Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

PENUNTUT WAJIB MENDATANGKAN BUKTI

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
Seandainya setiap manusia dipenuhi tuntutannya, niscaya orang-orang akan menuntut harta suatu kaum dan darah mereka. Namun, bagi penuntut wajib mendatangkan bukti dan yang mengingkarinya wajib bersumpah.
Hadits hasan, HR. Al-Baihaqi no. 21201 dalam Al-Kubro seperti ini, sebagiannya diriwayatkan dalam Shahihain, Al-Bukhari no. 4552 dan Muslim no. 1711



layanan Ambulance MBISC
24 Jam Gratis Dalam Kota Surabaya
Sidoarjo & Gresik
(Syarat & ketentuan berlaku)
https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp">mbisc.my.id/ambulance*whatapp">https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Whatapp Group Dakwah
https://mbisc.my.id/gdmbisc">mbisc.my.id/gdmbisc">https://mbisc.my.id/gdmbisc

eTiket System
https://mbisc.my.id/tiketinfo/">mbisc.my.id/tiketinfo/">https://mbisc.my.id/tiketinfo/

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

ad490bd1aaf4f963f8894caed8e7b28d


Kita tentunya ingin punya pemimpin yang sesuai dengan sosok yang kita harapkan..

Adil, berwibawa, sayang kepada rakyatnya dll..

Tapi apakah kita bisa mendapatkan pemimpin seperti itu?

------------
Menuju Perubahan Kwalitas Rakyat

Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi

Saudaraku, semua rakyat pasti bermimpi dan berharap memiliki sosok pemimpin yang bertaqwa, amanah, adil, berakhlak, berfisik prima dan penyayang kepada rakyat.

Namun, bagaimanakah langkah untuk menggapainya?! Kapankah kita akan meraih dan mendapatkannya?! Jawabannya dapat kita temukan dalam Al-Qur’an sebagai berikut:

وَكَذَلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang zalim itu menjadi teman bagi sebahagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan. (QS. Al-An’am: 129).

Dalam ayat yang mulia ini terdapat faedah bahwa “apabila hamba banyak melakukan kedzaliman dan dosa-dosa, Allah akan menjadikan bagi mereka para pemimpin dzalim yang mengajak kepada kejelekan. Sebaliknya, apabila mereka baik, shalih dan istiqomah dalam ketaatan, niscaya Allah akan mengangkat bagi mereka para pemimpin yang adil dan baik”. (Taisir Karimi Ar-Rahman hal. 239 oleh Syaikh Abdur Rahman As-Sa’di).

Dahulu, dikatakan para ulama:
كَمَا تَكُوْنُوْنَ يُوَلَّى عَلَيْكُمْ
“Bagaimanapun kwalitas kalian (rakyat), maka begitulah kwalitas pemimpin kalian”.

Al-Kisah ada seorang khawarij yang datang menemui Ali bin Abi Thalib seraya berkata, "Wahai khalifah Ali, mengapa pemerintahanmu banyak di kritik oleh orang tidak sebagaimana pemerintahannya Abu Bakar dan Umar?!". Sahabat Ali Menjawab, "Karena pada zaman Abu Bakar dan Umar yang menjadi rakyat adalah aku dan orang-orang yang semisalku, sedangkan rakyatku adalah kamu dan orang-orang yang semisalmu!!". (Syarh Riyadhus Shalihin 2/36 oleh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin. Lihat risalah Kamaa Takunu Yuwalla Alaikum Syeikh Abdul Malik Ramadhani).

Oleh karenanya, jika kita benar-benar menginginkan perubahan dan perbaikan menuju Indonesia yang lebih baik, marilah kiat berusaha merubah pribadi-pribadi kita menjadi lebih baik, lebih bertaqwa dan lebih dekat dengan Allah, memperbaiki aqidah, mendidik dan menanamkan Islam yang shahih pada diri kita serta keluarga masing-masing sebagai realisasi dari firman Allah:

إِنَّ اللهَ لاَيُغَيِّرُ مَابِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَابِأَنفُسِهِمْ

Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.(QS. Ar-Ra’ad: 11).

Hal ini seperti yang disinyalir oleh seorang tokoh aktivis dakwah modern dalam ucapannya:

أَقِيْمُوْا دَوْلَةَ الإِسْلاَمِ فِيْ قُلُوْبِكُمْ تَقُمْ لَكُمْ عَلَى أَرْضِكُمْ

Tegakkanlah daulah Islam di hati kalian, niscaya akan terwujud daulah Islam di atas bumi kalian.

Jadi, kalau ingin pemimpin idaman, ya mari kita berbenah sejak sekarang memperbaiki aqidah kita, ibadah kita dan akhlak kita, niscaya Allah akan kirimkan pemimpin kepada kita yg sesuai harapan kita insya Allah.

Namun jika kwalitas kita masih kayak tahun kemarin bahkan lebih parah, maka jangan terlalu banyak berharap deh kita akan punya pemimpin yang lebih baik, bisa2 mungkin malah lebih parah.

Ya Allah perbaikilah keadaan kami dan anugerahkan kepada kami pemimpin yang bertaqwa, berilmu, berakhlak, berfisik prima dan penyayang kepada rakyat.

Catatan:

Ini tulisan nasehat, bukan tulisan politik praktis, sebagai bentuk ikhtiar menuju Indonesia yang lebih baik, dengan rakyat yang berkualitas mereka akan memilih pemimpin yang berkualitas dan gak mau disogok dengan uang maupun bansos.

┈┉┅━━••••━━┅┉┈

3d6e4200213e7171568b0d86d0a221e4


BERSEDEKAH DENGAN KEMAMPUAN MAKSIMAL
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Imam al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah berkata, “Hendaknya seorang memilih untuk bersedekah dengan kelebihan hartanya, dan menyisakan secukupnya untuk dirinya karena khawatir terhadap fitnah fakir (kemiskinan). Sebab, boleh jadi dia akan menyesal atas apa yang dia lakukan (dengan berinfak seluruh atau melebihi separuh harta) sehingga merusak pahala. Sedekah dan kecukupan hendaknya selalu eksis dalam diri manusia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengingkari Abu Bakar yang keluar dengan seluruh hartanya, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tahu persis kuatnya keyakinan Abu Bakar dan kebenaran tawakkalnya, sehingga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak khawatir fitnah itu menimpanya sebagaimana Beliau khawatir terhadap selain Abu Bakar. Bersedekah dalam kondisi keluarga sangat butuh dan kekurangan, atau dalam keadaan menanggung banyak utang bukanlah sesuatu yang dikehendaki dari sedekah itu. Karena membayar utang dan memberi nafkah keluarga atau diri sendiri yang memang butuh adalah lebih utama. Kecuali jika memang dirinya sanggup untuk bersabar dan membiarkan dirinya mengalah meskipun sebenarnya membutuhkan sebagaimana yang dilakukan Abu Bakar dan itsar (mendahulukan orang lain) yang dilakukan kaum Anshar terhadap kaum muhajirin.”

Oleh karena itu, para ulama mensyaratkan bolehnya bersedekah dengan semua harta apabila orang yang bersedekah kuat, mampu berusaha, bersabar, tidak berutang dan tidak ada orang yang wajib dinafkahi di sisinya. Ketika syarat-syarat ini tidak ada, maka bersedekah ketika itu adalah makruh.


sumber : Link

1ecf0307ebb2122e49659adeb5155f1b


✅ JIKA KAU INGIN HIDUP SESURGA DENGANKU

609886fb11529982a4cda62a9a520eb8


🎥 3 HUKUM PUASA SETELAH NISHFU SYA’BAN
.
👤 Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Rahimahullah

Link

e2ad9a707e0454f67daf0ca6a302b00a


BERLAPANG DADA DALAM KHILAF MU`TABAR

Yaitu masing-masing pendapat memiliki dalil sesuai dengan cara berdalil yang benar.
Ulama yang berdalil dan mengambil pendapat tersebut juga mu’tabar (teranggap) keilmuannya.

Asy-Syathibi menjelaskan bahwa masing-masing bersumber dari Al-Quran dan Sunnah dengan pemahaman yang benar. Beliau rahimahullah berkata,
“Yang teranggap (mu’tabar) pada khilaf adalah pendapat yang bersumber dari dalil-dalil yang sesuai dengan syari’at.”
[Al-Asybah wan Nadza-ir 1/112]

Menyikapi khilaf jenis ini perlu bijaksana, saling berlapang dada dan tidak kaku serta tidak mencela orang lain yang bersebrangan dengan pendapat dirinya.
Terkadang seseorang merasa dialah yang paling benar yang tercermin dengan mencela orang lain dan menyampaikan pendapatnya dengan sombong dan kasar, padahal bisa jadi ia yang belum membaca dan mempelari pendapat ulama lain yang juga memiliki dalil dan hujjah yang kuat juga.

Allahu`alam..


d8c8e134ca6a62c763c479d33a0621dc


MEMPERBANYAK UCAPAN ISTIGHFAR

➖➖➖➖

📝 Syaikh Muhammad bin Shalih al-`Utsaimin rahimahullah berkata,

ينبغي لك أن تكثر مِن الاستغفار ما استطعت
🌷 "Sudah sepantasnya bagimu untuk memperbanyak istighfar sesuai kemampuanmu.

فإن الاستغفار فيه من كل هم فرج، ومن كل ضيق مخرج.
💢 Karena pada (ucapan) istighfar terdapat kelapangan dari setiap kegundahan dan jalan keluar dari setiap kesempitan."

🌎 Liqo` al-Bab al-Maftuh 17/11

80dd6b7f98d2dd243e32d522c16d45a0


Beginilah Seharusnya Kita

Imam Ibnul Qayyim berkata:

"Seorang hamba hendaknya tidak melihat dirinya kecuali sebagai pendosa dan penuh kekurangan. Namun dia tidak melihat Rabbnya kecuali sebagai Tuhan yang berbuat baik dan penyayang".

" Syifa`ul `Alil 1/115"


┈┉┅━━••••━━┅┉┈

261f53cdb127cb2ef823ac3ce085c375


📎 PENYEBAB ANAK-ANAK MENJADI JAHAT

📝 Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhu, bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan doa berikut ini bagi seseorang yang hendak mencampuri istrinya:

 بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا 

“Dengan (menyebut) nama Allâh, ya Allâh jauhkanlah kami dari (gangguan) syaithan dan jauhkanlah syaithan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami”

Doa ini memuat keutamaan yang besar bagi orang yang mengamalkannya. Keutamaan itu tertuang dalam lanjutan hadits, di mana Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:                               

فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرُّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا

Kemudian jika ditardirkan (lahirnya) anak  bagi mereka berdua dari hubungan intim tersebut, maka syaithan tidak akan bisa mencelakai anak tersebut selamanya” [HR. al-Bukhâri no. 6388 dan Muslim no. 1434].

Hadits di atas menunjukkan salah satu adab dalam berjima’, yaitu seorang lelaki membaca basmalah dan mengiringinya dengan doa di atas. Manfaatnya, apabila Allâh Azza wa Jalla menakdirkan lahirnya anak bagi mereka dalam hubungan badan tersebut, maka anak itu melalui keberkahan nama Allâh Azza wa Jalla dan doa yang dibaca itu akan berada dalam perlindungan, sehingga syaithan tidak bisa mencelakainya. [Taisîrul Allâm 2/210].

🌐 Referensi : Link

a18a27b8f178769f4977b81e0c00fe89


🌷🌹🍃💐 JIWA YANG BERKHIANAT

✍🏻 Maimun bin Mihran rahimahullah pernah menjelaskan,

لا يكون العبد تقياً حتى يكون لنفسه أشد محاسبة من الشريك لشريكه، ولهذا قيل: النفس كالشريك الخوان، إن لم تحاسب ذهب بمالك.

Seorang hamba tak akan pernah sempurna ketakwaannya sampai ia mengintrospeksi diri sendiri melebihi seseorang mengawasi mitra serikat dalam usaha. Bahkan, sampai diungkapkan, jiwa itu layaknya mitra usaha yang suka berkhianat. Jika engkau tak selalu mengontrolnya, ia akan pergi membawa pergi hartamu.

📚 Ighatsatul Lahfan min Mashaidi Syaithan hlm. 72

Maimun bin Mihran rahimahullah memberikan gambaran yang tajam mengenai pentingnya introspeksi diri dalam menjaga ketakwaan kepada Allah. Beliau menyebutkan bahwa seorang hamba tidak akan sempurna ketakwaannya jika ia tidak senantiasa mengawasi dirinya, bahkan lebih ketat daripada seorang mitra usaha yang mengawasi pasangannya dalam bisnis.

Perumpamaan yang diberikan adalah bahwa jiwa kita itu seperti seorang mitra yang sering kali berkhianat. Tanpa pengawasan yang ketat, jiwa ini bisa membuat kita tersesat, membawa pergi amal baik kita, dan menyebabkan kerugian besar dalam hidup. Kita harus selalu introspeksi diri dan memeriksa perbuatan serta niat kita agar tetap berada di jalan yang benar, menjaga hati dan niat dari hal-hal yang bisa menggoyahkan ketakwaan kita.

Mengingatkan diri kita akan pentingnya memperhatikan setiap tindakan dan pikiran, serta senantiasa kembali kepada Allah dengan tobat dan penyesalan setiap kali kita lalai, adalah cara untuk menjaga amanah diri kita. Jiwa yang tidak diawasi dapat menjadi sumber kehancuran, namun jiwa yang terus dijaga dan diperbaiki akan menjadi kekuatan dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
Wallahu A'lam Bishawab

9595fb8ca5eb354843b4cd4e48b67929


RUTINKAN BACA TIGA KALI DI PAGI DAN SORE HARI

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

"Bismillaahilladzii laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim."

Artinya: Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi dan tidak juga di langit , dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

"Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada sesuatu pun yang membahayakan dirinya.”

(HR. Abu Daud no. 5088, 5089, Tirmidzi no. 3388, dan Ibnu Majah no. 3869.)

d6f5b8ed87c7457702ed910bb582bd97


Pasar Online: Tanda Akhir Zaman? 📱🛒

Salah satu tanda kiamat kecil adalah mendekatnya pasar. Dahulu butuh perjalanan jauh, kini pasar ada dalam genggaman jempol kita. Waspadalah!

917f506956d7df8c92b271cd10e36969


MASIHKAH KAU BERSEDIH

Allah Ta`ala berfirman :

وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”
(QS. Ali Imron: 139).

Kehidupan ini tak selamanya indah.
Senang dan duka datang silih berganti.
Hal ini semakin memantapkan hati untuk menilai kehidupan dunia ini adalah semu.
Kebahagiaannya semu. Kesedihannya semu.

Raihlah Kebahagian sejati yang ukhrowi.


Allahu`alam..



01a9053e88ceb7a646a26985352887ee


Zaman semakin rusak, Sada gak sih ?

70b2b073b43484b4bd7c41b2303bc2fe


❤‍🩹 Bagaimana Menyembuhkan Hati yang Buta dan Tuli

240fb19a79555d6c60165517fceced95



BERSABAR DALAM MELAKUKAN KETAATAN


Tidak ada satupun ketaatan yang ingin anda lakukan, pasti di sana anda akan mendapatkan rintangan, hambatan, halangan, dsb.

○ Anda ingin menuntut ilmu ? Pasti ada halangan dan rintangan. Entah itu rasa malas, ngantuk, berat meninggalkan urusan dunia seperti berdagang, dsb.

○ Anda ingin rajin sholat berjama'ah di masjid ? Pasti anda akan mendapatkan rintangan dan halangan.

○ Anda ingin berbakti kepada orang tua ? Pasti anda akan mendapat rintangan.

○ Seorang wanita muslimah ingin memakai busana muslimah yang syar'i, pasti dia akan mendapatkan rintangan.

○ Anda ingin melakukan puasa sunnah ? Anda akan mendapatkan rintangan.

√ Semua rintangan itu bisa dihadapi dengan kesabaran. Apabila anda bersabar, dan bersungguh sungguh dalam menjalankan ketaatan, maka Allah akan memberikan kebaikan yang banyak kepada anda.

Tetaplah bersabar karena anda sedang bermuamalah (berinteraksi) dengan Allah, dan muamalah dengan Allah butuh perjuangan dan pengorbanan. Pengorbanan itu bisa berupa harta, tenaga, pikiran sampai nyawa pun akan dikorbankan demi meraih surga Allah azza wa jalla.

Jujurlah kepada Allah, ingatlah bahwasannya surga itu diliputi dengan hal-hal yang tidak disukai oleh hawa nafsu.

❗️Jangan bilang anda tidak mampu,

Anda punya kesehatan, maka manfaatkan dengan baik (untuk beramal sholeh) sebelum datangnya penyakit.

Anda punya waktu luang, manfaatkan dengan baik, sebelum datang kesibukan, Allah telah memberi banyak kenikmatan kepada kita. Merupakan bentuk syukur terhadap sebuah kenikmatan, yaitu dengan menggunakan kenikmatan tersebut dalam hal yang diridhoi Allah.

✍ Penulis: Ustadz Budi Santoso Hafizhahullah

🌏 Sumber: Link

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

33f75185a7be27c2fa96a763bbea1f75



“Allah memang tidak menjanjikan langit selalu biru, bunga selalu mekar, mentari selalu bersinar, tapi kita selalu yakin bahwa ada pelangi setelah badai. Ada kenikmatan setelah puasa. Ada kepuasan setelah berikhtiyar. Dan ada surga setelah berlelah-lelahan di dunia.”

Abdurrahman Zahier

f48c277eecb55d5aa4630349b750b75b


Bismillah
📌 FAEDAH SINGKAT

DO`A PERLINDUNGAN AGAR LISAN TERJAGA


Diantara do`a perlindungan yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam :

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ سَمْعِي وَمِنْ شَرِّ بَصَرِي وَمِنْ شَرِّ لِسَانِي وَمِنْ شرِّبي

Ya Allah sebenarnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan pendengaranku, keburukan penglihatanku, keburukan lidahku, keburukan hatiku, dan keburukan kemaluanku“.
(HR. Tirmidzi)

➖➖➖➖➖➖➖➖
📲 Abu Ghozie Official
Link

271de3ad2d70f89e51ff4c5c15d93f33


Ramadhan Waktu Perbaikan Diri

Di riwayatkan dari Abu Said Al-Khudry radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Taala memiliki hamba-hamba yang di merdekakan dari Api Neraka, pada setiap hari dan malam -yakni di bulan Ramadhan-, dan sesungguhnya setiap muslim memiliki doa yang mustajab pada setiap harinya"
[HR. Al-Bazzar, Shahih Targhib hadits 1002 bab puasa]

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, di dalamnya bertabur keridhaan Allah dan pahala dari-Nya. Mudah bagi seorang untuk berbuat kebaikan dan berebut pahala di bulan ini, maka tepatlah bila bulan ini kita jadikan acuan perbaikan diri.

Oleh Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud Al-Atsary hafidzhahullah
generate by :Link

64a28484d5fd16c0ce497285652e5f39


💬 Semoga Allah beri petunjuk ke jalan yang benar..

fd8f4e70d28abacb216bcad1e36d49e6


Demikian juga hadis dari Al-Barra’ bin ‘Adzib radhiyallahu ‘anhu. Beliau radhiyallahu ‘anhu berkata,

كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، أَحْبَبْنَا أَنْ نَكُونَ عَنْ يَمِينِهِ ، يُقْبِلُ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ

“Dahulu kami salat bermakmum bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan kami senang berada di sebelah kanan beliau, karena beliau menghadapkan wajahnya kepada kami setelah salat.” (HR. Muslim no. 709).

Syekh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijiri menjelaskan, “Setelah salat, imam berbalik ke arah makmum dengan cara berputar ke sebelah kanan atau ke sebelah kiri. Semua ini hukumnya sunah.” (Shifatul Wudhu was Shalah, hal. 27)

Link

07353d604f12af17ededda478cdf1955


KETIKA KITA MAMPU MENSYUKURI NIKMAT DARI ALLAH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Allah Ta’ala menegaskan,

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

“Jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat-Ku kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

Allah menjanjikan tambahan nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur. Ini menunjukkan bahwa bersyukur adalah amalan yang sangat penting dalam kehidupan seorang hamba.



Sumber: Link
Copyright © 2025 Link

d7ffc0dde65c1ab6e6f655d4887e0bcd


AMALAN BID`AH DALAM AGAMA ITU TERTOLAK]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan kami ini (urusan agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari no. 2697 dan Muslim no. 1718)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan berasal dari kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Muslim no. 1718)

© 2023 Link
Sumber: Link

c5fd69aab3c242ae69a7511c42b46aec


PERCAYA SIHIR! WAJIB MENYERTAKANNYA SEMUA ATAS IZIN ALLAH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Dari Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مُدْمِنُ خَمْرٍ ، وَلَا مُؤْمِنٌ بِسِحْرٍ ، وَلَا قَاطِعُ رَحِمٍ

Tidak akan masuk surga pecandu khamr, orang yang percaya pada sihir, Dan pemutus tali silaturahmi.[HR. Ibnu Hibban al-Albani mengatakan hasan]

Makna Hadits

Ada tiga golongan yang tidak akan masuk Surga kecuali setelah mereka diazab di Neraka akibat dosa dan kemaksiatan mereka:

1. Pecandu khamr ( mudminul khamr), yaitu orang yang sudah menjadikan minuman khamr ( minuman keras) sebagai kebiasaan.
2. Orang yang percaya pada sihir (mu’minun bi sihrin), yaitu orang yang meyakini bahwa sihir itu sendiri yang memberikan pengaruh, bukan dengan takdir dan kehendak Allah.
3. Orang yang memutuskan tali silaturahmi (qaatu’u rahim), yaitu orang yang menjauhi kerabatnya, tidak bersilaturahmi kepada mereka dan tidak juga mengunjungi mereka.

Kandungan Hadits

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang meyakini bahwa sihir sematalah yang memberikan pengaruh, tetapi seorang mukmin harus meyakini bahwa sihir atau yang lainnya tidak akan bisa memberi pengaruh kecuali atas kehendak Allah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ
Dan mereka itu ( ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorang pun, kecuali dengan izin Allah. [Al- Baqarah/2 : 102]


Referensi : Link

72c6422300c4576f993d433497445c3b


📎 Ilmumu Sudahkah Berbuah Akhlak?

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
"Penuntut ilmu apabila tidak menghiasi dirinya dengan akhlak yang mulia maka menuntut ilmunya tidak ada faedahnya. Maka saya menganjurkan kepada diriku pribadi dan kepada kalian semua untuk berhias diri dengan akhlak yang mulia."
📘 (Syarh Hilyah Thalibil Ilmi hlm. 7)

📌 Renungan untuk Diri Kita
Ilmu itu cahaya, dan cahaya itu semestinya menerangi, bukan membakar atau menyilaukan. Maka ketika seseorang mempelajari ilmu agama — membaca kitab, menghadiri kajian, menghafal dalil — tetapi tidak berubah menjadi pribadi yang lebih rendah hati, lebih sabar, lebih jujur, lebih lembut dalam berkata dan bertindak, maka perlu dipertanyakan: Apakah ilmunya sudah benar-benar meresap dalam hatinya?

Seorang ulama besar yang dikenal dengan keluasan ilmunya, justru menekankan pentingnya akhlak. Ini menunjukkan bahwa ilmu bukan hanya diukur dari seberapa banyak hafalan, seberapa sering hadir di majelis, atau seberapa fasih menyampaikan dalil. Tapi sejauh mana ilmu itu memperbaiki hati dan amal.

🧠 Ilmu yang tidak membuahkan akhlak adalah ilmu yang kering dan gersang.
Ia bisa jadi menambah hujjah atas pemiliknya pada hari kiamat. Sebab, ilmu yang diketahui akan dimintai pertanggungjawaban. Maka jangan sampai kita menjadi seperti yang disebut dalam hadits Nabi ﷺ, yaitu orang yang paling keras siksanya adalah yang mengajarkan kebaikan tapi tidak mengamalkannya.

🌱 Ilmu yang berkah adalah ilmu yang menumbuhkan adab dan memperhalus budi pekerti.
Ia menjadikan pemiliknya lebih mudah memaafkan, lebih lembut lisannya, lebih sabar menghadapi ujian, dan lebih jujur dalam bermuamalah.

Akhlak yang mulia adalah buah dari keikhlasan dalam menuntut ilmu. Siapa yang belajar hanya untuk menang debat, merasa lebih hebat, atau agar dikagumi, maka biasanya ilmunya tidak akan membentuk akhlak. Tapi siapa yang menuntut ilmu karena ingin dekat kepada Allah dan memperbaiki diri, maka ilmunya akan membuahkan akhlak yang mulia.

🎯 Saudaraku...
Mari kita periksa kembali tujuan kita menuntut ilmu.
Apakah ia sudah mendekatkan kita kepada Allah dan membuat kita lebih baik di hadapan makhluk-Nya?

Jangan sampai kita sibuk belajar, tapi lupa memperbaiki akhlak.
Jangan sampai lisan kita fasih menyampaikan ilmu, tapi keras dan menyakitkan.
Jangan sampai kita semangat menasihati orang lain, tapi lalai memperbaiki diri sendiri.

Semoga Allah menjadikan ilmu kita bermanfaat, mengangkat derajat kita di dunia dan akhirat, serta menjadikan kita termasuk penuntut ilmu yang berhias dengan akhlak Rasulullah ﷺ.
Aamiin.
Wallahu A'lam Bishawab

88f9073501fbb2d51d71f217cc5c5adf


Teknologi memang memudahkan akan tetapi teknologi bisa juga dipakai untuk tindakan kejahatan. A. I (Artifial intelegent)

Original video @thesunnahguy