Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

BERILAH UZUR UNTUK SAUDARAMU

Ibnu Mazin rahimahullah menjelaskan,
"Seorang mukmin pasti akan mencari uzur (dari kesalahan) saudaranya, sedangkan seorang munafik akan mencari-cari ketergelinciran saudaranya."
Adabul `Isyrah, hlm. 14



➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus



Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

Group Baik Putra
https://baikfest.my.id/baikfestmuslim

Group Baik Putri
https://baikfest.my.id/baikfestmuslimah

067cd81f84ca419ed28078ce93fa528c


Bismillah
📌 ARTIKEL ISLAM

Adab Masjid
MENGERASKAN SUARA DI DALAM MASJID
Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie


وَلَعَلَّ هَذَا يُؤَيِّدُ مَا ذَهَبَ إِلَيْهِ مَالِكٌ فِيْ إِحْدَى رِوَايَتيْهِ : (التَّفْرِقَةُ بَيْنَ رَفْعِ الصَّوْتِ بِالْعِلْمِ وَالْخَيْرِ وَمَا لَا بُدَّ مِنْهُ فَيَجُوزُ وَبَيْنَ رَفْعِهِ بِاللَّغَطِ وَنَحْوِهِ فَلَا) قَالَهُ ابْنُ حَجَرٍ ([ . فتح الباري (1/658)]).

Dan barangkali ini menguatkan pendapat Imam Malik pada satu riwayatnya. (Membedakan antara mengeraskan suara untuk mengajarkan suatu hukum dan kebaikan atau hal-hal lain yang harus dibicarakan, maka ini dibolehkan. Dan antara mengeraskan suara untuk sesuatu yang tidak ada manfaatnya atau lainnya, maka itu tidak dibolehkan). Ini dikatakan oleh Ibnu Hajar.”




Baca selengkapnya di : Link

412020b7369b66ce55d576c93071ab6c


Fiqh Jum'at :
AMALAN APA YANG DISUNNAHKAN BAGI ORANG YANG TELAH MASUK MASJID DI HARI JUM'AT ?

Tentang masalah ini, dijelaskan oleh Al-Imam An-Nawawi rohimahulloh sebagai berikut :

"Disunnahkan bagi seseorang yang telah hadir di masjid sebelum dilaksanakan khutbah (oleh Imam) adalah : menyibukkan diri dengan berdzikir kepada Alloh ta'ala, membaca Al-Qur'an dan sholat sunnah.

Juga dianjurkan baginya untuk memperbanyak membaca sholawat bagi Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam pada hari Jum'at dan malam Jum'at.

Al-Imam As-Syafi'i rohimahulloh telah menyatakan :

"Disunnahkan membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at dan malam Jum'at.

Selain itu, juga disunnahkan untuk memperbanyak membaca doa pada hari Jum'at, berdasarkan kesepakatan para ulama.

Adapun dalilnya adalah hadits Abu Huroiroh yang menyatakan bahwasanya pernah disebutkan tentang hari Jum'at, maka Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam pun bersabda :

فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى ، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

"Pada hari Jum'at itu ada suatu saat, yang mana jika seorang hamba yang beriman itu memohon suatu (kebaikan) kepada Alloh subhanahu wa ta'ala bertepatan dengan saat tersebut, sedangkan dia dalam keadaan tegak melakukan sholat, niscaya Alloh subhanahu wa ta'ala akan mengabulkan permohonannya tersebut !"

Dan Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam memberikan isyarat, bahwa waktu tersebut hanya sebentar. Dan hadits ini, diriwayatkan Imam Al-Bukhori (no. 936) dan Imam Muslim (no. 852) ...."

( Al-Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab (4/469), karya Al-Imam An-Nawawi rohimahulloh)

Demikianlah beberapa amalan yang disunnahkan bagi seseorang, khususnya apabila dia telah masuk ke dalam masjid untuk menunaikan sholat Jum'at, sambil menunggu datangnya Khotib untuk khutbah Jum'at ....

Adapun perincian tentang masing-masing amalan-amalan tersebut, akan dijelaskan secara luas dan bertahap, pada pembahasan-pembahasan di Fawaid ini berikutnya, insya Alloh .....

Semoga penjelasan yang ringkas ini menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat bagi kita semuanya .....

Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah .....

Surabaya , Jum'at pagi yg sejuk, 6 Robi'ul Awal 1445 H / 22 September 2023 M

✍ Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby

Silahkan joint pada channel telegram kami :

Link

Atau, untuk materi dakwah BIMBINGAN MERAWAT JENASAH SESUAI SUNNAH , silahkan joint di telegram kami :

Link

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

d672f70238647a0b525a380992b4f46c


QS. Al Fatihah : 5

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Kami mengkhususkan Engkau dengan ibadah, dankami  hanya memohon pertolongan kepada Engkau saja dalam semua urusan kami Sebab semua urusan berada di tangan-Mu, tidak ada seorang pun selain mu yang memiliki sebesar biji sawi sekalipun darinya.

Dan dalam ayat ini terkandung petunjuk bahwa seorang hamba tidak boleh melakukan sesuatu pun dari jenis-jenis ibadah seperti berdoa, Istighosah, menyembelih dan thowaf kecuali  untuk Allah Semata, dan di dalamnya juga terkandung obat hati  dari penyakit berupa bergantung kepada selain Allah, dan dari penyakit Ria, ‘ujub dan sombong.

Referensi : Link

06b07f8faef34c09d03f1c8f156280f8


Karena itu mohonlah ampunan
kepada-Nya, kemudian
bertobatlah kepada-Nya.

Hud (1): 61

aacb5cb1f9db7b445be3872ca21a9f92


✅ TETAPLAH BERSAMA AHLUL HAQ SEKALIPUN JUMLAHNYA SEDIKIT

HANYA BUIH

Bismillah

Syaikh Rabi' bin Hadi Madkhali hafizhahullah berkata;

"Seandainya seluruh manusia bersatu di atas kebatilan sementara engkau berada di atas kebenaran, maka engkau tetap berada di atas kebenaran dan engkaulah yang dimaksud dengan al jamaah.

Janganlah tertipu dengan banyaknya buih, karena mereka itu hanyalah buih layaknya buih air bah, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Ahlul bid'ah itu, demi Allah, adalah buih!
Ahlul batil itu, demi Allah, adalah buih!

Sementara mereka (ahlul haq) tetaplah ahlul haq, meskipun jumlah mereka sedikit, meskipun mereka berada di puncak keterasingan."

(Majmu' Fatawa, 1/4)

3c2e43f22472d1ac10b63fea4deaf5f3


Hadiah Boleh Ditolak atau Dikembalikan, Kalau...

Kalau ada yang diberi hadiah lantas ia mengembalikan hadiah tersebut hendaklah kita tidak bersedih dan menaruh uzur padanya selama alasan yang diutarakan pada kita benar-benar jelas.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabi ﷺ shalat mengenakan pakaian yang bergaris-garis, lalu beliau memandang kepada garis-garisnya sepintas. Maka, tatkala beliau ﷺ selesai dari shalatnya, beliau ﷺ bersabda,

اذْهَبُوا بِخَمِيصَتِي هَذِهِ إِلَى أَبِي جَهْمٍ وَأْتُونِي بِأَنْبِجَانِيَّةِ أَبِي جَهْمٍ فَإِنَّهَا أَلْهَتْنِي آنِفًا عَنْ صَلاَتِي.

“Bawalah pakaianku ini kepada Abu Jahm dan bawalah untukku ambijaaniyahnya (pakaian tak bercorak-pen) Abu Jahm, sesungguhnya pakaian ini telah melalaikan aku dari shalatku.”

Sumber Link

b2d0ce6b584c75b60a1908f81fbd9296


PENGHAPUS AMAL SHALEH

Semoga kita terhindar darki perilaku yang menguras atau menghancurkan amal Sholeh kita. Allahul musta`an..

“Sungguh aku mengetahui banyak di kalangan umatku yang akan datang pada hari Kiamat nanti dengan berbekal kebaikan sebanyak gunung-gunung Tihâmah, namun Allâh menjadikannya bagaikan debu yang beterbangan”.

Tsauban bertanya, “Wahai Rasûlullâh,, tunjukkan kepada kami sifat mereka”! Jelaskan kepada kami siapa mereka, agar kami tidak menjadi seperti mereka tanpa kami sadari”.

Lantas Rasûlullâh menjawab,

“Sesungguhnya mereka adalah saudara-saudara kalian, dari jenis kalian, mereka melakukan shalat tahajud sebagaimana yang kalian lakukan, namun mereka adalah orang-orang yang apabila berada dalam kesendirian, mereka melanggar batasan keharaman-keharaman Allâh atau berbuat maksiat (Shahîh Ibnu Majah).
.
Ada tiga golongan manusia yang Allâh tidak akan menerima dari mereka amalan wajib (fardhu), dan tidak pula amalan sunnat (nafilah) mereka pada hari Kiamat kelak; seorang yang durhaka kepada orang tuanya, seorang yang menyebut-nyebut sedekah pemberiannya, dan seorang yang mendustakan takdir (Shahîh al-Jâmi`)
.
Jika kamu berbuat syirik (kepada Allah ), niscaya akan gugur terhapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi [az-Zumar/39:65]
.
“Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar, maka telah gugur amalnya” (HR. Bukhari) .
.
Jauhilah hasad (dengki), kerana hasad dapat memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar.” (HR Abu Daud)
.
Siapa yang memelihara anjing, kecuali anjing untuk menjaga hewan ternak, berburu dan menjaga tanaman, maka akan dikurangi pahalanya setiap hari sebanyak satu qirath” (HR. Muslim, no. 1575).

Disalin: Sahabatsurga.

f8f3056578c56d6bea7ddb0c83fa9424


Fiqh Jum'at :
HUKUM MANDI JUM’AT DAN TATA CARANYA

Tentang hukumnya, menurut pendapat yang paling shohih (benar) dan rojih (kuat) diantara pendapat para ulama adalah pendapat yang menyatakan bahwa mandi jum’at itu hukumnya adalah WAJIB, khususnya bagi orang yang hendak sholat jum’at !

Diantara dalil yang menunjukkan hal itu adalah :

Pertama : Hadits dari Ibnu Umar rodhiyallohu anhuma, bahwa Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda :

إذا جاء أحدكم الجمعة فليغتسل

“Apabila salah seorang diantara kalian mendatangi Jum’at (yakni sholat Jum’at), maka hendaknya dia mandi !” (HR Imam Al-Bukhori no. 877 dan Imam Muslim no. 844)

Kedua : Hadits dari Abu Sa’id Al-Khudry rodhiyallohu anhu, bahwa Nabi shollallohu alaihi wa sallam juga bersabda :

الغسل يوم الجمعة واجب على كل محتلم

“Mandi pada hari Jum’at itu adalah suatu kewajiban, bagi orang yang telah Ikhtilam (baligh/dewasa) !” (HR Imam Al-Bukhori no. 858 dan 879, dan Imam Muslim no. 846)

Ketiga : Hadits dari Abu Huroiroh rodhiyallohu anhu, bahwa Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda :

حق على كل مسلم ان يغتسل في كل سبعة أيام، يغسل رأسه وجسده

“Suatu kewajiban bagi setiap Muslim, untuk mandi setiap tujuh hari (yakni mandi pada hari Jum’at), dimana dia mencuci kepala dan seluruh tubuhnya !” (HR Imam Muslim no. 849)

Inilah beberapa dalil, yang menunjukkan wajibnya mandi pada hari Jum’at itu, bagi orang yang hendak menunaikan sholat jum’at.

Dan ini adalah pendapat beberapa ulama di kalangan para Sahabat Nabi, diantaranya : Ibnu Umar, Abu Huroiroh, Abu Sa’id Al-Khudry, Ammar bin Yasir, Umar bin Al-Khotthob rodhiyallohu anhum ajma’in.

Ini juga pendapat yang dikuatkan oleh Ibnu Hazm rohimahulloh dalam Al-Muhalla , dan Ibnul Qoyyim rohimahulloh dalam Zaadul Ma’aad (1/376), serta As-Syaukani rohimahulloh dalam Nailul Author (1/272)

Sebenarnya, dalam masalah ini ada pendapat lain di kalangan Jumhur (mayoritas) para ulama, yang menyatakan bahwa hukum mandi pada hari Jum’at itu adalah Mustahab (Sunnah, bukan Wajib), berdasarkan dalil-dalil dan alasan yang mereka paparkan.

Tetapi pendapat yang kami anggap paling kuat dalam masalah ini adalah pendapat yang menyatakan wajibnya, sebagaimana tersebut di atas, karena kuatnya dalil-dalil dalam masalah tersebut !

Guru kami yang mulia, Syaikh Yahya bin Ali Al-Hajuri hafidzohulloh pernah mengatakan :

“Yang benar, bahwa dalil-dalil pendapat yang menyatakan wajibnya mandi Jum’at itu adalah lebih kuat sanad-sanadnya, dan lebih banyak jumlahnya, serta lebih shorih (jelas dan tegas) pendalilannya !”

Beliau juga menyatakan :

“Lalu, apa makna sabda Nabi shollallohu alaihi wa sallam : “Barangsiapa mendatangi sholat Jum’at, maka hendaknya dia mandi ?” Dan apa pula maknanya : “Mandi pada hari Jum’at itu adalah wajib, bagi orang yang telah Ikhtilam (baligh/dewasa) !” Dan apa pula maknanya sabda beliau : “Suatu kewajiban bagi setiap Muslim, untuk mandi setiap tujuh hari (yakni mandi pada hari Jum’at), dimana dia mencuci kepala dan seluruh tubuhnya !” Dalam Riwayat lainnya : “setiap tujuh hari (setiap pekan), setiap hari Jum’at ?”

(Yakni, apa maksud dari itu semua, kalau bukan menunjukkan wajibnya hal tersebut ! Wallohu a'lamu bis showwab)

( Ahkamul Jumu’ah wa Bida’uha , hal. 95)

Pada akhir pembahasan dalam bab ini, beliau mengatakan dengan tegas :

“Maka yang rojih (kuat lagi terpilih) adalah pendapat yang menyatakan wajibnya mandi, bagi orang yang hendak mendatangi sholat Jum’at, untuk orang-orang yang memang diwajibkan sholat Jum’at tersebut !"

( Ahkamul Jumu’ah wa Bida’uha, hal. 96)

Demikianlah kesimpulan hukum dalam masalah mandi jum’at ini, sebatas yang kami ketahui dan kami anggap paling kuat, wallohu a’lamu bis showab !

(lihat pembahasan tentang hal ini dalam kitab-kitab sebagai berikut : Al-Mughni (3/224-227), Al-Ausath (4/39 dst), Fathul Bari (no. 878 dan 895), Nailul Author (1/355-358), Ahkaamul Jumu'ah wa Bida'uha (hal. 92-96), dan juga Fathul 'Allam (1/302-305) )

Lalu, bagaimana tata cara mandi Jum’at itu ?

Adapun tata cara mandi Jum'at nya itu adalah seperti Mandi Janabah (Mandi Junub/Mandi Besar) !

Dalil yang menunjukkan hal itu adalah, hadits dari Abu Huroiroh rodhiyallohu anhu, bahwa Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda :

من اغتسل يوم الجمعة غسل الجنابة ثم راح فكأنما قرب بدنة

“Barangsiapa mandi pada hari Jum’at seperti mandi janabah (mandi junub), kemudian dia berangkat (menuju ke masjid untuk sholat Jum’at, yakni pada awal waktu), maka (dia akan mendapatkan pahala) seolah-olah dia berqurban dengan satu ekor onta …..” (HR Imam Al-Bukhori no. 881, dan Imam Muslim no. 850)

Al-Imam An-Nawawi rohimahulloh, menjelaskan tentang hadits tersebut dengan mengatakan :

“Maksudnya adalah mandi seperti mandi janabah (dalam hal tata caranya). Dan inilah penafsiran yang masyhur tentang hadits ini !” ( Syarh Shohih Muslim, 6/122)

Al-Imam Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqolani rohimahulloh juga menyatakan :

“Dhohir hadits ini menunjukkan, bahwa penyerupaan tersebut berlaku pada tata cara mandinya , dan bukan pada hukumnya. Demikianlah pendapat mayoritas para ulama !” ( Fathul Bari Syarh Shohih Al-Bukhori , 2/366)

Jadi, tata cara mandi Jum’at itu, sama dengan tata cara mandi apabila kita dalam kondisi junub, yakni dengan mandi janabah/mandi besar !

Adapun disini, kita tidak membahasnya secara rinci bagaimana tata caranya, karena insya Alloh kita semua telah memahami dan memakluminya.

Wallohu a’lamu bis showab....

Semoga pembahasan yang ringkas ini, bermanfaat untuk kita semuanya.

Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah ……

Surabaya , Jum'at pagi yg sejuk, 15 Shofar 1445 H / 1 September 2023 M

✍ Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby

Silahkan joint pada channel telegram kami :

Link

Atau, untuk materi dakwah BIMBINGAN MERAWAT JENASAH SESUAI SUNNAH , silahkan joint di telegram kami :

Link

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

de81a9c4c68c56008c6b3a98c21b7016


‎Tidak mengapa diusir dari kajian SUNNAH yang dibubarkan, asalkan tidak diusir dari telaga Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam karena menyelisihi SUNNAH.

7c6b3aef63e5a85262d3795fb4232d5a


Bismillah
📌 FAEDAH SINGKAT

ILMU SYAR`I & AMAL SHALIH ADALAH SUMBER KEBAHAGIAAN


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :

“Kebaikan, kebahagiaan, kesempurnaan, dan perbaikan hanya terbatas pada dua poin : Ilmu yang bermanfa’at dan Amal shalih, dan sungguh nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam telah diutus oleh Allah dengan membawa dua kutamaan tersebut yaitu Al-Huda (ilmu yang bermanfaat) dan Dinul Haq (amal shalih) sebagaimana Firman Allah, “Dialah Allah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan membawa Al-Huda (ilmu yang bermanfaat) dan Dinul Haq (amal shalih) untuk memenangkan (islam) diatas agama seluruhnya, cukuplah Allah yang menjadi saksi”
(Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyyah 19/169)

➖➖➖➖➖➖➖➖
📲 Abu Ghozie Official
Link

f7b4124111cbece988d3b6375113830c


📎 Inilah Pria Sejati

Umar berkata:

"Wahai manusia. Janganlah kalian terbuai dengan kelihaian bicara seseorang. Namun barangsiapa yang menunaikan amanat dan menahan diri dari menodai kehormatan manusia maka dialah pria sejati".

"Makarimul Akhlak hlm. 89 karya Ibnu Abi Dunya"

4f5b11fdd947d6db6d5040339dd7a445


مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ
Tidak ada suatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah,
(At-Taghabun [64]: 11)

71cbbba816683cdb80857d13cd1f5495


Walau ibumi berbuat buruk kepadamu

67e30c7ddcfa72125f3382b977e9b907


KABAR GEMBIRA BUAT MEREKA YANG MEMBUAT ORANG LAIN BAHAGIA
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah :
"Maka engkau jika memasukkan kebahagiaan ke dalam hati selain dirimu, maka ketahuilah niscaya engkau akan mendapatkan kebahagiaan pula, bersamaan dengan pahala di sisi Allah"
(At-Ta'liq 'ala Al-Muntaqa 4/642)

6dc525f5a0f0721854f68f77ce4da5cf


DIAM MEMBUAT KITA TENANG

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah

"Diam akan membuahkan rasa cinta dan ketenangan. Siapa Yang menjaga lisannya, dia telah mengistirahatkan jiwanya."

(Raudhatul Uqala hal 33)

baf411308c117bd2cda12e0f9cf67bba


Inilah adzab yang paling ringan, dan adzab ini akan dirasakan oleh Abu Thalib, yang merupakan paman Nabi, yang mati-matian membela Nabi dan Islam, akan tetapi dia tidak beriman kapada Allah, sehingga dia diadzab di neraka jahannam dengan adzab yang paling ringan tersebut.

Lantas bagaimana dengan adzab-adzab yang lebih parah lainnya?? Tentu lebih dari keras dari apa yang akan dirasakan Abu Thalib.

Imam Malik berkata :

صَلَّى بِنَا عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ المغرب، فقرأ وَاللَّيْلِ إِذا يَغْشى فَلَمَّا بَلَغَ فَأَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّى وَقَعَ عَلَيْهِ الْبُكَاءُ، فَلَمْ يَقْدِرْ يَتَعَدَّاهَا مِنَ الْبُكَاءِ، فَتَرَكَهَا وَقَرَأَ سُورَةً أُخْرَى
“Umar bin Abdil Aziz sholat maghrib mengimami kami, lalu ia membaca surat Al-Lail. Tatkal sampai pada ayat فَأَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّى “Maka Aku memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala” maka beliaupun menangis, dan beliau tidak mampu melanjutkan ayatnya ka-rena menangis. Akhirnya beliau mengganti dengan surat yang lain.” (Tafsir Al-Qurthubi 20/86-87)

• HR. Muslim | Tafsir At-Taysir; QS. Al-Lail: 14

bf06a6a5d2870b16d766a54b981132bc


📎 Yang Penting Itu Berkah

Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

"Sedikit tapi halal akan diberkahi oleh Allah. Banyak tapi haram akan dihancurkan dan dicabut oleh Allah".

📘 (Majmu Fatawa 28/646)

3ab4a5876c85d41c0e6499020065db55


🎥 FAEDAH SINGKAT

🔰 Jangan lupa doakan keluarga

🎤 Ustadz Abu Ghozie As Sundawie

➖➖➖➖

fe8039b60b80dd81737d5642cc395909


💐     Keutamaan Mandi untuk Sholat Jum’at

من غسَّلَ يومَ الجمعةِ واغتسلَ ثمَّ بَكَّرَ وابتَكرَ ومشى ولم يرْكب ودنا منَ الإمامِ فاستمعَ ولم يلغُ كانَ لَهُ بِكلِّ خطوةٍ عملُ سنةٍ أجرُ صيامِها وقيامِها

📌 “Siapa yang memandikan di hari Jum’at dan mandi, kemudian datang dini -ke masjid-, berjalan kaki dan tidak berkendaraan, lalu mengambil posisi dekat dengan imam, kemudian mendengarkan -khutbah- tanpa berbuat yang sia-sia, maka baginya pahala puasa dan shalat malam selama setahun untuk setiap langkahnya (saat pergi & pulang)”

📎 [Shahiih Abi Dawud: 345]

📌 Tidak harus Jima’ dulu. Karena hadits tersebut konteksnya umum, tidak hanya bagi yang memiliki istri saja. Berlaku juga buat para duda dan anak muda yang belum menikah.
Intinya, mandi hari Jum’at itu harus lebih jika dibanding dengan mandi di hari yang lain, dari sisi perhatian kepada kebersihan jasmani.

Satu lagi, tidak ada hadits fadhilah -yang shahih- yang melebihi pahala pada hadits fadhilah di atas.

📌 Demikian penjelasan Faqiih asy-Syaam al-‘Allaamah Masyhuur Hasan Salmaan -hafizhahullaah-.

📎 Sumber: @Link

🖌 Status Ustadz Johan Saputra Halim حفظه الله تعالى.


e779cad04dac487384bfe9491ef25f5a


SEDEKAH MENGUJI NYALIMU!

🎙️ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan,

"فإن الصدقة من جنس القتال فالجبان يرجف والشجاع يثبت."

"Sesungguhnya sedekah termasuk salah satu jenis peperangan.
Seorang pengecut akan gemetar untuk mengeluarkan sedekah.
Adapun seorang pemberani akan mantap untuk mengeluarkannya."

📓 Majmu`ul Fataawa 14/95

eac6ea3a516f7629411b7dbab69eed99


📎 AKAL ITU TERBATAS

👤 Imam Syafi`i rahimahullah berkata,

إِنَّ لِلْعَقْلِ حَدًّا ينتهي إِلَيْهِ مَا أَنَّ لِلْبَصَرِ حَدًّا ينتهي إِلَيْهِ

"Akal memiliki batas, sebagaimana mata juga mempunyai batas penglihatan."

_

📚 Adab asy-Syafi`i wa Manaqibuhu karya Ibnu Abi Hatim, hlm. 271

db0ce61bab48dafcb0acb8c6e12c9f91


KEUTAMAAN HARI JUM'AT, SEBAGAI PENGHAPUS DOSA-DOSA

Banyak sekali hadits-hadits Nabi shollallohu alaihi wa sallam, yang menjelaskan tentang Fadhilah atau keutamaan hari Jum'at.

Diantaranya adalah seperti yang disebutkan dalam Shohih Al-Bukhori, dari Salman Al-Farisi rodhiyallohu anhu, dia mengatakan bahwa Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :

“لاَ يَغْتَسِلُ رَجُلٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَيَتَطَهَّرُ مَا اسْتَطَاعَ مِنْ طُهْرٍ وَيَدَّهِنُ مِنْ دُهْنِهِ أَوْ يَمَسُّ مِنْ طِيبِ بَيْتِهِ ثُمَّ يَخْرُجُ فَلاَ يُفَرِّقُ بَيْنَ اثْنَيْنِ ثُمَّ يُصَلِّي مَا كُتِبَ لَهُ ثُمَّ يُنْصِتُ إِذَا تَكَلَّمَ اْلإِمَامُ إِلاَّ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ اْلأُخْرَى.”

“Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum’at, dan bersuci semampunya, kemudian berminyak dengan minyak (pada rambutnya), atau mengoleskan minyak wangi dari rumahnya (ke badannya atau bajunya), kemudian keluar (menuju masjid), dan dia tidak memisahkan dua orang (yang sedang duduk berdampingan di dalam masjid), kemudian dia mendirikan shalat yang sesuai dengan apa yang telah ditentukan untuknya (yakni sholat sunnah mutlak, sambil menunggu Imam keluar untuk khutbah, sebanyak dan sebisa mungkin), lalu diam mendengarkan (dengan seksama) ketika imam sedang berkhutbah, melainkan (dengan sebab apa yang dia kerjakan di atas), akan diampuni (dosa-dosanya yang terjadi) antara Jum’at tersebut dengan Jum’at berikutnya.”

(HR Al-Bukhori (1/213) kitab al-Jumu’ah, bab ad-Duhn lil Jumu’ah)

Semakna dengan hadits tersebut di atas, disebutkan dalam hadits dari Abu Huroiroh rodhiyallihu anhu, dari Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda :

“مَنِ اغْتَسَلَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَصَلَّى مَا قُدِّرَ لَهُ ثُمَّ أَنْصَتَ حَتَّى يَفْرُغَ مِنْ خُطْبَتِهِ ثُمَّ يُصَلِّي مَعَهُ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ اْلأُخْرَى وَفَضْلُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ.”

“Barangsiapa yang mandi, lalu mendatangi sholat Jum’at (di masjid), kemudian mendirikan sholat semampunya (sholat sunnah mutlak), selanjutnya dia diam mendengarkan khutbah (yang disampaikan imam) hingga khutbahnya selesai, kemudian sholat bersama imam (sampai selesai), niscaya (dengan sebab amalan tersebut di atas), akan diampuni dosa-dosanya antara Jum’at itu hingga Jum’at berikutnya, dan ditambah tiga hari lagi.”

(HR Muslim (2/587), kitab Al-Jumu’ah, bab Man Asami’a wa Anshata fil Khutbah)

Hadits-hadits tersebut di atas, dan sebenarnya masih banyak lagi yang lainnya, menunjukkan kepada kita beberapa pelajaran sebagai berikut :

1. Anjuran untuk melaksanakan sholat Jum'at di masjid, bersama imam dan kaum Muslimin yang lainnya.

Dan hukumnya ini adalah wajib, terutama bagi kaum muslimin laki-laki yang telah baligh, dan juga tidak ada udzur untuk mendatangi sholat Jum'at di masjid (sebagaimana hal itu ditunjukkan oleh dalil-dalil dari Al-Qur'an dan As-Sunnah, tentang wajibnya sholat Jum'at itu).

(lihat : Fathul Bari Syarh Shohih Al-Bukhori (5/325), dan Al-Ausath (4/17) )

2. Dianjurkan untuk mandi, sebelum mendatangi sholat Jum'at di masjid.

Dan menurut pendapat yang paling shohih dari dua pendapat para ulama dalam masalah ini, hukum mandi Jum'at itu adalah wajib.

Kecuali jika memang ada udzur yang menghalangi seseorang dari kewajiban mandi tersebut.

(lihat : Al-Mughni (3/224-227), Nailul Author (1/355-358), Al-Ausath (4/39 dst), Fathul Bari (no. 878 dan 895), juga kitab Ahkamul Jum'at wa Bida'uha hal. 59-63, karya guru kami, Syaikh Yahya bin Ali Al-Hajury hafidzohulloh).

3. Disunnahkan berwudhu lebih dulu di rumah, sebelum berangkat sholat di masjid.

4. Disunnahkan mengolesi rambut dengan minyak rambut yang harum, agar nampak bersih dan bagus.

5. Disunnahkan memakai minyak wangi, dan mengoleskannya pada baju atau tubuh, untuk sholat Jum'at.

6. Masuk masjid, kemudian mencari tempat duduk di dalam masjid, tanpa harus memisahkan dua orang yang sedang duduk bersebelahan.

Hal itu menunjukkan, perbuatan memisahkan dua orang yang telah duduk bersebelahan itu adalah dimakruhkan (dibenci).
Dan sebelum duduk di dalam masjid, dianjurkan untuk sholat tahiyyatul masjid lebih dulu (sebagaimana perintah Nabi shollallohu alaihi wa sallam, agar sholat dua raka'at lebih dulu sebelum duduk di dalam masjid).

Dan menurut pendapat yang paling shohih, bahwa sholat tahiyyatul masjid itu hukumnya adalah diwajibkan, Wallohu a'lamu bis showwab.

7. Kemudian jika waktunya masih panjang, dan selama imam belum keluar untuk berkhutbah, disunnahkan melakukan sholat sunnah mutlak, sebanyak raka'at yang kita mampu (yakni dengan melakukan setiap dua raka'at kemudian salam, demikian seterusnya).

8. Bila imam telah keluar untuk berkhutbah, hendaknya menghentikan sholat sunnahnya tersebut, lalu berusaha mendengar khutbah sebaik mungkin, hingga khutbah selesai.

9. Jika kita benar-benar menjaga adab-adab untuk menghadiri sholat Jum'at di masjid seperti tersebut di atas, insya Alloh, Alloh akan mengampuni dosa-dosa kita yang terjadi antara Jum'at hari itu dengan Jum'at pekan berikutnya (selama tujuh hari itu), dan masih ditambah tiga hari lagi (sehingga semuanya menjadi sepuluh hari).

Dan menurut penjelasan para ulama, bahwa dosa-dosa yang bisa dihapus dengan sebab melakukan amalan-amalan tersebut di atas, hanyalah dosa-dosa kecil.

Adapun dosa-dosa besar, bisa dihapus bila diiringi dengan taubat yang sebenar-benarnya. Wallohu a'lamu bis showwab.

Demikianlah beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari dua hadits tersebut di atas dan yang lainnya.

Semoga Alloh subhanahu wa ta'ala senantiasa memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita semua, agar bisa menunaikan ibadah kepada Alloh, khususnya sholat Jum'at ini, sesuai yang diajarkan dan dituntunkan oleh Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam.

Sehingga kita bisa selalu berharap, agar amal ibadah kita itu diterima oleh Alloh ta'ala ...... Aamiin ....

Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah ....

Surabaya , Jum'at pagi yg sejuk, 8 Shofar 1445 H / 25 Agustus 2023 M

✍ Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby

Silahkan joint pada channel telegram kami :

Link

Atau, untuk materi dakwah BIMBINGAN MERAWAT JENASAH SESUAI SUNNAH , silahkan joint di telegram kami :

Link

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

8c82fe1c4c5baa9ecbe5092249d0f34b


📎 PENYEBAB SEORANG "GAGAL HIJRAH" DAN KEMBALI BERMAKSIAT !

👤 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

إنما يجد المشقّة في تَرك المألُوفات والعَوائد مَن تَركه‍ا لغير الله

“Orang yang merasa berat meninggalkan kebiasaan dan perilaku buruk adalah mereka yang meninggalkannya bukan karena Allah (semata)”

_____________

📚 Al Fawaid 156

🌏 Web | Link

fb474def6dabdb475dcfc7634f1fd805


"Yuk Perbaiki Bacaan Shalat Kita"

🎙Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA Hafizhahullah

cc206f94fc56a089507f45ccc9a039a1


Sunnah waktu berhubungan intim yang berpahala adalah sebelum menunaikan salat Jumat, yaitu sejak pagi sampai sebelum salat Jumat, bukan pada malam hari (sebelum subuh). Terdapat dalil terkait sunnah ini dan penjelasan ulama.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَغَسَّلَ ، وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ ، وَدَنَا وَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا أَجْرُ سَنَةٍ صِيَامُهَا وَقِيَامُهَا

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat (dengan membasuh kepala dan anggota badan lainnya, pent), membuat mandi, pergi di awal waktu, mendapati khutbah pertama, mendekat pada imam, mendengar khutbah, serta diam, maka setiap langkah kakinya terhitung seperti puasa dan salat setahun.” (HR. Tirmidzi, disahihkan oleh Syekh Al-Albani)

An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa ada tiga pendapat ulama terkait dengan lafaz ( اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَغَسَّلَ). Beliau rahimahullah menjelaskan,

“Diriwayatkan cara membacanya yaitu “gasala” (dengan takhfif pada huruf sin) dan riwayat lainnya “gassala” (dengan tasydid pada huruf sin). Dua cara baca ini adalah dua riwayat yang masyhur. Yang rajih (lebih kuat) menurut muhaqqiqun (peneliti) adalah tanpa tasydid huruf sin. Berdasarkan cara baca ini, ada tiga pendapat dalam maknanya:

Berhubungan intim dengan istri. Hal ini disampaikan oleh az-Zuhri. Beliau mengatakan “Dan dikatakan ‘membuat istri mandi wajib’, jika berhubungan intim dengan istri.”
Membasuh kepala dan bajunya.
Berwudu.”
(Al-Majmu‘, 4: 543)

Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan makna ‘gassala‘ adalah berhubungan intim dengan istri. Beliau rahimahullah berkata,

غَسَّل أي: جامع أهله، وكذا فسَّره وكيع

“Makna gassala adalah berhubungan intim dengan istrinya. Demikianlah yang ditafsirkan oleh Waki’.” (Zadul Ma’ad, 1: 385)

Penulis: Ustadz Raehanul Bahraen

e733cee74e5a862c4694b4f3ee148f46


KIAT-KIAT MENGHAFAL AL-QUR`AN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Beberapa hal yang dapat membantu se-orang penuntut ilmu dalam menghafal Al-Qur-an:

1. Berdo’a kepada Allah Ta’ala dengan ikhlas agar diberikan kemudahan dalam menghafalkan Al-Qur-an. Hendaklah menghafal Al-Qur-an dilakukan dengan ikhlas semata-mata mencari keridhaan Allah Ta’ala.
2. Memperdengarkan semampunya ayat-ayat yang telah dihafalnya kepada seorang qari’ yang baik bacaan dan hafalannya.
3. Mengulang-ngulang ayat yang telah dihafal secara terjadwal dan berusaha untuk disiplin.
4. Menggunakan satu mushaf Al-Qur-an agar dapat menguatkan hafalan.
5. Mengulang-ngulang ayat yang dihafal sepuluh kali/dua puluh kali -boleh juga lebih- dengan berdiri, duduk, dan berjalan.
6. Membaca ayat-ayat yang baru dihafalkan dalam shalat karena dapat lebih melekatkan hafalan.
7. Membaca terjemah dan tafsir ayat yang telah dihafalkan.
8. Menjauhi dosa dan maksiat.
Imam adh-Dhahhak (wafat th. 102 H) rahimahullaah mengatakan, “Tidaklah seseorang mempelajari Al-Qur-an kemudian ia lupa, melainkan disebabkan dosa.” Beliau lalu membaca firman Allah,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan musibah apapun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu).” [Asy-Syuura/42: 30]

Kemudian beliau melanjutkan, “Musibah apakah yang lebih besar daripada melupakan al-Qur-an?” (Mukhtashar Qiyaamul Lail (hal. 162)
9. Menentukan jadwal yang teratur untuk menentukan batas hafalan harian (apa yang dihafal setiap hari).
Diusahakan untuk tidak menyelisihi aturan atau mengubahnya, kecuali karena ada hal-hal yang darurat untuk dilakukan.
10. Hendaknya ayat yang diahafal sedikit setiap hari agar lebih melekat

dinukil dari kitab Ma’aalim fii Thariiq Thalabil ‘Ilmi (hal. 200).

Referensi : Link

584bd6dcf68faa91893f6af531b092b8


💦💦💦
Bismillah
Barakallahu fik
Ustadz Dr. Khalid Basalamah, MA حفظه اللّٰه
🎥 Judul vidio:
Meraih Ampunan Di Hari Jum`at

Telegram:
Link

2f9a21b53ecae089535f94ff1e13b3e0


▶️ SELALU KENANG KEBAIKAN PASANGAN

📡Link Youtube :
Link

a27fd5546b313fbd5e8f76882a2ea6a2


TIDAK JARANG SELINGKUH DIMULAI DARI SALING CURHAT CURCOL

[Rubrik: Sekedar Sharing]

Tidak jarang selingkuh dimulai dari saling curhat curcol kepada istri/suami orang lain, dari simpati, lalu empati, lalu berbungalah rasa.

Terbesit pikiran dan godaan setan:
“Aduh seandainya suamiku/istriku seperti dia, enak dicurhatin, pengertian, penuh kasih sayang, lemah lembut, menerima apa adanya dan mau memberikan solusi”

Kaum muslimin hindarilah hal ini, meskipun curhat curcol langsung kepada ustadz/ah, apalagi ustadznya masih muda.

Solusinya adalah: diskusikan atau musyawarahkan dengan orang yang berilmu dan berpengalaman, wanita kepada ustadzah, laki-laki kepada ustadz.

Atau diskusikan kepada anggota keluarga, masih banyak solusi yang lain.

Semoga dijauhkan dari at-takhbib yaitu merusak rumah tangga orang lain.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﻓْﺴَﺪَ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓً ﻋَﻠَﻰ ﺯَﻭْﺟِﻬَﺎ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﻣِﻨَّﺎ

”Barang siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya maka dia bukan bagian dari kami.”[HR. Ahmad]

Artikel Link
(Asuhan dr. Raehanul Bahraen, Link, Link)

Link

f0861697e3b55403534c3bab56d83b52


Fiqh Jum'at :
MANA YANG LEBIH DIUTAMAKAN, MEMBACA AL-QUR’AN ATAU MEMPERBANYAK SHOLAT SUNNAH MUTLAK, SAMBIL MENUNGGU DATANGNYA IMAM UNTUK KHUTBAH JUM'AT ?

Dalam masalah ini, As-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rohimahulloh memberikan penjelasan berikut ini :

“Dalam pandangan kami, ada dua roka’at sholat sunnah yang seharusnya dilaksanakan, yaitu sholat Tahiyyatul Masjid (yakni sholat dua rakaat sebelum seseorang duduk di dalam masjid, dan ini lebih didahulukan, sebelum melakukan amalan yang lainnya).

Adapun untuk sholat sunnah yang lainnya, hendaknya seseorang itu memperhatikan, manakah yang lebih baik bagi dirinya.

Jika anda berada di suatu masjid yang penuh sesak dengan manusia, dan banyak orang yang berlalu lalang di depan anda, maka jelas sekali dalam kondisi seperti ini membaca Al-Qur’an adalah lebih khusyu’ bagi seseorang dan lebih bermanfaat.

Tetapi jika anda berada di suatu tempat yang bebas dari gangguan, maka tidak diragukan lagi bahwa sholat sunnah itu lebih utama dibandingkan dengan membaca Al-Qur’an.

Karena sholat itu menggabungkan antara membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, berdiri, ruku’ dan sujud.

Jadi, sholat itu merupakan salah satu diantara taman-tamannya peribadatan kepada Alloh subhanahu wa ta’ala, sehingga dia itu lebih utama bila dibandingkan dengan ibadah yang lainnya.

Oleh karena itulah, ketika ditanya tentang salah satu permasalahan ilmu, Al-Imam Ahmad bin Hambal rohimahulloh menegaskan :

“Lihatlah, mana yang lebih bagus bagi hatimu, maka lakukanlah hal itu !”

Ini adalah merupakan kalimat yang agung. Namun juga tidak ada keraguan, bahwa maksud Imam Ahmad rohimahulloh dengan kalimat tersebut hanyalah ketika tidak ada dalil yang menunjukkan, mana yang lebih utama (dari dua atau lebih permasahan).

Adapun jika ada dalil yang menunjukkan suatu hal (yakni keutamaan suatu amal tertentu), maka bagaimanapun (keadaannya), yang menjadi pegangan (landasan suatu amalan) itu adalah Firman Alloh Azza wa Jalla, dan sabda Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam (yakni mengikuti dalil tersebut) !”

( As-Syarhul Mumti’ (5/104), karya Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rohimahullh)

Semoga Alloh subhanahu wa ta'ala senantiasa memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita semua, untuk selalu melakukan ibadah kepada-Nya dengan penuh Istiqomah dan sesuai Sunnah Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam .....

Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah .....

Surabaya , Jum'at pagi yg sejuk, 20 Robi'ul Awal 1445 H / 6 Oktober 2023 M

✍ Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby

Silahkan joint pada channel telegram kami :

Link

Atau, untuk materi dakwah BIMBINGAN MERAWAT JENASAH SESUAI SUNNAH , silahkan joint di telegram kami :

Link

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

6619bf61efb4152264398ac35e9c6e6f


AMBULANCE SIAP MENJALANKAN TUGAS !

Dengan Pelayanan Ambulance Gratis 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung kontak Hotline 082177334455

Link">wa.me

InsyaaAllah 24 Jam Gratis Untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo Kota dan Gresik Kota.

Agar layanan Ambulance Gratis ini terus di rasa manfaatnya oleh masyarakat. yuk mari saling mendukung dalam operasional ambulnce muslim biker indonesia Surabaya Chapter agar bermanfaat semakin luas.

gratis mbisurabaya

d703812663e085ad20e2c41471715194


BERSABARLAH ATAS MUSIBAHMU SAUDARAKU
➖➖➖➖➖➖➖

Syaikh Abdul Qadir al-Jailani rahimahullah berpesan (yang artinya)

"Wahai Anakku, sesungguhnya musibah tidaklah datang untuk membinasakanmu. Sesungguhnya, ia datang untuk menguji kesabaranmu dan imanmu."

(Zadul Ma`ad, 2/102)


Sumber: shahihfiqih

6232c8e5b109ac2d42ff4bb3b0c7a075


⚠️ Diamlah saat khutbah Jum`at !!

834a0deef09d292e89a38047497f8ac8


🖇 Bila Allah Mencintai Hamba-Nya

Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

"Barang siapa yang dicintai oleh Allah, maka Allah akan memudahkannya untuk melakukan amalan-amalan yang dicintai-Nya".

📘(Al `Ubudiyyah hlm. 101)


afdb37bf35d0747d878942470842090a


💐     Reminder :
DOA SETELAH SHALAT DHUHA

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ

"Ya Allah, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang) sampai beliau membacanya seratus kali.”

📚 (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad, no. 619)

Referensi : Shahih Link

a53827bc2399eb90740bffc1c7683d8e


Kedahsyatan Membaca Al Qur`an

Ibnul Jauzi berkata:

"Membaca Al Quran mampu mengobati penyakit hati seperti halnya madu mengobati penyakit badan".

"At Tabshirah hlm. 79"

e45e9af739149b0677366e0fa2b1bf7e


📚 Fawaid Pagi Hari Ini :

TETAPLAH BERSEMANGAT MENEMPUH JALAN DI ATAS AL-HAQ (KEBENARAN), MESKIPUN JUMLAHMU SEDIKIT !

● قال الشيخ أحمد بن يحيى النجمي رحمه الله تعالىٰ :

《 فاحرص يا عبدالله على إتباع الحق ، وسلوك الطريق المستقيم ، والاقتداء بالسلف اﻷول أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم ، ولا تستوحش من قلة السالكين وكثرة المخالفين ، فقد كان إبراهيم عليه السلام أمة وحده ، وبالله التوفيق 》.

📓📔 |[ إرشاد الساري في شرح السنة للبربهاري (ص٥٤) ]|

Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmy rohimahulloh pernah berkata :

"Bersemangatlah kalian wahai hamba Alloh, untuk berittiba' (mengikuti) kepada Al-Haq (kebenaran), dan menempuh jalan yang lurus, serta meneladani jalan hidup generasi awal umat ini, yaitu para Sahabat Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam.

Janganlah kalian merasa sedih karena sedikitnya orang-orang yang menempuh (jalan yang haq tersebut), dan karena banyaknya orang-orang yang menyelisihi (jalan yang haq tersebut).

Sungguh, dahulu Nabi Ibrohim alaihis salam adalah hanya satu umat (yakni bersendirian saja di masa beliau diutus sebagai seorang Nabi dan Rosul, di tengah-tengah umat manusia yang berbuat kesyirikan dan kekufuran, edt.).

Dan kepada Alloh ta'ala sajalah kita memohon taufiq-Nya .... !"

[ Irsyadus Saari fii Syarhis Sunnah lil Barbahary , hal. 54]

Keterangan :

1. Subhanalloh, sungguh benar nasehat beliau !

Tetaplah istiqomah di atas kebenaran, meskipun jumlah orang-orang yang seperti ini adalah sedikit.

Ya, karena nilai kebenaran itu bukan dilihat dari banyaknya jumlah orang-orang yang mengikutinya.

Tetapi dilihat dengan apa seseorang itu berpegang teguh.

2. Kalau kita perhatikan dalil-dalil yang ada, justru kebanyakan (mayoritasnya) orang adalah di atas kejelekan.

Alloh ta'ala mengingatkan kita dalam firman-Nya :

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Alloh)” (QS. Al An’am: 116)

Ayat-ayat yang semakna dengan ayat tersebut di atas adalah sangat banyak.

Alloh ta'ala menjelaskan, kebanyakan orang adalah itu adalah bodoh/tidak mengetahui :

ولكن أكثر الناس لا يعلمون

"Linkn tetapi kebanyakan manusia itu adalah
tidak mengetahui." [QS Al-A'rof : 187]

Kemudian,
kebanyakan orang itu berada dalam kefasikan (yakni banyak melakukan kemaksiatan dan dosa) :

وَمَا وَجَدْنَا لِأَكْثَرِهِمْ مِنْ عَهْدٍ وَإِنْ وَجَدْنَا أَكْثَرَهُمْ لَفَاسِقِينَ

"Dan Kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami mendapati kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik." [QS Al-A'rof : 102]

Alloh ta'ala juga menjelaskan, bahwa orang-orang yang mau beriman itu adalah sangatlah sedikit :

وَمَا آمَنَ مَعَهُ إِلَّا قَلِيلٌ

"Link tidaklah beriman bersama dengannya (yakni bersama Nabi Nuh alaihis salam) kecuali sedikit." [QS Hud : 40]

وَمَا أَكْثَرُ النَّاسِ وَلَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنِينَ

"Dan sebagian besar manusia itu adalah tidak akan beriman, meskipun kamu (wahai Nabi Muhammad shollallohu alaihi wa sallam) sangat menginginkannya." [QS Yusuf : 102]

Demikianlah ! Hal itu menunjukkan, bahwa tidak semua yang banyak itu mesti benar, sedangkan yang sedikit itu adalah salah/keliru.

Justru sebaliknya, mayoritasnya orang adalah di atas kebodohannya (kecuali yang betul-betul mau belajar), dan di atas kejelekan yang lainnya.

Semoga Alloh subhanahu wa ta'ala senantiasa melimpahkan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita semua, agar kita bisa selalu istiqomah di atas Al-Haq (kebenaran), yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah yang shohih.

Wallohu Waliyyut Taufiq...

Surabaya , Ahad pagi yg sejuk, 25 Dzulqo'dzah 1445 H / 2 Juni 2024 M

✍️ Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby



3337aa4a4f1ceadb998f5d09cb321f8c


An Nazi`at 1-12


bikerindonesia

cad8fc5b72889a4255b2ef17b9a4eea1


Jangan Remehkan Kebaikan Meski Terlihat Kecil


Ibnu Hajar rahimahullah berkata:

ينبغي للمرء أن لا يزهد في قليل من الخير أن يأتيه، ولا في قليل من الشر أن يجتنبه، فإنه لا يعلم الحسنة التي يرحمه الله بها، ولا السيئة التي يسخط عليه بها

"Sepantasnya bagi seseorang untuk tidak meremehkan kebaikan yang dia kerjakan walaupun sedikit, juga tidak meremehkan keburukan yang dia jauhi walaupun kecil, karena sesungguhnya dia tidak mengetahui kebaikan mana yang dengannya Allah akan merahmati dirinya, demikian juga dia tidak mengetahui keburukan yang dengannya Allah akan murka kepadanya." (Fathul Bari, jilid 11 halaman 321)

Link

abc80db62cb3438c7625165d08f11ce5


Jangan sampai terlewat yaa⁣
ㅤ⁣
Bisa jadi doa yang belum terkabul, Allah kabulkan di akhir jum’at ini⁣
ㅤ⁣
IMAM IBNUL QOYYIM BERKATA :⁣
ㅤ⁣
كان سعيد بن جبير إذا صلى عصر الجمعة لم يكلم أحدا حتى تغرب الشمس متحريا ساعة الإجابة ⁣
ㅤ⁣
Dahulu Said bin Jubair apabila selesai shalat asar di hari jumat, beliau tidak mengajak bicara seorangpun sampai tenggelam matahari, beliau bersungguh2 mencari waktu yg Mustajab (Doa)
ㅤ⁣
[Kitab : Zaadul Maad 1 / 394]⁣

b9c9ee451d1f7a0064297ca4cc1ed233


BAGAIKAN LAMPU

Nabi bersabda:
Perumpamaan orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia, namun lupa terhadap dirinya, bagaikan lampu yang menerangi manusia tapi membakar dirinya.
(HR. Ath Thabarani dalam Al Kabir dan dihasankan Al Albani dalam Takhrij Iqtidha` Ilmi Al Amal no. 70-71 karya Al Baghdadi)


8005302262523ccd7b6007fc33656954


DO'A AGAR BISA MELIHAT WAJAH ALLAH DI SURGA

‎اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ، وَالشَّوْقَ لِقَائِكَ فِي غَيْرِ ضَرَّاءَ مُضِرَّةٍ وَلَا فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ

Allaahumma innii as-aluka ladz-dzatan-nazhori ilaa wajhika, wasy-syauqo ilaa liqoo-ika fii ghoiri dhorroo-a mudhirrotin wa laa fitnatin mudhillah.

Artinya:
Ya Allah, Aku mohon kepada-Mu kenikmatan memandang wajah-Mu (di Surga), rindu bertemu dengan-Mu tanpa penderitaan yang membahayakan dan fitnah yang menyesatkan. [HR. Nasai 1305 dan dishahihkan al-Albani]

271de3ad2d70f89e51ff4c5c15d93f33


Ramadhan Waktu Perbaikan Diri

Di riwayatkan dari Abu Said Al-Khudry radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Taala memiliki hamba-hamba yang di merdekakan dari Api Neraka, pada setiap hari dan malam -yakni di bulan Ramadhan-, dan sesungguhnya setiap muslim memiliki doa yang mustajab pada setiap harinya"
[HR. Al-Bazzar, Shahih Targhib hadits 1002 bab puasa]

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, di dalamnya bertabur keridhaan Allah dan pahala dari-Nya. Mudah bagi seorang untuk berbuat kebaikan dan berebut pahala di bulan ini, maka tepatlah bila bulan ini kita jadikan acuan perbaikan diri.

Oleh Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud Al-Atsary hafidzhahullah
generate by :Link

e573f2c2ab67232862e7fbb49ef702e4


✋🏻📢🍃✅ KEUTAMAAN MENYEBARKAN SALAM

✍🏻 Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

لَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلَنْ تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَولَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ؟ افْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ

“Kalian tidak akan masuk surga hingga beriman dan tidak sempurna iman kalian hingga saling mencintai. Maukah aku kabarkan satu amalan yang jika kalian amalkan, kalian akan saling mencintai? (Yakni) Sebarkan salam di antara kalian.”

📚 (HR. Muslim no. 54)

aac56d8301f8c0150ffcc166e41e08f1


MENYELA JARI SAAT BERANGKAT SHOLAT ITU DILARANG
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Kapan boleh menyela-nyela jari (tasybik)?

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam pernah kurang rakaat shalatnya karena lupa. Beliau hanya shalat 2 rakaat kemudian pergi ke tepi masjid dan bersandar di tiang kayu sambil ber-tasybik (HR. Ibnu Hibban). Beliau mengira shalatnya tersebut sudah sempurna dikerjakan.

Hal ini menunjukkan bahwa jika shalat sudah selesai maka boleh ber-tasybik. Sedangkan jika belum, maka tidak boleh. Karena orang yang menunggu shalat itu sebagaimana orang yang shalat.

Adapun orang yang berjalan ke masjid, maka hukumnya juga sebagaimana hukum orang yang shalat (tidak boleh ber-tasybik, pent.). Dan hendaknya orang yang berjalan ke masjid menghadirkan keagungan Allah dalam hatinya. Demikian yang nampaknya lebih tepat.

Sumber: Fatawa Munawwa’ah Syaikh Abdul Aziz Ar Rajihi, 6/24, Asy Syamila

Diantara sumber : Link

Link

f0a7a82f1207bef493a8f5031c66acf7


📎 Karya Tulis Dari Sumur

Dr. Muhammad Ajjaj Al Khathib menyebutkan bahwa para ulama rijal mengkisahkan bahwasanya Imam As Sarakhsi menulis kitabnya berjudul Al Mabsuth seluruhnya atau kebanyakannya dari hafalannya saat dia ditahan di sebuah sumur tua. Beliau mendikte kepada para muridnya dari dalam lubang sumur sedangkan para muridnya menulis dan menyalinnya di area sekitar sumur.

📘 (Lamahat fil Maktabah wal Bahtsi wal Mashadir hlm. 245)

┈┉┅━━••••━━┅┉┈

afa1bbf83fe0819de77cde1b504adf9c


AMBULANCE SIAP MENJALANKAN TUGAS !

Dengan Pelayanan Ambulance Gratis 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung kontak Hotline 082177334455

Link">wa.me

InsyaaAllah 24 Jam Gratis Untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo Kota dan Gresik Kota.

Agar layanan Ambulance Gratis ini terus di rasa manfaatnya oleh masyarakat. yuk mari saling mendukung dalam operasional ambulnce muslim biker indonesia Surabaya Chapter agar bermanfaat semakin luas.

gratis mbisurabaya

87bef12885da5ab11f5945e9e5851ba0


Keajaiban Mukjizat Al-Qur`an yang Masih Utuh
🎙️ Ustadz Abu Hasan Arief
🎥 Link

📝 Mengapa Al-Qur`an masih utuh dan dibaca jutaan manusia setelah 1400 tahun berlalu? Ini adalah bukti nyata kebesaran Allah Subhanahu wa Ta`ala dan mukjizat abadi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.



fdcd28972476c438f7f9b8df7e985d61


📎 APAKAH INI SUDAH ZAMANNYA?
.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda:
.
"Akan datang suatu zaman di mana seseorang tidak lagi peduli terhadap apa yang ia peroleh, apakah dari yang halal atau dari yang haram."
.
📚 Shahih Al-Bukhari: 1918


21122a12082952a12ecf49b10d337dd4



Lima pesan Jibril alaihissalam kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ، وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ، وَأَحْبِبْ مَنْ شِئْتَ فَإِنَّكَ مُفَارِقُهُ، وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْمُؤْمِنِ قِيَامُ اللَّيْلِ، وَعِزِّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ

1. Hiduplah sesukamu! Tapi ketahuilah, Bahwasanya engkau pasti akan menjadi mayat!

2. Berbuatlah sesukamu! Tapi ketahuilah, engkau pasti akan menuai balasannya!

3. Cintailah siapa saja yang engkau sukai!, Tapi ketahuilah, engkau pasti akan berpisah dengannya!

4. Ketahuilah! Kemuliaan seorang mukmin adalah saat ia mampu melakukan qiyamul lail (shalat malam)!

5. Kehormataan seorang mukmin adalah saat ia bisa hidup tanpa belas kasihan manusia!”

(HR. at-Tobaroni dalam al-Ausath no. 4278, al-Hakim dalam Mustadrok no. 7921. Al-Albani rahimahullah menyatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Silsilah al-Ahadits as-Shahihah no. 831 dan Shahihul Jami’ no. 73.)

⏺️⏺️⏺️

Semoga Allah selalu menjaga kita dari segala keburukan dan semoga Allah Azza wa Jalla selalu memudahkan langkah kita dalam kebaikan dan ketaatan

⏺️⏺️⏺️

🔁 Halal to save & share
⛔️ Dont use Music

97aca62c1aa6d510a1bfef0123fab199


𝕭𝖎𝖘𝖒𝖎𝖑𝖑𝖆𝖍
𝘼𝙡𝙝𝙖𝙢𝙙𝙪𝙡𝙞𝙡𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙞𝙣𝙞`𝙢𝙖𝙩𝙞𝙝𝙞 𝙩𝙖𝙩𝙩𝙞𝙢𝙪𝙨𝙝𝙤𝙡𝙞𝙝𝙖𝙩

📎 𝗗𝗢𝗦𝗔 𝗕𝗘𝗦𝗔𝗥 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗜𝗔𝗡𝗚𝗚𝗔𝗣 𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗡

Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah:

الغيبة من الكبائر التي لا تكفره‍ا الصلاة ولا الصدقة ولا الصيام ولا الحج [شرح رياض الصالحين (6/109)]

"Ghibah termasuk dosa besar yang tidak bisa dihapus oleh sholat, shodaqoh, puasa dan haji..."

📚 Syarh Riyadushsholihin 6/109

______________________________________
Sumber Referensi diambil dari :
Link
______________________________________