadah bukanlah sesuatu yang bisa diraih dengan kemalasan, rutinitas kosong, atau sekadar menggugurkan kewajiban. Ia diraih dengan hati yang hadir, niat yang tulus, dan tekad untuk mendapatkan ridha Allah. Ketika hati terhubung dengan Allah, maka semua aktivitas ibadah menjadi ladang kenikmatan, bukan beban. Sebaliknya, bila hati tertutup oleh dosa, lalai, dan kesibukan duniawi, maka ibadah akan terasa hambar, berat, dan membosankan.

Inilah yang dimaksud oleh Hasan Al-Bashri dalam ucapannya. Jika seseorang tidak menemukan kelezatan dalam ibadah, maka ia perlu muhasabah: mengapa pintu kenikmatan itu tertutup? Mungkin karena banyaknya dosa yang belum ditaubati. Mungkin karena kurangnya kesungguhan dalam memahami makna ibadah itu sendiri. Atau mungkin karena terlalu sibuk dengan urusan dunia sehingga hati tidak lagi menikmati waktu-waktu bersama Allah.

Kelezatan ibadah adalah salah satu bentuk rahmat Allah. Ia akan diberikan kepada hamba-hamba yang mencarinya dengan keikhlasan, usaha, dan kesungguhan. Oleh karena itu, bila seseorang merasakan nikmat dalam sujud, air mata saat tilawah, atau ketenangan ketika berdzikir, maka bersyukurlah! Itu adalah tanda bahwa Allah sedang membukakan pintu-Nya.

Namun bila belum merasakannya, jangan berputus asa. Bangkitlah! Perbanyak istighfar, bersihkan hati dari maksiat, dan terus minta kepada Allah agar dibukakan pintu untuk merasakan kelezatan beribadah. Karena sesungguhnya, kenikmatan sejati bukanlah dari dunia ini, tapi dari dekatnya hati dengan Allah Azza wa Jalla.
Wallahu A'lam Bishawab

b9ec92006e0cbc56a9d26ceadd1b6eb3


Sak Apik-Apike Dzikir
(Sebagus-Bagusnya Dzikir)

Dzikir yang paling utama adalah laa ilaha illallah.

وَعَنْ جَابِرٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، يَقُوْلُ : (( أَفْضَلُ الذِّكْرِ : لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ )) . رَوَاهُ التِّرْمِذِي ، وَقَالَ : (( حَدِيْثٌ حَسَنٌ ))

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dzikir yang paling utama adalah laa ilaha illallah (tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah).”

(HR. Tirmidzi, ia menyatakan bahwa hadits ini hasan)

[HR. Tirmidzi, no. 3383. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan].

Faedah Hadits:

1. Sebaik-baik dzikir adalah kalimat tauhid, laa ilaha illallah.
2. Di dalam kalimat tauhid tersebut terdapat kandungan makna dzikir lainnya seperti makna tasbih, tahmid, takbir, dan bentuk pengagungan terhadap Allah.

Link

b209dd32fcb0ed05f9905ec998217218


📎 Berani Sedekah

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
"Sedekah itu ibarat seperti perang. Pengecut akan maju mundur, sedangkan pemberani akan tegar."
📘 (Majmu’ Fatawa 14/95)

🕌 Renungan untuk Kita Semua:

Sedekah bukan hanya perkara mengeluarkan sebagian harta, tapi ia adalah ujian nyata keimanan dan keteguhan hati. Dalam banyak kesempatan, kita diuji: apakah kita cukup yakin bahwa harta yang kita sedekahkan tidak akan mengurangi kekayaan kita? Apakah kita percaya bahwa Allah-lah pemilik rezeki dan hanya Dia yang bisa memperluas dan menyempitkan?

Digambarkan sedekah seperti medan perang. Di sana ada rasa takut, keraguan, dan keinginan untuk mundur. Begitulah sebagian orang—mereka ingin memberi, tapi dihantui oleh was-was: “Nanti cukup nggak buat keluarga?”, “Kalau sedekah sekarang, gimana kalau besok ada kebutuhan mendesak?”, dan berbagai keraguan lainnya. Inilah sifat pengecut dalam menghadapi ‘perang’ sedekah.

Tapi orang yang berani—dialah yang yakin bahwa Allah akan mengganti setiap kebaikan dengan yang lebih baik. Ia tidak menunda, tidak ragu, dan tidak takut miskin karena ia tahu bahwa tangan di atas lebih mulia daripada tangan di bawah.

Saudaraku…
Cobalah lihat ke belakang sejenak, berapa banyak sedekah yang pernah kita berikan yang ternyata justru menjadi sebab datangnya kemudahan? Berapa kali kita ikhlas memberi, lalu Allah bukakan jalan rezeki yang tak pernah kita sangka sebelumnya?

Sedekah juga melembutkan hati, menghapus dosa, dan menolak bala. Ia adalah bukti nyata cinta kepada akhirat. Karena siapa yang mencintai dunia, ia akan kikir. Tapi siapa yang yakin dengan kehidupan akhirat, maka ia akan murah hati.

💡 Mari kita belajar menjadi pemberani dalam bersedekah.
Bukan menunggu kaya dulu, karena bukan banyaknya yang dinilai, tapi keikhlasan dan keberanian dalam memberi.

Sedekah juga tak selalu dalam bentuk uang. Makanan, bantuan tenaga, perhatian kepada orang tua dan saudara, bahkan sekadar senyum yang tulus, juga bentuk sedekah.

➡️ Maka jangan tunggu waktu lapang.
➡️ Jangan tunda niat baik.
➡️ Jangan anggap kecil pemberianmu, karena mungkin di sisi Allah, nilainya sangat besar.

Semoga kita termasuk dalam golongan yang berani dalam sedekah dan yakin dengan janji Rabb kita:

"Apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dia-lah sebaik-baik pemberi rezeki."
(QS. Saba: 39)

Wallahu A'lam Bishawab

8f7cbc40dada946c2f1d97c47dc372ca


Assalaamu`alaykum Warahmatullah Wabarakatuh


Sedulur Yuh di ramaikan photo contest dan reels chalenge nya..
1. Utk photo contest , member/ perorangan
2. Untuk reels challenge, 2 kategori ;
Chapter dan member/perorangan


Barakallahufiikum jami`an

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Goes To Dauroh Nasional 3.0

Yuk gaspoooollll ke dauroh MBI nasional...27-29 oktober 2023
Di Baturaden,banyumas

MBI on the Bike... >>>Back on Track

@muslimbikerindonesia @muslimbikerindonesia banyumas
@muslimbikerindonesia
surabaya

1d2a511008624a6113ba52e3d68cf3ca


AGAR TIDAK DILIHAT JIN KETIKA MELEPAS PAKAIAN

Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda,

"Tabir antara pandangan mata
jin dengan aurat bani adam
(manusia) adalah apabila
seseorang melepas pakaiannya, dia membaca: bismillah."

(HR. Ibnu Adi, at-Thabrani dalam Mu`jam al-Ausath - al-Mathalib al-Aliyah. al-Hafidz Ibnu Hajar, no. 37)

ac74df8673a17aaebe78625f3173959d


📎 Tentang Dosa

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Setiap anak Adam pasti berbuat salah dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang bertaubat."
(HR. Tirmizi no. 2499)

Hadis ini mengingatkan kita bahwa dosa adalah bagian dari sifat manusia. Tidak ada seorang pun yang sempurna, setiap manusia pasti akan berbuat salah dalam hidupnya. Namun, yang membedakan antara satu individu dengan yang lain adalah bagaimana ia menyikapi kesalahan tersebut.

Rasulullah ﷺ mengajarkan kita untuk selalu bertaubat dan kembali kepada Allah setelah melakukan kesalahan. Taubat adalah bentuk penyesalan yang tulus dan bertekad untuk tidak mengulanginya. Taubat yang diterima oleh Allah adalah taubat yang dilakukan dengan sepenuh hati, dengan niat yang ikhlas, dan dengan usaha untuk memperbaiki diri.

Allah berfirman:
"Dan Tuhanmu berkata: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu."
📘 (QS. Ghafir: 60)

Semoga kita diberikan kekuatan untuk selalu bertaubat dan kembali kepada Allah setiap kali kita melakukan kesalahan, serta menjadikan taubat kita sebagai jalan menuju keberkahan hidup di dunia dan akhirat. Aamiin.
Wallahu A'lam Bishawab

271de3ad2d70f89e51ff4c5c15d93f33


Ramadhan Waktu Perbaikan Diri

Di riwayatkan dari Abu Said Al-Khudry radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Taala memiliki hamba-hamba yang di merdekakan dari Api Neraka, pada setiap hari dan malam -yakni di bulan Ramadhan-, dan sesungguhnya setiap muslim memiliki doa yang mustajab pada setiap harinya"
[HR. Al-Bazzar, Shahih Targhib hadits 1002 bab puasa]

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, di dalamnya bertabur keridhaan Allah dan pahala dari-Nya. Mudah bagi seorang untuk berbuat kebaikan dan berebut pahala di bulan ini, maka tepatlah bila bulan ini kita jadikan acuan perbaikan diri.

Oleh Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud Al-Atsary hafidzhahullah
generate by :Link

7657550992d9eb9171d2cc670999746c


Jika kita menyimpan buah busuk dan di tempatkan di samping buah-buahan yang masih baik dan segar, Apa yang akan terjadi?

Maka seiring dengan berjalannya waktu Jamur dari buah busuk itu akan tersebar ke buah yang masih dalam kondisi baik, dan akhirnya buah yang segar itu akan ikut membusuk juga.

Demikian halnya, apa yang akan terjadi jika kita bergaul dengan orang-orang yang tidak membuat kita baik.

Dalam seiringnya waktu maka kita juga akan terpengaruh menjadi seperti mereka, oleh karena itu hendaknya kita memperhatikan siapa yang menjadi teman dekat kita, Karena teman dekat dapat memberi pengaruh dalam memperbaiki keadaan atau malah justru merusaknya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang itu mengikuti diin (agama; tabiat; akhlaq) kawan dekatnya. Oleh karena itu, hendaknya seseorang di antara kalian memperhatikan siapa yang dia jadikan kawan dekat.” (HR. Abu Dawud, Silsilah ash-Shahihah no. 927)

Teman dekat itu dapat memberi pengaruh baik atau justru pengaruh buruk.

Banyak orang perlahan-lahan berubah menjadi baik, sebab karena pengaruh teman yg baik,

Dan sebaliknya banyak pula orang perlahan-lahan berubah menjadi buruk, juga karena sebab pengaruh teman yg buruk.

Jika teman kita hobby ghibah, joget², mabuk, berzina, mencuri, bicara kasar, berbuat syirik, meninggalkan shalat, maka cepat atau lambat kita juga akan terpengaruh dengannya, Demikian pula sebaliknya jika teman kita orang yang rajin shalat, hadir di majelis ilmu, menuntup aurat, tidak suka maksiat, baik tutur ucapannya, maka kita juga akan mengikutinya.

Maka disinilah hendaknya kita benar² selektif dan memperhatikan dengan siapa kita bergaul dan siapa yg menjadi teman dekat kita, sebab tabiat seseorang itu mengikuti kebiasaan teman dekatnya.

Dan pentingnya kita mencari dan memilih teman yg shalih sebagai teman dekat atau sahabat kita, sebab keberadaannya akan dapat mendatangkan kebaikan dunia dan akhirat.

Semoga Allah ﷻ memberikan taufiq dan menjaga kita dari teman yang buruk.

_

✍ Habibie Quotes, 03 Juli 2019

b13f9df17ff704fd6a4596d55e379422


KONTROVERSI PENGIBARAN BENDERA ONE PIECE
➖➖➖➖➖
Jika benar pengibaran bendera One Piece itu dimaksudkan untuk memprovokasi masyarakat terhadap pemerintah, maka hal itu jelas tidak dibenarkan dalam Islam, terlebih lagi jika dijadikan sebagai simbol pemberontakan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya),

“Wajib atas seorang Muslim untuk mendengar dan taat (kepada pemimpin) pada apa saja yang ia cintai atau ia benci kecuali jika ia disuruh untuk berbuat kemaksiatan. Jika ia disuruh untuk berbuat kemaksiatan, maka tidak boleh mendengar dan tidak boleh taat.”

(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Referensi dalil : Link


cdfb8fc3abe3af879c9889ebd609617b


🌅 @sunnahstori x @thesunnah_path


ANJURAN UNTUK TIDUR SIANG

📜 Dari Anas bin Malik radhiyallahu`anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

قيلوا فإنَّ الشَّياطينَ لا تقيلُ

"Tidur siang lah kalian karena sesungguhnya setan tidak tidur siang."

📚 Dikeluarkan oleh Abu Nu`aim dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam ash-Shahihah 1647

salafytemanggung

Bantu Subscribe
Link

Media Official @sunnahstori
👇

🖥 Youtube : Link
🌐 Telegram : Link
📱 Instagram : Link
💻 Facebook : Link

ff9a252e7084bfa21e74adc81c433229


Hendaklah Engkau Memperbanyak Sujud

Memperbanyak sujud di sini maksudnya adalah memperbanyak shalat itu sendiri (yaitu khususnya shalat sunnah), memiliki banyak keutamaan. Di antaranya dapat meninggikan derajat seseorang dan juga menghapuskan dosa-dosanya.

Ma’dan bin Abi Tholhah Al Ya’mariy, ia berkata, “Aku pernah bertemu Tsauban –bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam-, lalu aku berkata padanya, ‘Beritahukanlah padaku suatu amalan yang karenanya Allah memasukkanku ke dalam surga’.” Atau Ma’dan berkata, “Aku berkata pada Tsauban, ‘Beritahukan padaku suatu amalan yang dicintai Allah’.” Ketika ditanya, Tsauban malah diam.

Kemudian ditanya kedua kalinya, ia pun masih diam. Sampai ketiga kalinya, Tsauban berkata, ‘Aku pernah menanyakan hal yang ditanyakan tadi pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,

‘Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu’.” Lalu Ma’dan berkata, “Aku pun pernah bertemu Abu Darda’ dan bertanya hal yang sama. Lalu sahabat Abu Darda’ menjawab sebagaimana yang dijawab oleh Tsauban padaku.”
(HR. Muslim no. 488)

0dd86a122465b7a880c86f4257c3f0dd


2 TUJUAN UTAMA ZIARAH KUBUR



Tujuan utama ziarah kubur ada dua,

Pertama, tujuan yang manfaatnya kembali kepada orang yang berziarah. Bentuknya mengingatkan orang yang berziarah akan kematian dan kehidupan dunia yang fana. Bekal utama mereka adalah iman dan amal soleh.

Tujuan ini yang sering ditekankan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam hadis dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

”Dulu aku melarang kalian untuk ziarah kubur. Sekarang lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur mengingatkan kalian akan akhirat.” (HR. Ahmad 1236 dan dishahihkan oleh Syuaib al-Arnauth).

Dalam riwayat lain, beliau bersabda,

“Lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur akan mengingatkan kalian tentang kematian.” (HR. Ibn Hibban 3169 dan sanadnya dinilai shahih oleh Syuaib al-Arnauth).

Kedua, tujuan yang manfaatnya kembali kepada mayit

Bentuknya adalah salam dari pengunjung dan doa kebaikan untuk mayit, serta seluruh penghuni kubur lainnya. Orang mati yang sudah tidak mampu menambah amal, dia sangat membutuhkan doa orang yang masih hidup.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada kita doa ketika berziarah kubur. Teks doanya,

ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIINA WAL MUSLIMIIN. YARHAMULLOOHUL MUSTAQDIMIINA MINNAA WAL MUSTA’KHIRIIN.

WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN

WA AS ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH.

“Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.”

Hadis ini diajarkan kepada A’isyah radhiyallahu ‘anha, ketika beliau bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang doa yang dibaca pada saat ziarah kubur.

(HR. Ahmad 25855, Muslim 975, Ibnu Hibban 7110, dan yang lainnya).

Referensi: Link

afa1bbf83fe0819de77cde1b504adf9c


AMBULANCE SIAP MENJALANKAN TUGAS !

Dengan Pelayanan Ambulance Gratis 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung kontak Hotline 082177334455

Link">wa.me

InsyaaAllah 24 Jam Gratis Untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo Kota dan Gresik Kota.

Agar layanan Ambulance Gratis ini terus di rasa manfaatnya oleh masyarakat. yuk mari saling mendukung dalam operasional ambulnce muslim biker indonesia Surabaya Chapter agar bermanfaat semakin luas.

gratis mbisurabaya

a241ed7e08da967f9f39e56b7e5c60e0


Kisah Imam Said Ibnu Musayyib Menikahkan Putrinya
🎙️ Ustadz Abdur Rouf
🎥 Link

📝 Imam Said Ibnu Musayyib rahimahullah menolak lamaran putra Khalifah dan justru menikahkan putrinya dengan santrinya yang miskin namun saleh. Beliau lebih takut putrinya lalai dengan kemewahan istana daripada hidup sederhana dalam ketaatan. Inilah cara berpikir orang-orang saleh dalam menjaga keturunan.



290ed8a329bf84e193348e7e68df560a


📌 BALASAN BAGI YANG MENYEBARKAN AIB SAUDARANYA

Imam Ibnu Rajab mengatakan,

"Hukuman bagi orang yang menyebarkan kejelekan terhadap saudaranya yang mukmin, mencari-cari berbagai kekurangannya, dan menyingkap sesuatu yang tertutupi dari saudaranya; ialah bahwa Allah akan mencari-cari kekurangan-kekurangan dirinya dan mempermalukannya walaupun dia berada di dalam rumahnya."

📚 Al-Farqu Baina An-Nashiihati wat Ta`yiir hlm. 20

1992a3491062abe7a2fe503fb1b0c673


Murottal Surah Az-Zumar 53-55