Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

TIDAK MERAYAKAN TAHUN BARU

Berkata Syaikh Shalih Al-Utsaimin rahimahullah: "Bukanlah termasuk sunnah (ajaran Nabi), kita mengadakan hari raya ketika memasuki tahun baru atau membiasakan mengucapkan selamat tahun baru".
(Adh-Dhiya Al-Lami 9/702)



layanan Ambulance MBISC
24 Jam Gratis Dalam Kota Surabaya
Sidoarjo & Gresik
(Syarat & ketentuan berlaku)
https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp">mbisc.my.id/ambulance*whatapp">https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Whatapp Group Dakwah
https://mbisc.my.id/gdmbisc">mbisc.my.id/gdmbisc">https://mbisc.my.id/gdmbisc

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

7b6ef4cea5a4ce0a8564dd5cafd950f2


Bismillah
📜 EDISI PENANGGALAN DALAM ISLAM
Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie


Bulan Allah Al Muharram adalah bulan pertama dalam penanggalan kalender Qomariyyah. Imam Al Bukhari rahimahullah berkata, bab penanggalan dari mana mulainya ?

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ مَا عَدُّوا مِنْ مَبْعَثِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا مِنْ وَفَاتِهِ مَا عَدُّوا إِلَّا مِنْ مَقْدَمِهِ الْمَدِينَةَ

Dari Sahal bin Sa’ad ia berkata, “Tidak dihitung dari diutusnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pula dari wafatnya, akan tetapi di hitung mulai dari hijrahnya ke kota Madinah” (HR. Al Bukhhari)

Al Hafidz Ibnu hajar rahimahullah berkata : “Mereka menyebutkan tentang sebab Umar membuat penanggalan karena suatu hal diantaranya yang dikeluarkan Abu Nu’aim Al Fadhl bin Dukain dalam kitab Tarikh nya, dan dari jalannya Hakim melalui jalan As Sya’bi, ia berkata :

أَنَّ أَبَا مُوسَى كَتَبَ إِلَى عُمَرَ إِنَّهُ يَأْتِينَا مِنْكَ كُتُبٌ لَيْسَ لَهَا تَارِيخٌ فَجَمَعَ عُمَرُ النَّاسَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ : أَرِّخْ بِالْمَبْعَثِ, وَبَعْضُهُمْ : أَرِّخْ بِالْهِجْرَةِ

“Bahwasanya Abu Musa Al Asy’ari menulis surat kepada Umar sesungguhnya datang surat dari kalian namun tidak tercantum padanya tanggal, lalu Umar pun mengumpulakan manusia dan Sebagian mereka menusulkan untuk dibuta penanggalan dari mulai diutusnya nabi, Sebagian lagi mengusulkan buatlah penanggalan dari hijrahnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, maka Umar pun mengatakan,

الْهِجْرَةُ فَرَّقَتْ بَيْنَ الْحَقِّ وَالْبَاطِلِ فَأَرِّخُوا بِهَا وَذَلِكَ سَنَةَ سَبْعَ عَشْرَةَ فَلَمَّا اتَّفَقُوا قَالَ بَعْضُهُمْ ابْدَءُوا بِرَمَضَانَ فَقَالَ عُمَرُ : بَلْ بِالْمُحَرَّمِ فَإِنَّهُ مُنْصَرَفُ النَّاسِ مِنْ حَجِّهِمْ فَاتَّفَقُوا عَلَيْهِ

“Hijrah itu memisahkan antara yang haq dan yang bathil maka buatlah penanggalan dengannya, yang demikian itu tahun 17 Hijriyah, manakala sepakat lalu sebagian mereka usul untuk bulan permulaannya adalah Ramadhan. Umar pun mengatakan, bulan muharram saja karena manusia baru saja selesai menunaikan ibadah haji mereka. Lalu merekapun setuju. (Fathul Bari 7/268)



Baca selengkapnya di : Link

c114e2b6c2b7fce3e2d4d1457c80f861


MAKSIMALKAN 10 HARI AWAL AL-MUHARRAM

Al-Muharram adalah 1 dari 4 bulan haram (bulan mulia) di mana setiap amal ibadah yang kita kerjakan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala, sebagaimana dosa yang dikerjakan pun juga akan dilipatgandakan oleh-Nya.

Kita berada di hari-hari yang penting & spesial yaitu 10 hari pertama di bulan Al-Muharram. Hari-hari ini adalah hari yang diistimewakan oleh para ulama.

Abu ‘Ustman An-Nahdi rahimahullah berkata,
كانوا يعظمون ثلاث عشرات: العشر الأخير من رمضان والعشر الأول من ذي الحجة والعشر الأول من المحرم
“Mereka (para ulama terdahulu) memuliakan sepuluh hari yang tiga: sepuluh hari di akhir Ramadhan, sepuluh hari di awal Dzulhijjah, dan sepuluh hari di awal Al-Muharram." (Lathaaif al-Ma’aarif)

Maka pertanyaannya adalah apa yang akan kita lakukan di 10 hari awal Al-Muharram ini? Apakah akan kita lepaskan & sia-siakan? Ataukah kita akan fokus memaksimalkannya? 10 hari itu sangatlah cepat.

Orang yang berhasil hanyalah orang yang diberikan taufik oleh-Nya. Oleh karena itu, selalu minta pertolongan kepada-Nya. Lalu, susunlah agenda yang baik & positif, serta terus tingkatkan lagi amal ibadah kita.

(RS 1122. Bencana dari lisan)
Link

376d6a6c1af2623ead719f13d8ffbbad


Bismillah
📜 EDISI MUHARRAM

KEAGUNGAN BULAN MUHARRAM
Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie


Bulan Muharram adalah salah satu dari bulan haram, maksud dari haram adalah bulan terlarang, atau bulan terhormat. Allah Ta’ala berfirman :

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَات وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُواْ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ وَقَاتِلُواْ الْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَآفَّةً وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram . Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.
(QS At Taubah : 36)

Empat bulan haram yang dimaksud oleh ayat diatas adalah Dzulqa’idah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab, sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam didalam hadits yang di riwayatkan dari sahabat Abu barkah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

الزَّمَانُ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ: ذُو القَعْدَةِ وَذُو الحِجَّةِ وَالمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرَ، الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

Zaman itu beredar sebagaimana bentuknya ketika diciptakannya pada waktu Allah menciptakan langit dan bumi, satu tahun itu ada 12 bulan, diantaranya ada 4 bulan yang terlarang (terhormat), yang tiganya berturut-turut yaitu Dzulqa’idah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab Mudhar yang berada diantara Jumadil Akhir dan Sya’ban.
(HR Bukhari : 3197, Muslim : 29)

Ayat diatas menunjukan bahwa penanggalan ibadah kita itu adalah penanggalan hijriyah, dan penanggalan itulah yang diakui dan di sahkan oleh Allah ketika Allah menciptakan langit dan bumi.



Baca selengkapnya di : Link

294f10c32f6429dd6fc972c1d1c1629c


ANJURAN PUASA MUHARRAM

Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam mendorong kita melakukan puasa pada bulan Muharram sebagaimana sabdanya,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah).

Imam Nawawi –rahimahullah– menjelaskan, “Hadits ini merupakan penegasan bahwa sebaik-baik bulan untuk berpuasa adalah pada bulan Muharram.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 55)

Lalu mengapa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diketahui banyak berpuasa di bulan Sya’ban bukan malah bulan Muharram? Ada dua jawaban yang dikemukakan oleh Imam Nawawi.

1- Mungkin saja Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam baru mengetahui keutamaan banyak berpuasa di bulan Muharram di akhir hayat hidup beliau.

2- Boleh jadi pula beliau memiliki udzur ketika berada di bulan Muharram (seperti bersafar atau sakit) sehingga tidak sempat menunaikan banyak puasa pada bulan Muharram. (Lihat Syarh Shahih Muslim, 8: 55)

Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Puasa yang paling utama di antara bulan-bulan haram (Dzulqo’dah, Dzulhijah, Muharram, Rajab -pen) adalah puasa di bulan Muharram (syahrullah).” (Lathoif Al Ma’arif, hal. 67)

Sesuai penjelasan Ibnu Rajab, puasa sunnah (tathowwu’) ada dua macam:

1- Puasa sunnah muthlaq. Sebaik-baik puasa sunnah muthlaq adalah puasa di bulan Muharram.

2- Puasa sunnah sebelum dan sesudah yang mengiringi puasa wajib di bulan Ramadhan. Contoh puasa ini adalah puasa enam hari di bulan Syawal. (Lihat Lathoif Al Ma’arif, hal. 66)

Sumber : Link

a18357c902d76973e2ccf20c81539caf


📎 Momentum Hijrah

Khalifah Umar bin Khothob dan para sahabat Nabi radiallahuanhum sepakat menjadikan peristiwa hijrah Nabi sebagai patokan kalender hijriyah umat Islam.

Hal itu karena peristiwa hijrah adalah peristiwa penting yang sangat bersejarah dalam kehidupan Nabi dan momentum penting kebangkitan dan kejayaan Islam.

Semangat Hijrah!

📘 (Lihat Ar Raddu Ala Mantiqiyyin hlm. 392 kry Ibnu Taimiyyah)

effa55a548865ad2b97306ef331e03cc


Hindari prasangka buruk & menggunjin

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.

📚 Surah Al Hujurat  : 12

🎙 Syekh Saad Al Ghamidi

7eb221ba7efaddb43f7992476db715cf


BERUSAHALAH AGAR IKHLAS DALAM MENUNTUT ILMU

Imam Ahmad berkata,
Ilmu itu tidak ada yang mampu menandingi pahalanya, bagi orang yang benar niatnya. Tidak jihad, haji, zakat, umroh, bahkan tauhid.

Dikatakan benar niatnya jika dalam dirimu ada 2 niatnya:

1. Ketika diniatkan untuk mengangkat kebodohan diri sendiri, dan

2. Mengangkat kebodohan dari orang di sekitar kita.


5e1db1f05b565c6783a2c0f5af8c216e


PENYAKIT BERNAMA AIN MENDAHULUI TAKDIR
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Cara Agar Terhindar Dari Penyakit ‘Ain

Rutinkan dzikir pagi dan dzikir petang, serta dzikir-dzikir harian seperti dzikir keluar/masuk rumah, dzikir keluar/masuk kamar mandi, dzikir hendak tidur atau bangun tidur, dzikir naik kendaraan, dzikir ketika akan makan, dzikir setelah shalat, dan lainnya.

Diantara dzikir pencegah ‘ain yang bisa dibaca kepada anak-anak agar tidak terkena ‘ain adalah sebagaimana yang ada dalam hadits Ibnu Abbas radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mendoakan Hasan dan Husain dengan doa:

أُعِيذُكما بكلِماتِ اللهِ التَّامَّةِ، مِن كلِّ شيطانٍ وهامَّةٍ، ومِن كلِّ عينٍ لامَّةٍ
/u’iidzukuma bikalimaatillahit taammah, min kulli syaithaanin wa haamah wa min kulli ‘ainin laamah/

“Aku meminta perlindungan untuk kalian dengan kalimat Allah yang sempurna, dari gangguan setan dan racun, dan gangguan ‘ain yang buruk”. Lalu Nabi bersabda: “Dahulu ayah kalian (Nabi Ibrahim) meruqyah Ismail dan Ishaq dengan doa ini” (HR. Abu Daud no. 4737, Ibnu Hibban no.1012, dishahihkan Syu’ain Al Arnauth dalam Takhrij Ibnu Hibban).

Sumber : Link

e14f1df27b920bfaca4add9746c3ca54


Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
____________________

Judul full kajian: bahaya berbangga bangga dengan dunia

003d358dcb83073a1c9771698f0fb919


DIMANA ALLAH

Ucapan Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam itu jelas dan mudah dipahami bagi yang mendengarkannya.

Telah menceritakan kepada kami Utsman dan Abu Bakar -keduanya putra Abu Syaibah- keduanya berkata : telah menceritakan kepada kami Waki` dari Sufyan, dari Abu Usamah dari Az Zuhri, dari Urwah, dari `Aisyah radhiyallahu `anha, ia berkata,

"Ucapan Rasulullah ﷺ itu jelas hingga dapat dipahami oleh siapa saja yang mendengarnya."

HR. Abu Dawud no. 4199 | no. 4839. Hasan

Na`am, ketika menyampaikan bahwa Allah Azza Wa Jalla istiwa` di atas Arsy, maka langsung dipahami oleh Para Sahabat radhiyallahu `anhu jami`an bahwa Allah istiwa di atas Arsy-Nya dan tidak ada satu pun dari mereka yang mencari takwilnya, atau menolaknya, karena memang sudah sangat jelas untuk dipahami.

Apalagi hadits di bawah ini,

Telah bercerita kepada kami Qutaibah bin Sa`id : telah bercerita kepada kami Mughirah bin `Abdur Rahman Al Qurasyiy, dari Abu Az Zanad, dari Al A`raj, dari Abu Hurairah radhiyallahu `anhu berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,

"Ketika Allah menetapkan penciptaan makhluk, Dia menulis di dalam kitab-Nya, YANG BERADA DI SISI-NYA DI ATAS ARSY."

HR. Bukhari no. 2955 | Fathul Bari no. 3194

Telah menceritakan kepada kami Yazid, telah mengabarkan kepada kami Muhammad dari Abu Az Zinad, dari Al A`raj, dari Abu Hurairah radhiyallahu `anhu, dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,

"Ketika Allah memutuskan perkara hamba-hamba-Nya, Allah menulis dalam kitab-Nya: `sesungguhnya rahmat-Ku mendahului murka-Ku` SEDANGKAN DIA ADA DI ATAS `ARSY."

HR. Ahmad no. 7187 dan 7125. Shahih. Lafazh dan sanad di atas Ahmad no. 7187

Jadi, Dimana Allah ?

Atha bin Yussuf

45084249fa31f4715a6b5394f149ebb0


PUASA TERBAIK SETELAH RAMADHAN (1 menitan)
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah

Video pendek dari kajian tematik:
"Hari Yang Shalih"
Link

cb75bd7b41c204d28db63cf7c61d582c


❤️ ﷽ KETENANGAN HATI, NIKMAT YANG HAKIKI

🏡 Hidup tenteram, seakan hanyalah angan bagi sebagian orang. Bagaimana tidak, hari-hari mereka diisi dengan pekerjaan yang tiada henti. Tak jarang, waktu larut malampun kadang harus digunakan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Cobalah tengok sebentar, karena alasan apakah banyak manusia melakukannya. Bila kita gali jawaban mereka, ujung-ujungnya adalah bahwa mayoritas yang dicari adalah kenikmatan dan kesenangan hidup.

🏚 Namun, angan tidaklah sama dengan kenyataan. Ketentraman dan kesenangan tidak didapat, namun kesempitan dan kesusahanlah yang senantiasa terbayang di depan kedua matanya.

🥀💰 Banyak dari pasangan hidup yang menjadikan harta sebagai patokan kebahagiaan. Banyak harta berarti banyak kebahagiaan, sedikit harta sedikit kebahagiaan.

💦 Akhir dari pendapat ini adalah baik suami maupun istri berupaya bekerja demi meraih uang. Lalu menitipkan buah hati mereka kepada orang lain.

👉🏻 Pembaca, seorang muslim haruslah memiliki pemikiran yang panjang. Tentang kehidupan yang dijalaninya, juga tentang kehidupan yang akan dijalaninya di negeri akhirat. Seorang muslim tidak memandang kehidupannya di dunia sebagai ujung angannya, hingga ia mati-matian mendapatkan dunia tanpa memikirkan akhirat. Namun, ia harus senantiasa menimbang kehidupan dunia dengan apa yang akan didapat di akhirat.

Apabila sebuah keluarga memiliki pandangan yang sama tentangnya, di mana mereka senantiasa menjadikan akhirat sebagai tujuan hidup, maka akan baiklah kehidupan sebuah keluarga. Oleh karenanya sikap ini harus ditumbuhkan pula dalam keluarga. Dengannyalah mereka akan memperoleh ketentraman hati ini.

⛅ Ketentraman hakiki yang diidam-idamkan manusia, tengoklah dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu, ia mendengar Rasûlullâh صلى الله عليه وسلم bersabda,

مَنْ كَانَتْ الدّنْيَا هَمَّهُ فَرّقَ اللَّهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ وَجَعَلَ فَقْرَ هُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا كُتِبَ لَهُ وَمَنْ كَانَتْ الآخِرَةُ نِيّتَهُ جَمَعَ اللَّهُ لَهُ أَمْرَهُ وَجَعَلَ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ

"Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allâh akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya. Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allâh akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina."
[H.R Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani dalam Ash Shahihah]

☝🏻 Perhatikanlah, betapa niatan amalan demi mendapat akhirat adalah sebab ketenangan dan pertolongan-Nya, walau mungkin ia adalah seorang fakir lagi membutuhkan.

📌 Sedangkan niatan mendapatkan dunia tanpa mempedulikan akhirat adalah sebab kefakiran. Senantiasa kurang dan senantiasa tidak cukup. Sehingga seakan ia adalah orang yang paling butuh kepada dunia dan harta, betapapun kekayaan yang banyak telah ia peroleh. Lalu, ketenangan manakah yang akan didapatnya.

📍 Sungguh kepada orang seperti inilah berlaku hadis Rasulullah صلى الله عليه وسلم berikut ini:

لو كان لابن آدم واديان من مال لابتغى ثالثا ولا يملأ جوف ابن آدم إلا التراب

"Seandainya seorang anak Adam telah memiliki dua lembah harta, pasti ia akan mencari yang ketiga. Dan tidaklah akan memenuhi kerongkongan anak Adam kecuali tanah (yakni dengan kematian)"
[H.R Al Bukhari dari shahabat Abdullah bin Abbas]

والله واليوت توفيق


•┈┈•••◎❅❀❖💠❖❀❅◎•••┈┈•​​​​​​​​​

5111d9b1fc039431cc03de1d2564dc2c


TAUBAT SEBAB MASUK SURGA (Ustadz Dr. Firanda Andirja)

dfae1601eeded18cf09bd87b9aaea7c2


BAHAGIA DAN SEDIH ITU BIASA, NAMUN HAL INI YANG MENAKJUBKAN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Bahagia Dan Sedih Itu Biasa, Yang Ajaib Itu Mampu Bersyukur Dan Bersabar Dalam Hidup

Dari sahabat Shuhaib radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.”

(HR. Muslim, no. 2999).

Bahagia dan sedih dalam roda kehidupan itu perkara biasa, yang menakjubkan adalah seorang insan bisa bersyukur karena senang dan gembira, dan dapat bersabar ketika sedih dan susah melanda.

Link

97c63d56390c0942c524c1f32198098c


𝐀𝐏𝐀𝐊𝐀𝐇 𝐊𝐈𝐓𝐀 𝐓𝐄𝐑𝐌𝐀𝐒𝐔𝐊 𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐌𝐄𝐍𝐓𝐀𝐃𝐀𝐁𝐁𝐔𝐑𝐈 𝐀𝐋-𝐐𝐔𝐑`𝐀𝐍?

Allah `𝘢𝘻𝘻𝘢 𝘸𝘢 𝘫𝘢𝘭𝘭𝘢 berfirman:

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka merenungkan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran (yang baik)” (QS. Shad: 29)


Link

848cab5d0eff85553e88289c582d30c5


MEREKA MEWARISI SURGA FIRDAUS
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata, ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ لَهُ مَنْزِلاَنِ: مَنْزِلٌ فِى الْجَنَّةِ وَمَنْزِلٌ فِى النَّارِ. فَإِذَا مَاتَ فَدَخَلَ النَّارَ وَرِثَ أَهْلُ الْجَنَّةِ مَنْزِلَهُ فَذلِكَ قَوْلُهُ تَعَالَى: ﴿ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡوَٰرِثُونَ ١٠ ٱلَّذِينَ يَرِثُونَ ٱلۡفِرۡدَوۡسَ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ  ﴾ [المؤمنون : ١٠،  ١١]  . أخرجه ابن ماجه

“Tidak ada seorangpun di antara kalian kecuali dia mempunyai dua tempat: satu di surga dan satu tempat di neraka. Apabila seseorang meninggal dunia, lalu masuk ke dalam neraka, maka para penghuni surga mewarisi tempatnya. Maka itulah makna firman-Nya Subhanahu wa Ta’ala:

أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡوَٰرِثُونَ ١٠ ٱلَّذِينَ يَرِثُونَ ٱلۡفِرۡدَوۡسَ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ [المؤمنون : ١٠،  ١١]

Mereka Itulah orang-orang yang akan mewarisi.  (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus, mereka kekal di dalamnya”.
Shahih HR. Ibnu Majah no. 4341, Shahih Sunan Ibnu Majah no. 3503


Referensi : Link

d4b52a172d97abe0cf68388a9f91d81c


🤲🏻 Hukum mengusap wajah setiap selesai berdoa

777f1d5625aad1da485121be054af444


Anjuran Bagi Pria Untuk Selalu Tampil Wangi

Dahulu Abdullah bin Abbas radhiyallahu anhuma jika lewat di jalan maka orang-orang berkata, "Yang lewat minyak wangi misik ataukah Ibnu Abbas?"

Siyar A’lamin Nubala`, jilid 3 hlm. 337

24d4d04d5fb335f8eb5d4a4efeca1045


👣🪷🔁 SALAT DI MASJID MENGHAPUS DOSA

💬 Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَوَضَّأَ لِلصَّلَاةِ، فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ ثُمَّ مَشَى إِلَى الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ، فَصَلَّاهَا مَعَ النَّاسِ أَوْ مَعَ الْجَمَاعَةِ أَوْ فِي الْمَسْجِدِ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَهُ

"Siapa saja yang wudhu untuk salat lalu dia menyempurnakan wudhunya kemudian berjalan menuju salat wajib dan salat bersama manusia atau bersama jama`ah atau di masjid, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya."

✍️ HR. Muslim dari Utsman bin Affan radhiyallahu anhu


1cb0d8f6d47e1f1854684420f9abd10f


🎥 BERMAIN HP DI MASJID TERMASUK MAKSIAT?
.
👤 Syaikh Shalih bin Abdillah bin Hamad Al-Ushoimi Hafidzahullah
Link

c3241c30be2d6e2741c40d5c4edbea00


Kesalahan fatal ketika lagi wudhu
Sikut gak kena basuh, cuci kaki seadanya tumit gak kena mata kaki apalagi

7a0755ca26cbe14927e558dcbd834f74


NASEHAT INDAH UNTUK PENGGIAT DAKWAH
____✒️

Wahai kalian para penggiat Dakwah, Semoga Allah memberikan balasan yang terbaik untuk kalian.

Jangan mudah menyerah dan baperan, ingatlah dengan atau tanpa kita, Allah akan tetap menjaga agama yang Haq ini sampai akhirnya.

Bersyukurlah dan teruslah berjuang untuk memperbaiki diri dan jauhilah diri dari penyakit yaitu ingin dikenal sehingga menjadikan tidak ikhlas dan merusak amal ibadah dan usaha kalian.

Jagalah persatuan semoga Allah mudahkan.

🤲 Aamiin


🎙️Disampaikan Oleh Ustadz Dr. Musyaffa' Ad Dariny, MA Hafizhahullah selepas Kajian beliau di Jepara dengan Tema : "Masuk Akal Gak Sih?".

🎥 Kajian Selengkapnya bisa disimak di YouTube Channel Masjid Menara Iman & Musyaffa Ad Dariny Channel atau bisa klik langsung link dibawah ini 👇🏻

Link

🍃🍃

Dibagikan Oleh : Mutiara Risalah Islam

264bc8987a93f10e3f014bd22fc4e263


𝙃𝙪𝙠𝙪𝙢 𝙈𝙚𝙣𝙟𝙖𝙢𝙖𝙠 𝙎𝙝𝙤𝙡𝙖𝙩 𝙆𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙋𝙚𝙨𝙩𝙖 𝙋𝙚𝙧𝙣𝙞𝙠𝙖𝙝𝙖𝙣

⁉️ Apakah acara walimah termasuk kesulitan dan kesibukan yang membolehkan untuk menjamak shalat?

✨️Pendapat yang kuat adalah yang mengatakan bahwa acara walimah nikah tidak menjadi sebab yang membolehkan untuk menjamak shalat bagi mempelainya. Karena kesulitan yang ada tidak terlalu besar dan masih memungkinkan untuk shalat di pada waktunya masing-masing.

🎙Syaikh Shalih Al-Fauzan ketika ditanya tentang calon pengantin wanita yang hendaknya menjamak shalatnya di malam pengantin untuk menjaga riasannya yang bisa hilang jika terkena air wudhu, beliau menjawab, "Tidak diperbolehkan untuk menjamak shalat dalam keadaan demikian (acara walimah). Karena yang wajib adalah mengerjakan shalat pada waktunya masing-masing. Tidak boleh menjamak shalat kecuali pada kondisi-kondisi khusus. Seperti kondisi sakit yang membutuhkan untuk menjamak shalat. Seperti kondisi safar yang membolehkan untuk meng-qashar shalat. Seperti kondisi hujan, boleh menjamak shalat maghrib dan isya. Ini adalah kondisi-kondisi yang membolehkan untuk menjamak. Adapun selainnya, maka tidak diperbolehkan untuk menjamak shalat apapun tujuannya. Apa yang ditanyakan oleh penanya tadi, bukanlah udzur yang membolehkan untuk menjamak shalat" [Link

Oleh karena itu kami nasehatkan kepada seluruh kaum Muslimin yang mengadakan acara pesta pernikahan, agar mereka bertakwa kepada Allah dan melaksanakan shalat 5 waktu pada waktunya masing- masing. Tidak menjamaknya dan tidak meninggalkannya. Semoga dengan demikian Allah ta'ala memberi keberkahan kepada pernikahannya.

Wallahu a'lam, semoga Allah ta'ala memberi taufik.

✍️Ustadz Yulian Purnama, Link.
🖇Link

f096bc7987f310d990beda423b693d15


📌SEMUA TERGANTUNG ENGKAU BAGAIMANA MENG-OPERASIKAN SOSMED TERSEBUT

“Tidak hanya TIKTOK tetapi hampir semua SOSMED yang ada di Akhir Zaman ini bisa menyebabkan godaan hawa napsu, goncangan iman, dan fitnah-fitnah yang bisa membuat kita terjerumus atas kemaksiatan yang dilarang oleh syari'at Allah dan Rasul-Nya.

Akan tetapi disisi lain banyak pula manusia yang mendapatkan pahala dan hidayah dari semua SOSMED yang dia lakukan, Pada intinya setiap media sosial itu pasti ada mudharat dan manfaatnya, tergantung seseorang bagaimana mengoperasikan aplikasi tersebut.

Semoga kita selalu menjaga pandangan, pendengaran dan seluruh anggota badan kita untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah dan semoga Allah senantiasa menjaga dan memberikan hidayah taufiq kepada kita.”

255a9160fdde124497c15e9a128b3a32


Beginilah cara menjawab salam dalam sholat !

رد السلام اثناء الصلاة !

a2aade93e7d9f35742ed27bfb9a8bd1c


Perbuatan Ini Juga Ibadah Mulia

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Siapa yang senang jika diselamatkan Allah dari kesulitan dan kedahsyatan pada hari kiamat, hendaklah ia memberikan penangguhan waktu kepada orang yang kesulitan melunasi utang atau membebaskannya (sebagian atau seluruhnya)."

| H.R. Muslim, No. 1563.

53a0ee6cd94bff1676d9b4a56c41aeaf


Kisah Ketika Syeikh Abdurrazzaq ditegur Syeikh Bin Baz

Dahulu, ketika aku berada di majelis Imam Bin Baz -Semoga Allah merahmati beliau-, ketika itu banyak orang mengelilingi beliau, berkerumun untuk bertanya.
Dan aku sendiri juga memiliki pertanyaan sehingga aku ingin bertanya, namun beliau sedang dikerumuni banyak orang.

Ketika azan mulai dikumandangkan, orang-orang meninggalkan beliau, kala itu, mereka sudah faham sedangkan aku sendiri belum faham dan belum mengerti.
Aku katakan pada diriku sendiri, “Wahai Abdurrazzaq, ini adalah kesempatanmu untuk bertanya, Syeikh tidak sedang bersama siapapun.”
Kemudian aku mendekati Syeikh dan aku ucapkan salam kepada beliau, “Assalamualaikum Syeikh, aku ingin bertanya.”

Beliau berkata, “Dengarkan azan! Dengarkan azan!”
Beliau mengulang dua kali, “Dengarkan azan! Dengarkan azan!”

Ucapan ini beliau ucapkan -Semoga Allah merahmati beliau- kepadaku ketika sesi tanya jawab, majelis ilmu dan semua aktifitas berhenti.

Ingatlah dan ambil manfaat darinya, ketika waktu azan dengarkan azan, dengarkan azan dan ucapkan sebagaimana yang muazin ucapkan.

Bahkan apabila Anda sedang menyimak al-Qur’an atau Anda memiliki kewajiban untuk menyimak al-Qur’an, dengarkan azan dulu dan ucapkan sebagaimana yang muazin ucapkan.
Subhanallah, hal ini akan mendatangkan berkah yang sangat luar biasa terkait dengan salat dan memberikan dampak yang tidak sedikit dalam kekhusyuan Anda dalam shalat dan tumakninah Anda dalam salat.

Ketika azan berkumandang, yang merupakan panggilan yang agung lagi sempurna, kemudian Anda menghentikan segala aktifitas untuk menghormati panggilan ini, karena memahami keagungannya, kedudukannya dan betapa pentingnya azan sehingga Anda mengarkan dengan seksama dan mengucapkan sebagaimana yang muazin ucapkan, niscaya Anda akan mendapatkan ketenangan, tumakninah dan kesungguhan dalam melaksanakan shalat dan akan berguguran dari hati Anda berbagai ketergantungan duniawi, kesibukan duniawi akan Linkingga Anda akan mendapati dada Anda lapang menuju rumah Allah, bersegera ke masjid....

c9f6110a91faa3bbb61d63b6007c119f


4 SEBAB DATANGNYA REZEKI

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan,

Ada empat hal yang bisa menjadi sebab datangnya rezeki:

1. Shalat malam
2. Memperbanyak istigfar di waktu sahur (sebelum subuh)
3. Membiasakan sedekah
4. Membiasakan berzikir di awal siang (pagi) dan di akhirnya (petang).

(Zadul Ma`ad 4/378)

446e6edfa89a9d7b9781e2bd4ba9630a


RAJIN PUASA DI BULAN MUHARRAM

Rasulullah ﷺ bersabda:

Puasa yang paling afdhol setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah al-Muharram.

(Linklim: 1982)

🌻 Perbanyak puasa di bulan ini khususnya tgl 10 muharram (Puasa Asyura) karena dapat menghapus dosa setahun yang lalu

🌻 Akan tetapi perlu diingat tidak boleh berpuasa pada seluruh hari bulan Muharram, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah berpuasa sebulan penuh kecuali pada Ramadhan saja

sumber : Link

00e9591cd8a4b161f9f61213ec724a5c


PERBANYAKLAH DZIKIR DIMANAPUN ENGKAU
➖➖➖➖➖➖➖

👤 Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata (yang artinya) :

"Sungguh benar-benar akan ada seorang hamba yang datang pada hari kiamat dengan amal-amal keburukan yang besarnya seperti gunung-gunung, lalu dia dapati lisannya telah meluluh-lantakkannya dengan banyaknya dzikir kepada Allah"

📚 Adda' wad Dawa' 375


Link

e335c2a4ac6bcd778fa588ea88075654


Memperbanyak Puasa Sunnah Di Bulan Muharram

Rasulullah ﷺ  bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

"Puasa yang paling afdhal setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Al-Muharram."

(HR. Muslim: 1982)

┈┉┅━━••••━━┅┉┈

4f3b5d6a9268cf63069d7c72ce9f1adf


‎“Allah itu kagum terhadap anak muda yang tidak bisa disetir oleh syahwatnya, yang tidak dikontrol oleh hawa nafsunya. Dia matang dalam berpikir, dia bijak dalam melangkah. Dia berada di dunia tetapi mindsetnya berada di akhirat.”

‎- Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri حفظه الله


bf90e5fd25623432878ca07837ce64fe


SALAH SATU KEKELIRUAN DALAM MENYAMBUT AWAL TAHUN

Merayakan tahun baru hijriyah dengan pesta kembang api, mengkhususkan dzikir jama’i, mengkhususkan shalat tasbih, mengkhususkan pengajian tertentu dalam rangka memperingati tahun baru hijriyah, menyalakan lilin, atau membuat pesta makan, jelas adalah sesuatu yang tidak ada tuntunannya. Karena penyambutan tahun hijriyah semacam ini tidak pernah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman, ‘Ali, para sahabat lainnya, para tabi’in dan para ulama sesudahnya. Yang memeriahkan tahun baru hijriyah sebenarnya hanya ingin menandingi tahun baru masehi yang dirayakan oleh Nashrani. Padahal perbuatan semacam ini jelas-jelas telah menyerupai mereka (orang kafir). Secara gamblang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka”. (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Sumber : Link

43967d780fe8d9f655ca6142948e8e52


SURO ORA ONO OPO-OPO

Tidak ada bulan sial, Rasulullah shallallahu `alaihi was salam bersabda:
Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqodah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Syaban.
[HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679]

630f87645c35d421ab454f3879423b02


Musik adalah adzannya syaiton

140d7511fe738067adfdd6ad9ea161de


TAJI: FAKTA TUKAR CINCIN DALAM PROSES TUNANGAN YANG KITA TIDAK TAU - Ustadz Dr. Zaenal Abidin, Lc., M.M حفظه الله

583911212a5578140df9fc3c4b959b13


HATI-HATI MAKSIAT DI BULAN INI

Qatadah bin Diamah rahimahullahu mengatakan,

“Kezaliman yang dilakukan di bulan yang Allah muliakan dosanya lebih besar dibanding di bulan yang lainnya.

Sekalipun diketahui bahwa semua kezaliman memang besar dosanya. Akan tetapi Allah azza wajalla berhak menambah apapun yang Dia kehendaki.”

(Tafsir at Thabari 14/238)

657a9af8ef48aede0efbe3782850bb37


Memperbanyak Puasa Sunnah Di Bulan Muharram

Rasulullah ﷺ  bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

"Puasa yang paling afdhal setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Al-Muharram."

(HR. Muslim: 1982)

┈┉┅━━••••━━┅┉┈

6e542e734780db8e788f2183e593fe90


Kapan Lagi Kalau Bukan Sekarang Upgrade Diri?
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Begitu juga dengan riwayat Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah ﷺ berlindung diri dengan berdoa,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan.”(HR. Bukhari no. 6371)

Dalil-dalil yang menjelaskan akan pentingnya waktu sangat banyak, di mana dalil tersebut cukup bagi kita menjelaskan bahwa agama Islam sangat perhatian terhadap waktu. Pada hakikatnya, waktu kita adalah umur kita. Hakikat kehidupan kita adalah waktu kita. Selama kita memiliki umur, kita bisa bercocok tanam dengan amal saleh, sedangkan kita bisa menuai hasil tanamannya berupa pahala di akhirat kelak.

Tidak ada seorang petani yang bercocok tanam hanya dengan berdiam diri saja. Akan tetapi, untuk menuai hasil ladangnya, dia pasti memanfaatkan waktunya dengan menanam benih di ladangnya. Bersemangatlah atas apa yang bermanfaat bagimu, hingga apa saja yang bermanfaat bagi kita, hendaknya kita melakukannya.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ bersabda,

إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ، فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا تَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا

“Jika telah tegak hari kiamat, sementara di tangan salah seorang dari kalian terdapat bibit pohon kurma, jika dia mampu menanamnya sebelum ditegakkannya hari kiamat, maka hendaknya dia menanamnya.”(HR. Bukhari no. 479 di dalam Al-Adab Al-Mufrad)

Artinya bahkan menjelang hari kiamat jika dia mampu untuk melakukan perkara yang bermanfaat baginya, maka hendaknya dia mengerjakannya.

sumber : Link


bf5c86926b622e621614e272fc46ff89


🎥 DIA SELALU MENGAWASIMU SETIAP SAAT
.
👤 Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan Hafidzahullah
.
➡️ Official Youtube ShahihFiqih : Link

963bb4d1302cc95608c19341375e0f2e


nabi yangmelarang bid'ah

6f87104ba2c945bea8fbe51fc041c096


BULAN TERBAIK

Al Hasan al Bashri rahimahullahu mengatakan,

“Allah azza wajalla membuka tahun dengan bulan yang dimuliakan (Muharram) dan menutupnya dengan bulan yang juga dimuliakan (Zulhijjah). Sesungguhnya tidak ada bulan setelah Ramadan yang lebih mulia di sisi Allah melebihi bulan Muharram.”

(Lathaaif al Maarif 34)

c8c70839dbae244e96dfe1a39f2a2dbb


Serial Dzikir Sebelum Tidur (4)

بِاسْمِكَ رَبِّيْ وَضَعْتُ جَنْبِيْ، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، فَإِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِيْ فَارْحَمْهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

BISMIKA ROBBI WADHO’TU JAMBII, WA BIKA ARFA’UH, FA-IN AMSAKTA NAFSII FARHAMHAA, WA IN ARSALTAHAA FAHFAZH-HAA BIMAA TAHFAZH BIHI ‘IBAADAKASH SHOOLIHIIN.

Artinya:
“Dengan nama Engkau, wahai Rabbku, aku meletakkan lambungku. Dan dengan namaMu pula aku bangun daripadanya. Apabila Engkau menahan rohku (mati), maka berilah rahmat padanya. Tapi, apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah (dari kejahatan setan dan kejelekan dunia), sebagaimana Engkau memelihara hamba-hambaMu yang shalih.” (Dibaca 1 x)

Faedah:
Apabila akan tidur, maka hendaklah tempat tidur tersebut dibersihkan karena siapa tahu ada kotoran yang membahayakan di situ, lalu membaca dzikir di atas.

Sumber: Link

d3fc290655a0f2286ca4362fea1e8128


📎 Jangan Menganggap Remeh Amalan Kebaikan

Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an:
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun (ukuran yang kecil atau sepele), niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
(QS. Az-Zalzalah: 7)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap amalan kebaikan, sekecil apa pun itu, tetap memiliki nilai di sisi Allah. Tidak ada amalan yang dianggap remeh oleh-Nya. Meskipun kita merasa bahwa amal yang kita lakukan sangat kecil atau tidak berarti, namun di sisi Allah, itu bisa menjadi sesuatu yang besar dan mendatangkan balasan yang berlipat.

Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh dan rupa kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian."
📘 (HR. Muslim, no. 2564)

Kita harus selalu berusaha untuk ikhlas dalam setiap amal yang kita lakukan, sekecil apapun itu, karena setiap amalan yang ikhlas pasti akan mendapat balasan dari Allah. Semua amalan akan dihisab dan ditimbang, dan tidak ada yang sia-sia di hadapan-Nya. Oleh karena itu, jangan pernah menganggap remeh kebaikan sekecil apapun, karena mungkin itu adalah amal yang akan menyelamatkan kita di akhirat nanti.

Semoga Allah menerima setiap amal kebaikan kita dan menjadikannya sebagai amalan yang mendatangkan keberkahan. Aamiin.



a8ca4c39ea3f448996a7eb6389fe5c07


@dakwah Link x @thesunnah path

Dua hitam yang ketika seorang mukmin melihatnya ia merasa gembira :

• Hitamnya kiswah ka`bah yang menutupinya
• Hitamnya pakaian syar`i seorang wanita muslimah yang menutupi badannya

(Syaikh Shalih al `Ushaimi حفظه الله ورعاه)


Link
dakwah

add8ace9805708c3d7e989e8b9a2f4e4


__Realita Kehidupan__

Abdul A`la bin Abdillah asy-Syami رحمه الله pernah memberikan sebuah pernyataan yang sangat dalam dan mengingatkan kita tentang realita kehidupan:

"العمر ينقص والذنوب تزيد."
"Umur manusia semakin berkurang namun dosa-dosanya semakin bertambah."

Pernyataan ini mengandung makna yang sangat mendalam tentang perjalanan hidup manusia di dunia. Setiap hari yang kita lewati adalah sebuah langkah yang semakin mengurangi umur kita, namun pada saat yang sama, sering kali kita tidak menyadari bahwa kita juga semakin menambah dosa dengan perbuatan yang tidak sesuai dengan perintah Allah.

__1. Waktu yang Terus Berjalan__

Salah satu kenyataan yang tak bisa dihindari dalam kehidupan adalah berjalannya waktu yang begitu cepat. Setiap detik yang berlalu semakin mendekatkan kita pada akhir kehidupan ini. Kita sering terjebak dalam rutinitas sehari-hari, lupa untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk beribadah, berbuat baik, dan memperbaiki diri. Padahal, waktu yang telah berlalu tidak akan pernah bisa kembali lagi.

__2. Penambahan Dosa__

Di sisi lain, dosa-dosa kita sering kali bertambah tanpa kita sadari. Mungkin kita merasa bahwa dosa-dosa kecil tidak akan berdampak besar, namun pada kenyataannya, setiap dosa, sekecil apapun, menambah beban kita di dunia dan akhirat. Kita sering terjebak dalam godaan hawa nafsu yang membuat kita tergelincir dalam perbuatan yang tidak Allah ridhoi.

__3. Renungan untuk Memperbaiki Diri__

Pernyataan ini mengajak kita untuk merenung sejenak. Sebagai umat Muslim, kita harus menyadari bahwa setiap detik waktu yang berlalu adalah kesempatan yang sangat berharga. Semakin banyak waktu yang kita lewatkan tanpa beramal saleh, semakin sedikit waktu yang tersisa untuk bertaubat dan memperbaiki diri. Sebaliknya, kita harus berusaha memanfaatkan waktu yang ada untuk berbuat baik, memperbanyak amal ibadah, serta menjaga diri dari perbuatan dosa.

__Kesimpulan__

Keberkahan hidup terletak pada bagaimana kita memanfaatkan waktu dengan bijak dan berusaha memperbaiki diri. Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu pernah mengatakan, "Hidup ini adalah waktu yang singkat, maka jangan sampai waktu kita habis untuk hal-hal yang tidak bermanfaat." Dalam menghadapi kenyataan bahwa waktu kita terus berkurang dan dosa kita bertambah, kita harus senantiasa berusaha untuk memperbanyak amal saleh, bertaubat dengan sungguh-sungguh, dan memohon ampunan kepada Allah. Semoga kita bisa memanfaatkan setiap detik yang berlalu untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan mendapatkan keberkahan hidup di dunia serta kebahagiaan di akhirat.
Wallahu A'lam Bishawab

df5498b19e828dbede6a4538d6b10bc4


📢✋🏻💐🌾 Keselamatan Terbesar: Menjaga Agama dari Syubhat dan Syahwat

✍🏻 Ibnu Al-Hanbali rahimahullah berkata:

"Keselamatan terbesar bagi seorang hamba adalah tatkala agamanya bersih dari kotoran syubhat dan syahwat. Maka dari itu, seorang hamba wajib bersungguh-sungguh menapaki kesabaran di atas agamanya dan mengokohkan dirinya di atas Sunnah. Sebab, berpegang erat kepada keduanya adalah jalan keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat."

📚 Sulwanu As-Salafi, hlm. 10

✅ Keselamatan yang Hakiki Bukan Duniawi
Banyak manusia menyangka bahwa keselamatan itu berarti selamat dari musibah dunia: tidak sakit, tidak miskin, atau tidak celaka. Padahal keselamatan yang sejati adalah keselamatan agama dari penyimpangan dan kerusakan. Karena jika dunia hancur namun agama selamat, maka seorang hamba masih memiliki harapan besar di sisi Rabb-nya. Tapi jika agama rusak—karena syubhat yang menyesatkan atau syahwat yang menjerumuskan—maka dia dalam bahaya nyata, walaupun dunia terlihat baik-baik saja.


⚠️ Dua Racun Utama: Syubhat dan Syahwat
Syubhat adalah keraguan yang merusak keyakinan. Ia masuk melalui jalan ilmu yang salah, pemahaman yang menyimpang, atau mengikuti tokoh tanpa dalil.

Syahwat adalah nafsu yang menodai ketaatan, melemahkan keimanan, dan menyeret ke dalam maksiat.

Kedua hal ini adalah perusak agama, yang menjauhkan seorang Muslim dari jalan lurus. Maka seorang hamba harus sadar: menjaga diri dari syubhat dan syahwat adalah bentuk jihad terbesar dalam kehidupannya.

🛡️ Jalan Keselamatan: Sabar di Atas Agama
Bahwa keselamatan itu hanya bisa diraih dengan mujahadah (kesungguhan) dan kesabaran. Agama tidak bisa dipegang sambil lalu. Ia butuh usaha untuk tetap istiqamah di tengah godaan dunia, tekanan syubhat, dan tarikan syahwat.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya berpegang teguh pada Sunnah sebagai penentu keselamatan. Di zaman fitnah dan perpecahan, Sunnah menjadi tali pengikat ke jalan keselamatan. Tidak cukup hanya dengan klaim cinta agama—harus disertai dengan pengamalan Sunnah Nabi ﷺ dan pemahaman para Salafus Shalih.

🌿 alan Kebahagiaan Dunia-Akhirat
Bahwa berpegang teguh pada agama dan Sunnah adalah jalan keselamatan dan kebahagiaan di dunia maupun akhirat. Kebahagiaan sejati tidak terletak pada harta, jabatan, atau popularitas—melainkan pada ketenangan hati yang lurus dalam iman dan amal.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang istiqamah di atas agama yang haq, dijauhkan dari syubhat dan syahwat, dan dimatikan dalam keadaan husnul khatimah.

Wallahu A'lam Bishawab

d97eb87bb326c87b81a4d34801b99699


SALAH SATU CARA AGAR MUDAH MASUK SURGA.

Nabi ﷺ bersabda:

“Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah mudahkan baginya jalan ke surga.”

(HR. Muslim no. 2699)


b2a4be7aa5570075ed628a50484c0eb2


📎 Teruslah Berdoa dan Jangan Putus Asa.

💬 Muarriq al-'Ijliy رحمه الله berkata :

سألت ربي حاجة عشرين سنة فما انقضت لي ولا يئست منها

" Aku memohon kepada Robbku selama dua puluh tahun agar memenuhi kebutuhanku. Namun kebutuhan tersebut belum terpenuhi untukku namun aku tidak pernah berputus asa (untuk terus berdoa)."

📚 [ Bahjatul Majalis 69 ]

271de3ad2d70f89e51ff4c5c15d93f33


Ramadhan Waktu Perbaikan Diri

Di riwayatkan dari Abu Said Al-Khudry radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Taala memiliki hamba-hamba yang di merdekakan dari Api Neraka, pada setiap hari dan malam -yakni di bulan Ramadhan-, dan sesungguhnya setiap muslim memiliki doa yang mustajab pada setiap harinya"
[HR. Al-Bazzar, Shahih Targhib hadits 1002 bab puasa]

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, di dalamnya bertabur keridhaan Allah dan pahala dari-Nya. Mudah bagi seorang untuk berbuat kebaikan dan berebut pahala di bulan ini, maka tepatlah bila bulan ini kita jadikan acuan perbaikan diri.

Oleh Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud Al-Atsary hafidzhahullah
generate by :Link

94c3e68d4d6bcd023e8a7bb82f061cde


DOA AGAR DICUKUPKAN DENGAN YANG HALAL
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Kecukupan dengan yang halal akan menenangkan hati

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sangat bersemangat agar umatnya mencari nafkah yang halal dari hasil jerih upayanya sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Di antara doa yang beliau rutinkan dan beliau ajarkan kepada umatnya adalah,

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Ahmad no. 1319, Tirmidzi no. 3563 dan dihasankan al-Hafizh Abu Thahir).

Sumber : Link


4490f8d7ee9bb3f60a63871e57fbb664


Bagaimana Masbuq Melakukan Shalat yang Tertinggal?
Apabila masbûq mendapatkan shalat berjamaah maka dia mengikuti imam dalam semua perbuatan shalat, lalu menyempurnakan yang terlewatkan, berdasarkan sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘aliahi wa sallam:

إِذَا سَمِعْتُمُ الإِقَامَةَ، فَامْشُوا إِلَى الصَّلاَةِ وَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ وَالوَقَارِ، وَلاَ تُسْرِعُوا، فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا، وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا

Apabila kalian telah mendengar iqamah, maka berjalanlah menuju shalat dan hendaklah kalian berjalan dengan tenang dan santai dan jangan terburu-buru. Yang kalian dapati maka shalatlah dan yang terlewatkan maka sempurnakanlah [HR. Al-Bukhâri, no. 636]

Dengan demikian, orang yang mendapatkan imam yang telah memulai shalatnya dan masih dalam shalat, maka hendaknya dia langsung mengikuti imam setelah dia melakukan takbîratul ihram, walaupun imam sedang berada ditasyahhud akhir. Ini berdasarkan keumuman hadits di atas.

Referensi : Link

33afd44745128376934e6b6839a68f7c


BETAPA LUASNYA KASIH SAYANG ROBBKU KEPADA PARA HAMBANYA YANG MELAMPAUI BATAS
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Imam Al Qurthubi ketika menjelaskan ayat:

ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ لِيَتُوبُوا

“Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya” (QS. At Taubah: 118)

Beliau menukil perkataan sebagian ulama tentang makna ayat ini, mereka berkata: “Aku salah sangka dalam 4 perkara. Karena ternyata Allah Ta’ala mendahuluiku.

Pertama, aku mengira akulah yang mencintai Allah, ternyata Allah Ta’ala lebih dulu mencintaiku. Ia berfirman:

ُيُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّوْنَه

“Allah Ta’ala mencintai mereka, dan mereka pun mencintai Allah” (QS. Al Maidah: 54)

Kedua, aku mengira akulah yang ridha kepada Allah, ternyata Allah Ta’ala lebih dahulu ridha terhadapku. Ia berfirman:

رَضِيَ اللهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ

“Allah telah ridha kepada mereka, dan mereka pun ridha kepada Allah” (QS. Al Maidah: 119)

Ketiga, aku mengira akulah yang mengingat Allah, ternyata Ia lebih dulu mengingatku. Allah Ta’ala berfirman:

وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

“Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar” (QS. Al Ankabut: 45)

Keempat, aku mengira bahwa hanya akulah yang bertaubat kepada-Nya, ternyata Ia lebih dahulu memberi ampunan kepadaku. Allah Ta’ala berfirman:

ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ لِيَتُوبُوا

“Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya” (QS. At Taubah: 118)

(sampai di sini nukilan dari Tafsir Al Qurthubi)

sumber: Link

f62a7a5e078b931477d22abb5908ab32


AMBULANCE SIAP MENJALANKAN TUGAS !

Dengan Pelayanan Ambulance Gratis 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung kontak Hotline 082177334455

Link">wa.me

InsyaaAllah 24 Jam Gratis Untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo Kota dan Gresik Kota.

Agar layanan Ambulance Gratis ini terus di rasa manfaatnya oleh masyarakat. yuk mari saling mendukung dalam operasional ambulnce muslim biker indonesia Surabaya Chapter agar bermanfaat semakin luas.

gratis mbisurabaya

e65d5d474c470fb2f9837ecb6232fc07


Bolehkah Mendoakan Muslim yang Berbuat Syirik?
🎙️ Ustadz Nor Kandir, ST., BA
🎥 Link

📝 Bagaimana status orang Islam yang masih memasang jimat atau berbuat kesyirikan? Ustadz Nor Kandir menjelaskan batasan siapa yang boleh didoakan dan pentingnya melihat akhir hidup seseorang. Semoga Allah Subhanahu wa Ta`ala memberi hidayah.



0b6434693b2a3450b947aef0b426f6f4


SEMUA KARENA NIAT
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang tergantung apa yang diniatkannya. Barangsiapa hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang ia niatkan.”
📘 (HR. Bukhari: 1)

Hadits ini merupakan landasan besar dalam Islam, menunjukkan bahwa nilai suatu amal tidak hanya dilihat dari bentuknya, tetapi dari niat di dalam hati. Dua orang bisa melakukan amalan yang sama, namun mendapatkan balasan yang berbeda karena perbedaan niat mereka.

Niat adalah pembeda antara ibadah dan kebiasaan, antara amal yang berpahala dan yang sia-sia. Bahkan perkara duniawi seperti bekerja, belajar, atau beraktivitas sehari-hari bisa bernilai ibadah jika diniatkan untuk mencari ridha Allah. Sebaliknya, amal yang tampak besar bisa menjadi tidak bernilai jika tercampur riya’ atau tujuan dunia semata.


855f5dc33c570dae5c8ef442c150264b


📎 BERBOHONG YANG DIBOLEHKAN

💠 Ibnu Syihab berkata,
“Aku tidaklah mendengar sesuatu yang diberi keringanan untuk berdusta di dalamnya kecuali pada tiga perkara, “Peperangan, mendamaikan yang berselisih, dan perkataan suami pada istri atau istri pada suami (dengan tujuan untuk membawa kebaikan rumah tangga).”`

(HR. Bukhari no. 2692 dan Muslim no. 2605, lafazh Muslim).

Sumber Link
.