Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

KEUTAMAAN ORANG YANG BERILMU

Abu muslim al-Khaulani rahimahullah menuturkan,
Orang-orang yang berilmu di muka bumi ini layaknya bintang di langit. Ketika bintang tersebut tampak oleh manusia, mereka akan terarah (terbimbing jalannya). Namun, ketika hilang dari mereka, niscaya mereka akan kebingungan.
Lammud Durril Mantsur Minal Qaulil Matsur, hlm. 69



➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus



Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

Group Baik Putra
https://baikfest.my.id/baikfestmuslim

Group Baik Putri
https://baikfest.my.id/baikfestmuslimah

59a26f5ffe03dc45a2bf524661ffd1bc


Jika hiruk pikuk dunia melelahkanmu
berteduhlah sejenak,
pada rindang keheningan
yg membuka ingatan
ttg jalan menuju pulang.

Jika pesona dunia melenakanmu
mampirlah sejenak,
di antara akar kesunyian
utk mengistirahatkan penat jiwa
agar ia bisa menengok sesaat
pada masa di mana setiap diri
hanya cemas dgn amal pribadinya.

Jika pakaian duniamu tampak lusuh
wajah hatimu terasa pekat
karena amarah yg saling menular
duduklah sejenak
di tepian tanah basah
tempat tubuhmu kelak berbaring
apakah bisa kau tebak
bgmn nasib saat itu
saat tak ada yg bisa menolong
selain apa yg dilakukan
mata, jari, hati, dan lainnya.

Ingatkan pada sang pikir:
“inna sam’a wal bashara wal fuada
kullu ulaaika kaana anhu mas uulaa”
sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, kelak akan diminta pertanggungjawaban.

5127eb3c2ae953eede7f05c3d7f5b2a4


Begitu Penyayang-Nya Allah 🍃

••
📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

16. Kerahkanlah (wahai orang-orang yang beriman) usaha dan upaya kalian dalam bertakwa kepada Allah, dengarkanlah Rasulullah dengan perenungan dan tafakur. Taatilah perintahnya dan jauhilah larangannya. Infakkanlah sebagian dari apa yang Allah rizkikan kepada kalian, niscaya itu lebih baik bagi kalian. Barangsiapa selamat dari kekikiran dan kebakhilan terhadap apa yang lebih dari kebutuhannya, maka mereka adalah orang-orang yang beruntung meraih semua kebaikan dan segala apa yang diharapkan.
Referensi : Link

fc96f0db5f84bb30517c4ac0b6c9cece


Bukan hanya istri yang mesti sabar menghadapi suami, suami pun mesti sabar menghadapi istri karena bisa jadi didapati pada istri ada kekurangan dari segi agama, akhlak, kata-kata, dan lainnya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِىَ مِنْهَا آخَرَ

“Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah. Jika si pria tidak menyukai suatu akhlak pada si wanita, hendaklah ia melihat sisi lain yang ia ridai.” (HR. Muslim, no. 1469)

Yang dimaksud dengan hadits di atas adalah jika mendapati pada istri suatu kekurangan, janganlah membencinya secara total. Walaupun akhlaknya ada yang jelek, di sisi lain ia memiliki agama yang bagus, ia cantik, ia ‘afifah (menjaga diri dari zina), atau ia adalah kekasih yang baik. Demikian kata Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim, 10:56.

Dikutip dari: Link
______

Baarakallaah fiikum

ccf96d901d09888e2cf1978bb2b51c80


PERIHAL MENCINTAI 🌿

•••
📌Save jika bermanfaat yah

💬Meraih kebaikan dan pahala dengan menyebarkan luaskan poster dakwah [Sunnah] kepada semua manusia. In Syaa Allah. YUK SHARE NOW✨

ef0ae2c5d9824a8ce7c1dd87f4780564


JUAL BELI YANG PENUH BERKAH

Dalam berdagang orientasi seorang muslim bukan hanya kehalalan namun juga keberkahan karena tidak setiap yang halal itu berkah. Meski kehalalan adalah syarat keberkahan. Jual beli yang penuh dengan keberkahan itu Nabi sebut dengan jual beli mabrūr.

عَنْ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعٍ – رضي الله عنه – أَنَّ اَلنَّبِيَّ – صلى الله عليه وسلم – سُئِلَ: أَيُّ اَلْكَسْبِ أَطْيَبُ؟ قَالَ: – عَمَلُ اَلرَّجُلِ بِيَدِهِ, وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ – رَوَاهُ اَلْبَزَّارُ، وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِمُ.

Dari Rifā’ah bin Rāfi’, Nabi mendapat pertanyaan mengenai sumber penghasilan yang paling baik. Jawaban Nabi, “Penghasilan yang didapatkan dari aktivitas tangan dan dari semua aktivitas jual beli yang mabrūr”. (HR al-Bazzār, dinilai shahih oleh al-Hākim. Bulūgh al-Marām nomor 782).

Mengenai parameter jual beli mabrūr, Ibnu Utsaimīn menjelaskan bahwa jual beli mabrūr itu telah dijelaskan dalam hadis yang lain “jika penjual dan pembeli jujur dan menjelaskan maka jual beli yang terjadi di antara keduanya akan diberkahi” (HR al-Bukhāri dan Muslim). Sehingga bisa disimpulkan bahwa jual beli yang mabrūr adalah jual beli yang mengandung dua hal yaitu kejujuran dan keterbukaan, kejujuran terkait deskripsi barang dagangan (waṣf) dan keterbukaan mengenai kekurangan dan kelemahan barang dagangan (‘aib). Pedagang tersebut tidak mengatakan bahwa barang yang dijual itu bagus padahal jelek. Pedagang yang jual belinya mabrūr itu tidak akan menyembunyikan cacat barang dagangannya namun dia akan terbuka menjelaskannya. Ada unsur ketiga yang perlu ditambahkan agar transaksi jual beli tergolong mabrūr yaitu sesuai dengan ketentuan syariat (wāfaqa asy-syar’).

Jual beli yang menyelisihi ketentuan syariat meski mengandung unsur kejujuran dan keterbukaan bukanlah jual beli yang mabrūr. Jika seorang pedagang menjual barang yang haram diperjualbelikan meski jujur dan terbuka tidak bisa mendapatkan label jual beli mabrūr. Kesimpulannya, jual beli mabrūr adalah menjual barang yang sesuai ketentuan syariat dan dalam pelaksanaan transaksi memperhatikan prinsip kejujuran dan keterbukaan.

Kebalikan dari jual beli mabrūr adalah jual beli barang yang melanggar ketentuan syariat semisal menjual barang yang haram diperjualbelikan semisal alat musik. Demikian pula, jual beli yang mengandung unsur kebohongan. Contohnya pedagang yang mengatakan bahwa barang dagangannya adalah barang yang paling bagus kualitasnya padahal senyatanya adalah barang yang paling jelek kualitasnnya. Demikian juga transaksi jual beli dengan menyembunyikan kekurangan barang dagangan. Pihak pedagang mengetahui ada cacat pada barang dagangannya namun dengan sengaja hal itu dia sembunyikan. Tiga jenis transaksi jual beli di atas bukanlah jual beli yang mabrūr.

Jual beli yang memenuhi tiga hal di atas disebut jual beli mabrūr karena jual beli tersebut memuat birr (kebaikan). Allah itu menyukai kebaikan bahkan Allah memerintahkan untuk kerja sama dalam kebaikan dan takwa1.

Hadis di atas juga memberi pelajaran bahwa transaksi jual beli itu ada dua macam, mabrūr dan non-mabrūr. Istilah mabrūr selain dijumpai dalam ibadah haji juga dijumpai dalam transaksi jual beli.

========

Catatan Kaki:

Muhammad bin Shālih al-‘Utsaimīn, Fath Dzil Jalāl wal Ikrām, cet. pertama (Riyādh: Madār al-Wathan, 2012), IX: 10.


Read more Link

c55f55b3049204f67e96aaf19bd72292


Semoga Allah jaga ke-istiqomahan kita semua ❤️

316feedcc1770cdc698307c5f2b6dce2


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَإِذَا مَرِضۡتُ فَهُوَ يَشۡفِينِ {٨٠}

Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,

And when I am ill, it is He who cures me,

(Asy-Syu'ara' : Ayat 80)


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

80. Dan sifat keempat adalah pemberi kesembuhan. Jika aku sakit, Allah adalah Dzat yang menyembuhkanku dari penyakit setelah aku menerima beberapa sebab (kesembuhan) seperti obat.

Referensi :
Link

c79e294d6593f307cbc75d881cd9d119


▶️ KEUTAMAAN BERWUDHU SEBELUM TIDUR

4636031673ba286812a7cf68020c23b7


بِسْـــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــــــــم

● Ibnu Khaldun Rahimahullah mengatakan :

"Sungguh orang yang kalah, selamanya akan gemar meniru (mengekor) orang yang mengalahkannya, baik dalam simbolnya, pakaiannya, agamanya, dan semua keadaan dan kebiasaannya".

Waspadalah Kaum Muslimin, lihatlah diri anda.

Kepada siapakah anda meniru?

Tidak selayaknya anda meniru, kecuali kepada orang yang paling mulia di muka bumi ini, Nabi Muhammad Shallallahu `alaihi wa sallam

🖊 Ustadz Dr. Musyaffa` Ad Dariny, MA, حفظه الله تعالى
Dewan Pembina Yayasan Risalah islam

Dibagikan Oleh : Mutiara Risalah Islam

fe7c9601dca6b4620e3af30550ddca26


Allah Subhanahu Wa Ta`ala berfirman:

إِنَّ بَطۡشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ {١٢}

Sungguh, azab Tuhanmu sangat keras.

Indeed, the vengeance of your Lord is severe.

(Al-Buruj : Ayat 12)


📚 Tafsir as-Sa`di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di, pakar tafsir abad 14 H

Ayat 12
“Sesungguhnya azab Rabbmu benar-benar keras,” yakni hukumanNya untuk orang-orang berdosa besar amatlah keras. Allah mengintai orang-orang zhalim. Allah berfirman,
“Dan begitulah azab Rabbmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya azabNya itu adalah sangat pedih lagi keras.” (Hud: 102)

Referensi :
Link

a35c78530bcdbe821b911cd753c5feed


📎 Bahaya Beramal Di Atas Kebodohan

Ibnu Abdil Barr rahimahullah berkata :

عن محمد بن سيرين رحمه الله تعالى قال : فوالذي لا إله غيره، ما عمل أحد عملا على جهل إلا كان يفسد أكثر مما يصلح

Dari Muhammad bin Sirin rahimahullahu ta’ala bahwa ia berkata: Demi Rabb yang tidak ada sesembahan yang berhak selain-Nya, tidaklah seseorang mengamalkan sebuah amalan di atas kejahilan kecuali kerusakan yang ditimbulkan pasti lebih besar daripada kebaikan yang diperoleh.

Al-Istidzkar 8/616

e15d4263d134522f2e08eceddc7c5d13


🎥 FAEDAH SINGKAT

🔰 Jangan berguru hanya pada BUKU

🎤 Ustadz Abu Ghozie As Sundawie

Yuk Subscribe & Follow Chanel Dakwah
📲 Abu Ghozie Official
Link

📬 Mau Tanya Ustadz ?
Link

💰 Mau Pahala Jariyah ?
 Link

Ikuti kajian kajian kami di chanel :

🌐 Website : Link
👥 Facebook : Link
🎥 YouTube : Link
📮 Telegram : Link
💧 Twitter : Link
📷 Instagram : Link

_Silahkan di share, Allahu yubarik fiikum-

➖➖➖➖➖⚫🔵🌻🔵⚫➖➖➖➖➖

76c4e5b547b687600a219a9b4f27673b



Istrinya Sudah Cantik tapi Masih Ada Saja Suami yang Selingkuh, Suaminya Sudah Kaya tapi Masih Ada Saja Istri yang Selingkuh

"Perselingkuhan tidak bisa dicegah dengan kecantikan seorang istri atau kekayaan seorang suami, tapi bisa dicegah jika sama-sama punya rasa takut kepada Allah dan malu bermaksiat dikala sendiri."

Ustadz Yani Fahriansyah Hafidzahullah
≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

2e359fd39e9caf20fc93d558a4ad5db0


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَءَاتَىٰكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلۡتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحۡصُوهَآ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَظَلُومٞ كَفَّارٞ {٣٤}

Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

And He gave you from all you asked of Him. And if you should count the favor of Allah, you could not enumerate them. Indeed, mankind is [generally] most unjust and ungrateful.

(Ibrahim : Ayat 34)


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

34. Dan Allah telah memberi segala sesuatu yang kalian inginkan melalui keadan dan ucapan kalian dan sesuatu yang tidak kalian inginkan (namun dibutuhkan). Jika kalian mau menghitung nikmat Allah yang telah dilimpahkan kepada kalian, maka kalian tidak akan bisa menghitung jumlahnya dan tidak akan cukup syukur atas segala sesuatu yang diinginkan itu. Namun manusia itu menzalimi diri sendiri dengan tidak mau mensyukuri nikmat. Karena sangat ingkar dan menyangkal nikmat Allah, sehingga tidak mensyukurinya

Referensi :
Link

c9fd1710472cddac9eb0d02a3aa8b68e


PERBANYAKLAH UCAPAN "JAZAAKALLAHU KHAIRAN"

Umar bin Khattab radhiyallahu anhu berkata,

"Kalau sekiranya salah seorang dari kalian mengetahui pahala yang ada pada ucapan seseorang kepada saudaranya جزاك اللهُ خَيْرًا Jazakallahu khairan( `Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan` Pasti kalian akan saling memperbanyak kalimat (do`a) tersebut kepada sebagian yang lain."

Diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah 1/436

bf153604204aab9fc4cb3beb28f50af7


Bismillaah
📌 ARTIKEL ISLAM

Adab Membaca Al Qur`an
TIDAK BOLEH MENYENTUH MUSHAF KECUALI DALAM KEADAAN SUCI
Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie


Dasar hukum dari masalah ini adalah Firman Allah subhanahu wa Ta’ala : “Tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan”. Larangan menyentuh mushaf, kecuali dalam keadaan suci terdapat dengan jelas pada sebuah surat yang ditulis oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam untuk Amer bin Hazm yang di dalamnya berbunyi, “Tidak boleh menyentuh Al Quran, kecuali dalam keadaan suci”

مسألة : هَلْ يَجُوْزُ حَمْلُ الْقُرْآنِ إِذَا كَانَ بِعَلَاقَتِهِ . أَوْ بَيْنَ قُمَاشِهِ لِلْمُحْدِثِ ؟ الْجَوَابُ : نَعَمْ . يَجُوْزُ حَمْلُ الْقُرْآنِ بِعَلَاقَتِه، لِأَنَّهُ لَيْسَ بِمَسٍّ لَهُ.

Permasalahan : Apakah boleh bagi orang yang berhadats membawa mushaf Al Qur’an dengan Ilaqah” (sarung Al-Quran) atau di kantung bajunya? Jawaban: Ya, boleh membawa Al Quran dengan Ilaqah, karena tu tidak termasuk menyentuh Al Qur’an

قَالَ شَيْخُ الْإِسْلَامِ ابْنُ تَيْمِيَّةَ : وَمَنْ كَانَ مَعَهُ مُصْحَفٌ فَلَهُ أَنْ يَحْمِلَهُ بَيْنَ قُمَاشِهِ وَفِي خَرْجِهِ وَحَمْلِهِ سَوَاءٌ كَانَ ذَلِكَ الْقُمَاشُ لِرَجُلِ أَوْ امْرَأَةٍ أَوْ صَبِيٍّ وَإِنْ كَانَ الْقُمَاشُ فَوْقَهُ أَوْ تَحْتَهُ. وَاَللَّهُ أَعْلَمُ

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Orang yang membawa mushaf, ia boleh membawanya dengan dibungkus kain. Dan hukum mengeluarkan mushaf itu dan membawanya sama, apakah kain itu untuk laki-laki atau perempuan atau anak-anak, sekalipun kain itu di atasnya atau di bawahnya. Wallahu a’lam.“



Baca selengkapnya di : Link

➖➖➖➖➖➖➖➖
📲 Abu Ghozie Official
Link

2b118df40b981f602555f7a116cb3811


🎥 319. FAEDAH SINGKAT

📝  Benarkah SALAFI WAHABI suka menyesatkan ❓❓

🎙️Ustadz Abu Ghozie As-Sundawie Hafidzahullah

Ikuti kajian kajian kami di chanel :

📮 Telegram : Link
🌐 Website : Link
👥 Facebook : Link
🎥 YouTube : Link
💧 Twitter : Link
📷 Instagram : Link

_Silahkan di share, Allahu yubarik fiikum-
🍃┈┉┅━━••ೋ°•━━┅┉┈ 🍃

2dad8b2737374038825840685a89c228


Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari satu bapak, yaitu Adam dan satu ibu yaitu Hawwa. Maka janganlah merasa lebih utama di antara sebagian kalian atas sebagian yang lain dari sisi nasab. Kami menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku melalui proses berketurunan, agar sebagian dari kalian mengenal sebagian yang lain. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah yang paling bertakwa kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa dan Maha teliti terhadap mereka.
Referensi : Link

7ca0a0b2a990e6fcd0f5593d89cb40ca


📒 Pokok Keburukan

al-Hasan al-Bashri rahimahullahu ta`ala berkata, "Pokok keburukan ada 3: hasad, tamak dan cinta dunia. Sedangkan cabangnya ada 6: doyan tidur, cinta jabatan, doyan kenyang, haus pujian, suka berleha-leha dan gemar membanggakan diri."

| al-`Iqdul Farid, 2/151.


🇮🇩🇸🇦 ICC DAMMAM KSA

3e5d22dba9d4d5ae8a305e2f9f22e733


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَإِذَا مَرِضۡتُ فَهُوَ يَشۡفِينِ {٨٠}

Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,

And when I am ill, it is He who cures me,

(Asy-Syu'ara' : Ayat 80)


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

80. Dan sifat keempat adalah pemberi kesembuhan. Jika aku sakit, Allah adalah Dzat yang menyembuhkanku dari penyakit setelah aku menerima beberapa sebab (kesembuhan) seperti obat.

Referensi :
Link

45e6c8103123c3f0f40a745849d30223


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٍ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ {١٨}

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan."

"O you who have believed, fear Allah. And let every soul look to what it has put forth for tomorrow - and fear Allah. Indeed, Allah is Acquainted with what you do."

(Surat Al-Hasyr : Ayat 18)


📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

18. Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan RasulNya, serta melaksanakan syariatNya, takutlah kalian kepada Allah, waspadalah hukumanNYa dengan melaksanakan apa yang Allah perintahkan kepada kalian dan meninggalkan apa yang Allah larang bagi kalian. Hendaknya setiap jiwa.merenungkan apa yang telah dilakukannya berupa amal perbuatan untuk menghadapi Hari Kiamat. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kalian kerjakan, tidak ada sedikit pun dari amal kalian yang samar bagi Allah, dan Dia akan membalas kalian karenanya.

Referensi :
Link

21b86bfe0d1883e73d0abda17a6114ed


Pikirkan Akibatnya Dengan Matang Sebelum Bicara

eb1d8c5c0ead8da47f96c059886b17e1




Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَإِن مَّا نُرِيَنَّكَ بَعۡضَ ٱلَّذِي نَعِدُهُمۡ أَوۡ نَتَوَفَّيَنَّكَ فَإِنَّمَا عَلَيۡكَ ٱلۡبَلَٰغُ وَعَلَيۡنَا ٱلۡحِسَابُ {٤٠}

Dan sungguh jika Kami perlihatkan kepadamu (Muhammad) sebagian (siksaan) yang Kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan engkau, maka sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, dan Kami-lah yang memperhitungkan (amal mereka).

And whether We show you part of what We promise them or take you in death, upon you is only the [duty of] notification, and upon Us is the account.

(Ar-Ra'd : Ayat 40)


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H


40. Allah berfirman kepada nabiNya, “Janganlah engkau bersegera menimpakan apa yang telah diancamkan kepada mereka yang berbentuk siksaan. Mereka bila melampaui batas dan kufur secara terus menerus, maka pasti akan dilanda azab yang diancamkan kepada mereka, baik Kami akan memperlihatkannya kepadamu agar pandanganmu menjadi sejuk dengannya, atau mewafatkanmu sebelum menimpakan (siksaan) mereka, maka itu bukanlah urusan yang merepotkanmu. “Karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja,” dan menjelaskan kepada manusia “sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka,” Kami akan memperhitungkan amalan makhluk-makhluk berdasarkan apa yang telah mereka perbuat dan kewajiban yang mereka sepelekan serta Kami akan memberi pahala atau menghukumi mereka.

Referensi :
Link

53f5905a6c32088449ff3a19e9cf7f91


JANGAN SEKUTUKAN ALLAH TA’ALA KETIKA BERDOA

4a02f1c4f703125eeb64af6cf37b5f9f


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

(Musim) haji itu (pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi. Barang siapa mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, maka janganlah dia berkata jorok (rafats), berbuat maksiat, dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji. Segala yang baik yang kamu kerjakan, Allah mengetahuinya. Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku, wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!

(Al-Baqarah : Ayat 197)


📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Waktu pelaksanaan haji itu adalah pada bulan-bulan yang telah dimaklumi, yaitu bulan Syawal, dzulqo'dah, dan 10 hari dari bulan Dzulhijjah. maka barangsiapa telah memantapkan niat Haji atas dirinya pada bulan-bulan tersebut dengan memasuki keadaan ihram, maka diharamkan atas dirinya untuk berjimak dan aktivitas-aktivitas pengantarannya, baik berbentuk perkataan maupun perbuatan. Dan haram atas dirinya keluar dari ketaatan kepada Allah dengan berbuat maksiat-maksiat, dan perdebatan dalam berhaji yang dapat menyeret padat tersulut nya kemarahan dan kebencian. dan apapun kebaikan yang kalian perbuat niscaya Allah mengetahuinya, lalu membalasi tiap-tiap orang yang sesuai dengan amal perbuatannya. Dan bawalah bagi kalian perbekalan dari jenis makanan dan minuman bagi perjalanan ibadah haji, dan perbekalan dari jenis amal Shalih untuk Kampung akhirat. Karena sesungguhnya sebaik-baik perbekalan adalah ketaqwaan kepada Allah. dan takutlah kepadaku Wahai orang-orang yang berakal sehat.

Referensi :
Link

fa5981e49f4983c4fcdd921ad36f7fef


🎥 FAEDAH SINGKAT
EDISI NASEHAT MEMBANGUN RUMAH TANGGA

🔰 Manfaat jima` dengan Istri

🎤 Ustadz Abu Ghozie As Sundawie

➖➖➖➖
Ikuti kajian kajian kami di chanel :

🌐 Website : Link
👥 Facebook : Link
🎥 YouTube : Link
📮 Telegram : Link
fiqih
📖 Link
📒 Ustadz Abu Ghozie As Sundawie
Link
📙 Abu Ghozie As Sundawie. Hukum berhias bagi wanita
Link
💧 Twitter : Link
📷 Instagram : Link

📬 Mau Tanya Ustadz ?
Link

💰 Mau Pahala Jariyah ?
 Link

Yuk Subscribe & Follow Chanel Dakwah
📲 Abu Ghozie Official
Link

_Silahkan di share, Allahu yubarik fiikum-

➖➖➖⚫🔵🌻🔵⚫➖➖➖

71a10a11077439ded58541dc6a4040fe


PAHITNYA BUAH DARI KEMAKSIATAN DAN KELALAIAN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Ibnul Qayyim rahimahullah memaparkan, “Sedikitnya taufik (pertolongan dari Allah), rusaknya pemikiran, tersamarnya kebenaran, rusaknya isi hati, tidak membekasnya bacaan zikir yang dibaca, perjalanan waktu yang tersia-siakan, ketidaksukaan dan kepergian teman, perasaan hampa dan sempit pada diri seorang hamba di hadapan Rabb-nya, terhambatnya pengabulan doa, hati yang keras, tercabutnya keberkahan dalam urusan rezeki dan umur, terhalang mendapatkan ilmu, terselimuti dengan kehinaan dan kerendahan karena tekanan musuh, perasaan sempit dada, tertimpa musibah berupa dikelilingi oleh teman-teman dekat yang jelek sehingga merusakkan isi hati dan membuang-buang waktu, kesedihan dan gundah gulana yang berkepanjangan, penghidupan yang sempit dan tertutupnya kemampuan untuk memperbaiki keadaan diri, itu semua terlahir dari kemaksiatan dan kelalaian untuk mengingat Allah. [Itulah dampak kemaksiatan] Sebagaimana halnya tanaman yang tumbuh dari dalam genangan air, atau seperti panas yang membakar dari sebuah nyala api. Sedangkan hal-hal yang menjadi lawan dari itu semua akan muncul dari ketaatan.” (Al Fawa’id, hal. 35-36).

Sumber: Link
Copyright © 2025 Link

eebdbe4107773232eb0fedcaa6a8e072


𝗔𝗠𝗕𝗜𝗟 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗗𝗨𝗡𝗜𝗔 𝗦𝗘𝗖𝗨𝗞𝗨𝗣𝗡𝗬𝗔

🎈Jangan habiskan waktu hanya untuk mencari harta dunia. Luangkan lebih banyak waktu untuk akhirat Anda. Usahakan waktu untuk mencari harta itu sesedikit mungkin, namun upayakan secara optimal. Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu'anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

أيها الناس اتقوا الله وأجملوا في الطلب فإن نفسا لن تموت حتى تستوفي رزقها وإن أبطأ عنها فاتقوا الله وأجملوا في الطلب خذوا ما حل ودعوا ما حرم

"Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah, dan carilah rezeki secara mujmal (sederhana). Karena tidak ada jiwa yang mati kecuali sudah terpenuhi jatah rezekinya, walaupun (terkadang) rezeki tersebut lambat sampai kepadanya. Maka gunakanlah cara yang indah dalam mencari rezeki. Ambillah yang halal dan tinggalkan yang haram." (HR. Ibnu Majah: 1756, dishahihkan al-Albani dalam Shahih Ibni Majah)

✨️Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: "Dalam hadits 'bertakwalah kepada Allah dan ajmiluu (sederhanalah) dalam mencari rezeki', Nabi ﷺ telah menggabungkan maslahat dunia dan akhirat. Kenikmatan dunia serta kelezatannya hanya bisa digapai dengan takwa kepada Allah.

Sedangkan hati dan badan yang bahagia, tidak terlalu berambisi terhadap dunia, tidak lelah untuk dunia, tidak memaksakan diri untuk dunia, tidak bekerja melampaui batas dalam masalah dunia, tidak rela menderita demi mencari dunia, itu semua didapatkan dengan mencari dunia secara mujmal (global; ringkas).

Barang siapa yang bertakwa kepada Allah maka ia akan sukses mendapatkan kelezatan dan kenikmatan akhirat. Dan barang siapa yang mencari dunia secara mujmal, maka ia akan terbebas dari kesedihan dan kegelisahan dunia." (Al-Fawaid: 68)

Wallahu a'lam, semoga Allah memberi taufik.

🖇 Link

a2709af2974f07c2a3e3251236acb2ce


🎥 SIKAT GIGI DENGAN TANGAN KANAN ATAU TANGAN KIRI? APA KATA ULAMA?
.
👤 Syaikh Shalih bin Muhammad Al-Luhaidan Rahimahullah
.
➡️ Official Youtube ShahihFiqih : Link

1f6717d78f6df44f71b373861e2badf4


SHOLAT DAN CINTA

•═════◦•◉✿◉•◦═════•

الصلاة والحب كلاهما باطل بدون طهارة

Sholat dan cinta, keduanya batal tanpa thoharoh (bersuci)

طهارة الصلاة الوضوء

Bersucinya sholat adalah wudhu

وطهارة الحب النكاح

Dan kesucian cinta itu adalah menikah

7e7c7e0798e3e796132ad5e8cea28a14


H.A.R.G.A.

Orang tidak menghargai kita, bukan berarti karena diri kita tidak berharga. Bisa jadi, karena mereka buta. Tidak bisa melihat pada diri kita ada sesuatu yang istimewa.

Oleh karena itu, menyandarkan harga diri pada penilaian orang lain sebenarnya sesuatu yang rawan dan sia-sia. Rawan, karena ketika mereka memberi nilai yang rendah, kita kecewa. Sia-sia, karena pada dasarnya hakikat harga diri kita tidak tergantung penilaian mereka.

Satu-satunya yang mesti kita harapkan penilaiannya hanyalah Allah Ta'ala. Sebab, Allah yang menciptakan kita. Allah yang memiliki dan mengurus seluruh urusan kita. Jika sudah tahu bahwa Allah yang menciptakan, memiliki, dan mengurusi segala kebutuhan kita, lantas kenapa kita mencari muka di hadapan manusia? Selama apa yang kita kerjakan adalah perkara yang Allah cintai dan ridhai, kita tidak butuh penilaian mereka.

Oleh karena itu, penting kita ketahui apa saja yang dicintai dan diridhai Allah Ta'ala. Kemudian, kita pegang teguh dan berusaha istiqamah di atasnya. Sebab, begitu kita melakukan sesuatu yang Allah cintai dan ridhai, otomatis akan nampak berharga dalam pandangan orang yang masih jernih hati dan akalnya.

Tak ada gunanya berharap semua orang menyukai kita. Sebab, tidak semua orang bisa melihat sesuatu yang berharga. Sebagaimana tidak semua orang tahu bahwa secuil gaharu mahal harganya.
.
.
.
IG: abun_nada

0e3e9d6ed34dd13aeb768ed75d555c0a


Tidak semua kenikmatan harus ditampakkan di media sosial

7639bebfcca2dc6ac721dcc41433fab5


Menasehati atau mempermalukan?

e24032e243d7cd7eda02f5a67d58f914


HISABLAH DIRI KALIAN SEBELUM KALIAN DIHISAB


Umar bin Khattab radhiyallahu ta`ala anhu berkata:
"Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah untuk hari besar ditampakannya amalan."
Madarijus Salikin 1/319

Pentingnya menghisab diri sebelum dihisab adalah salah satu ajaran yang sangat berharga dalam Islam. Umar bin Khattab radhiyallahu ta'ala anhu pernah berkata:

"Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah untuk hari besar ditampakannya amalan."

Makna dan Pentingnya Menghisab Diri

1. __Refleksi Diri__: Menghisab diri adalah proses refleksi untuk mengevaluasi amal perbuatan kita. Dengan merenungkan tindakan kita sehari-hari, kita dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang perlu diperbaiki. Ini adalah langkah awal untuk meningkatkan kualitas iman dan amal kita.

2. __Persiapan untuk Hari Akhir__: Menghisab diri juga merupakan persiapan untuk hari kiamat, di mana setiap amal kita akan ditimbang dan diperhitungkan. Dengan melakukan introspeksi, kita dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi hisab di hadapan Allah.

3. __Meningkatkan Kesadaran Spiritual__: Proses ini membantu kita untuk lebih sadar akan tindakan dan perilaku kita. Dengan kesadaran yang tinggi, kita akan lebih berhati-hati dalam berbuat dan berucap, serta berusaha untuk selalu berada di jalan yang benar.

4. __Memperbaiki Diri__: Menghisab diri memberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dan kekurangan. Ketika kita menyadari kesalahan yang telah dilakukan, kita dapat segera bertaubat dan berusaha untuk tidak mengulanginya.

5. __Mendapatkan Keberkahan__: Dengan menghisab diri, kita akan lebih bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah. Rasa syukur ini akan mendatangkan keberkahan dalam hidup kita, baik di dunia maupun di akhirat.

Cara Menghisab Diri

1. __Evaluasi Amal Harian__: Setiap malam, luangkan waktu untuk mengevaluasi amal yang telah dilakukan sepanjang hari. Apa yang sudah baik? Apa yang perlu diperbaiki?

2. __Bertanya pada Diri Sendiri__: Tanyakan pada diri sendiri tentang niat dan tujuan dari setiap tindakan. Apakah tindakan tersebut dilakukan untuk mendapatkan ridha Allah?

3. __Membaca Al-Qur'an dan Hadis__: Pelajari ajaran Islam dari Al-Qur'an dan hadis untuk memahami apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah. Ini akan membantu kita dalam mengarahkan amal kita ke jalan yang benar.

4. __Bertaubat__: Jika kita menemukan kesalahan, segera bertaubat dan berjanji untuk tidak mengulanginya. Taubat yang tulus akan diterima oleh Allah.

Kesimpulan

Menghisab diri adalah langkah penting dalam perjalanan spiritual kita sebagai seorang Muslim. Dengan melakukan introspeksi, kita dapat memperbaiki diri dan mempersiapkan diri untuk hari di mana setiap amal kita akan diperhitungkan. Mari kita terapkan ajaran Umar bin Khattab radhiyallahu ta'ala anhu ini dalam kehidupan sehari-hari, agar kita menjadi hamba Allah yang lebih baik dan mendapatkan ridha-Nya. Semoga Allah memberikan kita kemampuan untuk selalu menghisab diri dan memperbaiki amal kita.


borntopray
journeytojannah
muslimbikerindonesia
muslimbikerindonesia_surabaya

fd03c3b7c59135ed4de99a401cbd9a6d


Lalu ada yang berkata kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kenapa engkau sering meminta perlindungan adalah dalam masalah hutang?” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika orang yang berhutang berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari.” (HR. Bukhari no. 2397)

Al Muhallab mengatakan, “Dalam hadits ini terdapat dalil tentang wajibnya memotong segala perantara yang menuju pada kemungkaran. Yang menunjukkan hal ini adalah do’a Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berlindung dari hutang dan hutang sendiri dapat mengantarkan pada dusta.” (Syarh Ibnu Baththol, 12/37)

Adapun hutang yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung darinya adalah tiga bentuk hutang:

[1] Hutang yang dibelanjakan untuk hal-hal yang dilarang oleh Allah dan dia tidak memiliki jalan keluar untuk melunasi hutang tersebut.

[2] Berhutang bukan pada hal yang terlarang, namun dia tidak memiliki cara untuk melunasinya. Orang seperti ini sama saja menghancurkan harta saudaranya.

[3] Berhutang namun dia berniat tidak akan melunasinya. Orang seperti ini berarti telah bermaksiat kepada Rabbnya.

Orang-orang semacam inilah yang apabila berhutang lalu berjanji ingin melunasinya, namun dia mengingkari janji tersebut. Dan orang-orang semacam inilah yang ketika berkata akan berdusta. (Syarh Ibnu Baththol, 12/38)

Sumber : Link

cdfb8fc3abe3af879c9889ebd609617b


🌅 @sunnahstori x @thesunnah_path


ANJURAN UNTUK TIDUR SIANG

📜 Dari Anas bin Malik radhiyallahu`anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

قيلوا فإنَّ الشَّياطينَ لا تقيلُ

"Tidur siang lah kalian karena sesungguhnya setan tidak tidur siang."

📚 Dikeluarkan oleh Abu Nu`aim dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam ash-Shahihah 1647

salafytemanggung

Bantu Subscribe
Link

Media Official @sunnahstori
👇

🖥 Youtube : Link
🌐 Telegram : Link
📱 Instagram : Link
💻 Facebook : Link

03cb5b7352ebb44d1497f1c1c21a6584


ORANG YANG BAHAGIA DI DUNIA

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إنَّ السعيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الفِتَنَ ، إنَّ السعيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الفِتَنَ ، إنَّ السعيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الفِتَنَ ، ولَمَن ابتُلِيَ فصَبَر ؛ فَوَاهًا .

“Sesungguhnya orang yang bahagia itu adalah yang dijauhkan dari fitnah (3x).. dan orang yang sabar saat diberi ujian. Maka sungguh bahagia.” [HR Abu Dawud]

Di jauhkan dari fitnah yang dapat merusak keimanan…
Fitnah syahwat yang melalaikan…
Fitnah syubhat berupa pemikiran dan akidah yang menyesatkan…
Dan diberi kesabaran saat ditimpa ujian…
Itulah orang yang bahagia di dunia…
Baik ia kaya maupun ia miskin..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

sumber : Link


6f82696920488b3d8c6239b6c6c63f3d


📎 Membantu Kebutuhan Orang

Rasululullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda:

من أعان عبدا في حاجته : ثبت الله له مقامه يوم تزول الأقدام .
[ السلسلة الصحيحة (٦٠٨) ]

"Barangsiapa yang membantu kebutuhan seorang hamba maka Allah akan menetapkan tempat berdirinya saat kaki-kaki tergelincir".

📗(Silsilah Ash Shahihah: 608)





e23769fd5a9b6056f9712ce09a435a1e


Sesungguhnya hanyalah
kepada Allah aku mengadukan
kesusahan dan kesedihanku
Yusuf 12: 86

d4a24e1c04f897ed149f6b61f3789977


دفع ضرورات المسلمين بإطعام جائع وكسوة عارٍ ونحوهما فرض على من ملك أكثر من كفاية سنة، وقد أهمل هذا غالب الناس حتى من ينتمي إلى الصلاح

"Kewajiban bagi setiap orang yang memiliki kelapangan nafkah yang melebihi kebutuhan selama setahun adalah memenuhi kebutuhan primer sesama muslim dengan menyediakan makanan bagi yang kelaparan atau menyediakan pakaian bagi yang membutuhkan. Kewajiban ini pun ternyata telah diabaikan oleh banyak orang, bahkan oleh mereka yang dipandang sebagai pribadi yang shalih."

Al-'Allamah Ba'asyin rahimahullah dalam Busyra al-Karim sebagaimana dikutip oleh Syaikh Dr. Labib Najib hafizhahullah -

a597312ee4b38c04f3eb3b3a7dda2de5


📎 Apa Yang Telah Engkau Lakukan?

Abu Hurairah radiallahuanhu berkata:

"Bila seorang meninggal dunia maka Malaikat akan mengatakan: Apa yang telah dia lakukan berupa amalan?
Sedangkan manusia mengatakan: Apa yang telah dia tinggalkan (berupa harta)?".

📘 (Al Mushannaf karya Ibnu Abi Syaibah: 35851, Az Zuhud karya Abu Dawud: 282)


Kematian adalah suatu kepastian. Tidak ada satu pun manusia yang dapat menghindarinya, sebagaimana firman Allah:

"Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Maka barang siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh ia telah beruntung. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu."
(QS. Ali ‘Imran: 185)

Ketika seseorang meninggal dunia, dua jenis pertanyaan akan muncul. Malaikat akan bertanya, "Apa yang telah dia lakukan?"—yakni tentang amal ibadah dan kebaikan yang dia tinggalkan di dunia. Sedangkan manusia yang masih hidup akan bertanya, "Apa yang telah dia tinggalkan?"—yakni tentang harta, warisan, dan kekayaan yang ditinggalkan untuk ahli warisnya.

Hadis ini menggambarkan dengan jelas perbedaan cara pandang antara dunia dan akhirat. Manusia sering kali lebih fokus pada peninggalan materi seseorang setelah kematiannya—berapa banyak hartanya, siapa yang akan mewarisinya, atau bagaimana asetnya akan dikelola. Namun, bagi para malaikat, yang lebih penting adalah amalan yang telah dikerjakan oleh orang tersebut selama hidupnya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Apabila seorang manusia meninggal dunia, terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya."
(HR. Muslim)

Hadis ini mengingatkan kita bahwa setelah kematian, yang benar-benar bermanfaat bagi kita adalah amal-amal shalih yang telah kita lakukan. Kekayaan, jabatan, dan popularitas tidak akan menyelamatkan kita di akhirat kecuali jika telah digunakan dalam kebaikan.

Maka dari itu, selagi masih hidup, kita harus mempersiapkan jawaban atas pertanyaan malaikat:
✅ Apakah kita sudah menjaga shalat dengan khusyuk dan tepat waktu?
✅ Apakah kita sudah bersedekah dengan ikhlas?
✅ Apakah kita sudah berbakti kepada orang tua?
✅ Apakah kita sudah menjaga lisan dari ghibah dan fitnah?
✅ Apakah kita sudah memanfaatkan harta untuk jalan Allah?

Dunia hanyalah tempat persinggahan, sedangkan akhirat adalah tempat tinggal yang kekal. Maka, jangan sampai kita terlena dengan urusan dunia sehingga melupakan bekal untuk akhirat. Jangan sampai ketika kematian datang, kita baru menyadari bahwa kita terlalu sibuk mengumpulkan harta, sementara amalan shalih kita sedikit dan tidak cukup untuk menyelamatkan kita dari siksa Allah.

Mari kita tanyakan kepada diri kita sendiri sebelum ditanya oleh malaikat: "Apa yang telah aku lakukan untuk akhiratku?" Semoga Allah memberikan taufik kepada kita semua untuk selalu memperbanyak amal shalih sebelum ajal menjemput. Aamiin.
Wallahu A'lam Bishawab

ca984290497e27356eb5da36ac009fcd


💦💦💦
Bismillah
Barakallahu fik
Syaikh Dr. Utsman Al-Khamis حفظه اللّٰه
🎥 Judul vidio:
Siapa yang Menghalalkan Apa yang Alloh Haramkan Maka Ia Telah Kufur

Telegram:
Link

fd95c33546bcf00e6374374f49ed87f1


📎 DOA MEMOHON AGAR DIAMPUNI DOSA-DOSA KITA SEBELUM TIDUR
.
Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa yang membaca ketika ia menuju tempat tidurnya :
.
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهَ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلاَ إِلَهَ إلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
.
“Tidak ada Illah yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah segala kerajaan dan pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan upaya, kecuali dengan pertolongan Allah. Maha Suci Allah, segala puji bagi-Nya. Tidak ada IIlah yang berhak disembah selain Allah. Allah Maha Besar”

Maka ia akan diampuni dosa-dosa oleh Allah, walaupun dosa-dosanya itu seperti buih lautan” (HR. Ibnu Hibban no. 5528. Dishahihkan oleh Al-Albani rahimahullah dalam Ash-Shahihah no. 3414)

26b07a3482fcdf45aeb2258eadf134e7


🌹🌻🌷💐 IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

✍🏼 Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata,

دعا عمر القراء في رمضان فأمر أسرعهم قراءة أن يقرأ ثلاثين آية، والوسط خمسة وعشرين آية، والبطيء عشرين آية.

"Pada bulan Ramadhan, Umar memanggil para penghafal Al-Qur`an. Beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya di antara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap rakaat), yang bacaannya sedang agar membaca 25 ayat, dan yang bacaannya lambat agar membaca 20 ayat."

📚 Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

b386c5be28e93a18460a2e77c3f1bf96


QS. Al An'am : 135

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Link.I

Surat Al-An’am ayat 135: Yakni katakanlah wahai Rasul kepada kaummu, ketika kamu mengajak mereka kepada Allah, menerangkan hak dan kewajiban mereka, lalu mereka tidak mau mengikutimu.

Yakni keadaan yang kamu pilih dan kamu ridhai untuk dirimu.

Tetap di atas pendirianku, yaitu mengikuti perintah Allah dan mencari keridhaan-Nya.

Saya atau kamu, dan sudah maklum bahwa kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat diperoleh oleh orang-orang yang bertakwa, dan bahwa orang-orang yang berpaling dari apa yang dibawa rasul akan memperoleh kesudahan yang buruk.

Maksudnya orang-orang kafir.

Oleh karena itu, setiap orang yang zalim meskipun ia merasakan kenikmatan di dunia, namun akhirnya adalah kebinasaan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللهَ تَعَالَى لَيُمْلِي لِلظَّالِمِ حَتىَّ إِذَا أَخَذَهُ لَمْ يُفْلِتْهُ

“Sesungguhnya Allah memberi tangguh orang zalim, sehingga ketika tiba (waktu) Allah menghukumnya, maka Allah tidak akan meloloskannya.” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmizi dan Ibnu Majah, Shahihul Jaami’ no. 1822)

Referensi : Link

cb3132eeca17fbed40d573ea8e0a14ff


KAEDAH KEHIDUPAN ITU MUDAH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Jadilah engkau orang yang senantiasa mempermudah urusan hamba Allah ta’alaserta berlemah-lembut terhadap mereka.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Diharamkan masuk Neraka setiap orang yang pemudah, lemah lembut, dekat dengan manusia.” (HR. Ahmad)

Sumber : Link

Link

34871b6f9392c75435189978db43b3ff


Sulaiman ad-Darani rahimahullah berkata,
“Isteri yang shalihah itu bukan yang tenggelam dalam (urusan) dunia, tapi dia meluangkanmu untuk akhirat.” [Al-Ihyaa’ (IV/699)]

a8e66b804dad481f61b289452ef858cf


AMBULANCE SIAP MENJALANKAN TUGAS !

Dengan Pelayanan Ambulance Gratis 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung kontak Hotline 082177334455

Link">wa.me

InsyaaAllah 24 Jam Gratis Untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo Kota dan Gresik Kota.

Agar layanan Ambulance Gratis ini terus di rasa manfaatnya oleh masyarakat. yuk mari saling mendukung dalam operasional ambulnce muslim biker indonesia Surabaya Chapter agar bermanfaat semakin luas.

gratis mbisurabaya

5cbb2931b218003c13ceb8d72bc8ad48


Kisah Perselisihan Abu Bakar Dan Umar
🎙️ Ustadz Abu Hasan Arief
🎥 Link

📝 Bahkan para sahabat mulia seperti Abu Bakar Radallahu `anhu dan Umar Radallahu `anhu pernah mengalami perselisihan. Namun, yang membedakan mereka adalah kebesaran jiwa untuk segera meminta maaf dan penyesalan yang mendalam atas kesalahan. Mereka tidak membiarkan kemarahan merusak persaudaraan iman.



519df56dd72b22277961fe9c7424b5d1


Mengapa kita diuji?

Asy Syaikh Sholih Al Fauzan حفظه الله berkata,

"Ujian dari Allah merupakan bukti atas kecintaan Allah bagi hamba tersebut"

(Syarhu Kitab Al Kaba`ir)


5cfd7b4eceb10e298d6e7132e7ea35bc


Sholat 5 waktu itu bukan alim, tapi basic

Link

0061e9d4563806464f34d84c82bad0ed


Memilih Saat Diri Ini Bimbang
.
👤 Imam Asy-Syafi`i Rahimahullah pernah bersyair,
.
Jika kau bimbang antara dua pilihan, tak tahu mana yang keliru dan mana yang benar, maka pilihlah yang paling tak disenangi oleh hawa nafsumu. Sungguh ia selalu mengajak diri pada yang tercela
.
📚 Diwan Asy-Syafi`i hal 15
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰