Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

MENJULURKAN PAKAIAN MELEBIHI MATA KAKI TERMASUK KESOMBONGAN

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
Waspadalah kalian dari isbal pakaian, karena hal itu termasuk kesombongan, dan Allah tidak menyukai kesombongan
(Hadits Riwayat Abu Dawud 4084, Ahmad 4/65)



layanan Ambulance MBISC
24 Jam Gratis Dalam Kota Surabaya
Sidoarjo & Gresik
(Syarat & ketentuan berlaku)
https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp">mbisc.my.id/ambulance*whatapp">https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Whatapp Group Dakwah
https://mbisc.my.id/gdmbisc">mbisc.my.id/gdmbisc">https://mbisc.my.id/gdmbisc

eTiket System
https://mbisc.my.id/tiketinfo/">mbisc.my.id/tiketinfo/">https://mbisc.my.id/tiketinfo/

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

95c843bf8f43bad98152783c2efc9676


Ketika rukuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca,

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ

“SUBHANAA ROBBIYAL ‘AZHIM (artinya: Maha Suci Rabbku Yang Maha Agung).” (HR. Muslim, no. 772)

Credit 📹 islam_estic
Dierjemahkan oleh Linkaf

1db523ae78f07addafbc782907f7d230


SEJARAH UCAPAN "ASSALAMU `ALAIKUM"

Link

Dari Abu Hurairah radhiyallahu `anhu, ia meriwayatkan bahwa Rosululloh ﷺ bersabda: " Setelah selesai menciptakan Adam, Allah berfirman kepadanya, `Pergilah dan ucapkan salam kepada malaikat yang sedang duduk, serta dengarkan dengan baik bagaimana mereka membalas salammu. Karena sesungguhnya balasan salam mereka itu merupakan penghormatan bagimu dan juga bagi keturunanmu.` Adam pun mengucapkan, `ASSALAAMU `ALAIKUM.` Para malaikat menjawab, `ASSALAAMU `ALAIKA WA RAHMATULLAAH,` dan mereka menambahnya dengan, `WA RAHMATULLAAH.`"

f2d082947297f33ff36e54764b6b22c1


📎 Inilah Tujuan Hadir Dalam Majlis Ilmu

As Suyuthi berkata:

"Ketahuilah bahwa tujuan mendengarkan ilmu dan menghadiri majlis dzikir bukanlah sekedar menangis dan hanya hadir semata. Namun tujuan utamanya adalah amal.

Maka jika seorang tidak mengamalkan ilmu yang dia dengar maka hanya akan menjadi petaka untuknya.

Oleh karenanya wahai saudaraku, ikutilah jejak salaf shalih dan waspadalah dari kebid`ahan dan kemunkaran niscaya engkau akan menjadi hamba yang shalih".

📘 (Al Amru bil Ittiba` hlm. 181)

854a277cf2e34933cf237a0c2cb35c0a


SALAH SATU CIRI FISIK PARA PENGHUNI SURGA

Dari Abu Hurairah radhiyallahu `anhu, ia صلى الله meriwayatkan bahwa Nabi bersabda: عليه "Maka, siapa pun yang masuk surga akan memiliki fisik yang seperti Adam."

Link

8bad5c11428ac8e13434d06feb626461


📱 Ancaman dari orang yang suka berdusta & fitnah

15be15e74ce2c93c79988266fa7f5d41


🔍 CARA MENGERJAKAN PUASA 6 HARI DI BULAN SYAWWAL YANG UTAMA
.
PERTANYAAN :
Mana yang lebih utama puasa (enam hari) berturut-turut atau terpisah?
.
.
JAWABAN :
.
الأفضل صيام ستة أيام من شوال أن تكون متتابعة، وأن تكون بعد يوم الفطر مباشرة؛ بما في ذلك من المسارعة إلى الخير، ولا بأس أن يؤخر ابتداء صومها عن اليوم الثاني من شوال، ولا بأس أن يصومها الإنسان متفرقة إلى آخر الشهر؛ لعموم قوله صلى الله عليه وسلم: من صام رمضان ثم أتبعه بست من شوال فكأنما صام الدهر كله. ولم يشترط النبي صلى الله عليه وسلم أن تكون متتابعة، ولا أن تكون بعد رمضان مباشرة.
.
🔴 Lebih utama puasa enam hari di bulan Syawal dilakukan secara berturut-turut dan dilakukan langsung setelah hari Idul Fitri (selesai). Karena yang demikian ini merupakan upaya untuk bersegera melakukan kebaikan.
.
🔴 Namun tidak mengapa ditunda permulaan puasanya dari hari kedua bulan Syawal. Tidak masalah pula seseorang melakukannya secara terpisah hingga akhir bulan. Ini berdasarkan keumuman sabda beliau shallallahu alaihi wasallam : "Siapa saja yang puasa Ramadhan lalu mengiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah dia puasa sepanjang tahun."
.
Dalam hadis ini Nabi shallallahu alaihi wa sallam tidak mempersyaratkan harus berturut-turut puasanya dan tidak pula harus langsung setelah Ramadhan."
.
__________
.
👤 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
.
📚 Silsilah Fatawa Nur `alad Darb kaset nomor 239
.
🌍 Web | Link

c2c452bd1cb44848b3841e469e6b1936


PESAN BUAT ORANG" DI LUAR AGAMA ISLAM

``Kepada orang-orang diluar agama islam. Jika melihat wanita muslimah namun pakaian-nya ketat/terbuka aurat-nya dengan sengaja, maka ingat, itu bukan ajaran islam, islam berlepas diri dari itu, islam tidak ada membolehkan wanita muslimah-nya berpakaian seperti itu. Jadi jangan ada yang menganggap bahwa (oh, ternyata wanita muslimah pakaian-nya boleh seperti itu) tidak, sekali pun tiiiidak.``

🔴 Ketikkan seorang hamba Allah حفظه الله تعالى

c9c50f979cde8758c9d7563771fb049e


🤲Doakanlah, yang memberimi makan dan minum

اللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِي وَاسْقِ مَنْ سَقَانِي

Allaahumma ath’im man ath’amanii, wa asqi man saqoonii.

“Ya Allah, berilah makan kepada orang yang memberi aku makan, dan berilah minum kepada orang yang memberi aku minum.

(Hr muslim 2055)


9d2fcc6af8a4163ee9903d9e0ef8339e


Berkata Asy-Syeikh Saleh Al-Fauzan - hafizhahullah - :

إذا تزوج الرجل بامرأة صالحة فإنه يعيش حياة منسجمة حتى لو كان فقيرا

Jika seorang lelaki menikahi wanita salehah niscaya dia akan hidup dengan kehidupan yang rapi (bagus) meskipun dia fakir.

📚 al-ithaf (585)

1bad74e4a00ea58b6eaefaedcbff8c0b


PERHATIKAN HAL INI KETIKA SUJUD!

💬 Dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

لا صلاة لمن لم يمس أنفه الأرض ما يمس الجبين

"Tidak ada¹ shalat bagi seseorang yang tidak menempelkan hidungnya ke tempat sujud sebagaimana dia menempelkan keningnya."

📓 Tamamul Minnah 170

¹Tidak ada : Tidak Sah

1fd3cad5183e00956fe22b76f6db0578


Inna lillahi wa inna ilaihi raji`un

Turut berduka cita atas berpulangnya

Abah Gugi
Divisi Sosial Muslim Biker Indonesia Surabaya Chapter

Senin, 30 Maret 2026 / 10 Syawal 1447 H

Semoga Allah mengampuni dosa - dosanya, diterima amal ibadahnya, diberikan kesabaran dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkannya.

Aamiin ya Robbal aalamiin

d8064ad92f915f57966a159241818fb5


Bacaan Yang Menjadi Tanaman di Surga

وَعَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( لَقِيْتُ إبْرَاهِيمَ لَيلَةَ أُسْرِيَ بِي ، فَقَالَ : يَا مُحَمّدُ أَقْرِىءْ أُمَّتَكَ مِنِّي السَّلاَمَ ، وَأَخْبِرْهُمْ أنَّ الجَنَّةَ طَيَّبَةُ التُّرْبَةِ ، عَذْبَةُ الماءِ ، وأنَّهَا قِيعَانٌ وأنَّ غِرَاسَهَا : سُبْحَانَ اللهِ ، والحَمْدُ للهِ ، وَلاَ إلهَ إِلاَّ اللهُ ، واللهُ أكْبَرُ )) . رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ ، وَقَالَ : (( حَدِيْثٌ حَسَنٌ )) .

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Aku bertemu Ibrahim pada malam aku diperjalankan (Isra’ Mi’raj). Ibrahim berkata, ‘Wahai Muhammad, bacakan salam dariku untuk umatmu dan kabarkan kepada mereka bahwa surga itu tanahnya harum, airnya segar, tanahnya luas/ lapang, dan tanamannya adalah ‘SUBHANALLOH WALHAMDULILLAH WA LAA ILAHA ILLALLOH WALLOHU AKBAR’ (Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, dan Allah Mahabesar).’” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan bahwa hadits ini hasan) [HR. Tirmidzi, no. 3462. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaly menyatakan bahwa hadits ini hasan dengan syawahidnya, yaitu penguatnya]

Faedah Hadits
1. Berdzikir kepada Allah sebab masuk surga.
2. Semakin banyak seseorang berdzikir kepada Allah, semakin banyak ia menanam tanaman di surga.
3. Sifat surga adalah tanahnya harum, airnya segar, sedangkan tanamannya adalah kalimat thoyyibah yaitu dzikrullah.
4. Hadits ini mendorong kita untuk memperbanyak dzikir agar semakin banyak tanaman di surga.
5. Adanya mukjizat isra’ mi’raj.
6. Keutamaan umat Islam sampai Nabi Ibrahim pun menyampaikan salam untuk umat ini.

🌏 Link

2fe88fb73b6921adcc2dad8923df645b


🎥 TIDAK PERLU PERANTARA DIRIMU DENGAN ALLAH
.
👤 Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan Hafidzahullah
.
➡️ Official Youtube ShahihFiqih : Link
.

ff3e5345242a6b6e400965bd17365fb9


Semangat Menyebarkan Ilmu

Ibnul Qasim berkata:

"Kami apabila berpamitan kepada Imam Malik maka beliau berpesan kepada kami: "Bertaqwalah kalian kepada Allah dan sebarkanlah ilmu ini serta ajarkanlah dan jangan kalian menyembunyikannya".

"Jami`u Bayanil Ilmi wa Fadhlihi 1/492 Ibnu Abdil Barr"

┈┉┅━━••••━━┅┉┈

c6c20a166f62d7911e0f69e7814fa609


Di mudahkan dalam ketaatan dan di berikan nikmat serta manisnya dalam ibadah adalah sebuah karunia besar dari Allah.

Bahkan rasa nikmat dan manisnya ibadah itu melebihi kenikmatan hidup yang penuh kemewahan dan fasilitas yang serba wah.

Karena itu jangan merasa diri kita sedang baik-baik saja, bila kita sudah mulai sering telat shalat, malas berdoa, lalai dari dzikir, berat membaca Al Qur'an dan mengerjakan amal sholeh lainnya.

Sebab bisa jadi itu merupakan bentuk hukuman dari Allah, meski kita merasa baik-baik saja, dalam keadaan aman, badan kita sehat dan rezeki kita lancar.

Ketahuilah bahwa hukuman dari Allah tidak senantiasa sesuatu yang mengerikan, seperti mendapat musibah, bencana, sakit, bangkrut, kematian, kecelakaan. Dsbnya.

Akan tetapi terhalangnya kita dalam melakukan ketaatan serta tidak memiliki rasa nikmat dan manisnya dalam ibadah juga merupakan sebuah hukuman.

Ibnu Jauzi rahimahullah berkata, "Di antara hukuman yang kebanyakan orang tidak menyadari sedang di hukum adalah dicabutnya rasa nikmat dalam ketaatan. (Dalam Shadul Khatir)

Dulu apabila kita sering shalat tepat waktu dan berjamaah di masjid, namun sekarang sudah mulai sering telat bahkan berat mengerjakan shalat, maka itu sudah cukup sebagai hukuman.

Dulu apabila kita rajin berdzikir, berdoa, membaca Al qur'an, namun sekarang sudah mulai malas bahkan lalai, maka itu sudah cukup sebagai hukuman.

Dulu apabila kita semangat menuntut ilmu, berpuasa, shalat malam, namun sekarang mulai jarang bahkan enggan, maka itu sudah cukup sebagai hukuman.

Sungguh tidak ada obat agar kita bisa kembali merasakan nikmatnya ibadah selain bertaubat kepada Allah dan senantiasa berusaha meninggalkan maksiat dan dosa.

Sebab bisa jadi orang yang bermaksiat ia tetap dapat melakukan sejumlah ritual ibadah dan tidak di hukum oleh Allah dengan sebuah musibah, namun dia akan di hukum oleh Allah dengan tidak bisa merasakan nikmat dan manisnya ibadah. Sehingga ibadah yang ia kerjakan tetap terasa hampa dan tak berpengaruh kepada ketenangan batin dan perubahan kebaikan perilaku.

Semoga Allah berikan kepada kita taufiq dalam ketaatan dan menjauhi kemaksiatan, sehingga dapat merasakan nikmat dan manisnya ibadah kepada Allah. Aamiin.

✍ Habibie quotes, 30/05/23


71a07eb1357cd20e9bc9d1244aaefc14


──────●❅๏᯽๏❅●──────


╭─────── •✧✿✧• ───────╮⁣⁣
⌚REMINDER DZIKIR PAGI
╰─────── •✧✿✧• ───────╯⁣⁣

: بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ


BACAAN DZIKIR PAGI

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A'uudzu billaahi minasy-syaithoonir-rojiim

"Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

1. MEMBACA AYAT KURSI (1x)

اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَـيُّ الْقَيُّوْمُ ۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ ۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَ رْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗۤ اِلَّا بِاِ ذْنِهٖ ۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ ۚ وَلَا يَــئُوْدُهٗ حِفْظُهُمَا ۚ وَ هُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ


allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā takhużuhụ sinatuw wa lā naụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā biiżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyaiim min 'ilmihī illā bimā syā, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā yaụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.

“Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang (berada) dihadapan mereka, dan dibelakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.” (Al-Baqarah: 255)

☘️ FADHILLAH
Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca ayat ini ketika pagi hari, maka ia dilindungi dari (gangguan) jin hingga sore hari. Dan barangsiapa mengucapkannya ketika sore hari, maka ia dilindungi dari (gangguan) jin hingga pagi hari.” [1]


2. MEMBACA SURAT AL-IKHLAS (3x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ , اللَّهُ الصَّمَدُ , لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ, وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

“Katakanlah, Dia-lah Allah Yang Maha Esa.
Allah adalah (Rabb) yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya.
Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.”
[2]


3. MEMBACA SURAT AL-FALAQ (3x)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ,مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

"Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki". [3]

4. MEMBACA SURAT AN-NAS (3x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

“Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia.
Raja manusia.
Sembahan (Ilah) manusia.
Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi.
Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada-dada manusia. Dari golongan jin dan manusia.”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membaca tiga surat tersebut setiap pagi dan sore hari, maka (tiga surat tersebut) cukup baginya dari segala sesuatu”. Yakni mencegahnya dari berbagai kejahatan.
[4]


5. DIBACA (1x) :

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ.رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ.

Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik Allah. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur.” [5]

☘️ FADHILLAH
Meminta pada Allah kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, juga agar terhindar dari kejelekan di hari ini dan kejelekan sesudahnya. Di dalamnya berisi pula permintaan agar terhindar dari rasa malas padahal mampu untuk beramal, juga agar terhindar dari kejelekan di masa tua. Di dalamnya juga berisi permintaan agar terselamatkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang merupakan siksa terberat di hari kiamat kelak.


6. DIBACA (1x) :

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.

“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan kehendak-Mu kami hidup dan dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).” [6]

7. MEMBACA SAYYIDUL ISTIGHFAR (1x)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

“Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau, Engkau-lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan (apa) yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu (yang diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membacanya dengan penuh keyakinan di waktu pagi lalu ia meninggal sebelum masuk waktu sore, maka ia termasuk ahli Surga. Dan barangsiapa membacanya dengan yakin di waktu sore lalu ia meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk ahli Surga" [7]

8. DIBACA (3x) :

اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ

Allaahumma 'aafinii fii badanii, allaahumma 'aafinii fii sam'ii, allaahumma 'aafinii fii bashorii, laa ilaaha illaa anta. Allaahumma innii a'uudzu bika minal kufri wal faqr, wa a'uudzu bika min 'adzaabil qobr, laa ilaaha illaa anta.
“Ya Allah, selamatkanlah tubuhku (dari penyakit dan dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah penglihatanku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau.” [8]

9. DIBACA (1x) :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahumah fadni min bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tentramkan-lah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (aku berlindung dari dibenamkan ke dalam bumi).” [9]

☘️ FADHILLAH
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah meninggalkan do’a ini di pagi dan petang hari. Di dalamnya berisi perlindungan dan keselamatan pada agama, dunia, keluarga dan harta dari berbagai macam gangguan yang datang dari berbagai arah.

10. DIBACA (1x) :

اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْأَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

Allahumma ‘aalimal ghoybi wasy syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa ‘alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim.

“Ya Allah Yang Mahamengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb Pencipta langit dan bumi, Rabb atas segala sesuatu dan Yang Merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku, syaitan dan ajakannya menyekutukan Allah (aku berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan atas diriku atau mendorong seorang muslim kepadanya.”

☘️ FADHILLAH
Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda kepada Abu Bakar ash-Shiddiq رضي الله عنه “Ucapkanlah pagi dan petang dan apabila engkau hendak tidur.”
[10]

11. DIBACA (3x) :

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.

“Dengan Menyebut Nama Allah, yang dengan Nama-Nya tidak ada satupun yang membahayakan, baik di bumi maupun dilangit. Dia-lah Yang Mahamendengar dan Maha mengetahui.”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membacanya sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore hari, maka tidak ada sesuatu pun yang membahayakan dirinya.” [11]

12. DIBACA (3x) :

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.
“Aku rela (ridha) Allah sebagai Rabb-ku (untukku dan orang lain), Islam sebagai agamaku dan Muhammad صلي الله عليه وسلم sebagai Nabiku (yang diutus oleh Allah).”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membacanya sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore, maka Allah memberikan keridhaan-Nya kepadanya pada hari Kiamat.” [12]

13. DIBACA (1x) :

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ain

“Wahai Rabb Yang Mahahidup, Wahai Rabb Yang Mahaberdiri sendiri (tidak butuh segala sesuatu) dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala keadaan dan urusanku dan jangan Engkau serahkan kepadaku meski sekejap mata sekalipun (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).” [13]

14. DIBACA (1x) :

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Ash-bahnaa ‘ala fithrotil islaam wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin

“Di waktu pagi kami berada diatas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad صلي الله عليه وسلم dan agama ayah kami, Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.” [14]

15. DIBACA (10x atau 100x) :

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ.

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

“Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”

☘️ FADHILLAH
●Barangsiapa yang membaca dzikir tersebut di pagi hari sebanyak 10X,Allah akan mencatatkan baginya 10 kebaikan,menghapuskan baginya 10 kesalahan,ia juga mendapatkan kebaikan semisal memerdekakan 10 budak,Allah akan melindunginya dari gangguan setan hingga petang hari,siapa yang mengucapkannya di petang hari, ia akan mendapatkan keutamaan yang semisal itu pula.

●Barangsiapa membacanya sebanyak 100x dalam sehari, maka baginya (pahala) seperti memerdekakan sepuluh budak, ditulis seratus kebaikan, dihapus darinya seratus keburukan, mendapat perlindungan dari syaitan pada hari itu hingga sore hari. Tidaklah seseorang itu dapat mendatangkan yang lebih baik dari apa yang dibawanya kecuali ia melakukan lebih banyak lagi dari itu. [15],[16],[17]

16. DIBACA (3x) :

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih, ‘adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.

“Mahasuci Allah, aku memuji-Nya sebanyak bilangan makhluk-Nya, Mahasuci Allah sesuai ke-ridhaan-Nya, Mahasuci seberat timbangan ‘Arsy-Nya, dan Mahasuci sebanyak tinta (yang menulis) kalimat-Nya.” [18]

☘️ FADHILLAH
Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa sallam mengatakan kepada Juwairiyyah bahwa dzikir di atas telah mengalahkan dzikir yang dibaca oleh Juwairiyyah dari selepas subuh sampai waktu dhuha.

17. DIBACA (1x Setelah Salam dari Shalat Subuh):

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal, dan amalan yang diterima.” [19]

18. MEMBACA TASBIH (100x) :

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih.

“Mahasuci Allah, aku memuji-Nya.” [20]

19. MEMBACA ISTIGHFAR(100x pagi atau sore) :

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astagh-firullah wa atuubu ilaih.
“Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.” [21]

_____

ᚎ Dinukil dari buku Doa Dan Wirid halaman 133- 155 yang disusun oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir jawas , Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafii

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وبركاته

──────●❅๏᯽๏❅●──────

96567526dd01c4570c8cbb7f4824d604


Hindari Berjabat Tangan dengan yang Bukan Mahram!

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

"Ditusuknya kepala seseorang dengan paku besi, lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya."

(HR. Thabrani, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
.

2e1882156cf59805b010911325791a34


📚Allah tidak butuh dengan peran kita dalam berdakwah. Kitalah yang butuh untuk berdakwah, karena sesungguhnya manfaat dari dakwah itu akan kembali kepada orang yang mendakwahkannya, baik itu pahalanya ataupun selainnya.

Seandainya pun kita berhenti berdakwah, Allah akan mengganti kita dengan orang lain yang lebih semangat dalam berdakwah.

Allah berfirman,

(وَإِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوا أَمْثَالَكُمْ)

Dan jika kalian berpaling niscaya Dia akan mengganti (kalian) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kalian ini.[Muhammad 38]

Islam akan tetap tinggi, dengan atau tanpa kita.

Kebenaran akan terus tersebar, baik kita diam ataupun ikut menyebarkan.

Sunnah Nabi akan terus ada, baik kita mengamalkannya ataupun tidak.

Tetap dan teruslah berdakwah,

ikut ambil bagian dalam mendapatkan pahala jariyah.

✍🏼 Boris Tanesia

.

cfd2510c2f6ab764230dd24041f60c8c


CINTAMU AKAN DI UJI
📎Hasan Al-Bashri –rahimahullāh– berkata: “Banyak manusia yang mengaku cinta maka Allah pun menguji mereka.”
.
Ibnu Katsir –rahimahullāh– pun menjelaskan hal tersebut ketika menafsirkan firman Allah Ta’ala :
.
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
.
“Katakanlah (wahai Muhammad) : Jika kalian (betul-betul) mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni (dosa-dosa) kalian, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali ‘Imran: 31).
.
Duhai saudaraku… Cinta membuat kita tunduk dan patuh, mengikuti segala kemauan orang yang dicintai. Sebagian orang -yang cintanya ternoda, berlumuran dosa- rela melakukan apa saja demi cintanya kepada makhluk, padahal itu bisa menjerumuskannya kepada maksiat bahkan ke dalam lembah kesyirikan. Allah Ta’ala berfirman :
.
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْدَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ
.
“Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah : 165).
.
Ayat di atas menunjukkan, kita dilarang mencintai selain Allah sebanding dengan cinta kita kepada Allah.
.
Begitu pun kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, tidak boleh cinta kita terhadap orang tua atau diri kita sendiri setara dengan cinta kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.
.
.
Baca selengkapnya Link


271de3ad2d70f89e51ff4c5c15d93f33


Ramadhan Waktu Perbaikan Diri

Di riwayatkan dari Abu Said Al-Khudry radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Taala memiliki hamba-hamba yang di merdekakan dari Api Neraka, pada setiap hari dan malam -yakni di bulan Ramadhan-, dan sesungguhnya setiap muslim memiliki doa yang mustajab pada setiap harinya"
[HR. Al-Bazzar, Shahih Targhib hadits 1002 bab puasa]

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, di dalamnya bertabur keridhaan Allah dan pahala dari-Nya. Mudah bagi seorang untuk berbuat kebaikan dan berebut pahala di bulan ini, maka tepatlah bila bulan ini kita jadikan acuan perbaikan diri.

Oleh Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud Al-Atsary hafidzhahullah
generate by :Link

606333ef3beb5ab9b01c29d3651b8bbe


SEMUA TERSERAH PADAMU…

Akhi Ukhti…

Terkadang ada orang yang merasakan kerasnya hatinya
Sulit untuk menerima nasehat
Sulit untuk bertaubat
Susah untuk meneteskan air mata
Selalu gundah gulana
Hajatnya tidak terkabulkan…

Mungkin kiranya kau perlu melaksnakan nasehat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di bawah ini

((أَتُحِبُّ أَنْ يَلِيْنَ قَلْبُكَ وَتُدْرِكَ حَاجَتَكَ؟ اِرْحَمْ الْيَتِيْمَ، وَامْسَحْ رَأْسَهُ، وَأَطْعِمْهُ مِنْ طَعَامِكَ، يَلِنْ قَلْبُكَ وَتُدْرِكْ حَاجَتَكَ)).

“Apakah kamu ingin hatimu lunak?
Dan Hajatmu dipenuhi?

1. Sayangilah anak yatim
2. Usaplah kepalanya
3. Berilah ia makan dari makananmu

Niscaya hatimu akan lunak dan hajatmu akan kau dapatkan” [HR Thabarani dishahihkan al Albani].

Semua permasalahan itu ada jalan keluarnya
Segala problematika ada solusinya

Yang jadi masalah adalah ketika engkau tidak mau keluar dari masalahmu
sedangkan pintu terbuka lebar-lebar di hadapanmu

Engkau tinggal melangkah…
Tapi semua terserah padamu

Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA حفظه الله تعالى


5588c4753c6b60a6ec302bece71141b9


ORANG KAFIR JUGA TERBEBANI SYARIAT


مَا سَلَكَكُمْ فِي سَفَرَ . قَالُوْا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ
"Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?". Mereka menjawab, "Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan salat. (QS. Al Mudatsir: 42-43)
Ayat ini menunjukkan kepada kita faedah penting dalam ilmu ushul fiqih bahwa orang-orang kafir juga terbebani dengan syariat Islam. Mereka akan disiksa jika meninggalkan kewajiban dan menerjang larangan dalam Islam, sekalipun orang tidak sah melakukan ibadah sampai dia masuk Islam terlebih dahulu.

92e37a88f63e9e16eac9293955fd0d4a


7 Manfaat Sedekah


Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan,

أنها تقي مصارع السوء وتدفع البلاء حتى إنها لتدفع عن الظالم وتطفئ الخطيئة وتحفظ المال وتجلب الرزق وتفرح القلب وتوجب الثقة بالله وحسن الظن به

“Sungguh bersedekah itu mencegah kematian yang jelek, mencegah bala’ sampai penggemar maksiat pun terjaga dari bala’ karena rajin bersedekah, menghapus dosa, menjaga harta, mendatangkan rezeki, membuat gembira hati dan menyebabkan hati yakin dan baik sangka kepada Allah.”

(Uddah ash-Shabirin hlm 490)

gratis mbisurabaya

d568837c101b41a8dfa06427471331db


Jika Orang Bersumpah Atas Nama Allah, Berilah!
🎙️ Ustadz Abu Aslam
🎥 Link

📝 Adab terhadap nama Allah: Jika ada orang meminta atau membela diri dengan bersumpah demi Allah, maka kita harus rida dan menerimanya. Menolak orang yang sudah menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta`ala bisa termasuk menghina keagungan-Nya.


dc4421cda86cdda5ecfd5955fb081efd


▶️ KELUARGA TEMPAT BERKUMPULNYA KEBAIKAN, BUKAN KEBURUKAN

Keluarga seharusnya jadi tempat lahirnya ketenangan, tempat berkumpulnya orang-orang yang saling menasihati dalam kebaikan dan ketaatan. Tetapi betapa berbahayanya jika sebuah keluarga justru saling mendukung dalam maksiat. Na'udzubillah min dzalik.

Kita perlu memohon kepada Allah agar keluarga kita diisi oleh orang-orang yang bertakwa, yang saling menguatkan dalam taat, bukan dalam dosa. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

“Dan, orang-orang yang berkata, ‘Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa’.” (QS Al-Furqān [25]: 74).

Bayangkan betapa damainya hati seorang muslim ketika melihat anak, pasangan, saudara, hingga sahabatnya semua taat kepada Allah. Itulah bentuk kebahagiaan sejati dalam rumah tangga.

Jangan sampai rumah kita jadi tempat berkumpulnya maksiat. Jangan biasakan saling membiarkan, apalagi saling mendukung dalam dosa. Keluarga itu amanah, dan tanggung jawab kita sangat besar di hadapan Allah.

Semoga Allah jadikan rumah kita tempat bertumbuhnya iman dan amal shalih.

Allahu Ta'ala a'lam bishawab.
__

Dari Abu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR Muslim: 1893)

♻️ Silakan disebarluaskan.


🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin.


📡 Link Instagram:
Link
xMJsux

2e7bdb0361d51743b2ed69505f016701


POSTER FAWAID

ISTIGHFAR HAK MUSLIM ATAS MUSLIM LAINNYA

Adapun firman Allah ﷻ:

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلا اللَّهُ

Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah . (Muhammad: 19)

Ini merupakan berita dari Allah ﷻ. bahwa Dia tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia, dan bukan sebagai pemberitaan mengenai hal tersebut agar diketahui. Karena itulah di-'ataf-kan kepadanya firman berikutnya:

وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ

dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. (Muhammad: 19)

Di dalam hadis sahih disebutkan bahwa Rosululloh ﷺ. mengucapkan dalam doanya:

"اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي هَزْلي وَجِدِّي، وخَطَئي وعَمْدي، وَكُلَّ ذَلِكَ عِنْدِي"

Ya Allah, ampunilah bagiku semua kesalahanku, ketidaktahuanku, dan sikap berlebihan dalam urusanku, serta semua yang Engkau lebih mengetahui dariku. Ya Allah, ampunilah bagiku selorohku dan kesungguhanku, dan (juga) kekeliruanku serta kesengajaanku, yang semuanya itu ada padaku.

Di dalam hadis sahih disebutkan pula bahwa Rasulullah acapkali sesudah salatnya mengucapkan doa berikut:

"اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَسْرَفْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ إِلَهِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ"

Ya Allah, ampunilah bagiku semua dosa yang telah kulakukan dan semua dosa yang kusembunyikan, dan semua dosa yang aku lahirkan, dan semua keberlebih-lebihanku serta semua perbuatan yang Engkau lebih mengetahuinya daripadaku. Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan yang wajib disembah selain Engkau.

Di dalam hadis sahih disebutkan pula bahwa Rosululloh ﷺ. pernah bersabda:

"يَا أَيُّهَا النَّاسُ، تُوبُوا إِلَى رَبِّكُمْ، فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِي الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً"

Hai manusia, bertobatlah kamu kepada Tuhanmu, karena sesungguhnya aku pun memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya dalam satu hari lebih dari tujuh puluh kali. ...