Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

AMALAN YANG MEMASUKKAN KE SURGA

Dari Abu Abdillah Jabir bin Abdillah Al-Anshari Radhiyallahu Anhuma bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam seraya berkata, Bagaimana pendapat Anda jika aku shalat wajib, berpuasa Ramadhan, menghalalkan yang halal, mengharamkan yang haram, dan aku tidak menambah selain itu, apakah aku akan masuk Surga? Beliau menjawab, Ya.
HR. Muslim no. 15



layanan Ambulance MBISC
24 Jam Gratis Dalam Kota Surabaya
Sidoarjo & Gresik
(Syarat & ketentuan berlaku)
https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp">mbisc.my.id/ambulance*whatapp">https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Whatapp Group Dakwah
https://mbisc.my.id/gdmbisc">mbisc.my.id/gdmbisc">https://mbisc.my.id/gdmbisc

eTiket System
https://mbisc.my.id/tiketinfo/">mbisc.my.id/tiketinfo/">https://mbisc.my.id/tiketinfo/

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

275d172ab60a5058fef7d59dbb46ea19


BENARKAH KALAU FOTO BERTIGA SALAH SATUNYA AKAN MENINGGAL?

JAWAB: IYA BENAR.!

Surat Ali ‘Imran Ayat 185

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian.

Dan dengan kejadian itu,seluruh makhluk akan kembali kepada tuhan mereka untuk memperhitungkan amal perbuatan mereka. Dan sesungguhnya kalian akan memperoleh balasan sempurna atas amal perbuatan kalian secara penuh, tanpa ada pengurangan pada hari kiamat.

Maka barangsiapa telah dimuliakan oleh tuhannya dan Dia telah menyelamatkannya dari neraka, serta masukkannya ke dalam surga, sesungguhnya dia telah menggapai puncak apa yang diinginkannya. Dan tidaklah kehidupan dunia itu, melainkan kesenangan yang akan sirna, maka janganlah kalian tertipu dengannya.

▪▪▪

af5bff2984d0f4f379b9557b678a0c42


PUNYA ANAK TAPI SEPERTI TIDAK PUNYA ANAK

Anakmu sekolah sekitar 4-8 jam…

masih tersisa waktu dalam sehari sekitar 16-20 jam untukmu sebagai orangtuanya…

untuk walau sekedar makan bersama

untuk walau sekedar bersenda gurau bersama

untuk walau sekedar mengusap keringat di dahinya

untuk walau sekedar menemani tidurnya

untuk walau sekedar memperhatikan perkembangan fisik dan sifat anakmu

Belum lagi yang lebih, lebih dan lebih penting dari itu semua!?!

Memperhatikan Akidahnya

Memperhatikan Ibadahnya

Memperhatikan Keilmuan Agamanya yang jangankan Anakmu, Kamu sendiri haram untuk tidak tahu, seperti bacaan Al-Qur’an nya, masalah bersuci, masalah haid dan junub, dsb…

AYO PARA ORANGTUA;
RUBAHLAH GAYA HIDUPMU TERHADAP ANAK-ANAKMU….

LUANGKAN WAKTU LEBIH UNTUK MEREKA
INGAT ANAKMU TIDAK HANYA BUTUH SANDANG PANGAN DARIMU, TETAPI MEREKA LEBIH MEMBUTUHKANMU!

MASA PEKERJAAN, GADGET DAN SMARTPHONE, MEDSOS LEBIH KAMU PERHATIKAN DIBANDING DARAH DAGINGMU !!!
YANG MUNGKIN NANTINYA DIA LAH ANAKMU YANG MENDOAKANMU TATKALA ANDA SUDAH MENJADI HANYA SATU TULANG EKOR !!!

عن عائشة – رضي الله عنها – ، قالت : قال رسول الله – صلى الله عليه وآله وسلم – : ” إن أولادكم هبة الله لكم…” .

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya anak-anakmu adalah Anugerah Allah bagi kalian…” HR. Hakim.

NB: Jangan jadikan anugerah tersebut malah menjadi siksa

NB: JANGAN JADI ORANGTUA YANG PUNYA ANAK TETAPI SEPERTI TIDAK PUNYA ANAK…!

Sungguh banyak orang yang ingin punya anak tetapi belum diberikan anugerah tersebut.

Ustadz Ahmad Zainuddin Lc, حفظه الله تعالى

sumber : Link

f1856d21334672157bce559efe4b3d63


KUATKAN TEKADMU DALAM MENCARI ILMU!

Tiga hal ini telah dikumpulkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah,

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ

“Bersemangatlah meraih hal yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan mudah menyerah.”

Junaid berkata, “Tidak ada seorangpun yang mencari sesuatu dengan kesungguhan dan penuh keseriusan kecuali dia akan mendapatkannya. Jikalau tidak semuanya, minimal dia akan mendapatkan sebagiannya.”

Ibnul Qayyim berkata dalam kitabnya Al-Fawaid, “Jika tekad sudah muncul pada diri yang malas seperti bintang yang muncul di malam hari, dibarengi oleh semangat yang kuat ibarat bulan yang berdampingan dengan bintang, maka hati akan disinari oleh cahaya Rabbnya, ibarat cahaya bulan dan bintang yang menerangi gelapnya bumi.”

Di antara faktor-faktor yang akan menguatkan tekad seseorang adalah mempelajari kisah para ulama terdahulu dan melihat bagaimana kuatnya tekad mereka.

Dahulu Abu Abdillah Ahmad bin Hanbal saat beliau masih kecil, pernah ingin berangkat menuju majelis ilmu sebelum masuk waktu subuh, sang ibu pun langsung memegangi baju anaknya karena rasa sayang kepada anaknya, sembari berkata: tunggulah sampai adzan dikumandangkan atau waktu shubuh telah masuk.



Baca selengkapnya: Link

a667cf841a8e9a0af5add7c69c444585


Bahaya asal percaya kabar yang beredar, apalagi jika itu tidak benar beritanya alias hoax. Wal iyadzubillah

9b5c8b36bd0be3867c2c712ae6aa2363


MUTIARA SALAF : WAS-WAS RIYA’ DALAM BERAMAL KEBAIKAN

Ketika seseorang berkeinginan untuk beramal kebaikan, syaithon datang memberikan was-was kepadanya dengan mengatakan, “Engkau melakukan itu karena riya dan sum’ah..” Karena omongan ini, akhirnya ia urung melakukan amalan kebaikan. Bagaimanakah cara menjauhi was-was semacam ini..?

Syaikh al-Utsaimin rohimahullah menjawab,

“Caranya adalah memohon perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dari syaithon yang terkutuk dan terus melanjutkan beramal kebaikan, tanpa menoleh kepada was-was yang menghalangi/mencegahnya dari berbuat kebaikan tersebut..

Jika ia berpaling dan tidak memperdulikan omongan (syaithon) itu, serta berlindung kepada Allah subhanahu wa ta’ala  dari syaithon yang terkutuk, niscaya akan hilang darinya was-was tersebut dengan izin Allah subhanahu wa ta’ala..”

[ Fatawa Syaikh al-Utsaimin rohimahullah – 2/209 no. 277 ]

Terkait masalah yang sama, Fudhail bin ‘Iyadh rohimahullah berkata,

“Meninggalkan amal karena manusia termasuk riya’.. dan beramal karena manusia termasuk syirik..”

[ Majmu’ al-Fatawa – 23:174 ]

NOTE: Jika hendak mengerjakan suatu amal kebaikan, namun khawatir riya’, maka hendaknya istighfar, ta’awudz (berlindung kepada Allah), perbaharui niat, dan tetaplah lanjutkan amal kebaikan tersebut.. Allahu a’lam

Link

e542287061a9d29a8a68a8148dd56c44


▶️ JANGAN BURU-BURU DALAM MENILAI ORANG LAIN!

43b56012b575f094be73db3d8b91c57d


KESYIRIKAN ITU DAMPAKNYA TERAMAT BESAR

Kesyirikan adalah penghapus amalan shalih. Hal ini berlaku sejak dahulu, yaitu para Nabi dan Rasul terdahulu. As Sa’di rahimahullah menjelaskan : “‘Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada orang-orang yang sebelummu‘ maksudnya seluruh para Nabi terdahulu. ‘Jika kamu berbuat syirik, niscaya akan terhapuslah amalmu‘ amaluka di sini merupakan mufrad mudhaf, sehingga maksudnya mencakup semua amalan dan seluruh para Nabi. Yaitu bahwa perbuatan syirik itu menghapus semua amalan. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

ذَلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan (QS. An An’am: 88)

dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi maksudnya rugi dunia dan akhirat. Maka, dengan kesyirikan, terhapuslah semua amalan. Dan pelakunya berhak mendapatkan hukuman dan adzab” (Taisir Karimirrahman, 729).

Imam Ath Thabari rahimahullah menafsirkan: “maksudnya, jika engkau berbuat syirik terhadap Allah wahai Muhammad, maka akan terhapus amalanmu. Dan engkau tidak akan mendapatkan pahala, juga tidak mendapatkan balasan, kecuali balasan yang pantas bagi orang yang berbuat syirik kepada Allah” (Tafsir Ath Thabari, 21/322).

Inilah faidah yang berharga untuk kita. Jika Rasulullah dan para Nabi saja diancam dari perbuatan syirik, maka kita lebih lagi terancam dan hendaknya lebih takut darinya. Jika amalan Rasulullah dan para Nabi terdahulu yang tidak terbayangkan besarnya, dalam mendakwahkan Islam, dalam bersabar mengadapi perlawanan dari orang-orang Musyrik, dalam menghadapi cobaan-cobaan dari Allah, tetap akan terhapus semua amalan itu jika mereka berbuat syirik. Apalagi kita? Yang sedikit amalannya, bahkan banyak berbuat dosa!?!

Sumber : Link

65d56c4eecfd5ed6187314b356ce3706


Seseorang bisa melakukan berbagai macam ibadah & amal kebaikan, itu semata-mata karena taufiq hidayah dari Allah subhanahu wa ta`ala, bukan karena kepintaran & kehebatannya.

Seseorang tidak akan punya prestasi jika tidak ditolong Allah subhanahu wa ta`ala.

09. DOA MEMOHON ISTIQAMAH | Serial Istiqamah

Link

0c7e1f3a4de2b23d5bf47925affcf7e4


BIKIN KONTEN KARENA INGIN TENAR

Beratnya menjadi orang terkenal
Tanpa disadari, sebenarnya menjadi orang terkenal itu berat. Orang yang dikenal banyak manusia akan lebih susah menjaga keikhlasannya dibandingkan dengan orang yang biasa-biasa saja di mata manusia. Ketenaran seringkali membuai seseorang sehingga terlena dari mengingat Allah Ta’ala. Ibadah dan amal saleh yang dikerjakannya pun terkadang menjadi tidak ikhlas untuk Allah Ta’ala semata, melainkan supaya diketahui orang-orang yang mengenalnya. Sedangkan menjaga keikhlasan itu sangatlah berat. Sufyan Ats-Tsauri berkata,

مَا عَالَجْتُ شَيْئًا أَشَدَّ عَلَيَّ مِنْ نِيَّتِي؛ لِأَنَّهَا تَنْقَلِبُ عَلَيَّ

“Tidaklah aku berusaha untuk membenahi sesuatu yang lebih berat  daripada meluruskan niatku, karena niat itu senantiasa berbolak balik.” (Jami’ul ‘Ulum Wal-Hikam, 1: 70)

Basyr bin Al-Harits Al-Hafiy mengatakan,

لا أعلم رجلا أحب أن يعرف إلا ذهب دينه فافتضح. مااتقى الله من أحب الشهرة. لا يجد حلاوة الاخرة رجل يحب أن يعرفه الناس

“Aku tidak mengetahui ada seseorang yang ingin tenar, kecuali berangsur-angsur agamanya pun akan hilang. Silakan jika ketenaran yang dicari. Orang yang ingin mencari ketenaran sungguh ia kurang bertakwa pada Allah. Orang yang ingin tenar tidak akan mendapatkan kelezatan di akhirat.” (Ta’thirul Anfas, hal. 284)

Allah mencintai hamba yang khafiy
Bukankah salah satu alasan seseorang ingin terkenal adalah supaya dilihat, dibanggakan, dianggap penting, dan dicintai manusia? Sudah selayaknya seorang hamba lebih menginginkan untuk dicintai Allah Ta’ala daripada dicintai manusia. Sedangkan Allah Ta’ala mencintai orang yang tidak berambisi untuk menjadi orang terkenal. Rasullullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعَبْدَ التَّقِيَّ الْغَنِيَّ الْخَفِيَّ

“Sungguh, Allah mencintai hamba-Nya yang bertakwa, al-ghaniy (merasa cukup dari manusia dan bersandar hanya kepada Allah), al-khafiy (tersembunyi dan tidak suka mengusahakan diri untuk terkenal).” (HR. Muslim no. 2965 dari sahabat Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu)

Syekh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan;

الخفي: هو الذي لا يظهر نفسه، ولا يهتم أن يظهر عند الناس، أو يشار إليه بالبنان، أو يتحدث الناس عنه

“Al-khafiy yaitu orang yang tidak menampakkan dirinya, tidak berambisi untuk tampil di depan manusia, atau untuk ditunjuk oleh orang-orang atau diperbincangkan oleh orang-orang.” (Syarah Riyadush Shalihin, 3: 511)

Sumber: Link

8d8febfeec13edea3dcb7e0a2fbdae11


TERNYATA INI MAKNA BERKATA UFF KEPADA ORANG TUA

Ayat terkait perintah untuk berbuat baik kepada orang tua,

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “uff” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. al-Isra: 23)

Ibnul Jauzi menjelaskan makna Uff secara bahasa. Beliau menyebutkan ada 5 pendapat. Dan semuanya merujuk pada satu makna, yaitu sesuatu yang remeh.

[1] Kotoran kuku, ini merupakan pendapat al-Khalil al-Farahidy

[2] Kotoran telinga, ini pendapat al-Ashma’i.

[3] Potongan kuku, ini pendapat Tsa’lab

[4] Uff dari kata al-Afaf [الأَفف]. Dan kata al-Afaf dalam bahasa arab artinya sedikit. Sehingga kata Uff artinya meremehkan, menganggap kecil. Ini pendapat al-Anbari.

[5] Uff artinya benda ringan yang ada di tanah, seperti kerikil atau ranting. Ini pendapat Ibnu Faris

Selanjutnya, Ibnul Jauzi juga menyebutkan keterangan gurunya Abu Manshur,

معنى «الأف» : النَّتَن، والتضجر

Makna uff adalah tidak enak dirasa, berkeluh kesah. (Tafsir Zadul Masir, 4/156).

Kaitannya dengan interaksi anak dengan orang tua, Allah memberikan dua larangan,

[1] Jangan berkata uff

[2] Jangan membentak

Dan uff lebih ringan dari pada membentak. Dengan merujuk makna bahasa, uff untuk orang tua berarti mengucapkan kalimat buruk paling rendah, yang tidak disukai orang tua.


Referensi: Link

e7bf55bedbdf97be4be7cb7e609aecb2


📌Sempatkan Waktu Untuk Sholat Bukan Sholat Dikala Sempat

الصَّلٰوةَ كَانَتۡ عَلَى الۡمُؤۡمِنِيۡنَ كِتٰبًا مَّوۡقُوۡتًا

"Sesungguhnya shalat itu kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang - orang yang beriman."

( Link-Nisa’ [4] : 103 )

89a7e8ade53e810a3ff9b293b9e9f57b


NASEHAT UNTUK YANG TELAH ATAU AKAN BERHAJI & BERUMROH
➖➖➖➖➖

Al-Allamah Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah menyatakan,

"Sebagian orang ada yang berhaji dan juga umrah, tapi meremehkan ibadah shalat. Padahal shalat rukun Islam kedua sedangkan haji rukun Islam kelima.

Shalat lebih ditekankan daripada haji. Sejumlah pihak ada yang mengerjakan haji tapi tidak shalat; orang seperti itu tidak sah hajinya... Haji hanyalah salah satu dari ibadah-ibadah yang ada.

Jadi siapa yang hanya menunaikan haji tapi meninggalkan ibadah-ibadah lain maka hajinya tidak diterima."

(Durus wa Fatawa Al-Hajj, I/225-226)

Referensi: Postingan Fikih Muamalah Kontemporer

f6279317b72ab10488f63a95d1d83853


🎥 MANA LEBIH UTAMA? UMRAH DZULQA’DAH ATAU RAMADHAN?
.
👤 Syaikh Sa`ad bin Turki Al-Khotslan Hafidzahullah

85096853b49ba433b29f18446a8bfb52


Semoga Allah jauhkan kita dan anak keturunan kita dari segala pintu yang mengarah ke kesyirikan..
doa

7e1a7fddc2d76d7f276c4b3ffe50c4f7


Jadilah manusia yang optimis terhadap apapun yang sedang dihadapi & dijalani, yang tidak melihat dari sudut pandang pesimis & negatif. Selalu ingat bahwa Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya.

45. SEBUAH POLA UJIAN | Riyaadhushshaalihiin
Link

5e46a0460625dfd2c0f314dfc3b7b4cb


📎 INILAH MANUSIA YANG PALING JAUH DARI SYAFAAT

👤 Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :

كلما كان الرجل أتم إخلاصا لله كان أحق بالشفاعة وأما من علق قلبه بأحد المخلوقين يرجوه ويخافه فهذا من أبعد الناس عن الشفاعة

Semakin seorang itu sempurna keikhlasannya kepada Allah, maka ia akan lebih berhak mendapatkan syafaat. Adapun mereka yang menggantungkan hatinya pada salah seorang makhluk, berharap dan takut kepadanya, mereka ini termasuk manusia yang paling jauh dari syafaat.

__________________

📚 Iqtidha`ush Shiratil Mustaqim li Mukhalafati Ashhabil Jahim 2/362

fa1f03defefcf09956973fba73104467


📎 TANDA ALLAH BERPALING DARIMU

👤 Imam Junaid al-Baghdadi rahimahullah berkata :

عَلَامَةُ إِعْرَاضِ اللَّهِ عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يُشْغِلَهُ بِمَا لَا يَعْنِيهِ

"Tanda Allah berpaling dari seorang hamba adalah hamba tersebut disibukkan dengan sesuatu yang tidak berguna."

_______________

📚 Shafwah ash-Shafwah, jilid 2, hlm. 271

7b9d47326941fbda77033d66718599ca


📎 CEK DIRIMU TERLEBIH DAHULU!
.
👤 Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
.
والنفوس لهِجةٌ بمعرفة محاسنها ومعرفة مساوىء غيرها.
.
"Jiwa-jiwa itu (tabiat dasarnya) suka mengetahui kebaikan-kebaikan dirinya dan mengetahui keburukan-keburukan orang lain."
.
_______
.
📚 Jami`ul Masail, jilid 3 halaman 87
.
🌏 Web | Link

74eabcc3a04d2adb8686c0c8ee5bf70e


KEUTAMAAN-KEUTAMAAN SHALAT MALAM

Shalat malam memiliki banyak sekali keutamaan, dan di antaranya:

[1] Shalat terbaik setelah shalat wajib. Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda,
“Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah –Muharram-. Sebaik-baik shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163)

[2] Jaminan masuk surga dan selamat dari adzab neraka. Dari Abdullah bin Salam radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,
“Wahai manusia! Sebarkanlah salam, jalinlah tali silturahmi (dengan kerabat), berilah makan (kepada istri dan kepada orang miskin), shalatlah di waktu malam sedangkan manusia yang lain sedang tidur, tentu kalian akan masuk ke dalam surga dengan penuh keselamatan.” (HR. Tirmidzi no. 2485 dan Ibnu Majah no. 1334. Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 569 mengatakan bahwa hadits ini shohih)

[3] Dicatat sebagai orang yang berdzikir kepada Allah
Dari Abu Sa’id dan Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda,
“Apabila seseorang bangun di waktu malam, lalu dia membangunkan istrinya, kemudian keduanya mengerjakan shalat dua raka’at, maka keduanya akan dicatat sebagai pria dan wanita yang banyak berdzikir pada Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 1335. Syaikh Al Albani mengatakan dalam Shohih wa Dho’if Sunan Ibnu Majah bahwa hadits ini shohih).

Hadits ini menunjukkan bahwa suami istri dianjurkan untuk shalat malam berjama’ah.
_______⁣⁣

cc0b1ea2879509adb6f7ca500827a618




Semoga Allah selalu menjaga kita dari segala keburukan dan semoga Allah Azza wa Jalla selalu memudahkan langkah kita dalam kebaikan dan ketaatan

dafaed5f2d814ca7266d04c9e13e508b


📎 BUAH DARI BERIMAN KEPADA TAKDIR
.
👤 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
.
والإيمان بالقضاء والقدر والرضا به ، يبعد عن العبد : الهمّ.. والغم.. والحزن
.
"Beriman kepada Qodho dan Qodar serta ridho dengan hal tersebut akan menjauhkan seorang hamba dari :
1. Kesedihan,
2. Kesusahan
3. Dan Kedukaan."
.
________________
.
📚 Madarijus Salikin 2
.
🌍 Web | Link

5c752e52d123a43c1f891eea7b4cf203


📎 SECUKUPNYA JANGAN BERLEBIHAN.
.
Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda :
.
أَحْبِبْ حَبِيبَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ بَغِيضَكَ يَوْمًا مَا وَأَبْغِضْ بَغِيضَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ حَبِيبَكَ يَوْمًا
.
"Cintailah orang yang engkau cintai seperlunya, karena bisa saja suatu hari dia akan menjadi musuhmu, dan bencilah orang yang kamu benci seperlunya, karena bisa jadi suatu hari kelak dia akan menjadi orang yang engkau cintai."
.
________
.
📚 HR. Tirmidzi 1997 Maktabatul Ma`arif riyadh

c559c60cc56849dbcc982b34340b28f8


▶️ SOSOK YANG DICINTAI ANAK

📡Link Youtube :
Link

0828a01eb686838f84d083bb704710e4


▶️ SUAMI YANG TIADA RASA CEMBURU KETIKA ISTRI BUKA AURAT DAN BERMAKSIAT

📡 Link Youtube:
Link

Perkembangan zaman telah mengaburkan pandangan kita terhadap hukum Allah, berbagai pelanggaran mulai dianggap wajar oleh sebagian orang. Salah satu permasalahan sekarang yang sering kita lihat ialah, bermudah-mudahan bagi seorang suami atau ayah untuk membiarkan istri dan anak tercintanya melakukan perbuatan maksiat serta membiarkan aurat mereka terekspos dan menjadi konsumsi publik, Allahu yahdik. Nabi kita yang Mulia ﷺ sangat tegas dengan laki-laki varian seperti ini. Rasulullah ﷺ bersabda,

كُلُّكُمْ رَاعٍ فَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

“Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari No. 2554)

Tentang makna Dayyuts ini sendiri Ibnu Taimiyyah rahimahullah, beliau berkata,

والديوث: الذي لا غيرة له

“Dayyuts adalah laki-laki yang tidak memiliki rasa cemburu.” (Majmu’ Al-Fatawa, 32: 141)

Contoh perbuatan dari laki-laki seperti ini sangat beragam kita temukan di zaman sekarang, seperti:
1. Membiarkan istri dan anak berpakaian terbuka dan tidak menutup aurat
2. Membiarkan istri dan anak perempuan berkhalwat dengan non Mahram serta membiarkan bahkan mendukung mereka berpacaran
3. Membiarkan istri bersolek dengan sangat berlebihan di depan umum yang berpotensi mengundang syahwat laki-laki lain
4. Serta perbuatan maksiat lainnya yang dilakukan oleh istri dan anak yang ia ketahui, namun ia enggan untuk mengingatkan istri dan anaknya

Dayyuts adalah sifat tercela dan ancamannya tidak main-main, sementara beberapa dari kita masih saja lalai dari hal ini bahkan berbangga dengannya. Naudzubillah. Allah Subhanahu wa Ta`ala berfirman,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ..

Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.. (QS. At-Tahrim [66]: 6)

Wahai ayah dan suami, bimbinglah tangan istri dan anakmu menuju Surga Allah. Dunia ini akan sirna, kebanggaanmu atas maksiat di dunia, akan menjadi kehinaanmu kelak di akhirat.

Allahu Ta’ala A’lam bishawab

cfbc21febed3c6c9dc5908eed1e47c8d


📎 SABAR HANYA UNTUK HAMBA YANG MULIA

👤 Hasan al-Bashry rahimahullah berkata:

الصبر كنز من كنوز الخير، لا يعطيه الله إلا لعبد كريم عنده.

"Sabar adalah salah satu dari perbendaharaan kebaikan, Allah tidak akan memberikannya kecuali kepada seorang hamba yang mulia di sisi-Nya."

cc27c222df3e96d8cd1bac8c5d314404


Perekat tali cinta suami istri yang paling kuat adalah dengan agama.

Dengan agama rumah tangga yg diuji akan mendapat kekuatan.
Dengan agama rumah tangga yg dijalani akan mendapat ketenangan.
Dengan agama rumah tangga yg berselisih akan mendapat kesabaran.

Maka cita-cita keluarga yg sakinah mawadah warahmah hanyalah mimpi-mimpi bagi keluarga yg di dalamnya tidak di hidupkan agama.

Sebab hanya dengan agama Allah ﷻ akan memberikan kekuatan, ketenangan, kesabaran,

Dan dengan tali agama pulalah rumah tangga akan banyak mendapatkan nikmat, rahmat dan keberkahan.

Asy Syaikh Sulaiman Ar Ruhaili حفظه الله berkata;

Tidak bermanfaat ketampanan atau kecantikan dalam menghadapi beban-beban kehidupan rumah tangga tanpa ada agama.
Tidak bermanfaat harta benda tanpa ada agama.
Tidak bermanfaat silsilah keturunan tanpa ada agama.

Maka diperlukan agama dan berupa akhlak yang baik, kerana jalan kehidupan rumah tangga adalah panjang dan padanya terdapat tuntutan-tuntutan dan pergaulan yang berkesinambungan. Dan ia memerlukan dalam menguatkannya dan kesinambungannya yang dibangun di atas agama dan akhlak yang baik.

(Muhadhoroh Haqqu Az Zaujain)

Dengan demikian setiap rumah tangga maka sangat butuh dengan agama. Sebab dengan agama akan banyak mendapat kebaikan.

Semoga Allah ﷻ memberikan kita pasangan yg shalih dan shalihah, keistiqomahan diatas ketaqwaan serta menjadikan rumah tangga kita penuh keberkahan. Aamiin.

✍ Habibie Quotes, 01/09/20

70af7d6ee6dae86117050aa688bd7aaf


Yakinlah, bahwa rezeki kita sudah Allah jamin, Sebab selama kita masih hidup maka selama itu pula jatah rezeki kita akan tetap ada.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لو أن ابن آدم هرب من رزقه كما يهرب من الموت لأدركه رزقه كما يدركه الموت

“Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” [As-Silsilah ash-Shahihah 952]⁣

Allah yang memberikan rezeki kepada kita disaat sehat, dan Allah pula yang memberikan rezeki kepada kita disaat sakit.

"Lalu Apa yang membuat kita khawatir?"

Allah yang memberikan rezeki kepada kita disaat dalam kandungan, dan Allah pula yang memberikan rezeki kepada kita disaat dewasa.

"Lalu Apa yang membuat kita khawatir?"

Allah yang memberikan rezeki kepada kita sebelum menikah, dan Allah pula yang memberikan rezeki kepada kita setelah menikah.

"Lalu Apa yang membuat kita khawatir?"

Dikatakan kepada Salamah bin Dinar rahimahullah:
“Apakah engkau tidak melihat barang-barang telah mahal?”
Lalu beliau berkata:
“Apa yang membuat kalian khawatir? Sesungguhnya Zat yang memberikan rezeki kepada kita di saat barang-barang murah adalah Zat yang memberikan rezeki kepada kita di saat barang-barang mahal.” [Hilyatul Auliya 3/239]

Karena itu mari jadikan setiap keadaan yg telah Allah takdirkan sebagai ladang kebaikan, kita tidak perlu terlalu sedih dan khawatir soal rezeki. sebab kewajiban kita adalah beribadah kepada Allah, Dan Dia yang akan menjamin rezeki kita, sebagaimana yang telah Dia janjikan kepada setiap makhluknya.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

“Fokuskanlah pikiranmu untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepadamu. Jangan menyibukkannya dengan rezeki yang sudah dijamin untukmu. Karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang sudah dijamin, selama masih ada sisa ajal, rezeki pasti datang. Jika Allah -dengan hikmahNya- berkehendak menutup salah satu jalan rezekimu, Dia pasti dengan rahmatNya membukan jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu. (Al Fawaid, hal. 94, terbitan Maktabah Ar Rusyd, tahqiq: Salim bin ‘Ied Al Hilali)

Barakallahu fiikum.

✍ Habibie Quotes, 28/03/22

f17436a85e62a5c8a4c946999506f80b


📎Waktu Berlalu Begitu Saja, Sedangkan Ilmu Agamaku Masih Segini-Gini Aja

Belajar ilmu agama wajib bagi muslim

Allah Ta’ala, “Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.”

(QS. Ar Ruum: 7)
.
Ath Thobari rahimahullah menyebutkan sebuah riwayat dari Ibnu ‘Abbas yang menerangkan mengenai maksud ayat di atas. Yang dimaksud dalam ayat itu adalah orang-orang kafir. Mereka benar-benar mengetahui berbagai seluk beluk dunia. Namun terhadap urusan agama, mereka benar-benar jahil (bodoh).

(Tafsir Ath Thobari, 18/462)

5422cd6035b1d888f389d32fa74c8372


📎 DOA AGAR MUDAH MENCINTAI FAKIR MISKIN
.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ وَأَنْ تَغْفِرَ لِي وَتَرْحَمَنِي وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةَ قَوْمٍ فَتَوَفَّنِي غَيْرَ مَفْتُونٍ أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ

"Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu untuk bisa berbuat baik, meninggalkan kemungkaran, mencintai orang-orang miskin. Ampunilah aku dan rahmatilah aku. Apabila Engkau menghendaki fitnah atas suatu kaum maka wafatkan aku kepada-Mu dalam keadaan tidak terkena fitnah. Aku mengharap cinta-Mu, cinta orang yang mencintai-Mu, dan cinta pada amalan yang mendekatkanku pada cinta-Mu." (HR. At-Tirmidzi 3235. Shahih)

🔴 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أَبْغُوْنِي الضُّعَفَاءَ،  فَإِنَّمَا  تُرْزَقُوْنَ  وَتُنْصَرُوْنَ بِضُعَفَائِكُمْ

“Carilah keridhaanku dengan berbuat baik kepada orang-orang lemah kalian, karena kalian diberi rezeki dan ditolong disebabkan orang-orang lemah kalian.” (Ash Shahihah no 779)

🔴 Dalam riwayat Lain Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda :

إِنما ينصُر الله هذه الأمةَ بضعيفها: بدعوتِهم، وصلاتِهم، وإِخلاصهم

“Sesungguhnya Allah akan menolong umat ini dengan sebab orang-orang yang lemah dari mereka, yaitu dengan doa, sholat dan keikhlasan mereka.” (HR. Nasai 3.179)

👤 Ibnu Hajar Al-Asqalani menukilkan penjelasan Ibnu Batthal rahimahullah :

تأويل الحديث أن الضعفاء أشد إخلاصا في الدعاء، وأكثر خشوعا في العبادة لخلاء قلوبهم عن التعلق بزخرف الدنيا ” .ولذلك أوصى النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ في أحاديث كثيرة بالرحمة بالفقراء والضعفاء،

“Tafsir hadits ini bahwa orang-orang lemah lebih ikhlas dalam berdoa dan lebih khusyu’ dalam ibadah karena hati mereka sangat sedikit bergantung dengan hirup pikuk kehidupan dunia. Karenanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat dalam banyak hadits agar berkasih sayang kepada orang yang miskin dan lemah.” (Fathul Bari 6/89, Darul Ma’rifah, Beirut, 1397 H)

a940d77baa097f0487e16676f368bd25


SEMAKIN HATI PENUH DENGAN KEIMANAN KEPADA ALLAH, SEMAKIN DEKAT KEPADA KEBENARAN

Allah Ta’ala berfirman :

فَهَدَى اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا لِمَا اخْتَلَفُوا فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَاللَّهُ يَهْدِي مَن يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ

“… maka Allah memberi hidayah orang-orang yang beriman kepada kebenaran dalam perkara yang mereka perselisihkan, dan Allah memberi hidayah siapa yang Dia kehendaki kepada jalan yang lurus..” (Al Baqarah: 213)

Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah berkata dalam tafsirnya,

“Diantara faidah ayat ini adalah bahwa keimanan seorang hamba bila semakin kuat maka ia lebih dekat kepada kebenaran. Karena Allah berfirman yang artinya, “maka Allah memberi hidayah orang-orang yang beriman kepada kebenaran dalam perkara yang mereka perselisihkan..”

Karena Allah menggantungkan hidayah kepada keimanan. Maka hidayah semakin kuat dengan kuatnya iman dan semakin lemah dengan lemahnya iman.

Oleh karena itu para shahabat lebih dekat kepada kebenaran dibandingkan generasi setelahnya, baik dalam tafsir, hukum, dan akidah. Karena tidak diragukan lagi bahwa para shahabat adalah generasi yang paling kuat imannya. Rosul shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya, “Sebaik baik manusia adalah generasiku kemudian setelahnya, kemudian setelahnya..”

Oleh karena itu madzhab imam Ahmad adalah bahwa pendapat shahabat adalah hujjah selama tidak bertabrakan dengan nash..”

[ Tafsir Syaikh al-‘Utsaimin 3/35 ]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

sumber : Link

c114f98739d4c72ed797f43381c544b4


💐🌻🌷🌹 KEUTAMAAN IMAN YANG KUAT

✍🏼 Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`dy rahimahullah berkata:

«كلّما قويَ إيمان العبد تولّاه الله بِلطفه، ويسّره لليسرى، وجنّبه العسرى»

"Semakin kuat iman seorang hamba maka Allah akan mengurusinya dengan kelembutan-Nya, memudahkan urusannya, dan menjauhkannya dari kesulitan."

📚 Taisirul Karimir Rahman, hlm. 135

🌍 Sumber || Link


0d77d3619927649cec86e3d6dda05929


──────●❅๏᯽๏❅●──────


╭─────── •✧✿✧• ───────╮⁣⁣
⌚REMINDER DZIKIR PAGI
╰─────── •✧✿✧• ───────╯⁣⁣

: بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ


BACAAN DZIKIR PAGI

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A'uudzu billaahi minasy-syaithoonir-rojiim

"Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

1. MEMBACA AYAT KURSI (1x)

اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَـيُّ الْقَيُّوْمُ ۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ ۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَ رْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗۤ اِلَّا بِاِ ذْنِهٖ ۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ ۚ وَلَا يَــئُوْدُهٗ حِفْظُهُمَا ۚ وَ هُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ


allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā takhużuhụ sinatuw wa lā naụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā biiżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyaiim min 'ilmihī illā bimā syā, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā yaụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.

“Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang (berada) dihadapan mereka, dan dibelakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.” (Al-Baqarah: 255)

☘️ FADHILLAH
Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca ayat ini ketika pagi hari, maka ia dilindungi dari (gangguan) jin hingga sore hari. Dan barangsiapa mengucapkannya ketika sore hari, maka ia dilindungi dari (gangguan) jin hingga pagi hari.” [1]


2. MEMBACA SURAT AL-IKHLAS (3x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ , اللَّهُ الصَّمَدُ , لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ, وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

“Katakanlah, Dia-lah Allah Yang Maha Esa.
Allah adalah (Rabb) yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya.
Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.”
[2]


3. MEMBACA SURAT AL-FALAQ (3x)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ,مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

"Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki". [3]

4. MEMBACA SURAT AN-NAS (3x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

“Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia.
Raja manusia.
Sembahan (Ilah) manusia.
Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi.
Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada-dada manusia. Dari golongan jin dan manusia.”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membaca tiga surat tersebut setiap pagi dan sore hari, maka (tiga surat tersebut) cukup baginya dari segala sesuatu”. Yakni mencegahnya dari berbagai kejahatan.
[4]


5. DIBACA (1x) :

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ.رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ.

Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik Allah. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur.” [5]

☘️ FADHILLAH
Meminta pada Allah kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, juga agar terhindar dari kejelekan di hari ini dan kejelekan sesudahnya. Di dalamnya berisi pula permintaan agar terhindar dari rasa malas padahal mampu untuk beramal, juga agar terhindar dari kejelekan di masa tua. Di dalamnya juga berisi permintaan agar terselamatkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang merupakan siksa terberat di hari kiamat kelak.


6. DIBACA (1x) :

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.

“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan kehendak-Mu kami hidup dan dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).” [6]

7. MEMBACA SAYYIDUL ISTIGHFAR (1x)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

“Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau, Engkau-lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan (apa) yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu (yang diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membacanya dengan penuh keyakinan di waktu pagi lalu ia meninggal sebelum masuk waktu sore, maka ia termasuk ahli Surga. Dan barangsiapa membacanya dengan yakin di waktu sore lalu ia meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk ahli Surga" [7]

8. DIBACA (3x) :

اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ

Allaahumma 'aafinii fii badanii, allaahumma 'aafinii fii sam'ii, allaahumma 'aafinii fii bashorii, laa ilaaha illaa anta. Allaahumma innii a'uudzu bika minal kufri wal faqr, wa a'uudzu bika min 'adzaabil qobr, laa ilaaha illaa anta.
“Ya Allah, selamatkanlah tubuhku (dari penyakit dan dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah penglihatanku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau.” [8]

9. DIBACA (1x) :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahumah fadni min bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tentramkan-lah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (aku berlindung dari dibenamkan ke dalam bumi).” [9]

☘️ FADHILLAH
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah meninggalkan do’a ini di pagi dan petang hari. Di dalamnya berisi perlindungan dan keselamatan pada agama, dunia, keluarga dan harta dari berbagai macam gangguan yang datang dari berbagai arah.

10. DIBACA (1x) :

اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْأَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

Allahumma ‘aalimal ghoybi wasy syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa ‘alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim.

“Ya Allah Yang Mahamengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb Pencipta langit dan bumi, Rabb atas segala sesuatu dan Yang Merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku, syaitan dan ajakannya menyekutukan Allah (aku berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan atas diriku atau mendorong seorang muslim kepadanya.”

☘️ FADHILLAH
Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda kepada Abu Bakar ash-Shiddiq رضي الله عنه “Ucapkanlah pagi dan petang dan apabila engkau hendak tidur.”
[10]

11. DIBACA (3x) :

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.

“Dengan Menyebut Nama Allah, yang dengan Nama-Nya tidak ada satupun yang membahayakan, baik di bumi maupun dilangit. Dia-lah Yang Mahamendengar dan Maha mengetahui.”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membacanya sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore hari, maka tidak ada sesuatu pun yang membahayakan dirinya.” [11]

12. DIBACA (3x) :

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.
“Aku rela (ridha) Allah sebagai Rabb-ku (untukku dan orang lain), Islam sebagai agamaku dan Muhammad صلي الله عليه وسلم sebagai Nabiku (yang diutus oleh Allah).”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membacanya sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore, maka Allah memberikan keridhaan-Nya kepadanya pada hari Kiamat.” [12]

13. DIBACA (1x) :

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ain

“Wahai Rabb Yang Mahahidup, Wahai Rabb Yang Mahaberdiri sendiri (tidak butuh segala sesuatu) dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala keadaan dan urusanku dan jangan Engkau serahkan kepadaku meski sekejap mata sekalipun (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).” [13]

14. DIBACA (1x) :

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Ash-bahnaa ‘ala fithrotil islaam wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin

“Di waktu pagi kami berada diatas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad صلي الله عليه وسلم dan agama ayah kami, Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.” [14]

15. DIBACA (10x atau 100x) :

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ.

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

“Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”

☘️ FADHILLAH
●Barangsiapa yang membaca dzikir tersebut di pagi hari sebanyak 10X,Allah akan mencatatkan baginya 10 kebaikan,menghapuskan baginya 10 kesalahan,ia juga mendapatkan kebaikan semisal memerdekakan 10 budak,Allah akan melindunginya dari gangguan setan hingga petang hari,siapa yang mengucapkannya di petang hari, ia akan mendapatkan keutamaan yang semisal itu pula.

●Barangsiapa membacanya sebanyak 100x dalam sehari, maka baginya (pahala) seperti memerdekakan sepuluh budak, ditulis seratus kebaikan, dihapus darinya seratus keburukan, mendapat perlindungan dari syaitan pada hari itu hingga sore hari. Tidaklah seseorang itu dapat mendatangkan yang lebih baik dari apa yang dibawanya kecuali ia melakukan lebih banyak lagi dari itu. [15],[16],[17]

16. DIBACA (3x) :

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih, ‘adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.

“Mahasuci Allah, aku memuji-Nya sebanyak bilangan makhluk-Nya, Mahasuci Allah sesuai ke-ridhaan-Nya, Mahasuci seberat timbangan ‘Arsy-Nya, dan Mahasuci sebanyak tinta (yang menulis) kalimat-Nya.” [18]

☘️ FADHILLAH
Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa sallam mengatakan kepada Juwairiyyah bahwa dzikir di atas telah mengalahkan dzikir yang dibaca oleh Juwairiyyah dari selepas subuh sampai waktu dhuha.

17. DIBACA (1x Setelah Salam dari Shalat Subuh):

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal, dan amalan yang diterima.” [19]

18. MEMBACA TASBIH (100x) :

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih.

“Mahasuci Allah, aku memuji-Nya.” [20]

19. MEMBACA ISTIGHFAR(100x pagi atau sore) :

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astagh-firullah wa atuubu ilaih.
“Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.” [21]

_____

ᚎ Dinukil dari buku Doa Dan Wirid halaman 133- 155 yang disusun oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir jawas , Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafii

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وبركاته

──────●❅๏᯽๏❅●──────

8ffbaac5d1563efe7dc326d4a28610e2


📖 Membantu Tanpa Menunggu
Dalam kehidupan ini, setiap manusia pasti menghadapi ujian, kesulitan, dan kebutuhan yang berbeda-beda. Dan salah satu bentuk keutamaan akhlak dalam Islam adalah menjadi pribadi yang ringan tangan, cepat tanggap, dan tidak menunggu diminta untuk membantu.

Abdullah bin Ja’far rahimahullah mengatakan:

"Dermawan itu bukan yang memberimu setelah diminta, namun dermawan itu yang memulai memberi (tanpa menunggu diminta dulu)."
📗 (Qadhā’ul Ḥawāij, Ibnu Abi Dunya, 47)

Perkataan ini menunjukkan bahwa hakikat kedermawanan yang sejati adalah kepekaan dan inisiatif dalam memberi, bukan hanya sekadar menunggu permintaan. Karena membantu setelah diminta itu biasa. Namun, membantu sebelum diminta, itulah bukti dari hati yang hidup, penuh kasih sayang, dan bersih dari sifat kikir.

Islam sangat menekankan pentingnya memudahkan urusan orang lain. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari kiamat…”
📘 (HR. Muslim)

Coba bayangkan, bagaimana perasaan seseorang yang dibantu tanpa harus membuka aibnya, tanpa harus merendahkan diri dengan meminta? Betapa lega dan terhormat ia akan merasa. Dan betapa besar pahala serta cinta Allah bagi orang yang mampu membahagiakan orang lain tanpa menunggu isyarat.

Membantu sebelum diminta juga berarti seseorang memiliki kepekaan sosial dan mata hati yang tajam. Ia mampu membaca kebutuhan orang lain, dan hadir tepat saat diperlukan, bahkan sebelum diminta. Ini adalah bentuk kasih sayang sejati, dan cermin dari pribadi yang mulia.

🔑 Maka dari itu, yuk kita ubah mindset kita. Jangan hanya menunggu orang minta tolong, baru kita bergerak. Latih diri untuk menjadi peka terhadap kebutuhan saudara, tetangga, teman, bahkan orang asing. Jadilah tangan pertama yang bergerak, langkah pertama yang datang, dan hati pertama yang tergerak.

Allah mencintai hamba yang menjadi jalan kebaikan bagi orang lain. Bahkan, dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Allah akan menolong hamba-Nya, selama hamba itu menolong saudaranya.

Selain itu, memberi sebelum diminta juga menjauhkan kita dari riya’, karena kita memberi bukan untuk mendapat pujian setelah diminta, tapi benar-benar karena ikhlas ingin membantu dan meringankan beban sesama.

Sebaliknya, orang yang menunggu permintaan kadang baru memberi ketika merasa kasihan atau malu—dan ini bisa mengurangi nilai ketulusan.

📌 Jadi, mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan tanpa menunggu aba-aba. Jadilah pribadi yang dikenal oleh langit karena kegemaran menolong, bukan sekadar dikenal oleh manusia karena kekayaan.

Karena bisa jadi satu bantuan kecil dari kita, menjadi sebab seseorang tetap bertahan, tersenyum, dan kuat dalam iman. Dan siapa tahu, itu menjadi jalan bagi kita menuju surga-Nya.
Wallahu A'lam Bishawab

76a718b1051d9a10b7418946ee66888a


Shalat malam adalah ibadah yang sangat utama dan menjadi kebiasaan orang-orang shalih. Allah menyebutkan dalam Al-Qur'an bahwa hamba-hamba-Nya yang bertakwa senantiasa bangun di sepertiga malam untuk bermunajat kepada-Nya. Rasulullah juga mencontohkan shalat malam sebagai kebiasaan yang tidak pernah beliau tinggalkan, bahkan saat beliau sedang dalam perjalanan.

Namun, tidak semua orang diberi kemudahan untuk menunaikannya. Ada orang yang begitu ringan bangun di malam hari untuk beribadah, tetapi ada pula yang merasa sangat berat, bahkan tidak mampu melakukannya meskipun telah berusaha. Hasan Al-Bashri memberikan penjelasan yang sangat mendalam tentang penyebabnya: dosa-dosa.

Dosa adalah penghalang terbesar antara seorang hamba dengan Tuhannya. Setiap dosa yang dilakukan akan semakin mengeraskan hati, melemahkan semangat beribadah, dan menutup pintu-pintu kebaikan. Seorang yang terbiasa melakukan dosa akan merasa malas untuk bangun malam, meskipun ia ingin melakukannya. Bahkan, ia bisa tertidur nyenyak tanpa ada sedikit pun keinginan untuk mendirikan shalat malam.

Begitu pula dengan puasa sunnah. Orang yang banyak melakukan dosa sering kali merasa berat untuk menahan lapar dan haus di siang hari. Padahal, puasa sunnah adalah salah satu amalan yang dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah dan membersihkan hati dari berbagai penyakit.

Maka, jika seseorang mendapati dirinya sulit untuk melakukan shalat malam atau puasa sunnah, hendaknya ia segera mengevaluasi diri. Bisa jadi ada dosa yang telah ia lakukan tanpa ia sadari. Oleh karena itu, cara terbaik untuk kembali mendapatkan kemudahan dalam ibadah adalah dengan memperbanyak istighfar, bertaubat dengan sungguh-sungguh, serta menjauhi maksiat sekecil apa pun.

Allah telah menjanjikan kemudahan bagi orang-orang yang berusaha mendekat kepada-Nya. Jika kita bersungguh-sungguh meninggalkan dosa, Allah akan mengganti kesulitan kita dengan kemudahan. Hati yang tadinya berat untuk bangun malam akan menjadi ringan, dan tubuh yang tadinya lemah untuk berpuasa akan menjadi kuat.

Sebagai hamba Allah, kita harus selalu berusaha menjaga hati agar tetap bersih dari noda dosa. Jangan biarkan maksiat menghalangi kita dari meraih kemuliaan ibadah. Karena sejatinya, kenikmatan terbesar dalam hidup ini bukanlah kesenangan dunia, melainkan ketenangan hati dalam beribadah kepada Allah.

Semoga kita semua diberi kemudahan untuk menegakkan shalat malam dan menjalankan puasa sunnah, serta dijauhkan dari segala dosa yang menghalangi kita dari kebaikan.

Wallahu A'lam Bishawab

cc34c4f92a6650c7473458e972601a1f


UNTUKMU YANG BERANGKAT HAJI TAHUN INI, SEMOGA HAJIMU MABRUR
➖➖➖➖➖➖

Jika ibadah haji tidak bercampur dengan dosa (syirik dan maksiat), maka balasannya adalah surga

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.”

(HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).

An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Yang dimaksud, ‘tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga’, bahwasanya haji mabrur tidak cukup jika pelakunya dihapuskan sebagian kesalahannya. Bahkan ia memang pantas untuk masuk surga.” (Syarh Shahih Muslim, 9/119)


Sumber : Link

dd8539472b787b0fd1409dfcc4651bf9


📎 Beginilah Seharusnya Membela Agama

Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

"Sunnah itu dibela dengan kebenaran, kejujuran dan keadilan. Tidak dibela dengan kedustaan dan kedzaliman.

Jika seorang membantah kebathilan dengan kebathilan pula, dan melawan kebid`ahan dengan kebid`ahan pula, maka ini termasuk yang dicela oleh salaf dan para imam".

📘 (Dar`u Ta`arudzil Aqli wa Naqli 7/182)

1f0f623c4afe4152f7872bb523c6b383


Doa berlindung dari api neraka

رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا 
إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا

“Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman” (QS. Al Furqan: 65-66).


© 2023 Link
Sumber: Link

26b07a3482fcdf45aeb2258eadf134e7


🌹🌻🌷💐 IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

✍🏼 Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata,

دعا عمر القراء في رمضان فأمر أسرعهم قراءة أن يقرأ ثلاثين آية، والوسط خمسة وعشرين آية، والبطيء عشرين آية.

"Pada bulan Ramadhan, Umar memanggil para penghafal Al-Qur`an. Beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya di antara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap rakaat), yang bacaannya sedang agar membaca 25 ayat, dan yang bacaannya lambat agar membaca 20 ayat."

📚 Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

1f8b7cf03a228e24082cdc7c008541f3


ADAKAH HARI-HARI KITA, ADA DZIKIR INI

Ibnu Rajab dalam Kalimatul Ikhlas mengatakan,”Kalimat Tauhid (yaitu Laa Ilaha Illallah, pen) memiliki keutamaan yang sangat agung yang tidak mungkin bisa dihitung.” Lalu beliau rahimahullah menyebutkan beberapa keutamaan kalimat yang mulia ini. Di antara yang beliau sebutkan :

Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ merupakan harga surga
Suatu saat Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mendengar muadzin mengucapkan ’Asyhadu alla ilaha illallah’. Lalu beliau mengatakan pada muadzin tadi,

« خَرَجْتَ مِنَ النَّارِ »

”Engkau terbebas dari neraka.” (HR. Muslim no. 873)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ

”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga” (HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621)

Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah kebaikan yang paling utama
Abu Dzar berkata,

قُلْتُ ياَ رَسُوْلَ اللهِ كَلِّمْنِي بِعَمَلٍ يُقَرِّبُنِي مِنَ الجَنَّةِ وَيُبَاعِدُنِي مِنَ النَّارِ، قَالَ إِذاَ عَمَلْتَ سَيِّئَةً فَاعْمَلْ حَسَنَةً فَإِنَّهَا عَشْرَ أَمْثَالِهَا، قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مِنَ الْحَسَنَاتِ ، قَالَ هِيَ أَحْسَنُ الحَسَنَاتِ وَهِيَ تَمْحُوْ الذُّنُوْبَ وَالْخَطَايَا

”Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajarilah aku amalan yang dapat mendekatkanku pada surga dan menjauhkanku dari neraka.” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,”Apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapatkan sepuluh yang semisal.” Lalu Abu Dzar berkata lagi,”Wahai Rasulullah, apakah ’laa ilaha illallah’ merupakan kebaikan?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,”Kalimat itu (laa ilaha illallah, pen) merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan.” (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani dalam tahqiq beliau terhadap Kalimatul Ikhlas, 55)


Sumber Link

18bd3a31361ab4724b91e6774ccd93ea


TANDA ALLAH MULAI MENELANTARKAN HAMBA
➖➖➖➖➖➖➖

Pernahkah kita merasakan bahwa waktu begitu cepat berlalu? Rasanya baru kemarin kita sekolah, sekarang sudah lulus kuliah. Ya.. Begitulah waktu, ia memang begitu cepat berlalu, ia akan terus berjalan tanpa mempedulikan siapa pun. Ia tidak pernah berhenti, melambat, ataupun terulang.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan kepada kita bahwa waktu luang merupakan salah satu di antara dua kenikmatan yang telah diberikan Allah Ta’ala kepada manusia. Tetapi sangat disayangkan, banyak di antara manusia yang melupakan hal ini dan terlena dengannya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua kenikmatan yang banyak dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.”. (Muttafaqun ‘alaih).

Maka, hendaknya kita sadar bahwa waktu merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi seorang hamba. Sungguh disayangkan jika waktu berlalu begitu saja tanpa digunakan untuk melakukan ketaatan dan beribadah kepada Allah Ta’ala yang telah banyak memberikan nikmat kepada kita.

Benarlah pepatah yang mengatakan bahwa "Waktu Laksana Pedang". Jika kita tidak pandai menggunakan pedang, niscaya pedang tersebut akan menebas diri kita sendiri. Demikian juga waktu yang telah diberikan oleh Allah Ta’ala. Jika kita tidak mampu memanfaatkannya untuk berbuat ketaatan kepada-Nya, niscaya waktu akan menjadi bumerang bagi diri kita sendiri.

Semoga bahasan ini menjadi pelecut semangat untuk kita guna menggunakan waktu-waktu kita dalam hal kebaikan. Aamiin.

Link
➖➖➖



5f0d59142695d659d08d1e75edea6c49


JANGAN TAKUT MISKIN KARENA BERANGKAT HAJI
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Haji akan menghilangkan kefakiran dan dosa

Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)


Sumber Link

df9eb8ddda47928dbfc6bf90f8e1c893


ALLAH LETAKKAN KETENANGAN DAN KEBAHAGIAAN KEPADA ORANG YANG QANA`AH

Allah letakkan ketenangan dan kebahagiaan itu ketika seseorang memiliki perasaan selalu merasa cukup (qana`ah)

Dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu `anhu, Rasûlullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda,

Sungguh beruntung orang yang masuk islam, diberi rizki yang cukup, dan Allah buat dia qana`ah terhadap apa yang Allah berikan untuknya. (HR. Muslim)

Dikutip dari Buku Kode Etik Pengusaha Muslim

Ustadz Ammi Nur Baits, hafidzahullah

📷 @mthilyatunnisa x @thesunnah_path

Klik to join, follow & share
Link
.
.
.
ah

155196cc3247a649972a7aa66e0252e7


Pentingnya Segera Melunasi Hutang Puasa
🎙️ Al Ustadz Dr. Farid Al Bathoty, Lc, Link.I.
🎥 Link

📝 Meskipun boleh mengakhirkan qadha puasa jika ada udur, namun mensegerakannya jauh lebih afdhal. Jangan biarkan hutang ibadah menumpuk. Segera lunasi qadha Anda agar bisa meraih keutamaan puasa sunnah lainnya.



960f48c2aebcc893f0b0ed0dbc7af656


"Sendirian"

"Wahai anak Adam, ketahuilah bahwasanya engkau meninggal sendirian, masuk ke dalam kuburanmu sendirian, dibangkitkan sendirian, dan engkau pun dihisab sendirian.
Wahai anak Adam, seandainya semua manusia taat kepada Allah sedangkan engkau bermaksiat kepada Allah, maka ketaatan mereka tidak akan memberikan manfaat kepadamu."

— Ibnu Jauzi Rahimahullah

a60993e77b9e3064f9a44020c1677cd7


UBAN BERCAHAYA

“Barangsiapa yang telah beruban dalam Islam, maka dia akan mendapatkan cahaya di hari kiamat.”
(HR. Tirmidzi no. 1634. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Tirmidzi)

Dikutip dari:
Link