Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

MEMULAI PUASA DAN BERHARI RAYA BERSAMA PEMERINTAH

Rasulullah shallallahu laihi wa sallam bersabda,
Berpuasa dilakukan pada hari kalian semua berpuasa. Berbuka (merayakan hari raya Idulfitri) dilakukan pada hari kalian semua berbuka. Merayakan hari raya Iduladha dilakukan pada hari kalian semua mempersembahkan kurban.
(HR. At-Tirmidzi no. 697 dari sahabat Abu Hurairah. Hadits ini dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi no. 697 dan Syaikh Muqbil menyebutkan hadits ini dalam ash-Shahih al-Musnad Mimma Laisa Fi ash-Shahihain jilid 2 hlm. 331 no. 1398)



layanan Ambulance MBISC
24 Jam Gratis Dalam Kota Surabaya
Sidoarjo & Gresik
(Syarat & ketentuan berlaku)
https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp">mbisc.my.id/ambulance*whatapp">https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Whatapp Group Dakwah
https://mbisc.my.id/gdmbisc">mbisc.my.id/gdmbisc">https://mbisc.my.id/gdmbisc

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

ffb551bfbd95898b0dff18a682ccb5c7


Ingatkan Masyarakat Tentang Keutamaan 10 Dzulhijjah

Syeikh Ibnu Utsaimin berkata:

"Manusia banyak yang lalai dari 10 awal Dzulhijjah. Maka hendaknya para penuntut ilmu untuk menjelaskan keutamaannya kepada masyarakat umum. Masyarakat secara umum mencintai kebaikan, tetapi para penuntut ilmu terkadang lalai untuk mengingatkan mereka".

"Majmu` Fatawa wa Rasail 25/189"

e4ae254915d6a8f96d0cda216a085f49


NAFKAH BUAT IBU PASTI ALLAH GANTI

Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi rahimahullah berkata,

“Berbuat baiklah pada ibumu dan bersabarlah atas dirinya. Jangan pula engkau memperlihatkan sedikit keluh kesahmu darinya, dan yakinlah bahwasannya Allah pasti akan menggantikan nafkah yang engkau berikan serta pelayananmu padanya.”

(Fathul Robbil Wadud 2/374)

aabed20fed1545612033f13fc431707f


PENYEBAB SESEORANG GAGAL HIJRAH

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

إنما يجد المشقّة في تَرك المألُوفات والعَوائد مَن تَركه‍ا لغير الله

“Orang yang merasa berat meninggalkan kebiasaan dan perilaku buruk adalah mereka yang meninggalkannya bukan karena Allah (semata)”

_____

📚 Al Fawaid 156

🌏 Web | Link

215fbb1db9dad31082f0feda04bf18f2


بِسَـــــمِ اللَّهِ الرَّ حَمَنِ الرَّ حِـيـمِ
🅿️🅴🆁🅸🅽🆃🅰️🅷 🅹🆄🅹🆄🆁 🅱️🅰️🅶🅸 🅿️🅰️🆁🅰️ 🅿️🅴🅻🅰️🅺🆄 🅱️🅸🆂🅽🅸🆂
.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ التُّجَّارَ يُبْعَثُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فُجَّارًا إِلاَّ مَنِ اتَّقَى اللَّهَ وَبَرَّ وَصَدَقَ
“Sesungguhnya para pedagang akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti sebagai orang-orang fajir (jahat) kecuali pedagang yang bertakwa pada Allah, berbuat baik dan berlaku jujur.” {HR. Tirmidzi no. 1210 dan Ibnu Majah no. 2146. Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib 1785 mengatakan bahwa hadits tersebut shahih lighoirihi (shahih dilihat dari jalur lainnya)}
.
Sumber Link
.
بارك الله فيكم

1d2a511008624a6113ba52e3d68cf3ca


AGAR TIDAK DILIHAT JIN KETIKA MELEPAS PAKAIAN

Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda,

"Tabir antara pandangan mata
jin dengan aurat bani adam
(manusia) adalah apabila
seseorang melepas pakaiannya, dia membaca: bismillah."

(HR. Ibnu Adi, at-Thabrani dalam Mu`jam al-Ausath - al-Mathalib al-Aliyah. al-Hafidz Ibnu Hajar, no. 37)

79b5c8a947081d94a70edf1a69d69dae


BERTERIMA KASIHLAH KEPADA ORANG TUAMU

Dubur sholat itu terkadang bermakna akhir tasyahud akhir, sebelum salam dan terkadang bermakna setelah salam.

Dalam konteks doa, dubur sholat bisa bermakna sebelum dan setelah salam dengan lebih disarankan agar doa dibaca sebelum salam.

Namun jika doa dipanjatkan setelah salam terutama setelah dzikir dinilai tidaklah keliru.

Ciri anak yang tahu balas budi ortu adalah anak selalu mendoakan ortunya yang muslim dalam sholat.

Anak yang jarang doakan ortu dalam sholat bukanlah anak yang berbakti meski rajin kasih duit kepada orang tua.

Syarat jadi anak yang berterimakasih dengan kebaikan orang tua adalah rajin sholat dan mendoakan orang tua di akhir sholat.

Anak yang tidak mengerjakan sholat bukanlah anak yang berbakti karena anak ini pasti tidak pernah mendoakan orang tua di akhir sholat.

Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.



Read more Link

35a589da1a50482fe0f301af423fca52


MENJADI HAMBA ALLAH, ITULAH KEMERDEKAAN YANG HAKIKI DAN TERTINGGI


Syeikh Al-‘Utsaimin rohimahullah mengatakan:

العبودية لله هي حقيقة الحرية، فمن لم يتعبد له، كان عابدا لغيره.

“Menjadi hamba Allah, itulah kemerdekaan yang hakiki, karena siapapun yang tidak menghamba kepada Allah, dia pasti menghamba kepada yang selain-Nya..” [Syarah Akidah Wasithiyyah, 365].

Ya, itulah kenyataannya.. manusia berada di antara dua pilihan, menjadi hambanya Allah atau menjadi hambanya yang lain.. tidak ada pilihan ketiga..!

Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah dalam Nuniyyah-nya mengatakan:

هَربوا من الرق الذي خُلقوا له ♡ فبُلُوا برِقِّ النفس والشيطان

“Mereka lari dari penghambaan (kepada Allah) yang mereka diciptakan untuknya.. akhirnya mereka dihukum dengan penghambaan kepada hawa nafsu dan setan..”

Jika kita menghamba hanya kepada Allah, maka kita akan bebas dan merdeka dari penghambaan kepada semua makhluk-Nya .. dan itulah kemerdekaan tertinggi yang bisa dicapai oleh manusia.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

sumber : Link

c2510e4167ad22221a173202cfd98bd6


HIKMAH DILARANGNYA BERSAFAR SENDIRIAN BAGI WANITA
➖➖➖➖➖➖

Para ulama menyebutkan bahwa di antara hikmah disyaratkannya mahram dalam safar adalah untuk melindungi dan menjaga sang wanita, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Muflih dalam kitab Al-Mubdi’, 3/101, “Tujuan adanya mahram adalah melindungi wanita.”

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, “Hikmah dilarangnya wanita melakukan safar tanpa mahram adalah memberikan perlindungan bagi wanita dari keburukan dan kerusakan serta menjaga mereka dari gangguan orang jahat dan fasik.” (Majmu Fatawa Wa Rasa’il, 24/258)

Adanya mahram dalam safar akan melindungi dan menjaga seorang wanita dan mengurus segala urusannya. Sebab safar merupakan sumber keletihan dan kesulitan, sedangkan seorang wanita, karena kelemahannya membutuhkan orang yang menolong dan mendampinginya.

Jika seorang wanita menderita sakit dalam safar sedangkan dia tidak bersama mahramnya, maka siapakah yang membopongnya, dan siapa yang dapat bermalam di sisinya, siapa yang dapat mengurus keperluannya?

Maka, mahram dapat melindungi seorang wanita, karena seorang wanita, tabiatnya adalah lemah, tidak kuat menghadapi orang-orang yang lemah jiwanya yang ingin memanfaatkan kesendiriannya dengan mengganggu dan melecehkannya, khususnya jika yang duduk disampingnya di pesawat atau di kendaraan atau di kereta, orang yang tidak takut terhadap Allah dan tidak bertakwa kepadaNya.


Sumber: Linko/id/answers/145413/apa-hikmah-disyaratkan-mahram-bagi-seorang-wanita-dalam-safar

7fd2fbae59ec411e96b283eb6ddae403


JANGAN MENCELA MAKANAN

Tidak menjelek-jelekkan makanan yang tidak disukai

Dari Abu Hurairah, ia berkata,

مَا عَابَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – طَعَامًا قَطُّ ، إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ ، وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ

“Tidaklah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencela suatu makanan sekali pun dan seandainya beliau menyukainya maka beliau memakannya dan bila tidak menyukainya beliau meninggalkannya (tidak memakannya).”[HR. Bukhari no. 5409]

Ibnu Baththol rahimahullah mengatakan, “Inilah adab yang baik kepada Allah Ta’ala. Karena jika seseorang telah menjelek-jelekkan makanan yang ia tidak sukai, maka seolah-olah dengan ucapan jeleknya itu, ia telah menolak rizki Allah.”[Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, Asy Syamilah, 18/93]

Sumber : Link

c287c1e1be663f82b645f1c8dd546578


DUNIA ADALAH PENJARA BAGI SEORANG MUKMIN

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

  “Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir.” 

(HR. Muslim no. 2392)

Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim menerangkan,

“Orang mukmin terpenjara di dunia karena mesti menahan diri dari berbagai syahwat yang diharamkan dan dimakruhkan. Orang mukmin juga diperintah untuk melakukan ketaatan. Ketika ia mati, barulah ia rehat dari hal itu. Kemudian ia akan memperoleh apa yang telah Allah janjikan dengan kenikmatan dunia yang kekal, mendapati peristirahatan yang jauh dari sifat kurang.

Adapun orang kafir, dunia yang ia peroleh sedikit atau pun banyak, ketika ia meninggal dunia, ia akan mendapatkan azab (siksa) yang kekal abadi.”

Al-Munawi rahimahullah dalam Mirqah Al-Mafatih menjelaskan,

“Dikatakan dalam penjara karena orang mukmin terhalang untuk melakukan syahwat yang diharamkan. Sedangkan keadaan orang kafir adalah sebaliknya sehingga seakan-akan ia berada di surga.”

Jadi bersabarlah dari maksiat dengan menahan diri. Karena dunia ini adalah penjara bagi kita di dunia. Di akhirat kita akan peroleh balasannya.

Sumber : Link

a765cda46e604747222e9ea3cb01f78c


🎥 INGAT AYAH! TUGASMU BUKAN SEKEDAR MENCARI NAFKAH
.
👤 Syaikh Sulaiman bin Salimullah Ar-Ruhaily Hafidzahullah
.
➡️ Official Youtube ShahihFiqih : Link

a7646112e3397bbd98bcd610c106093a


Sombong kepada Orang Sombong Itu Sedekah?

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Soal:

Saya dinasehati teman saya agar tidak membalas salam kepada seseorang dengan tatapan mata yang sombong. Ketika saya menanyakan apa alasannya ia mengatakan bahwa orang tersebut adalah orang yang sombong dan hadits mengatakan:

التكبر على المتكبر صدقة

“Sombong kepada orang yang sombong adalah sedekah.”

Apakah hadits ini shahih? Dan bolehkan mengamalkan amalan demikian?

Jawab:

Bersikap sombong kepada manusia merupakan dosa besar, tidak halal bersikap sombong kepada siapapun. Walaupun kepada orang yang sombong. Obat bagi orang yang memiliki sikap sombong pada sebagian orang bukan dengan cara dibalas dengan sikap sombong juga. Namun obatnya adalah hendaknya ia dinasehati dan diperingatkan agar takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Katakan kepadanya “Hendaknya kamu bertakwa kepada Allah, sesungguhnya sombong adalah dosa besar.”

Adapun hadits yang disebutkan penanya, itu adalah hadits yang batil, tidak shahih dari Nabi ﷺ.

Sumber: Al Fatawa Al Islamiyyah (4/104), Asy Syamilah

Penterjemah: Ustadz Yulian Purnama, Link.

c705bd7a47e17ac2eabb7eee31f60549


SUDAHKAH BERQURBAN TAHUN INI?
➖➖➖➖➖

Hikmah Berqurban

1- Qurban dilakukan untuk meraih takwa. Yang ingin dicapai dari ibadah qurban adalah keikhlasan dan ketakwaan, bukan hanya daging atau darahnya. Allah Ta’ala berfirman,

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS. Al Hajj: 37)

Kata Syaikh As Sa’di mengenai ayat di atas, “Ingatlah, bukanlah yang dimaksudkan hanyalah menyembelih saja dan yang Allah harap bukanlah daging dan darah qurban tersebut karena Allah tidaklah butuh pada segala sesuatu dan Dialah yang pantas diagung-agungkan. Yang Allah harapkan dari qurban tersebut adalah keikhlasan, ihtisab (selalu mengharap-harap pahala dari-Nya) dan niat yang sholih. Oleh karena itu, Allah katakan (yang artinya), “Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapai ridho-Nya”. Inilah yang seharusnya menjadi motivasi ketika seseorang berqurban yaitu ikhlas, bukan riya’ atau berbangga dengan harta yang dimiliki, dan bukan pula menjalankannya karena sudah jadi rutinitas tahunan. Inilah yang mesti ada dalam ibadah lainnya. Jangan sampai amalan kita hanya nampak kulit saja yang tak terlihat isinya atau nampak jasad yang tak ada ruhnya.” (Taisir Al Karimir Rahman, hal. 539).

2- Qurban dilakukan dalam rangka bersyukur kepada Allah atas nikmat hayat (kehidupan) yang diberikan.

3- Qurban dilaksanakan untuk menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim –kholilullah (kekasih Allah)- ‘alaihis salaam yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail ‘alaihis salaam ketika hari an nahr (Idul Adha).

4- Agar setiap mukmin mengingat kesabaran Nabi Ibrahim dan Isma’il ‘alaihimas salaam, yang ini membuahkan ketaatan pada Allah dan kecintaan pada-Nya lebih dari diri sendiri dan anak. Pengorbanan seperti inilah yang menyebabkan lepasnya cobaan sehingga Isma’il pun berubah menjadi seekor domba. Jika setiap mukmin mengingat kisah ini, seharusnya mereka mencontoh dalam bersabar ketika melakukan ketaatan pada Allah dan seharusnya mereka mendahulukan kecintaan Allah dari hawa nafsu dan syahwatnya. (Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 5: 76)

5- Ibadah qurban lebih baik daripada bersedekah dengan uang yang senilai dengan hewan qurban.
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Penyembelihan yang dilakukan di waktu mulia lebih afdhol daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut. Oleh karenanya jika seseorang bersedekah untuk menggantikan kewajiban penyembelihan pada manasik tamattu’ dan qiron meskipun dengan sedekah yang bernilai berlipat ganda, tentu tidak bisa menyamai keutamaan qurban.” (Lihat Talkhish Kitab Ahkamil Udhiyah wadz Dzakaah, hal. 11-12 dan Shahih Fiqh Sunnah, 2: 379)

Sumber : Link

fc22c648a99951b24f6a9fdbeeb5d1d1


Jika dirimu sedang dilanda kesedihan, ingatlah ada orang di luar sana yang lebih sedih dari Anda. ⁣⁣
⁣⁣
Dunia bukan negeri abadi, hidup di dunia hanyalah sementara, begitu pula dengan kesedihannya. ⁣⁣
⁣⁣
Kesedihan sesungguhnya bagi seseorang adalah mati dalam keadaan su’ul khatimah. Itulah awal dari kesedihan-kesedihan tak berkesudahan yang akan menjumpainya di negeri akhirat. ⁣⁣
⁣⁣
Ustaz Boris Tanesia⁣⁣

4dd5d43f7a01ae42efe718578fe8e1c7


UMROH DAN HAJI TIDAK AKAN BIKIN KITA MISKIN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Abul ‘Ula Al Mubarakfuri mengatakan bahwa yang dimaksud menghilangkan kefakiran ada dua bentuk:

1- Menghilangkan kefakiran secara lahiriyah, yaitu benar-benar diberikan kecukupan materi.

2- Menghilangkan kefakiran secara batin, yaitu maksudnya hatinya akan selalu dikarunia qona’ah (merasa cukup). (Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 3: 635).



Sumber Link

f569f3c4bc330c6b80deb202b8c58baf


Doa Berlindung dari Istri yang Cerewet

Doa ini bukan hanya berlaku untuk istri, bisa pula untuk suami. Intinya, do’a ini bagus untuk diamalkan.

Ini do’anya:

اللَّهُمَّ إنِّي أّعُوذُ بِكَ مِنْ جَارِ السُّوءِ، وَمِنْ زَوْجٍ تُشَيِّبُنِي قَبْلَ المَشِيبِ، وَمِنْ وَلَدٍ يَكُونُ عَليَّ رَبّاً، وَمِنْ مَالٍ يَكُونُ عَلَيَّ عَذَابَاً، وَمِنْ خَلِيْلٍ مَاكِرٍ عَيْنُهُ تَرَانِي، وَقَلْبُهُ يَرْعَانِي؛ إِنْ رَأَى حَسَنَةً دَفَنَهَا، وَإِذَا رَأَى سَيِّئَةً أَذَاعَهَا

Allahumma inni a’udzu bika min jaaris suu’, wa min zawji tusyayyibunii qoblal masyiib, wa min waladin yakuunuu ‘alayya robban, wa min maalin yakuunu ‘alayya ‘adzaban, wa min khaliilin maakirin ‘ainuhu tarooni wa qolbuhu yar’aani, in ra-aa hasanatan dafanahaa wa idza ra-aa sayyi-atan adza’ahaa.

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tetangga yang jahat; dari pasangan yang menjadikanku tua (beruban) sebelum waktunya; dari anak (keturunan) yang berkuasa kepadaku; dari harta yang menjadi siksa bagiku; dan dari kawan dekat yang berbuat makar kepadaku, matanya melihat dan hatinya terus mengawasi, namun kalau melihat kebaikanku, ia timbun dan kalau melihat kejelekanku, ia sebarkan.” (HR. Thabrani dalam Ad-Du’a’ 3: 1425, no. 1339, juga dalam Az-Zuhud, no. 1038. Syaikh Al-Albani menyebutkan dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, 7: 377, no. 3137. Hadits ini hanya maqthu’, perkataan tabi’in dan tidak marfu’ sampai Nabi.”)

Sumber Link

0e4451089b0dcfff4b9568b496ac1ae8


📎 Ikhlas Itu Berat

Yusuf bin Husain rahimahullah berkata:

"Hal terberat di dunia ini adalah ikhlas. Betapa sering saya mengusir riya` dari hatiku, namun dia sekan muncul dengan corak baru lagi".

📘(Hilyatul Auliiya` 2/362)


2366ef55fd63ed1ed112b13046ad3ed2


Jangan lupa untuk merutinkan zikir berikut tiap pagi dan petang hari.⁣⁣
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ⁣⁣
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا⁣⁣
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ⁣⁣
Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.⁣⁣
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ⁣⁣
Artinya: “Aku rida Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi.” (Dibaca 3x).

789f1a721ff3c285be9805997d07b1eb


SIFAT-SIFAT TEMAN YANG BAIK.

Al-Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisi rohimahulloh pernah berkata :

وفى جملة، فينبغى أن يكون فيمن تؤثر صحبته خمس خصال : أن يكون عاقلاً حسن الخلق غير فاسق ولا مبتدع ولا حريص على الدنيا

“Secara umum, hendaknya orang yang engkau pilih menjadi sahabat itu memiliki lima sifat berikut : orang yang berakal, memiliki akhlak yang baik, bukan orang fasik, bukan ahli bid’ah, dan bukan orang yang rakus dengan dunia.”

( Mukhtasar Minhajul Qashidin , 2/36).

Kemudian beliau menjelaskan :

“Akal merupakan modal utama. Tidak ada kebaikan berteman dengan orang yang bodoh (yang tidak berakal). Karena orang yang bodoh, dia ingin menolongmu, tapi justru dia malah mencelakakanmu.

Yang dimaksud dengan orang yang berakal itu adalah orang yang memamahai segala sesuatu sesuai dengan hakekatnya, baik untuk dirinya sendiri atau tatkala dia menjelaskan kepada orang lain.

Teman yang baik itu juga harus memiliki akhlak yang mulia. Karena betapa banyak orang yang berakal tetapi dikuasai oleh rasa marah dan tunduk pada hawa nafsunya, sehingga tidak ada kebaikan berteman dengannya.

Sedangkan orang yang fasik (banyak berbuat dosa/maksiat), dia tidak memiliki rasa takut kepada Alloh. Orang yang tidak mempunyai rasa takut kepada Alloh, tidak dapat dipercaya dan engkau tidak aman dari tipu dayanya.

Sedangkan berteman dengan ahli bid’ah, dikuatirkan dia akan mempengaruhimu dengan kejelekan bid’ahnya."

( Mukhtashor Minhajul Qashidin , 2/ 36-37)

Semoga Alloh ta'ala memberikan dan memilihkan kepada kita teman-teman yang sholih dan yang baik agamanya secara umum ......

Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah ....

Surabaya , Selasa pagi yg sejuk, 11 Syawal 1444 H / 2 Mei 2023 M

✍ Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

282605684699c1912cd0a8dc5d382fa5


DUNIA TERASA SEMPIT

Jika dunia ini mulai terasa sempit bagimu, maka datangilah tempat yang selalu lapang menerimamu. Datangilah rumah-rumah Allah (Masjid) dan berdo’alah disana.



7657550992d9eb9171d2cc670999746c


Jika kita menyimpan buah busuk dan di tempatkan di samping buah-buahan yang masih baik dan segar, Apa yang akan terjadi?

Maka seiring dengan berjalannya waktu Jamur dari buah busuk itu akan tersebar ke buah yang masih dalam kondisi baik, dan akhirnya buah yang segar itu akan ikut membusuk juga.

Demikian halnya, apa yang akan terjadi jika kita bergaul dengan orang-orang yang tidak membuat kita baik.

Dalam seiringnya waktu maka kita juga akan terpengaruh menjadi seperti mereka, oleh karena itu hendaknya kita memperhatikan siapa yang menjadi teman dekat kita, Karena teman dekat dapat memberi pengaruh dalam memperbaiki keadaan atau malah justru merusaknya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang itu mengikuti diin (agama; tabiat; akhlaq) kawan dekatnya. Oleh karena itu, hendaknya seseorang di antara kalian memperhatikan siapa yang dia jadikan kawan dekat.” (HR. Abu Dawud, Silsilah ash-Shahihah no. 927)

Teman dekat itu dapat memberi pengaruh baik atau justru pengaruh buruk.

Banyak orang perlahan-lahan berubah menjadi baik, sebab karena pengaruh teman yg baik,

Dan sebaliknya banyak pula orang perlahan-lahan berubah menjadi buruk, juga karena sebab pengaruh teman yg buruk.

Jika teman kita hobby ghibah, joget², mabuk, berzina, mencuri, bicara kasar, berbuat syirik, meninggalkan shalat, maka cepat atau lambat kita juga akan terpengaruh dengannya, Demikian pula sebaliknya jika teman kita orang yang rajin shalat, hadir di majelis ilmu, menuntup aurat, tidak suka maksiat, baik tutur ucapannya, maka kita juga akan mengikutinya.

Maka disinilah hendaknya kita benar² selektif dan memperhatikan dengan siapa kita bergaul dan siapa yg menjadi teman dekat kita, sebab tabiat seseorang itu mengikuti kebiasaan teman dekatnya.

Dan pentingnya kita mencari dan memilih teman yg shalih sebagai teman dekat atau sahabat kita, sebab keberadaannya akan dapat mendatangkan kebaikan dunia dan akhirat.

Semoga Allah ﷻ memberikan taufiq dan menjaga kita dari teman yang buruk.

_

✍ Habibie Quotes, 03 Juli 2019

460714f5f93141d579939535e0bce899


📖 Ujian Saat Membaca Al-Qur'an

Al-Qur’an adalah kalamullah yang menjadi petunjuk dan cahaya bagi setiap hamba yang ingin meniti jalan lurus menuju Allah. Namun, setan tidak akan pernah tinggal diam melihat seorang hamba mendekat kepada Rabb-nya. Karenanya, saat seseorang mulai membuka mushaf dan membaca Al-Qur’an, ia akan diuji dengan berbagai gangguan dan godaan. Di antara bentuk ujian tersebut adalah kemalasan dan tidak menghayati isi bacaan, sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah:

"Seorang manusia saat membaca Al-Qur’an biasanya diuji dengan dua hal:

Kemalasan

Tidak menghayati
Namun jika dia memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syetan maka Allah menjaga dari dua hal tersebut sehingga dia akan semangat membaca dan menghayati."

Kedua hal ini adalah penyakit ruhani yang sering kali menghalangi seseorang dari menikmati dan mengambil manfaat dari bacaan Al-Qur’an. Kemalasan adalah penyakit hati yang menjadikan seseorang enggan membuka mushaf, merasa berat untuk menghafal atau mempelajari tafsir, atau merasa waktu lebih baik dihabiskan untuk aktivitas duniawi. Sedangkan tidak menghayati adalah kondisi di mana seseorang membaca ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi hatinya lalai, pikirannya melayang, dan makna ayat tidak menyentuh hatinya.

Padahal, tujuan utama membaca Al-Qur’an bukan hanya sekadar melafalkan huruf-hurufnya, tetapi lebih dari itu: untuk merenungi isinya, mengambil pelajaran, dan mengamalkannya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

"Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran."
(QS. Shad: 29)

Maka, bila seseorang merasa berat untuk membaca atau tidak bisa khusyuk dalam bacaan, hendaknya segera memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan. Allah telah memerintahkan hal ini secara khusus dalam Al-Qur’an:

"Apabila kamu membaca Al-Qur’an, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk."
(QS. An-Nahl: 98)

Memulai bacaan dengan ta’awwudz bukanlah sekadar formalitas, melainkan bentuk kesadaran bahwa setan akan selalu berusaha merusak hubungan seorang hamba dengan Al-Qur’an. Ia akan membisikkan rasa malas, membuat hati gelisah, membuyarkan fokus, bahkan memunculkan perasaan bosan saat membaca.

Namun, ketika seorang hamba sadar akan gangguan ini dan berdoa serta memohon pertolongan Allah, maka Allah akan bukakan pintu-pintu taufik. Ia akan merasakan nikmat dalam setiap bacaan, hati pun menjadi tenang, dan makna ayat seolah berbicara langsung kepadanya. Inilah kelezatan yang tidak bisa dirasakan oleh orang-orang yang membaca Al-Qur’an sekadar lewat saja tanpa perenungan.

Oleh karena itu, marilah kita lawan rasa malas dengan tekad yang kuat, dan hadirkan hati saat membaca firman Allah. Jadikan ta’awwudz sebagai tameng, dan niatkan membaca Al-Qur’an untuk mencari ridha Allah, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Semoga Allah menjadikan kita sebagai ahli Al-Qur’an, yang membaca, memahami, dan mengamalkannya dengan penuh semangat dan ketulusan.
Wallahu A'lam Bishawab

d483ce04ff3519bfc90bf06455e27321


SUDAH TAHUKAH ANDA TENTANG 10 HARI YANG ISTIMEWA
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Keutamaan-keutamaan bulan Dzulhijjah :

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله من هذه الأيام العشر. قالوا ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ولم يرجع من ذالك بشيء. (رواه البخاري)

“Tidak ada hari yang amal shalih lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 awal Dzulhijjah –pen).” Para sahabat bertanya: “Apakah lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah ?” Beliau bersabda, “Iya. Lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid –pen).” (HR. Al Bukhari)

Ibnu Rajab Al Hanbaly berkata:

وإذا كان أحب إلى الله فهو أفضل عنده

“Apabila sesuatu itu lebih dicintai oleh Allah, maka sesuatu tersebut lebih afdhal di sisi-Nya.”



Sumber: Link
Copyright © 2024 Link

d530a7980b7ef84fd3a71e5112c971c2


🎥 INILAH ANAK SHALIH YANG DOANYA DIKABULKAN!
.
👤 Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah

26b07a3482fcdf45aeb2258eadf134e7


🌹🌻🌷💐 IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

✍🏼 Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata,

دعا عمر القراء في رمضان فأمر أسرعهم قراءة أن يقرأ ثلاثين آية، والوسط خمسة وعشرين آية، والبطيء عشرين آية.

"Pada bulan Ramadhan, Umar memanggil para penghafal Al-Qur`an. Beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya di antara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap rakaat), yang bacaannya sedang agar membaca 25 ayat, dan yang bacaannya lambat agar membaca 20 ayat."

📚 Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

34af454f0616848b64f2caeb1bff9007


📎 INILAH SAATNYA ! HARI UNTUK BERAMAL YANG PALING ALLAH CINTAI

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هِذِهِ اْلأَيَّامِ -يَعْنِي أَيَّامَ اْلعَشْرِ-. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ، إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيءٍ.

“Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini -yaitu sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah-.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, begitu pula halnya dibandingkan dengan jihad di jalan Allah?” Beliau menjawab, “Begitu pula halnya dibandingkan dengan jihad di jalan Allah, selain seorang mujahid yang keluar berjihad di jalan Allah dengan jiwa raga dan hartanya, lalu dia tidak kembali dengan sesuatu pun darinya (gugur sebagai syahid).”

__

(HR. Bukhari 969, Ahmad 1968, 3139 & 3228, Tirmidzi 757, Abu Dawud 2438, Ibnu Majah 1727, dan lainnya)

🌏 Web | Link

b943faea2d893d536a8eabf640faffdc


▶️ JANGAN LEWATKAN DZIKIR PAGI & PETANG

6e542e734780db8e788f2183e593fe90


Kapan Lagi Kalau Bukan Sekarang Upgrade Diri?
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Begitu juga dengan riwayat Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah ﷺ berlindung diri dengan berdoa,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan.”(HR. Bukhari no. 6371)

Dalil-dalil yang menjelaskan akan pentingnya waktu sangat banyak, di mana dalil tersebut cukup bagi kita menjelaskan bahwa agama Islam sangat perhatian terhadap waktu. Pada hakikatnya, waktu kita adalah umur kita. Hakikat kehidupan kita adalah waktu kita. Selama kita memiliki umur, kita bisa bercocok tanam dengan amal saleh, sedangkan kita bisa menuai hasil tanamannya berupa pahala di akhirat kelak.

Tidak ada seorang petani yang bercocok tanam hanya dengan berdiam diri saja. Akan tetapi, untuk menuai hasil ladangnya, dia pasti memanfaatkan waktunya dengan menanam benih di ladangnya. Bersemangatlah atas apa yang bermanfaat bagimu, hingga apa saja yang bermanfaat bagi kita, hendaknya kita melakukannya.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ bersabda,

إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ، فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا تَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا

“Jika telah tegak hari kiamat, sementara di tangan salah seorang dari kalian terdapat bibit pohon kurma, jika dia mampu menanamnya sebelum ditegakkannya hari kiamat, maka hendaknya dia menanamnya.”(HR. Bukhari no. 479 di dalam Al-Adab Al-Mufrad)

Artinya bahkan menjelang hari kiamat jika dia mampu untuk melakukan perkara yang bermanfaat baginya, maka hendaknya dia mengerjakannya.

sumber : Link


db8addc5c6fe61ea3929faf7665bdbfb


BIASAKAN MENGUCAP `BISMILLAH` DI SETIAP URUSAN PENTING KITA
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

كُلُّ أَمْرٍ ذِي بَالٍ لَا يُبْدَأُ فِيهِ بِبِسْمِ اللَّهِ فَهُوَ أَقْطَعُ

“Setiap urusan yang penting yang tidak dimulai dengan bismillah, maka ia akan terputus (tidak mendapatkan keberkahan).” (HR. Abu Dawud no. 4840 dan Ibnu Majah no. 1894)



Sumber: Link
Copyright © 2024 Link

eb15b8395c538409f79fb3b5208218bc


AMBULANCE SIAP MENJALANKAN TUGAS !

Dengan Pelayanan Ambulance Gratis 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung kontak Hotline 082177334455

Link">wa.me

InsyaaAllah 24 Jam Gratis Untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo Kota dan Gresik Kota.

Agar layanan Ambulance Gratis ini terus di rasa manfaatnya oleh masyarakat. yuk mari saling mendukung dalam operasional ambulnce muslim biker indonesia Surabaya Chapter agar bermanfaat semakin luas.

gratis mbisurabaya

dc66689e1323c9648c4fff794657ed5d


Jangan Cari Manusia Sempurna Untuk Menikah
🎙️ Ustadz Ahmad Sabiq, Lc.
🎥 Link

📝 Kaidah pertama dalam mencari pasangan: tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Kita bukan malaikat, dan calon pasangan kita bukan bidadari. Setiap anak Adam pasti memiliki kekurangan dan sering berbuat salah. Jika Anda mencari kesempurnaan mutlak, Anda tidak akan pernah menikah karena mencari sesuatu yang tidak ada di muka bumi.



9b6130e666ac04e164b19454a39b662d


📌 JANGAN REMEHKAN SATU TASBIH!

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله berkata,

"Boleh jadi satu kali tasbih seseorang (bacaan Subhanallah) lebih utama sepenuh bumi daripada amalan selainnya."

📚 Majmu` al-Fatawa 4/378

0c7897b53a110cf469e048b101ee8bb0


🔹Ahlaqmu Tergantung Imanmu 🔹

Silahkan disimak, Semoga Allah mudahkan dalam memahami ilmu agama..

Sesungguhnya orang yang cerdas adalah orang yang mempersiapkan bekal di dunia untuk kehidupan akhirat..

___________
👤 Pemateri : Ustadz Subhan Bawazier Hafidzhahullah