Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

SEDEKAH TERBAIK ADALAH KETIKA KONDISI SULIT

Dari Abu Hurairah radhiyallahu`anhu, ia berkata: "Ada seorang lelaki yang datang kepada Nabi Shallallahu`alaihi Wasallam. Ia berkata: Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling besar pahalanya? Rasulullah bersabda:
Yaitu engkau bersedekah ketika sedang sehat, dan sedang pelit (untuk mengeluarkan hartamu) dan takut miskin serta berangan-angan untuk kaya"
(HR. Al Bukhari no. 1419, Muslim no. 1032).



layanan Ambulance MBISC
24 Jam Gratis Dalam Kota Surabaya
Sidoarjo & Gresik
(Syarat & ketentuan berlaku)
https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp">mbisc.my.id/ambulance*whatapp">https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Whatapp Group Dakwah
https://mbisc.my.id/gdmbisc">mbisc.my.id/gdmbisc">https://mbisc.my.id/gdmbisc

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

240b1b2858d9241cdaf41a6690f20721


SELALU MERASA DIAWASI

Allah Ta'ala berfirman,

إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا ﴿٢﴾

"Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan,"

(Link Ahzab:2)

📚Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu, yakni al-Qur’an dan as-Sunnah, sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang kalian perbuat dan membalas kalian atasnya, tidak ada sesuatu pun yang samar bagiNya dari perbuatan tersebut.

Referensi : Link

08ec31a90108672c7a6a4c24f2c98daf


📎 Saling Memaafkan Itu Indah

Imam Ahmad bin Hanbal berkata:

"سامح أخاك ، وما ينفعك أن يعذب الله أخاك المسلم بسببك " .

Maafkanlah saudaramu, apa manfaatnya bagimu bila Allah menyiksa saudaramu sesama muslim karena sebab dirimu.

📚(Siyar A`lam Nubala` 11/262)

┈┉┅━━••••━━┅┉┈

0328621755de3c0e07a85b9328c0be49


TIPS MERAIH KHUSYUK DALAM SHALAT

Khusyuk secara bahasa berarti tenang dan tunduk.

Dalam ayat disebutkan,

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنَّكَ تَرَى الْأَرْضَ خَاشِعَةً

“Dan di antara tanda-tanda-Nya (ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang.” (QS. Fussilat: 39). Yang dimaksud khasyi’atan di sini adalah tunduk, tenang.

Khusyuk dalam shalat berarti hadirnya hati ketika menghadap Allah dan tenangnya anggota badan, juga perkataan dan perbuatan orang yang shalat ikut dihadirkan sejak awal hingga akhir shalat dengan penghadiran dalam rangka pengagungan, pendekatan diri hamba kepada Allah, dan bahwasanya ia sedang bermunajat kepada Allah.

Khusyuk ini bisa muncul ketika seseorang takut kepada Allah dan dekat dengan-Nya. Kedekatan dengan Allah ini dirasakan ketika seseorang benar-benar mengenal Allah, mencintai-Nya, khasyah (rasa takut berdasarkan ilmu) kepada-Nya, mengikhlaskan ibadah kepada Allah, khauf (takut), raja’ (berharap), itulah yang menyebabkan seseorang makin khusyuk.

Khusyuk itu dihasilkan di dalam hati, lalu diikuti dengan khusyuk jawarih (anggota badan). Dari khusyuknya hati, barulah pendengaran, penglihatan, kepala, dan anggota badan lainnya ikut khusyuk, sampai kalaam (ucapan) ikut juga khusyuk. Namun, jika hati tidak khusyuk, yang dihasilkan adalah ghaflah (lalai, pikiran ke mana-mana), waswas (kegelisahan yang tidak berdasar), dan rusaklah khusyuk anggota badan.

Khusyuk inilah perkara terpenting dalam shalat. Allah Ta’ala berfirman,

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ , الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya.” (QS. Al-Mu’minun: 1-2)



Sumber Link

acd0dd0f9024dae76b6c800cf3f7105a


Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

6-8. Bukankah tuhanmu mendapatimu sebagai anak yatim yang bapakmu wafat saat kamu masih dalam Rahim ibumu lalu tuhanmu menjaga dan melindungimu? Tuhanmu mendapatimu tidak mengetahui apa itu al-qur’an dan apa itu iman, lalu dia mengajarimu apa yang kamu tidak ketahui dan membingbingmu kepada amal terbaik? Tuhanmu juga mendapatimu miskin, lalu Dia menggiring rizki NYa kepadamu,membuatmu merasa berkecukupan dengan qana’ah dan kesabaran?

Referensi : Link

1eead9cbc20f3825008de7941101eb0e


SUAMI YANG LEMBUT DILUAR RUMAH TAPI KERAS DENGAN ANAK DAN ISTRINYA

Salah satu sifat suami yang baik adalah berwibawa, disegani dan bisa diandalkan di luar rumah, baik itu ketika bekerja atau bermuamalah. Di dalam rumahnya, seorang suami ramah, akrab dan bermain-main dengan istri dan anak-anaknya. Inilah yang dicontohkan oleh Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya. Perhatikan riwayat berikut,
.
Dari Tsabit bin Ubaid, “Aku belum pernah melihat seorang yang demikian berwibawa saat duduk bersama kawan-kawan namun demikian akrab dan kocak saat berada di rumah melebihi Zaid bin Tsabit”[1]
.
Karenanya ada perumpamaan bagi suami,
“Singa di luar rumah dan kucing di dalam rumah”
.
Seorang suami layaknya singa di luar rumah, berwibawa, disegani dan dapat diandalkan, sedangkan di dalam rumah, ia akrab dan bermain-main dengan keluarganya sebagaimana anak kucing yang memainkan pintalan benang.
.
Janganlah terbalik, suami di luar rumah tidak berwibawa dan terlalu sering melucu yang bisa menurunkan kewibawaan dan tidak disegani orang, akan tetapi di dalam rumah ia bagaikan singa yang mudah mengaum, mudah marah dan mengamuk, istri dan anak-anaknya sangat takut padanya serta tidak adanya rasa kasih sayang, ia membuat suasana rumah menjadi tegang dan menakutkan. Tentu ini bukanlah sifat suami yang baik.
.
Perhatikan hadits berikut yang menjelaskan bahwa semua permainan itu bisa melalaikan, akan tetapi ada pengecualiannya yaitu bermainnya suami bersama anggota keluarganya. Hal ini justru bermanfaat dan dianjurkan oleh agama.
.
”Segala sesuatu yang dijadikan permainan oleh seseorang adalah batil, kecuali tiga perkara, melepaskan panah dari busurnya, latihan berkuda, dan senda gurau (mula’abah) bersama keluarganya, karena itu adalah hak bagi mereka.”[2]
.
BACA SELENGKAPNYA:

Link

Penulis: Raehanul Bahraen

b50ffd9a95ea44cbcf67739f4477cf61



JANGAN LELAH BERBUAT BAIK

Boleh jadi saat kau tidur, puluhan do'a naik untukmu. dari sifakir yang kau tolong, dari simiskin yang kau beri makan, dari sisedih yang kau hibur, maka janganlah kau meremehkan perbuatan baik yang ada dihadapan mu.
(Imam Ibnu Qayyim rahimahullah)

"Janganlah engkau meremehkan kebaikan sekecil apapun, walaupun itu berupa cerahnya wajahmu ‎terhadap saudaramu.” (HR. Muslim no. 2626)

Karena berbagi dalam kebaikan itu indah sekalipun kebaikan itu dalam hal yang sepele sekalipun teruslah berbuat baik, jangan pernah lelah berbuat kebaikan karena tidak ada kebaikan yang sia-sia

Barakallahu fiikum...

e7aa914bcfb52da75a83d5c26d3b8a31


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

195. Belanjakanlah harta kalian dalam ketaatan kepada Allah, seperti jihad dan lain-lain. Dan janganlah kalian menjerumuskan diri kalian sendiri ke dalam kebinasaan karena meninggalkan jihad dan enggan mengeluarkan dana untuk kepentingan jihad; atau dengan cara menjerumuskan diri sendiri ke dalam tindakan yang dapat mencelakakan kalian. Berbuat baiklah kalian dalam masalah ibadah, muamalah dan akhlak. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik dalam semua urusannya. Maka Allah memberikan pahala yang besar kepada mereka dan membimbing mereka ke jalan yang benar.

Referensi : Link

1439598007876aec0ff99ec263173d4b


🎥 SERING DIREMEHKAN PADAHAL BISA MEMBATALKAN SHOLAT
.
👤 Syaikh Sa`ad bin Nashir Asy-Syatsri Hafidzahullah

14d305a0037412de2ad98db5f9f382a9


Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

90. Mohonlah ampun kepada Tuhan kalian. Kemudian bertobatlah kepada-Nya dari dosa-dosa kalian. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang kepada orang-orang yang bertobat, lagi Maha Mencintai mereka.

42e3cbb8b965c9eb13b8391c63da28e2


Sedekah Terbaik

Al Hafidz Ibnu Rajab berkata:

"Sedekah terbaik adalah mengajari orang yang jahil atau mengingatkan orang yang lalai".

Majmu` Rosail 1/178

┈┉┅━━••••━━┅┉┈

835a85f3240742009b76b2e3214ba7c8


📑 🗣 SIKAP SUAMI YANG PENUH ATURAN
🖋 〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️

☘️ Sikap suamimu yang kamu anggap penuh aturan dan seperti mengekang adalah bukti dia sayang dan ingin sesurga bersamamu.

Ketika suamimu menegur,

"Jangan pakai baju itu yah, bentuk badannya keliatan."

☘️ Kemudian disuruh ganti Ketauhilah bahwa itu tanda sayangnya karena dia berusaha untuk menjagamu.

8d8bfca64475447a63f2a53e6acbb71c


📚Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

10. Bila kalian telah mendengar khutbah dan menunaikan shalat, maka bertebaranlah di muka bumi dan carilah rizki Allah dengan usaha kalian, serta ingatlah Allah banyak-banyak dalam segala keadaan kalian, semoga kalian meraih kebaikan dunia dan akhirat.

Referensi : Link

77dba45ca5bbf0c488e320104ddad7a2




Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

إِلَى ٱللَّهِ مَرۡجِعُكُمۡ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٍ قَدِيرٌ {٤}

"Kepada Allahlah kamu kembali. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

"To Allah is your return, and He is over all things competent."

(Surat Huud : Ayat 4)


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

4. Lalu Allah membalas perbuatan mereka, jika baik maka baik, jika buruk maka buruk. Dan FirmanNya, “dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” Sebagai dalil bahwa Allah menghidupkan yang mati karena Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Termasuk kategori sesuatu itu adalah menghidupkan orang mati. Dia telah mengabarkan itu, dan Dia adalah pembicara paling benar, maka dari segi akal dan syariat hal itu pasti terjadi.

Referensi : Link

3fe7fdc438d4a8a11cb4547456292100


Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia 1-7. Allah bersumpah dengan angin saat ia bertiup terus-menerus, sebagian menyusul sebagian lainnya, juga dengan angin yang bertiup kencang yang membinasakan, juga dengan para malaikat yang bertugas mengurus awan, mereka menggiringnya sebagaimana mereka kehendaki, juga dengan para malaikat yang menerima wahyu dari Allah dengan urusan yang memisahkan antara yang haq dengan yang batil, yang halal dengan haram, juga dengan para malaikat yang menerima wahyu dari Allah dan membawanya turun kepada nabi-nabiNya, sebagai penegakkan hujjah dari Allah atas makhlukNya dan peringatanNya kepada mereka, agar mereka tidak lagi bisa beralasan, bahwa apa yang dijanjikan kepada kalian, yaitu Hari Kiamat berikut perhitungan amal dan balasannya adalah haq, pasti terjadi pada kalian, tidak bisa tidak.

Referensi: Link

d9cd8a08b0045276a9d1210a0528d320


KEBUTUHAN HATI TERHADAP ILMU
➖➖➖➖➖➖➖

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,

"Bumi itu hanya memerlukan hujan pada waktu tertentu saja. Manakala hujan turun terus-menerus, bumi menginginkan hujan berhenti. Berbeda dengan ilmu, ilmu selalu diperlukan hati sebanyak bilangan nafas. Banyaknya ilmu semakin membuat hati menjadi baik dan meraih manfaat."

(Miftaah Daar As-Sa`adah, 1/504-505)

(Ustadz Rosyid Abu Rosyidah, Link. hafizhahullaahu)

dce880a20c8eb8cb999fc8dffa3a3e50




"Salah satu bentuk tawadhu`nya Nabi yaitu, jika mempunyai barang dipakai sampai rusak baru diganti, bukan ganti karena bosan."

-Al-Ustadz Ammi Nur Baits Hafidzahullah

45722a7ead2434fd757e6e8fd95e2746



📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Bersandarlah kepada Tuhanmu, serahkanlah segala urusanmu kepadaNya, cukuplah Allah sebagai penjaga bagi siapa yang bertawakal dan kembali kepadaNya.


Referensi : Link

16bc522276d34e755d8c60898f54bd3d


📃 Aqidah AhlusSunnah wal Jamaah “DIMANAKAH ALLAH ??”


Sangat jelas dalam sebuah hadits di mana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya kepada seorang budak,
أَيْنَ اللَّهُ
“Di manakah Allah?”

Lalu budak tersebut menjawab,
فِى السَّمَاءِ
“Di atas langit”

Perhatikan teks lengkap haditsnya berikut,
ﻋَﻦْ ﻣُﻌَﺎﻭِﻳَﺔَ ﺑْﻦِ ﺍْﻟﺤَﻜَﻢِ ﺃَﻧَّﻪُ ﻟَﻤَّﺎ ﺟَﺎﺀَ ﺑِﺘِﻠْﻚَ ﺍْﻟﺠَﺎﺭِﻳَﺔِ ﺍﻟﺴَّﻮْﺩَﺍﺀَ ﻗﺎَﻝَ ﻟَﻬَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺃَﻳْﻦَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻗَﺎﻟَﺖْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻗَﺎﻝَ ﻣَﻦْ ﺃَﻧَﺎ ﻗَﺎﻟَﺖْ ﺃَﻧْﺖَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﻋْﺘِﻘْﻬَﺎ ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﻣُﺆْﻣِﻨَﺔٌ

“Dari Mu’awiyah bin al-Hakam bahwasanya dia mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan membawa seorang budak wanita hitam. Kemudian Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bertanya pada budak wanita tersebut: ’Di mana Allah?’ Budak itu menjawab, ’Di atas langit’. Rasul bertanya lagi, ’Siapakah aku?’ Budak itu menjawab, ’Engkau adalah utusan Allah’. Maka Rasul berkata: ’Merdekakanlah ia karena ia adalah mukminah (wanita beriman)”
[HR. Muslim dan lainnya]

Allâh Azza wa Jalla telah memberitakan tantang diri-Nya bahwa Dia istiwa’ (berada di atas) ‘arsy (singgasana) Nya di dalam al-Qur’an.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:
الرَّحْمَٰنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَىٰ

Rabb yang Maha Pemurah  berada di atas ‘Arsy. [Thȃha/20: 5]

Adapun ayat-ayat yang lain adalah: surat Al-A’râf, ayat ke-54; surat Yûnus, ayat ke-3; surat ar-Ra’du, ayat ke-2; surat al-Furqân, ayat ke-59; surat as-Sajdah, ayat ke-4; Al-Hadîd, ayat ke-4.
[Sumber : almanhajorid]

Teruntuk yang mengatakan Allah ada dimana-mana, semoga Allah memberinya petunjuk kepada aqidah ahlu sunnah dengan pemahaman yang para shahabat dan para salaf diatasnya

Cukuplah salah satu dalil dari sekian banyak dalil yang menunjukkan bahwa Allah ada diatas langit bukan berarti Allah butuh kepada tempat, sebagaimana Allah menciptakan makhluk Allah dan Dia tidak butuh kepada makhluk

Tugas kita sebagai hamba adalah mengimani apa yang telah diberitakan oleh Allah melalui RasulNya Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam

الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا أَهْلَ الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَاءِ

Orang-orang yang penyayang akan disayang oleh Ar Rahman. Sayangilah penduduk bumi, niscaya (Rabb) yang berada di atas langit akan menyayangi kalian

HR. Abu Daud no. 4941 dan At Tirmidzi no. 1924. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih

Hanya Allah yang memberi taufik

48fc9121c1d35146d1a86894dc4843bf


📎 Lembutkan Hatimu Kawan

Umar bin Khathab berkata:

"Bertemanlah dengan orang-orang yang bertaubat dari dosa karena mereka berhati lembut".

📚"Az Zuhd 279 karya Waki`"


┈┉┅━━••••━━┅┉┈

a5ddc30d5f18b3bf83b352044e087ab7


📎 Awas Penyakit Ujub

Ibnul Qayyim berkata:

"Engkau tidur di malam hari lalu saat pagi menyesal lebih baik untukmu daripada engkau bangun shalat malam namun pagi penuh ujub dengan amal, karena orang yang ujub amalnya tidak naik kepada Allah".

📚 "Madarij Salikin 1/177"

68b7f53386a8cec0647aba591080de25


🔍 SHALATKU ATAU IBUKU?

PERTANYAAN :
Apakah seseorang harus menjawab (panggilan) ibunya ketika shalat?


JAWABAN :

إذا شرع المصلي في صلاة فإن كانت فرضا لم يجز له أن يقطعها ليجيب أمه أو أباه، أما إذا كانت الصلاة نفلا فيجوز له قطعها لإجابة والديه، إذا دعت الحاجة إلى ذلك‏.‏ وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم‏

Apabila seseorang telah mulai mengerjakan shalat, maka jika shalatnya wajib tidak boleh memutus shalat tersebut untuk menjawab panggilan ibu atau bapaknya. Adapun jika shalat sunnah, maka boleh membatalkan shalatnya untuk menjawab panggilan kedua orang tuanya jika memang hal itu diperlukan.

___________________

📚 Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhuts Al-Ilmiyah wal Ifta` no. 20072

🌍 Web | Link

d5ecfd6582855ce8482bf8242564e156


NASEHAT UNTUKKU
____


Rasa Syukur adalah Anugrah

Al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullah berkata,

"Di antara anugerah terbesar bulan ramadan adalah perjumpaan dengan waktu mustajabnya doa. Seorang hamba berdoa memohon surga dan memohon keselamatan dari api neraka, kemudian dikabulkan permintaannya itu, maka dia telah berjaya dengan memperoleh kebahagiaan yang abadi.

Allah taala berfirman (yang artinya),

'Barang siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan' (Q.S. Ali Imran: 185)."

Lathaif al-Ma'arif, hlm. 216;

10ed3c78d9bd36c9188c41af74d06f83


"Handphonemu Melalaikanmu"

135d80ffbc54529068374bfe7b8cd7bc


Senda Gurau

وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ

"Dan kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau."

(Link An`am:32)

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan tidaklah kehidupan dunia ini dalam kondisinya secara umum, melainkan hanya berisi tipuan dan kebatilan belaka. Dan berbuat amal shalih untuk negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang takut kepada Allah. Mereka ini memelihara diri dari siksaanNya dengan amal ketaatan kepadaNYa dan menjauhi perbuatan-perbuatan maksiat kepadaNya. Tidakkah kalian mau berfikir (wahai orang-orang musyrik yang terpedaya oleh perhiasan dunia), lalu kalian lebih memilih yang abadi daripada yang fana?

Referensi : Link
_____

6372c636b572480ef12785e91aaf1645


Jangan Lupa Selalu Tawadhu`

Qotadah berkata:

"Barangsiapa diberi harta, ketampanan/kecantikan, pakaian dan ilmu, kemudian dia tidak Tawadhu` maka akan menjadi petaka baginya besok pada hari kiamat".

"At Tawadhu` wal Khumul" karya Ibnu Abi Dunya

367b8ae5fea869e90e6079304ed292fa


Kasihanilah Mereka

Syeikh Ibnu Utsaimin berkata:

"Bila engkau melihat orang-orang fasik, maka doakanlah mereka agar mendapat hidayah. Dan bila engkau menasehati mereka maka niatkanlah untuk menyelamatkan mereka dari kesalahan mereka, niatkanlah kebaikan untuk mereka. Jangan jadikan nasehatmu kepada mereka seakan-akan engkau mengkritik mereka, karena engkau tidak tahu bisa jadi Allah menyimpangkan hatimu sehingga engkau seperti mereka atau bahkan lebih parah dari mereka".

"Syarah Bulughil Maram 3/634"

03d2ee7ca5ccfcced268a70e1ff5776d


SERINGKALI DIBERI NASIHAT, NAMUN TAK KUNJUNG BERUBAH

Hidayah bukan di tangan orang tua. Hidayah ada dua -sebagaimana yang kita ketahui bersama- ada hidayatut taufiq wal ilham, itu dari Allah semata. Dan ada hidayatul irsyad wal bayan, ini merupakan domain manusia. Allah mengatakan yang pertama:

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَـٰكِنَّ اللَّـهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ

“Engkau tidak akan bisa memberikan hidayah kepada orang yang kau cintai, tapi Allah yang memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendakiNya.” (QS. Al-Qashash[28]: 56)

Untuk jenis hidayah yang kedua Allah mengatakan:

وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ ﴿٥٢﴾

“Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) benar-benar memberikan bimbingan dan petunjuk (pengarahan) kepada jalan yang lurus.” (QS. Asy-Syura[42]: 52)

Dan tentunya hidayah bukan di tangan kita (orang tua). Sekeras apapun usaha yang kita lakukan, semaksimal apapun ikhtiar yang kita upayakan, kita tidak akan bisa memberikan hidayah kepada anak-anak kita. Karena hidayah itu ada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Yaitu hidayah taufiq.

selengkapnya di: Link

6246fb8cf23768d1483ac834495a88f7


NABI MUHAMMAD ﷺ ADALAH NABI DAN RASUL TERAKHIR
____✒️

📌 Di antara kewajiban kita beriman kepada Nabi ﷺ adalah dengan meyakini bahwasanya Nabi ﷺ adalah nabi yang terakhir.

⚠️ Barang siapa yang meyakini ada nabi setelah Nabi Muhammad ﷺ maka dia telah keluar dari Islam.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa ada kelompok yang terkenal yang disebut dengan Firqah Al-Qadiyaniyah atau Ahmadiyah yang penamannya kembali kepada nama pendirinya yaitu Mirza Gulam Ahmad. Kelompok ini hingga saat ini masih eksis dan tersebar di seluruh penjuru dunia.

Mereka meyakini bahwasanya setelah Rasulullah ﷺ masih ada nabi baru yang bernama Mirza Gulam Ahmad, tentunya ini adalah KEKUFURAN.

Sebelum Mirza Gulam Ahmad sudah ada nabi-nabi palsu, bahkan sejak zaman Nabi ﷺ sudah muncul orang-orang yang mengaku sebagai nabi. Hingga detik ini terus bermunculan orang-orang yang mengaku sebagai nabi.

📌 Nabi Muhammad ﷺ adalah nabi yang terakhir, ketika Nabi ﷺ wafat maka wahyu atau kenabian telah terputus.

• Dalil Dari Al-Quran

Ayat yang tegas menunjukan akan hal itu

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. Al-Ahzab: 40)

38d371195ec375588baa3ba6064b253b


Lembutkan Hatimu dengan Dzikir

شكا رجل إلى الحسن قساوة قلبه فقال: ادنه من الذكر.

Seseorang mengeluh kepada al-Hasan perihal kerasnya kalbu. Beliau mengatakan, "Dekatkan kalbumu dengan zikir kepada Allah."

📚 Lathaiful Ma`arif hlm. 48

faa46453f1dbc043c71203af7adb8602


📖 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah
.
5. Sesungguhnya tidak ada yang luput dari Allah baik sesuatu yang kecil atau yang besar, yang tampak atau yang tersembunyi di bumi dan langit.
.
Sumber Link

e989b3aab496a39cc0218bd200667f9c


🎥 LIDAH LEBIH TAJAM DARIPADA PEDANG
.
👤 Syaikh Sulaiman bin Salimullah Ar-Ruhaily Hafidzahullah
.
➡️ Official Youtube ShahihFiqih : Link
_

d00fbeaf27381b0dec6035d64a8d1ff4


ISTRIMU BUKAN BIDADARI
-
🎙 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

إن كثيرا من الأزواج يريدون الحالة الكاملة من زوجاتهم وهذا شيء غير ممكن، وبذلك يقعون في النكد، ولا يتمكنون من الاستمتاع والمتعة بزوجاتهم، وربما أدى ذلك إلى الطلاق،

"Sungguh begitu banyak suami yang menuntut kesempurnaan dari istrinya dan ini sesuatu yang mustahil.
Dengan sebab itulah mereka terjatuh dalam kedongkolan dan tidak bisa bersenang-senang dengan istrinya. Bahkan ada yang sampai berujung kepada perceraian."

📚 Huquq da`at ilaihi al-Fithrah 22

7aac24b67a0f796927892b25231d0f16


📎 Pahala Terus Mengalir

Ibnul Jauzi berkata:

"Barangsiapa yang ingin agar amalnya tidak terputus setelah kematiannya maka hendaknya dia menyebarkan ilmu".

📚 "At Tadzkirah 55"

┈┉┅━━••••━━┅┉┈

2b2f8f0742080ca0b224ca30bb39df49


Yang sering membuat seorang anak menjadi tidak jujur adalah sikap orang tuanya sendiri.

Orang tua memberikan nasihat bahwa kejujuran membawa kepada kebaikan. Namun, ketika anak berbuat salah lalu jujur kepada orang tuanya, ia malah mendapati kemarahan orang tuanya. Maka, tertanamlah pada sang anak bahwa kejujuran tidak membawa kepada kebaikan, melainkan membawanya kepada situasi yang buruk.

51. BAHAYA TEMAN BURUK | Riyaadhushshaalihiin
Link

📩
Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud:
@muhammadnuzuldzikri
Link

f62a7a5e078b931477d22abb5908ab32


AMBULANCE SIAP MENJALANKAN TUGAS !

Dengan Pelayanan Ambulance Gratis 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung kontak Hotline 082177334455

Link">wa.me

InsyaaAllah 24 Jam Gratis Untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo Kota dan Gresik Kota.

Agar layanan Ambulance Gratis ini terus di rasa manfaatnya oleh masyarakat. yuk mari saling mendukung dalam operasional ambulnce muslim biker indonesia Surabaya Chapter agar bermanfaat semakin luas.

gratis mbisurabaya

b54a60154fa775cae4f3cd4781bbc76d


TITIK KELEMAHAN SEORANG LAKI-LAKI
➖➖➖➖➖➖

Allah ﷻ berfirman,

وَخُلِقَ ٱلۡإِنسَٰنُ ضَعِيفٗا

❝Dan manusia itu diciptakan (bersifat) lemah.❞

(QS. An-Nisa: 28)

Al-Imam Sufyan ats-Tsauri rahimahullah ditanya,

“Apa itu kelemahan manusia (lelaki)?”

Jawab beliau,

“Ketika seorang wanita lewat, maka seorang lelaki tidak mampu menguasai dirinya untuk melihat kepadanya, padahal dirinya tahu bahwa itu tidak ada gunanya bagi dirinya. Lalu adakah kelemahan yang lebih dari ini?”

✒️ [Hilyatul Awliya 7/68]

5c971843a41d2b8dd252fee66a4964ab


66. Serial Satu Surat Satu Faedah

📎 "Istighfar, Kunci Pembuka Pintu Rezeki"

فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًۭا ﴿١٠﴾ يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًۭا ﴿١١﴾ وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَ‌ٰلٍۢ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّـٰتٍۢ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَـٰرًۭا ﴿١٢﴾

Maka aku (Nuh) katakan kepada mereka: “Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun” niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. (QS. Nuh [71]: 10–12)

Al Qurthubi mengatakan:

"في هذه الآية دليلٌ على أنَّ الاستغفار يُستنزل به الرزق والأمطار".

Dalam ayat ini terdapat dalil bahwa istighfar merupakan salah satu sebab yang mendatangkan rezeki dan turunnya hujan.

Jafar Ash Shadiq pernah berpesan kepada Ats Tsauri: "Wahai Sufyan, jika rezekimu terasa seret, maka perbanyaklah istighfar". (At Targhib karya Ibnu Syahin, hlm. 342)

Ibnu Subaih berkata: "Pernah ada seorang datang mengadu kepada Hasan Bashri akan kemarau yang berkepanjangan, maka beliau berkata kepada orang tersebut: "Perbanyaklah istighfar/ minta ampun kepada Allah!", Ada orang datang lagi mengeluhkan kemiskinan yang menimpanya, maka beliau berkata kepadanya: "Perbanyaklah istighfar kepada Allah!".
Orang ketiga datang mengadu seraya berkata: "Tolong doakan saya agar dikarunia anak!". Beliaupun menjawab: "Perbanyaklah istighfar kepada Allah!".
Orang keempat datang juga mengeluhkan kebunnya yang gersang, beliaupun tetap berkata: "Perbanyaklah istighfar kepada Allah!".
Kamipun heran akan jawabannya yang selalu itu tak berubah dan menanyakannya kepada beliau, lalu beliau berkata: "Jawaban itu bukan dariku, bukankah Allah telah berfirman dalam surat Nuh: 10-12:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)

Maka aku katakan kepada mereka:"Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun" niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. (Tafsir Qurthubi 18/261)

Dan perlu diketahui bahwa istighfar bukan hanya sekadar di lisan saja, melainkan meliputi penyesalan dalam hati dan tekad untuk tidak mengulanginya lagi. Lisan beristighfar meminta ampun kepada Allah, sedang anggota badan memperbanyak amal shalih.
Janganlah kita sombong, akuilah bahwa diri kita banyak melakukan dosa. Bukankah di antara kita masih banyak meninggalkan shalat lima waktu padahal perbuatan itu merupakan dosa besar?! Adakah di antara kita yang menyesal karena perbuatan dosa tersebut?!! Demi Allah, kemaksiatan yang kita lakukan sangat berpengaruh pada keamanan dan perekonomian bangsa.

6dc73c7363c7937f3e4c2fb32374ab32


5 Kunci Sukses Meraih Ilmu Yang Bermanfaat:

1. Meluruskan niat, agar bisa beribadah kpd Allah dengan benar.
2. Semangat dlm menuntut ilmu
3. Berdo’a kpd ALLOH
4. Sabar dan Istiqomah
5. Berhias diri dengan Adab

ac74799e59e0016df182c996d18eb3a9


PANDAILAH BERTERIMAKASIH

"Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah, bagi siapa yang tidak tau berterimakasih kepada manusia"
(HR. Abu Daud no. 4811 dan Tirmidzi no. 1954)
.

25c2367a8849e3abac7f91df4388a82c


MEMBERI PETUNJUK (CONTOH/KETELADANAN) KEBAIKAN KEPADA ORANG LAIN

قال الشيخ العلّامة محمد بن عثيمين رحمه الله تعالى :

الـدلالـة على الخـير تنقـسم إلى قسمين :

(❶) دلالة بالـقول،
(❷) ودلالـة بالـفعل،

والـناس يقتدون بالـقول ويقتدون بالـفعل، وربما كان اقتداؤهم بالـفعل أكثر،

فمثلا :ً إذا اقتدىٰ بك إنسـان في الـتهجد باللـيل، أو في إعـانة الـضعيف، أو الـصدقة على فقير، اقتدىٰ بك وأنت لـم تقل ذلك، فـهذا يعتبر دلالة فعلية،

وكذلك من دل على ترك المحـظور وترك الـشر بنية صالحة وتركه غيره بهذه الـنية فلـه مثل أجر فاعلـه
📚 [ فتح ذي الجلال والإكرام (١٤٠/١٥) ]

Syaikh Al-'Allamah Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rohimahulloh pernah berkata :

"Memberikan petunjuk kepada orang lain itu, bentuknya terbagi menjadi dua bagian :

1. Petunjuk dalam bentuk ucapan/perkataan.

2. Petunjuk dalam bentuk perbuatan/amalan.

Seseorang itu, akan meniru/meneladani orang lain, (terkadang) dalam bentuk ucapan, (terkadang) dalam bentuk perbuatan.

Dan terkadang (umumnya), mencontoh/meneladani orang lain dalam bentuk perbuatan itu, adalah lebih banyak (daripada dalam bentuk perkataan).

Contohnya, apabila ada seseorang mencontoh/meneladanimu dalam perkara sholat tahajjud di malam hari, atau dalam hal menolong/membantu orang-orang yang lemah, atau dalam hal bersedekah kepada orang yang miskin, maka dia mencontoh/meneladani perbuatanmu, padahal kamu tidak mengucapkan apapun tentang perkara tersebut (yakni tidak pernah menyuruh mereka mencontoh dirimu).

Maka hal ini dianggap sebagai memberikan petunjuk kepada orang lain dalam bentuk perbuatan !

Demikian pula orang yang menunjukkan (mengajari) orang lain untuk meninggalkan perkara yang dilarang/dibenci, dan juga meninggalkan suatu kejelekan, dengan niat yang benar (karena Alloh). Demikian pula (agar) meninggalkan kejelekan-kejelekan yang lainnya, juga dengan niat yang benar seperti itu.....

Maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang melakukan perbuatan tersebut (yakni orang yang melakukan perbuatan seperti yang kamu tunjukkan/kamu ajarkan kepadanya) !"

( Fathu Dzil Jalali wal Ikrom, bi Syarhi Bulughil Marom , 15/140)

Catatan :

1. Ya, diantara dalil yang menunjukkan hal itu adalah, hadits Ibnu Mas'ud rodhiyallohu anhu, bahwa Nabi shollallohu alaihi wa sallam pernah bersabda :

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ, فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan (kepada orang lain), maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya (yakni melakukan perbuatan baik yang ditunjukkannya).” (HR. Muslim no. 1893)]

Dalil lainnya adalah, hadits dari Abu Huroiroh rodhiyallohu anhu, bahwa Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً، فَلَهُ أَجْرُهَا، وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ، وَمَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً، كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ

"Barangsiapa memberi contoh/keteladanan dalam Islam dengan suatu contoh/keteladanan yang baik, maka dia akan mendapatkan pahalanya, dan pahala orang yang melakukannya setelahnya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.

Dan barangsiapa memberi contoh/keteladanan dalam Islam dengan suatu contoh/keteladanan yang buruk, maka dia menanggung dosanya dan dosa orang yang mengerjakannya setelah dia, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun." (HR. Muslim , no. 1017)

2. Nabi Muhammad shollallohu alaihi wa sallam juga pernah menjelaskan salah satu keutamaan yang sangat besar, bila kita bisa menjadi sebab bagi orang lain untuk mendapatkan hidayah/petunjuk dari Alloh ta'ala, karena usaha dakwah/ajakan yang kita lakukan !

Dalam hadits dari Sahl bin Sa'ad As-Sa'idy rodhiyallohu anhu, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam juga telah bersabda:

فَوَاللهِ لَأَنْ يَهْدِيَ اللهُ بِكَ رَجُلًا وَاحِدًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ
"Demi Alloh, bila Alloh memberi petunjuk kepada satu orang melalui tanganmu (yakni melalui usaha dahwah/ajakanmu), maka hal itu lebih baik bagimu daripada (engkau mempunyai) unta-unta merah (yakni harta yang paling berharga di kalangan bangsa Arab ketika itu)." (HR. Al-Bukhâri, no. 3009, dan Muslim , no. 2406)

3. Demikianlah, masih banyak lagi dalil-dalil yang lainnya.

Hal itu semua menunjukkan, betapa besarnya keutamaan dan pahala yang sangat besar, yang akan diraih oleh orang-orang yang senantiasa memberikan petunjuk, tuntunan, bimbingan dan keteladanan yang baik bagi orang lain .....

Semoga Alloh subhanahu wa ta'ala senantiasa memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita semua, agar mudah mengikuti Al-Haq (kebenaran) dan selalu berpegangteguh dengannya, hingga akhir hayat kita nanti ......

Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah ....

Surabaya , Kamis pagi yg sejuk, 7 Shofar 1445 H / 24 Agustus 2023 M

✍ Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby

Silahkan joint pada channel telegram kami :

Link

Atau, untuk materi dakwah BIMBINGAN MERAWAT JENASAH SESUAI SUNNAH , silahkan joint di telegram kami :

Link

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

b2384d2e124f9147b3cb1fb8fb86c9aa


🎥 VIDEO MENARIK
▶️ PEKERJA KERAS YANG TIDAK KAYA-KAYA

82e380f89c695fcd1d613d14c8f31fd0


__Rutin, Meski Hanya Sedikit__

Sering kali kita merasa amalan yang kita lakukan tidak cukup besar atau tidak cukup berarti. Terkadang, kita berpikir bahwa hanya amalan-amalan besar yang bisa mendapatkan perhatian dari Allah Ta'ala. Namun, dalam Islam, niat dan konsistensi jauh lebih dihargai daripada kuantitas.

Rasulullah ﷺ bersabda, __"Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta'ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit."__ (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini memberikan kita pelajaran yang sangat berharga, bahwa Allah lebih mencintai amalan yang dilakukan dengan konsisten meskipun sedikit, daripada amalan yang besar namun hanya dilakukan sesekali.

Ini mengajarkan kita untuk tidak meremehkan amalan-amalan kecil yang kita lakukan setiap hari. Mungkin kita merasa bahwa shalat sunnah dua rakaat setiap hari atau membaca beberapa ayat Al-Qur'an setiap pagi tidak cukup signifikan. Namun, dengan konsistensi, amalan ini menjadi besar di sisi Allah Ta'ala.

Konsistensi dalam beribadah, meskipun sedikit, mencerminkan ketulusan hati dan keteguhan dalam berkomitmen pada jalan Allah. Seiring berjalannya waktu, amalan kecil yang dilakukan dengan niat ikhlas dan istiqamah akan membawa manfaat yang besar bagi diri kita, baik di dunia maupun di akhirat.

Oleh karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dengan amalan kecil yang kita lakukan. Apa yang penting adalah niat yang tulus dan usaha kita untuk terus istiqamah dalam kebaikan. Allah tidak melihat banyaknya amalan, tetapi Allah melihat kesungguhan dan ketulusan hati kita dalam setiap amalan yang kita lakukan.


d8fdf7b065d5e70b9b0ec203c0735a8c


Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Musa berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku sendiri dengan membunuh jiwa yang Engkau tidak memerintahkan aku untuk membunuhnya. Maka ampunilah dosaku itu.” Maka Allah mengampuninya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dosa-dosa hamba-hambaNya, juga Maha Penyayang terhadap mereka.

Referensi: Link

26528fd0a931e813f1d95970ce65e67b


📌 BAHAYA NIAT DAN PEMAHAMAN YANG TIDAK BENAR

Syaikh Rabi` bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah berkata,

إذا اجتمع سوء القصد وسوء الفهم فقد أراد الله بصاحبهما شراً كبيراً وبلاءً عظيماً.

"Apabila seseorang memiliki niat yang jelek disertai pemahaman yang buruk (dalam beragama), sungguh yang demikian itu (adalah tanda) Allah menginginkan (untuk menimpakan) pelakunya ke dalam berbagai macam kejelekan dan musibah yang besar."

📚 Marhaban Ya Thalibal Ilmi hlm. 36

686096f3c0b14d8294983c1013fd0c69


APAKAH KAMU ORANG YANG MENCARI KENIKMATAN ITU

Allah Ta`ala berfirman:

وَأَنِ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَٰعًا حَسَنًا إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِى فَضْلٍ فَضْلَهُۥ ۖ وَإِن تَوَلَّوْا۟ فَإِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat. (QS. Hud: 3)

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan mintalah oleh kalian kepadaNya agar berkenan mengampuni dosa-dosa kalian, kemudian bertaubatlah kepadaNYa dalam keadaan menyesal, niscaya Dia akan memberikan kesenangan di dunia dengan kesenanagn yang baik berupa kehidupan yang baik di dalamnya, sampai waktu datangnya ajal kalian. Dan memberikan kepada setiap yang memiliki keutamaan dari ilmu maupun amal balasan keutamaannya itu secara sempurna, tidak ada pengurangan sedikitpun padanya. Dan apabila kalian berpaling dari seruan yang aku seru kalian padanya, maka sesungguhnya aku khawatir akan menimpa kalian siksaan hari yang amat pedih, yaitu siksaan hari kiamat. Ini merupakan bentuk ancaman keras terhadap orang yang berpaling dari perintah-perintah Allah dan mendustakan rasul-rasaulNya.

Referensi : Link

271de3ad2d70f89e51ff4c5c15d93f33


Ramadhan Waktu Perbaikan Diri

Di riwayatkan dari Abu Said Al-Khudry radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Taala memiliki hamba-hamba yang di merdekakan dari Api Neraka, pada setiap hari dan malam -yakni di bulan Ramadhan-, dan sesungguhnya setiap muslim memiliki doa yang mustajab pada setiap harinya"
[HR. Al-Bazzar, Shahih Targhib hadits 1002 bab puasa]

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, di dalamnya bertabur keridhaan Allah dan pahala dari-Nya. Mudah bagi seorang untuk berbuat kebaikan dan berebut pahala di bulan ini, maka tepatlah bila bulan ini kita jadikan acuan perbaikan diri.

Oleh Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud Al-Atsary hafidzhahullah
generate by :Link

e3e570723228f8a6d244d20dfab66c25


PENYEBAB KERASNYA HATI DAN SULITNYA REJEKI

Malik bin Dinar rohimahulloh pernah berkata :

إذا رأيت قساوة في قلبك ووهنا في بدنك وحرمانا في رزقك فاعلم أنك تكلمت فيما لا يعنيك

“Bila kamu merasakan kerasnya hati, lemahnya badan, dan seretnya rezeki ….

Maka ketahuilah, sesungguhnya hal itu (salah satu sebabnya) adalah karena kamu telah berbicara dalam perkara yang tidak bermanfaat bagimu.”

( Faidhul Qodir, 1/286)

Perkara yang tidak bermanfaat, yakni yang tidak memberikan manfaat bagi kita, baik dalam urusan dunia, lebih-lebih lagi dalam urusan akhirat kita.

Semoga Alloh subhanahu wa ta'ala senantiasa memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita semua, agar selalu berbuat ataupun berkata-kata yang benar dan bermanfaat .....

Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah .....

Surabaya , Senin pagi yg sejuk, 11 Shofar 1445 H / 28 Agustus 2023 M

✍ Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby

Silahkan joint pada channel telegram kami :

Link

Atau, untuk materi dakwah BIMBINGAN MERAWAT JENASAH SESUAI SUNNAH , silahkan joint di telegram kami :

Link

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

7157d2798b8976fe9a096537635d247f


ORANG KAYA YANG PANDAI BERSYUKUR ATAU ORANG MISKIN YANG SELALU BERSABAR?
➖➖➖➖➖➖➖

Inilah yang mungkin sering diperselisihkan oleh orang kaya dan orang miskin. Setiap golongan pun menyampaikan argumennya masing-masing. Tiap argumen yang disampaikan tidak mungkin ditolak karena sama-sama berlandaskan pada Al Qur’an, As Sunnah dan perkataan sahabat.

Imam Ahmad rahimahullah juga memiliki dua pendapat dalam hal ini. Pendapat pertama: orang kaya yang pandai bersyukur lebih utama. Pendapat kedua: orang miskin yang selalu bersabar lebih utama.

Di antara para ulama yang menyatakan bahwa orang miskin yang sabar lebih utama beralasan: orang miskin lebih cepat dihisab di akhirat nanti daripada orang kaya. Sedangkan ulama yang menyatakan bahwa orang kaya yang pandai bersyukur lebih utama beralasan: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri selalu meminta pada Allah agar diberi sifat ghina (kaya, merasa cukup dari apa yang ada di hadapan manusia).

Pendapat yang Lebih Tepat

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pernah ditanyakan mengenai keutamaan suatu hal dari yang lainnya, di antaranya beliau ditanyakan mengenai manakah yang lebih utama antara orang kaya yang pandai bersyukur atau orang miskin yang selalu bersabar. Lalu beliau jawab dengan jawaban yang sangat memuaskan, “Yang paling afdhol (utama) di antara keduanya adalah yang paling bertaqwa kepada Allah Ta’ala. Jika orang kaya dan orang miskin tadi sama dalam taqwa, maka berarti mereka sama derajatnya.” (Badai’ul Fawaidh, 3/683). Itu pula yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab beliau Al Furqon hal. 67.

Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan, “Menurut para peneliti dan ahli ilmu bahwa keutamaan di antara orang kaya dan orang miskin tidak kembali pada miskin atau pun kayanya. Namun itu semua kembali pada amalan, keadaan, dan hakikatnya. … Keutamaan di antara keduanya di sisi Allah dilihat dari ketakwan, hakikat iman, bukan dilihat dari miskin atau kayanya. Karena Allah Ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.” (QS. Al Hujurat: 13)

Dalam ayat ini, Allah tidak mengatakan bahwa yang paling mulia adalah yang paling kaya di antara kalian atau yang paling miskin di antara kalian.” (Madarijus Salikin, 2/442)

Dalam shohih Bukhari dan Muslim, terdapat riwayat dari Abu Hurairah,

Ada yang mengatakan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling mulia?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Yang paling bertakwa.”

Kemudian mereka yang bertanya tadi berkata, “Bukan itu yang kami tanyakan.” Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “(Yang paling mulia adalah) Yusuf, Nabi Allah. Dia anak dari Nabi Allah (Ya’qub). Dia cucu dari Nabi Allah (Ishaq). Dan dia adalah keturunan kekasih Allah (Ibrahim).”

Kemudian mereka yang bertanya tadi berkata, “Bukan itu yang kami tanyakan.” Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Apakah mengenai barang tambang Arab yang kalian tanyakan? (Manusia adalah barang tambang), yang paling baik di antara mereka di masa Jahiliyah adalah yang paling baik di antara mereka di masa Islam, namun jika mereka memiliki ilmu.”

Semoga Allah memberi kita sifat taqwa, sifat ‘afaf (yang selalu menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak baik) dan memberikan kita sifat ghina (merasa cukup dari apa yang ada di hadapan manusia). Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Link


b849e14d3ba5f6ccd0d8f7287f3d58b9


📎📎Tentang Dunia📎📎

Dikatakan kepada Sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu'anhu;


"Wahai Abul Hasan, sifatkan kepada kami tentang dunia.

Beliau pun menjawab:

"Yang Halal darinya akan dihisab, dan yang haram darinya balasannya an-naar."


📑 Az-Zuhud, Ibnu Abi Dunya hal. 29


📢 Mari berbagi kebaikan, gunakan sosial media kita untuk melakukan hal yang bermanfaat, semoga amal kita diterimah disisi Allah ﷻ. Aamiin Allahumma Aaminn.

34871b6f9392c75435189978db43b3ff


Sulaiman ad-Darani rahimahullah berkata,
“Isteri yang shalihah itu bukan yang tenggelam dalam (urusan) dunia, tapi dia meluangkanmu untuk akhirat.” [Al-Ihyaa’ (IV/699)]

e69b996217e8279df9bde2c2a89a4770


Tokoh-Tokoh Awal yang Masuk Islam
🎙️ Ustadz Dr. Fadlan Fahamsyah, Lc., M.H.I.
🎥 Link

📝 Mengenal generasi pertama (Assabiqunal Awwalun) yang menyambut seruan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Semoga Allah Subhanahu wa Ta`ala memberikan ridha-Nya kepada para Sahabat Radallahu `anhu yang telah berkorban demi tegaknya agama ini.



cf892741b0b6753da96466a36d27be06


‎KETIKA ENGKAU MARAH KEPADA ANAKMU

‎Al-`Allamah Muhammad bin Shalih al- Utsaimin rahimahullah,
‎Tatkala anak-anakmu atau keluargamu membuat marah, biasakanlah lisanmu untuk mendo`akan mereka dengan kebaikan.
‎(Fatawa "Liqa al-Bab al-Maftuh,187)

f98e71fd577f4b137dd3675c929d2b7f


Yang belum berpoligami, harus berpikir panjang dan jangan gegabah untuk melangkah.
Yang sudah berpoligami, jangan hancurkan keluargamu

Semoga usahanya selalu diberkahi Allah Taala.

NB: video ini sudah lama dibuat dan baru dinyatakan lulus sensor oleh sayangku cintaku manisku rinduku

Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary