Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

HADAPI HINAAN DENGAN DIAM

Syabib bin Syaibah rahimahullah berkata:
"Siapa yang mendengar sebuah ucapan yang dia benci lalu diam tidak membalas, maka terputuslah darinya apa yang dia benci tersebut, namun jika dia membalasnya maka dia akan mendengar lebih banyak lagi hal-hal yang dia benci".
(Uyunul Akhbar, jilid 1 hlm. 400)



➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Murotal
https://mbisc.my.id/quran/">mbisc.my.id/quran/">https://mbisc.my.id/quran/

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

a7dd2f0175b20bab1df9ee2949628408


▶️ APA YANG KITA DAPATKAN DARI DOA?

📡 Link Youtube:
Link

Salah satu ibadah yang menghubungkan langsung antara seorang hamba dengan Rabb-nya, adalah Doa. Di dalam doa ada bukti ketakwaan seorang hamba karena ia berserah diri kepada Rabb-Nya dan menyerahkan segala urusannya kepada Allah Azza wa Jalla. Namun banyak sekali manusia yang menyepelekan doa. Hal ini terjadi kurangnya rasa ketakwaan dan senantiasa berburuk sangka kepada Allah. Hendaklah ketika seseorang berdoa ia benar-benar khusyuk hingga tenggelam di dalamnya. Rasulullah ﷺ bersabda,

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

“Berdo’alah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. Tirmidzi no. 3479)

Setelah seorang Mukmin berdoa. Ia Pun akan mendapatkan dua hal di dunia, yaitu jawaban dan ketenangan. Jika ia belum mendapatkan jawaban, maka ia sudah mendapatkan ketenangan karena menyerahkan segala sesuatu kepada Allah yang Maha Bijaksana dalam setiap keputusan-Nya. Serta Allah akan menghimpun semua doa nya tersebut menjadi pahala kelak di akhirat.

Allahu Ta’ala A’lam bishawab

26b07a3482fcdf45aeb2258eadf134e7


🌹🌻🌷💐 IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

✍🏼 Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata,

دعا عمر القراء في رمضان فأمر أسرعهم قراءة أن يقرأ ثلاثين آية، والوسط خمسة وعشرين آية، والبطيء عشرين آية.

"Pada bulan Ramadhan, Umar memanggil para penghafal Al-Qur`an. Beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya di antara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap rakaat), yang bacaannya sedang agar membaca 25 ayat, dan yang bacaannya lambat agar membaca 20 ayat."

📚 Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

affd0ebe9e17bbe5fe4b2bbff156736b


Aku mencela seseorang yang kehilangan sebagian giginya (ompong) dan kemudian gigi ku pun ompong juga.

Ibnul Jauzi rahimahullah | Shaidul Khatir 391

498dc97ec9bfd7cdae667b8b262199dc


MEREKA BERSERIKAT DALAM DOSA

💬 Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu berkata,

الْقَائِلُ الْفَاحِشَةَ وَالَّذِي يُشِيعُ بِهَا فِي الْإِثْمِ سَوَاءٌ

"Orang yang mengucapkan kata-kata keji (kotor atau tidak baik) dan orang yang menyebarkan kata-kata itu sama dosanya."

✍️ Al-Adab al-Mufrad 324

f43b704dc23e7a2d58a592b2e68608f5


Anak perlu diberi pemahaman bahwa birrul walidain termasuk dalam kategori ibadah. Kesadaran ini harus disampaikan dengan jelas agar anak memahami bahwa perintah berbakti kepada orang tua bukanlah berasal dari manusia, melainkan dari Allah.

70f8d2bef923204e0067586296c86830


TANDA KIAMAT: ILMU YANG TIDAK DIAMALKAN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

عَنْ زِيَادِ بْنِ لَبِيدٍ رضي الله عنه قَالَ:
ذَكَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا، فَقَالَ: «ذَاكَ عِنْدَ أَوَانِ ذَهَابِ الْعِلْمِ» قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَكَيْفَ يَذْهَبُ الْعِلْمُ، وَنَحْنُ نَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَنُقْرِئُهُ أَبْنَاءَنَا وَيُقْرِئُهُ أَبْنَاؤُنَا أَبْنَاءَهُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ؟ قَالَ: «ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ زِيَادُ، إِنْ كُنْتُ لَأُرَاكَ مِنْ أَفْقَهِ رَجُلٍ بِالْمَدِينَةِ، أَوَلَيْسَ هَذِهِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى يَقْرَؤونَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ، لَا يَعْمَلُونَ بِشَيْءٍ مِمَّا فِيهِمَا؟!».
[صحيح لغيره] - [رواه ابن ماجه] - [سنن ابن ماجه: 4048]

Ziyād bin Labīd -raḍiyallāhu `anhu- meriwayatkan, ia berkata,
"Nabi ﷺ menyebutkan sesuatu, lalu bersabda, "Yang demikian itu pada waktu terangkatnya ilmu." Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana ilmu diangkat sedangkan kami membaca Al-Quran, mengajarkannya kepada anak-anak kami, dan anak-anak kami kelak akan mengajarkannya kepada anak-anak mereka hingga hari kiamat?!" Beliau bersabda, "Celaka engkau, Ziyād. Sungguh aku melihatmu termasuk penduduk Madinah yang paling fakih. Bukankah orang-orang Yahudi dan Nasrani itu membaca Taurat dan Injil, tetapi mereka tidak mengamalkan sedikit pun isinya?!"
[Sahih Ligairihi] - [HR. Ibnu Majah] - [Sunan Ibnu Majah - 4048]

Uraian
Nabi ﷺ sedang duduk di tengah sahabat-sahabatnya, kemudian beliau bersabda: Itulah waktu saat ilmu diangkat dan dicabut dari manusia. Ziyād bin Labīd Al-Anṣāri -raḍiyallāhu `anhu- merasa heran dan bertanya kepada Nabi ﷺ. Dia berkata: Bagaimana ilmu diangkat dan hilang dari kami?! Kami telah membacanya dan menghafalnya. Demi Allah, kami akan tetap membacanya dan mengajarkannya kepada istri dan anak-anak kami serta cucu-cucu kami. Nabi ﷺ bersabda keheranan: Celaka engkau, wahai Ziyād! Sungguh aku menganggapmu termasuk ulama penduduk Madinah! Kemudian beliau ﷺ menjelaskan bahwa terangkatnya ilmu bukan berupa hilangnya Al-Quran, tetapi terangkatnya ilmu dengan hilangnya pengamalannya. Lihatlah Taurat dan Injil di kalangan Yahudi dan Nasrani, kendatipun demikian tidak mendatangkan manfaat bagi mereka dan mereka tidak mendapatkan manfaat dari tujuan keduanya diturunkan, yaitu mengamalkan apa yang mereka ketahui.

Faidah dari Hadis
1- Keberadaan mushaf dan kitab-kitab di tangan manusia tidak berguna tanpa pengamalan.
2- Pengangkatan ilmu terjadi dengan beberapa perkara, di antaranya: kematian Nabi ﷺ, kematian para ulama, dan ilmu yang tidak diamalkan.
3- Termasuk di antara tanda-tanda kiamat ialah terangkatnya ilmu dan tidak diamalkan.
4- Anjuran untuk mengamalkan ilmu, karena ia merupakan tujuan utama.


sumber: Link


a8e66b804dad481f61b289452ef858cf


AMBULANCE SIAP MENJALANKAN TUGAS !

Dengan Pelayanan Ambulance Gratis 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung kontak Hotline 082177334455

Link">wa.me

InsyaaAllah 24 Jam Gratis Untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo Kota dan Gresik Kota.

Agar layanan Ambulance Gratis ini terus di rasa manfaatnya oleh masyarakat. yuk mari saling mendukung dalam operasional ambulnce muslim biker indonesia Surabaya Chapter agar bermanfaat semakin luas.

gratis mbisurabaya

44725a46d0410972ddd250007664d889


Kezaliman Pasti Dibalas oleh Ketetapan Allah
🎙️ Ustadz Abdur Rouf
🎥 Link

📝 Di antara prinsip dakwah ahlus sunnah adalah bersabar di atas kebenaran saat menghadapi cercaan dan kezaliman. Sebagaimana kisah para nabi seperti Ibrahim Alayhi as-Salam dan Musa Alayhi as-Salam, pertolongan mutlak berada di tangan Allah Subhanahu wa Ta`ala. Allah tidak pernah lalai terhadap perbuatan orang-orang zalim.



a85afc598e9cc8e11a6745221f0d0dc0


⛳️🌻🌃🚀 KALIMAT TAUHID AKAN BERMANFAAT, JIKA...

✍🏻 Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah mengatakan,

فلا يؤلف القلوب، ويجمع الكلمة؛ سوى كلمة التوحيد، إذا عرف معناها، وعمل بمقتضاها ظاهرا و باطنا، لا بمجرد النطق بها مع مخالفة ما تدل عليه؛ فإنها حينئذ لا تنفع.

"Tidak ada yang bisa menghimpun hati manusia dan menyatukan kata, selain kalimat tauhid. Itu pun apabila maknanya dipahami (dengan benar) dan kandungannya direalisasikan secara lahir dan batin. Bukan mengucapkan dengan lisan tetapi pada saat yang sama dia menyelisihi kandungannya. Kalau seperti ini, tidak ada gunanya."

📚 Al-Ajwibah al-Mufidah hlm. 225

Kalimat tauhid, yaitu "La ilaha illallah" (Tidak ada Tuhan selain Allah), merupakan kalimat yang sangat mulia dalam Islam. Kalimat ini mengandung makna yang dalam dan fundamental dalam aqidah Islam. Namun, sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah, kalimat tauhid akan memberikan manfaat yang besar jika dipahami dengan benar dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik secara lahir maupun batin.

Syaikh Shalih bin Fauzan menegaskan bahwa kalimat tauhid adalah sesuatu yang dapat menghimpun hati dan menyatukan umat. Namun, ini hanya akan terjadi apabila makna tauhid itu dipahami dengan benar dan diterjemahkan dalam bentuk amalan yang sesuai dengan ajaran Islam. Bukan hanya sekadar ucapan lisan tanpa diikuti dengan perbuatan yang sesuai dengan kandungan kalimat tauhid tersebut.

Tauhid bukan sekadar mengucapkan "La ilaha illallah", tetapi ia adalah pengakuan dan penerimaan bahwa hanya Allah yang berhak disembah, diikuti, dan ditaati. Oleh karena itu, setiap ucapan dan perbuatan kita harus sejalan dengan keyakinan ini. Jika seseorang mengucapkan kalimat tauhid tetapi tidak mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, seperti melakukan syirik atau menduakan Allah, maka kalimat tersebut tidak akan membawa manfaat bagi orang tersebut. Bahkan, ucapan tersebut akan menjadi kosong tanpa makna dan tidak memberikan pengaruh apapun.

Dalam konteks ini, penting bagi setiap Muslim untuk memahami dengan benar apa yang dimaksud dengan tauhid dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan. Tauhid adalah pokok ajaran Islam yang menjadi dasar segala ibadah dan amalan. Jika seseorang benar-benar meyakini bahwa hanya Allah yang berhak disembah, maka segala tindakan dan pilihannya dalam hidup harus mencerminkan keyakinan ini.

Syaikh Shalih bin Fauzan juga mengingatkan bahwa kalimat tauhid tidak hanya berbicara tentang pengakuan lisan, tetapi juga tentang kesungguhan hati dan konsistensi dalam tindakan. Misalnya, jika kita mengucapkan tauhid tetapi dalam kehidupan sehari-hari kita lebih mengutamakan kepentingan duniawi, atau bahkan terjebak dalam praktik-praktik syirik seperti berdoa kepada selain Allah atau mengandalkan makhluk-Nya lebih dari Allah, maka kalimat tauhid kita menjadi sia-sia.

Oleh karena itu, kalimat tauhid akan memberi manfaat yang besar jika kita benar-benar memahaminya, mengamalkannya, dan menjadikannya pedoman hidup. Ketika setiap individu dalam masyarakat memahami dan menghidupkan makna tauhid, maka hubungan antar sesama akan lebih kuat, hati-hati akan lebih tenteram, dan ukhuwah Islamiyah akan terwujud dengan indah. Inilah yang menjadi kunci untuk menjaga persatuan dan keharmonisan umat Islam.
Wallahu A'lam Bishawab

a5ad981f1eb599623813d9710ebb812b


𝕭𝖎𝖘𝖒𝖎𝖑𝖑𝖆𝖍
𝘼𝙡𝙝𝙖𝙢𝙙𝙪𝙡𝙞𝙡𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙞𝙣𝙞`𝙢𝙖𝙩𝙞𝙝𝙞 𝙩𝙖𝙩𝙩𝙞𝙢𝙪𝙨𝙝𝙤𝙡𝙞𝙝𝙖𝙩

📎 𝗢𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗣𝗔𝗟𝗜𝗡𝗚 𝗕𝗘𝗥𝗞𝗘𝗖𝗨𝗞𝗨𝗣𝗔𝗡

Ali bin al-Husain rahimahullah berkata,

“Barangsiapa yang merasa cukup (qana’ah) dengan apa yang dibagikan Allah untuknya, maka dia adalah orang yang paling berkecukupan.”

(lihat At-Tahdzib Al-Maudhu’i li Hilyat Al-Auliyaa’, hal. 662)

__
Sumber referensi :
Link



efa4bc17245befb15d3afcd487b4cf8f


RINTIHAN PENGHUNI NERAKA

وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ ۚ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ .

"Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: "Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah kepadamu". Mereka (penghuni surga) menjawab: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir"

Q.S Al-A`raf ayat 50