Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

MENIATKAN PAHALA KURBAN

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah mengatakan,
Secara asal, ibadah kurban disyariatkan pada waktunya bagi seorang yang masih hidup. Dia (meniatkan) berkurban untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Demikian pula seorang (yang berkurban) boleh mengikutkan siapa pun yang dia kehendaki dalam hal pahala, baik (yang diikutsertakan tersebut) masih hidup, maupun telah meninggal."
Majmuu` Fataawaa Wa Maqaalaat Mutanawwi`ah 18/40



layanan Ambulance MBISC
24 Jam Gratis Dalam Kota Surabaya
Sidoarjo & Gresik
(Syarat & ketentuan berlaku)
https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp">mbisc.my.id/ambulance*whatapp">https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Whatapp Group Dakwah
https://mbisc.my.id/gdmbisc">mbisc.my.id/gdmbisc">https://mbisc.my.id/gdmbisc

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

39ea7a9baeaf1b441c6e41736b6cc4c0


Mengumpat dengan Kata Kotor (Ta_ dan Ajg)

Kalau dalam keadaan emosi, marah, dan tak sabar, sebagian ada orang yang tak tahan sehingga mengumpat dengan kata-kata kasar seperti tai, anjing dan kata jorok (kotor) lainnya.

Yang jelas suka mengumpat bukanlah sifat orang beriman. Karena orang beriman selalu menjaga lisannya dan diperintahkan berkata yang baik. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا، أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik dan jika tidak maka diamlah.” (HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 47)

Sifat orang beriman pula tidaklah mengumpat dengan perkataan dan tingkah laku. Ancaman bagi mereka yang mencela seperti itu jelas sekali dalam ayat berikut,

وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ

“Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela.” (QS. Al Humazah: 1)

Ayat ini adalah ancaman bagi orang yang mencela yang lain dengan perbuatan dan mengumpat dengan ucapan. Hamaz adalah mencela dan mengumpat orang lain dengan isyarat dan perbuatan. Sedangkan lamaz adalah mencela orang lain dengan ucapan.

Ancaman wail dalam ayat di atas adalah ancaman berat. Salah satu tafsiran menyatakan wail adalah lembah di neraka.

Juga di antara orang yang tidak boleh diikuti adalah orang yang banyak mengumpang dengan kata-kata kotor seperti ‘tai’ dan ‘anjing’ sebagaimana disebutkan dalam ayat,

“Yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah.” (QS. Al Qalam: 11).

Yang dimaksud dengan hammaz dalam ayat di atas adalah banyak mengumpat atau menjelekkan orang lain yaitu dengan mengghibahi atau merendahkannya dengan candaan, atau semisal itu. Demikian keterangan dari Syaikh As Sa’di dalam kitab tafsirnya.

“Kalau kita muslim, maka haruslah menjaga lisan agar keluar kata-kata yang bersih.”

Kalau orang kafir wajar saja keluar kata kotor berupa umpatan jelek karena mereka tak diajarkan sopan santun dalam ajaran mereka. Jadi bedakan dengan baik mana muslim dan mana bukan. Yang membuat orang mulia adalah dengan iman dan akhlak luhurnya.

Sumber Link

c454b077188dc401f39d415f0be72274


💦💦💦
Bismillah
Barakallahu fik
Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA حفظه اللّٰه
🎥 Judul vidio:
Pengumuman Kas Masjid Pada Saat Sholat Jum`at

Telegram:
Link

cf6c570a0c3f0371b753b7e256da04ea


Bismillah


Allah kagum dengan anak muda yang tidak disetir syahwatnya, yang tidak dikontrol hawa nafsunya.

Dia matang dalam berfikir, dia bijak dalam melangkah. Dia berada didunia, tapi mindsetnya berada di akhirat.

-Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Hafizhahullah-

9553f1b485313790b1b4c8a6a7732544


Air Kencing penyebab siksa kubur

Imam Al-Bukhari membawakan sebuah hadis dari Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhu di bawah bab Ghibah, beliau (Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhu) berkata,

مَرَّ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه و سلم عَلَى قَبْرَيْنِ فَقَالَ إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيْرٍ، أَمَّا هَذَا فَكَانَ لاَ يَسْتَتِرُ مِنْ بَوْلِهِ وَأَمَّا هَذَا فَكَانَ يَمْشِي بِالنَّمِيْمَةِ

“Rasulullah ﷺ melewati dua kuburan lalu ia berkata, “Sesungguhnya keduanya sedang di adzab, dan tidaklah keduanya disiksa karena perkara yang besar. Adapun yang ini ia tidak bersih tatkala buang air kecil, dan adapun yang ini ia berjalan sambil bernamimah”

HR Al-Bukhari No. 5705

1216e682340b29915aff29d145f99676


BERUSAHA MENYEMPURNAKAN PAHALA SHOLAT JUM`AT
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
«مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ، وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا». 
[صحيح] - [رواه مسلم] - [صحيح مسلم: 857]

Abu Hurairah -raḍiyallāhu `anhu- meriwayatkan: Rasulullah ﷺ bersabda,
"Siapa yang berwudu lalu menyempurnakan wudunya kemudian datang ke tempat salat Jumat, lantas menyimak (khotbah) dengan saksama dan diam, maka akan diampuni (dosanya) antara Jumat itu dengan Jumat setelahnya dan ditambah tiga hari. Siapa yang memegang (memainkan) kerikil, maka ia telah berbuat sia-sia." 
[Sahih] - [HR. Muslim] - [Sahih Muslim - 857]

Uraian
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa orang yang berwudu dan memperbagus wudunya dengan menyempurnakan rukun-rukunnya serta melaksanakan sunah-sunah dan adab-adabnya, kemudian datang ke tempat salat Jumat lalu diam mendengarkan khatib dengan seksama serta diam dari tindakan sia-sia, Allah akan mengampuni dosa-dosa kecilnya selama sepuluh hari, yaitu sejak salat Jumat itu ke salat Jumat berikutnya dengan tambahan tiga hari karena kebaikan itu dilipatgandakan sepuluh kali lipatnya. Kemudian beliau ﷺ memperingatkan tentang berpalingnya hati dari nasihat-nasihat yang disampaikan di dalam khotbah, demikian juga perbuatan sia-sia yang dilakukan oleh anggota tubuh seperti pegang-pegang kerikil dan berbagai macam perbuatan sia-sia, bahwa orang yang melakukan hal itu telah berbuat sia-sia, sedangkan orang yang berbuat sia-sia maka ia tidak akan mendapatkan pahala salat Jumat yang sempurna. 

Faidah dari Hadis
1- Anjuran untuk berwudu dan menyempurnakannya secara baik serta anjuran agar menjaga salat Jumat.
2- Keutamaan salat Jumat.
3- Kewajiban diam ketika mendengarkan khotbah Jumat dan tidak menyibukkan diri dari mendengarnya dengan berbicara dan lainnya.
4- Siapa yang berbuat sia-sia di tengah khotbah, salat Jumatnya sah dan kewajibannya gugur, tapi disertai pengurangan pahala.

sumber: Link

9c5698d114685e927fb5fd917b8644b3


📲📢 [VIDEO] : Tidakkah Engkau Malu Kepada Allah

✍🏻 Pemateri: Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah

🌎 Sumber: Link

f1852f94bfbd5d52ea1f4a009efdeec0


UNTUKMU YANG MEMBELI KARENA INGIN MENOLONG
____✒️

"Termasuk amalan yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukan ke dalam hati saudaramu."

(At-Thabaroni dalam Mu'jam Al-Kabir no. 13.646)

bf72c99d76378323d91db47ea523d18a


Keutamaan Membaca Surah Al-Kahfi Pada Hari Jumat

5d60526e6208458e9a3b1d31a4c1dc23


📎JANGAN TUNGGU SAMPAI IMAM BERDIRI

Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

إِذَا جِئْتُمْ إِلَى الصَّلاَةِ وَنَحْنُ سُجُودٌ فَاسْجُدُوا وَلاَ تَعُدُّوهَا شَيْئًا وَمَنْ أَدْرَكَ الرَّكْعَةَ فَقَدْ أَدْرَكَ الصَّلاَةَ

Jika kamu mendatangi shalat, padahal kami sedang sujud, maka sujudlah, dan janganlah kamu menghitungnya sesuatu (mendapatkan raka’at). Dan barangsiapa mendapatkan raka’at (ruku’), maka dia mendapatkan shalat. [HR Abu Dawud no. 893. Dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud 1/169].

Referensi : Link

c87a99a5d8914ea2e06678cabe9fec3b


Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir
Firman Allah Subhanahu wa ta'ala :

Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan dan tidak (pula) kikir. (Al Furqaan:67)

Yakni mereka tidak menghambur-hamburkan hartanya dalam berinfak lebih dari apa yang diperlukan, tidak pula kikir terhadap keluarganya yang berakibat mengurangi hak keluarga dan kebutuhan keluarga tidak tercukupi. Tetapi mereka membelanjakan hartanya dengan pembelanjaan yang seimbang dan selektif serta pertengahan. Sebaik-baik perkara ialah yang dilakukan secara pertengahan, yakni tidak berlebih-lebihan dan tidak pula kikir.

949ebd222112220a15f81bb0b2d6e6f5


PATUTKAH KAMU MENYEMBAH SELAIN ALLAH...!?
➖➖➖➖➖➖➖

Allah 'azza wa jalla berfirman (yang artinya),

“Wahai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah (dalam ibadahmu) sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walau mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. Mereka tidak mengenal (keagungan) Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” [Al-Hajj: 73-74]

Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata (yang artinya),

“Allah ta’ala mengabarkan bahwa, andaikan seluruh sesembahan selain Allah bersatu untuk menciptakan seekor lalat niscaya mereka tidak akan mampu melakukannya, bahkan jika seekor lalat merampas sedikit makanan dari mereka lalu terbang kembali, niscaya mereka tidak akan sanggup menyelematkan makanan tersebut darinya, maka makhluk yang sangat lemah pada sifat dan keadaannya ini, bagaimana mungkin disembah agar ia memberi rezeki dan dimintai pertolongan?!

📖 Oleh karena itu Allah ta’ala berfirman (yang artinya),

🌱 "(Dan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah) tidak dapat menciptakan sesuatu apa pun, sedang berhala-berhala itu (sendiri) dibuat orang.” (An-Nahl: 19)

🌾 Maknanya: Bahkan mereka (sesembahan-sesembahan itu) adalah makhluk yang dibuat-buat.

📖 Sebagaimana ucapan Al-Khalil (Nabi Ibrahim ‘alaihissalaam, kepada orang-orang yang menyembah selain Allah) (yang artinya):

🌱 "Beliau berkata: Apakah patut kamu menyembah patung yang kamu pahat sediri, padahal Allah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu kerjakan.” (Ash-Shofat: 95-96)." [Tafsir Ibnu Katsir, 3/529]

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

✏️Al-Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah

Link


2727cf3465c189d21874cd9f56d01e54


Mencintai Sesama Mukmin Seperti Mencintai Diri Sendiri - Ustadz Abdullah Roy

► SUBSCRIBE di sini untuk belajar LEBIH banyak tentang Islam yang BENAR :
Link center?add user=moslemchannel

c33df655faf46d71dc8ad1d843b4ad71


Saat engkau di dalam surganya Allah
.

bikerindonesia

02cacb620931886901655476b23fad42



-
Datang Ketika Senang
Pergi Ketika Susah
.
al-Imam Abu Ja'far Muhammad bin Ali bin al-Husain bin Ali al-Baqir rahimahullâh berkata,
.
"Seburuk-buruk saudara adalah yang memiliki perhatian terhadap dirimu ketika engkau dalam keadaan kaya, tetapi memutuskan hubungan denganmu ketika engkau fakir."
.
.
📖 al-Bidayah wan Nihayah jilid 9 halaman 324
__

412020b7369b66ce55d576c93071ab6c


Fiqh Jum'at :
AMALAN APA YANG DISUNNAHKAN BAGI ORANG YANG TELAH MASUK MASJID DI HARI JUM'AT ?

Tentang masalah ini, dijelaskan oleh Al-Imam An-Nawawi rohimahulloh sebagai berikut :

"Disunnahkan bagi seseorang yang telah hadir di masjid sebelum dilaksanakan khutbah (oleh Imam) adalah : menyibukkan diri dengan berdzikir kepada Alloh ta'ala, membaca Al-Qur'an dan sholat sunnah.

Juga dianjurkan baginya untuk memperbanyak membaca sholawat bagi Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam pada hari Jum'at dan malam Jum'at.

Al-Imam As-Syafi'i rohimahulloh telah menyatakan :

"Disunnahkan membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at dan malam Jum'at.

Selain itu, juga disunnahkan untuk memperbanyak membaca doa pada hari Jum'at, berdasarkan kesepakatan para ulama.

Adapun dalilnya adalah hadits Abu Huroiroh yang menyatakan bahwasanya pernah disebutkan tentang hari Jum'at, maka Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam pun bersabda :

فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى ، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

"Pada hari Jum'at itu ada suatu saat, yang mana jika seorang hamba yang beriman itu memohon suatu (kebaikan) kepada Alloh subhanahu wa ta'ala bertepatan dengan saat tersebut, sedangkan dia dalam keadaan tegak melakukan sholat, niscaya Alloh subhanahu wa ta'ala akan mengabulkan permohonannya tersebut !"

Dan Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam memberikan isyarat, bahwa waktu tersebut hanya sebentar. Dan hadits ini, diriwayatkan Imam Al-Bukhori (no. 936) dan Imam Muslim (no. 852) ...."

( Al-Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab (4/469), karya Al-Imam An-Nawawi rohimahulloh)

Demikianlah beberapa amalan yang disunnahkan bagi seseorang, khususnya apabila dia telah masuk ke dalam masjid untuk menunaikan sholat Jum'at, sambil menunggu datangnya Khotib untuk khutbah Jum'at ....

Adapun perincian tentang masing-masing amalan-amalan tersebut, akan dijelaskan secara luas dan bertahap, pada pembahasan-pembahasan di Fawaid ini berikutnya, insya Alloh .....

Semoga penjelasan yang ringkas ini menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat bagi kita semuanya .....

Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah .....

Surabaya , Jum'at pagi yg sejuk, 6 Robi'ul Awal 1445 H / 22 September 2023 M

✍ Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby

Silahkan joint pada channel telegram kami :

Link

Atau, untuk materi dakwah BIMBINGAN MERAWAT JENASAH SESUAI SUNNAH , silahkan joint di telegram kami :

Link

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

ba6c5a686c88740406812cdb8c871a21


Niat yang ikhlas, selain mendatangkan keridhaan dan pahala Allah Ta’ala, juga akan menguatkan hati kita disaat ujian datang, merasa lapang dada dengan hasil yang diraih setelah usaha dan do’a. Disiniah pentingya untuk senantiasa memperbaiki niat disetiap perbuatan kita.

Allah subhanahuwata’ala berfirman;
لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلا

“Supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya”(QS. Al Mulk: 2)

Terbayang betapa sedihnya semua amalan yang kita lakukan di dunia ini ternyata tidak mendapatkan apa-apa di hadapan Allah subhanahu wata’ala.

Ibnul Qayyim berkata,
“Amal tanpa ikhlas bagaikan musafir yang memenuhi kantong-kantongnya dengan pasir, dibawanya dalam keadaan berat namun tak memberi manfaat apapun.”

Semoga Allah ta’ala senantiasa memperteguhkan hati kita dan memperbaiki segala niat perbuatan semata-mata hanya mengharap ridha Allah ta’ala.

اللهم ارزقنا الاخلاص و اجعل جميع اعمالنا خالصة لوجهك الكريم

“Ya Allah berikan kepada kami niat ikhlas dan jadikan segala bentuk amal perbutan kami hanya mengharap wajahmu yang mulia”

209d1468ddc69db3e81499af46a525db


Penting ‼️📎Silakan baca caption sampai selesai

Yang diperagakan oleh Syaikhana adalah wudhu dengan sekali-sekali basuh. Jika Anda berkenan dengan tiga kali-tiga kali maka silakan. Yang dititikberatkan pada video ini adalah bagaimana tuntunan gerakan gerakan membasuhnya.

✅ Untuk perincian mengenai wudhu Nabi dapat dibaca dalam penjelasan berikut ini :
Salah satu kebiasaan wudhu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau mengulangi setiap gerakan sebanyak 3 kali, kecuali mengusap kepala.

Dalil :
Hadist dari Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu,

Beliau meminta air lalu digunakan untuk berwudhu. Beliau mencuci kedua telapak tangannya 3 kali. Kemudian berkumur dan menghirup air ke dalam hidung 3 kali. Kemudian beliau mencuci wajah 3 kali. Kemudian mencuci tangan kanan sampai ke siku 3 kali, lalu mencuci tangan kiri sampai ke siku, seperti itu juga. Kemudian beliau mengusap kepala. Kemudian beliau mencuci kaki kanan sampai ke mata kaki 3 kali, lalu kaki kiri seperti itu juga.. (HR. Bukhari 164 & Muslim 226)

✅ Selain kebiasaan berwudhu 3 kali-3 kali, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga terkadang berwudhu sekali-sekali atau dua kali-dua kali.

Ibnu Abbas menceritakan,

تَوَضَّأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّةً مَرَّةً

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu sekali-sekali. (HR. Bukhari 157)

Kemudian dari Abdullah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ

Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu dua kali-dua kali. (HR. Bukhari 158).

Berdasarkan hadist-hadist di atas, bahwa.mencuci anggota wudhu sekali-sekali hukumnya wajib. Sementara mencuci 2 kali atau 3 kali, hukumnya anjuran. Inilah pendapat mayoritas ulama.

Untuk keterangan lebih lengkapnya bisa dibaca disini : Link


cc00ef09185a14306ce47d973541adee


📎 TIDAK PUNYA WAKTU UNTUK MENUNTUT ILMU AGAMA

"Sesungguhnya orang-orang yang sibuk tidak menuntut ilmu agama itu bukannya tidak punya waktu. Akan tetapi ia tidak memprioritaskan Allah di dalam hidupnya."

- Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafidzahullahu ta'ala

67e854e124a18ac7a3796c00faaf8196


JANGAN DIPOTONG!!
➖➖➖➖➖

Kapan larangan potong kuku dan rambut bagi shohibul kurban berlaku?

Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلاَ يَمَسَّ مِنْ شَعَرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئً
“Jika telah masuk 10 hari pertama dari Dzulhijjah dan salah seorang di antara kalian berkeinginan untuk berkurban, maka janganlah ia menyentuh (memotong) rambut kepala dan rambut badannya (diartikan oleh sebagian ulama: kuku) sedikit pun juga.” (HR. Muslim no. 1977)

Imam Nawawi berkata, “Para ulama berselisih pendapat bagaimana jika telah masuk bulan Dzulhijjah dan ada yang berkeinginan untuk berkurban. Sa’id bin Al Musayyib, Robi’ah, Ahmad, Ishaq, dan sebagian ulama Syafi’i mengatakan bahwa hukumnya haram memotong rambut dan kuku hingga hewan kurban disembelih pada hari kurban. Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah lainnya berpendapat bahwa hal itu makruh tanzih, bukanlah haram. Abu Hanifah menyatakan tidaklah makruh. Imam Malik dalam satu pendapat menyatakan tidak makruh, dalam pendapat lainnya menyatakan makruh. Imam Malik juga memiliki pendapat yang menyatakan haram dalam kurban sunnah, tidak pada yang wajib. Ulama yang berpendapat haramnya memotong kuku dan rambut bagi yang berkurban berdalil dengan hadits ini.” (Syarh Shahih Muslim, 13: 127)

Kalau kita lihat dari penjelasan Imam Nawawi di atas berarti larangan memotong rambut dan kuku bagi shohibul kurban berlaku mulai dari 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih. Misalnya ada yang hewan kurbannya disembelih pada tanggal 11 Dzulhijjah (hari kedua untuk kurban), barulah ia boleh memotong kuku dan rambut saat itu.

Lalu rambut apa saja yang tidak boleh dipotong atau dicabut?

Ulama Syafi’iyah mengatakan bahwa yang dimaksud adalah dilarang memotong kuku atau memecahkannya. Adapun larangan memotong rambut adalah mencukur habis, memendekkan, mencabut, membakar, atau mengambil bulu yang ada. Larangan ini berlaku untuk bulu kemaluan, kumis, bulu ketiak, rambut kepala dan rambut badan lainnya. (Idem)

Terus apa hikmah dari larangan ini?

Ulama Syafi’iyah mengatakan bahwa dengan tidak dipotongnya rambut dan kuku maka semakin sempurnalah anggota badan untuk bebas dari api neraka. (Idem). Jadi baiknya yang berniat kurban untuk bersih-bersih diri sebelum tanggal tersebut.

Hanya Allah yang memberi taufik.

Sumber : Link

106ccee69efefe2651ac0409dd2a094f


Hukum Shalat Patas

Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :

إنَّ الرجلَ ليُصلِّي ستِّينَ سنةً و ما تُقبَلُ له صلاةٌ ، لعله يتمُّ الركوعَ ، ولا يتمُّ السُّجودَ ، ويتمُّ السجودَ ولا يتمُّ الركوعَ

"Sesungguhnya seseorang shalat enam puluh tahun lamanya namun shalatnya tidak diterima, dia menyempurnakan rukuknya namun tidak menyempurnakan sujudnya. Atau dia menyempurnakan sujudnya tapi tidak menyempurnakan rukuknya".

(Silsilah Ahadits As Shahihah 6/80 oleh Al Albani)

┈┉┅━━••••━━┅┉┈

1fd5bc48a6ead47bbd9111ed9a5aee32


MEMANFAATKAN WAKTU BA`DA ASHAR SAMPAI MAGHRIB DI HARI JUMAT

Rasulullah shallallahualaihi wa sallam bersabda,
Hari Jumat itu dua belas saat, tidak ada seorang muslim pun yang memohon sesuatu kepada Allah (pada salah satu saat) kecuali Allah akan mengabulkan permohonannya, maka carilah (waktu pengabulan itu) di akhir saat setelah Ashar.
[HR. An-Nasaai dari Jabir bin Abdullah radhiyallahuanhuma, Shahihut Targhib: 703]
jumat

75f7994970ce282d58aa026907ca5226


🔰 CARA MERUQYAH DIRI SENDIRI KETIKA ADA TUBUH YANG SAKIT

Ini adalah salah satu doa yang bisa diamalkan ketika anggota tubuh ada yang sakit. Ini termasuk bacaan ruqyah sederhana, bisa diamalkan oleh penderita sakit itu sendiri.

Pegang bagian tubuh yang sakit lalu membaca ….

بِاسْمِ اللَّهِ (3×)

أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ (7×)

“Bismillah (3 x)

A’uudzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir (7 x)”

[Dengan menyebut nama Allah, aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari kejelekan yang aku dapatkan dan aku waspadai]

(HR. Muslim no. 2202)

Cerita hadits di atas, pernah ‘Utsman bin Abu Al-Asy’ash Ats-Tsaqafi mengadukan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ada sesuatu yang sakit di tubuhnya sejak dahulu ia masuk Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan doa di atas, sambil memerintah dengan meletakkan tangan di bagian yang sakit pada badannya.

Imam Nawawi rahimahullah menyatakan bahwa disunnahkan meletakkan tangan di bagian yang sakit lalu membaca doa sebagaimana yang disebutkan. (Syarh Shahih Muslim, 14: 169)

Semoga mudah mengamalkannya. Wallahu waliyyut taufiq.

🌏 rumaysho

349a145e2cbd7f56adce86ab0f606395


3 pemberian tidak boleh ditolak

Nabi Shollallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

Ada 3 hal yang tidak boleh ditolak, bantal untuk duduk, minyak wangi, dan susu.

(HR. Turmudzi 3020, al-Baghawi 3173, dan dihasankan al-Albani)

f088d2aed6e34cb8d18d733c3d49040d


💐    Shalat Ashar Sebagai Barometer


Allāh menyebut shalat ashar secara khusus dalam firman-Nya:

حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ

Peliharalah semua shalat dan shalat wustha (ashar). Dan laksanakanlah (shalat) karena Allah dengan khusyuk. [Tafsir Muyassar, QS. al-Baqarah: 238]

Rasūlullāh​ ﷺ juga bersabda secara khusus tentang shalat ashar:

الَّذِي تَفُوتُهُ صَلَاةُ الْعَصْرِ كَأَنَّمَا وُتِرَ  أَهْلَهُ  وَمَالَهُ 

Orang yang luput dari shalat ashar, seperti orang yang kehilangan keluarga dan hartanya. [al-Bukhari: 552, Muslim: 626]

Ibnu Hajar dalam Fathul Bārī mengatakan:

وظاهر الحديث التغليظ على من تفوته العصر، وأن ذلك مختص بها. 

"Zhahir hadits tersebut menunjukkan dahsyatnya kecaman bagi orang yang luput shalat ashar. Dan yang demikian, merupakan kekhususan pada shalat ashar."

Sebagian ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud "luput" adalah; manakala seseorang belum shalat ashar hingga matahari mulai menguning akan tenggelam. Demikian menurut riwayat dari al-Auza`i. Adapun berdasarkan riwayat dari Salim, "luput" di sini maksudnya orang yang lupa mengerjakan shalat ashar hingga terlewatkan. [Syarh Shahih Muslim lin-Nawawi]

Yang jelas, luput karena tidak sengaja saja sudah rugi besar. Apalagi jika melewatkan waktu ashar dengan sengaja.

Kekhususan shalat ashar ini dikuatkan oleh an-Nawawi, beliau berkata dalam Syarh Shahih Muslim:

ويؤيده حديث البخاري في صحيحه: " من ترك صلاة العصر حبط عمله"، وهذا إنما يكون في العامد

"Yang menyokong kekhususan sholat ashar Ini adalah sebuah hadits dalam Shahih al-Bukhari: "Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar maka amalannya menjadi gugur". Ini jika dia meninggalkannya dengan sengaja."

Banyak orang yang malas melakukan shalat ashar tepat waktu. Dilalaikan oleh tidur siang. Jika seseorang bisa konsisten tepat waktu shalat ashar, maka shalat yang lain InsyaAllah​ akan lebih ringan untuk tepat waktu. Mungkin karena sebab ini, syariat punya perhatian khusus terhadap shalat ashar. Wallahu a`lam.


✍ Abu Ziyan Johan Saputra Halim hafidzahullah


62941a6c86f0e9ddf4bc1ce79663ea5f


📎 DIANTARA SEBAB MENDAPAT KEMUDAHAN, BIRRUL WALIDAIN !

👤 Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah berkata :

بر الوالدين من أعظم القربات ومن أفضل الطاعت، ومن أسباب تفريج الكروب وتيسير الأمورج

"Birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua) merupakan amalan qurbah (amalan yang dapat mendekatkan kepada Allah) yang paling Agung, ketaatan yang utama, sebab yang dapat menjadikan dilapangkannya kesulitan dan dimudahkannya suatu urusan." (Fatawa Nur Ala Ad Darb 2/122)

Kemudian bagaimana jika orang tua sudah meninggal dunia? Apakah tetap bisa berbakti kepada mereka? Silahkan simak penjelasanya Link

___

🌏 Web | Link

076a239a5a975a67d95979b357f06de9


AKIBAT MERENDAHKAN ORANG LAIN

Muhammad Abdurrauf al-Munawy rahimahullah berkata:

فينبغي للإنسان أن لا يحتقر أحدًا؛ فربما كان المحتقَر أطهرُ قلبًا، وأزكى عملًا، وأخلص نية، فإنَّ احتقار عباد الله يورث الخسران، ويورث الذُّل والهوان.

“Semestinya seseorang tidak merendahkan siapapun, bisa jadi orang yang dianggap rendah dia justru lebih bersih hatinya, lebih suci amalnya, dan lebih ikhlas niatnya, karena sesungguhnya merendahkan hamba-hamba Allah akan mengakibatkan kerugian dan mewariskan kerendahan dan kehinaan.”

Faidhul Qadir, 5 : 380
🔴Link

e8e3507cfb361e0893a4cd8df3c7156c


TINGGAL DI RUMAH LEBIH BAIK BAGI SEORANG WANITA

Imam Atsauri rahimahullah ta`ala mengatakan :

"Tidak ada tempat yang lebih baik bagi seorang wanita daripada rumahnya sekalipun dia sudah tua."

📝 At Tamhid 23/402

ad2a0a103d236c8fe6b8fdfbb07f445a


Prestasi Tertinggi Setan adalah Membuat Suami-Istri Cerai

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda,

إِنَّ إِبْلِيْسَ يَضَعُ عَرْشَهُ عَلَى الْمَاءِ ثُمَّ يَبْعَثُ سَرَايَاهُ فَأَدْنَاهُمْ مِنْهُ مَنْزِلَةً أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً يَجِيْءُ أَحَدُهُمْ فَيَقُوْلُ فَعَلْتُ كَذَا وَكَذَا فَيَقُوْلُ مَا صَنَعْتَ شَيْئًا قَالَ ثُمَّ يَجِيْءُ أَحَدُهُمْ فَيَقُوْلُ مَا تَرَكْتُهُ حَتَّى فَرَّقْتُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ امْرَأَتِهِ قَالَ فَيُدْنِيْهِ مِنْهُ وَيَقُوْلُ نِعْمَ أَنْتَ

"Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air (laut), kemudian ia mengutus bala tentaranya. Maka, yang paling dekat dengannya adalah yang paling besar fitnahnya. Datanglah salah seorang dari bala tentaranya dan berkata, ‘Aku telah melakukan begini dan begitu.’ Iblis berkata, ‘Engkau sama sekali tidak melakukan sesuatu pun.’ Kemudian datang yang lain lagi dan berkata, ‘Aku tidak meninggalkannya (untuk digoda) hingga aku berhasil memisahkan antara dia dan istrinya.’ Maka, Iblis pun mendekatinya dan berkata, ‘Sungguh hebat (setan) seperti engkau.’" (HR. Muslim no. 2813)

Hadis di atas menggambarkan kepada kita bahwa prestasi tertinggi setan adalah mampu membuat sepasang suami-istri bercerai. Oleh karenanya, penting bagi kita untuk mengetahui hal-hal yang dapat menjembatani setan menguasai hawa nafsu kita yang dapat memicu perceraian dalam rumah tangga. Mudah-mudahan, dengan izin Allah Ta’ala, kita memperoleh petunjuk untuk dapat segera mendeteksi bahwa kita sedang berada dalam kondisi-kondisi di mana setan dapat menunggangi kita sehingga segala potensi buruk dapat dihindari.

© 2022 Link
Sumber: Link

242df35797902b83c1e2b7b070bca6e7


Lebih Berat Dari kematian

Kematian itu berat. Namun ada yang lebih berat, yaitu orang-orang yg tak ingat mati.

Waktu luang, harta yang banyak, mereka percaya diri dengan umurnya yang masih muda dan itu membuat mereka lalai hingga mereka tak memiliki persiapan. Karena mereka meninggal tiba-tiba"

Ustad Firanda Andirja hafidzhahullah

4d51de53ff499938bc150771b6f02019


بِسَـــــمِ اللَّهِ الرَّ حَمَنِ الرَّ حِـيـمِ
🅼🅴🅽🅶🆄🅺🆄🆁 🅺🅴🅸🅺🅷🅻🅰️🆂🅰️🅽
.
Al-Fudhail bin ‘Iyâdh rahimahullah berkata,
تَرْكُ الْعَمَلِ مِنْ أَجْلِ النَّاسِ رِيَاءٌ وَالْعَمَلُ مِنْ أَجْلِ النَّاسِ شِرْكٌ وَالْإِخْلَاصُ أَنْ يُعَافِيَكَ اللهُ عَنْهُمَا
“Meninggalkan amalan karena manusia adalah riya`, dan beramal karena manusia adalah kesyirikan. Ikhlas adalah Allah menyelamatkan engkau dari dua perkara tersebut.”
.
[Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dan Ibnu Asâkir, sebagaimana dalam kitab Al-Âtsâr Al-Wâridah ‘Anil Aimmah fi Abwâbil I’tiqâd 1/159]
.
بارك الله فيكم
_______

ff9a252e7084bfa21e74adc81c433229


Hendaklah Engkau Memperbanyak Sujud

Memperbanyak sujud di sini maksudnya adalah memperbanyak shalat itu sendiri (yaitu khususnya shalat sunnah), memiliki banyak keutamaan. Di antaranya dapat meninggikan derajat seseorang dan juga menghapuskan dosa-dosanya.

Ma’dan bin Abi Tholhah Al Ya’mariy, ia berkata, “Aku pernah bertemu Tsauban –bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam-, lalu aku berkata padanya, ‘Beritahukanlah padaku suatu amalan yang karenanya Allah memasukkanku ke dalam surga’.” Atau Ma’dan berkata, “Aku berkata pada Tsauban, ‘Beritahukan padaku suatu amalan yang dicintai Allah’.” Ketika ditanya, Tsauban malah diam.

Kemudian ditanya kedua kalinya, ia pun masih diam. Sampai ketiga kalinya, Tsauban berkata, ‘Aku pernah menanyakan hal yang ditanyakan tadi pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,

‘Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu’.” Lalu Ma’dan berkata, “Aku pun pernah bertemu Abu Darda’ dan bertanya hal yang sama. Lalu sahabat Abu Darda’ menjawab sebagaimana yang dijawab oleh Tsauban padaku.”
(HR. Muslim no. 488)

6e4d2d465b5d0563b5f1ad3a4f0a0165


🎥 Lidahmu Lebih Lihai Melantunkan Lagu Daripada Bacaan Sholatmu!

👤 Ustadz Farhan Abu Furaihan حفظه اللّٰه

81e4f206e721a85154b15851c594ce09


📎 JANGAN SAMPAI MENYESAL SEPERTI ORANG-ORANG DI ALAM KUBUR!!

👤 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

‏غايةُ أمنيَّةِ الموتى في قبورِهم حياةُ ساعةٍ يستدركون فيها ما فاتهم من توبة وعملٍ صالحِ، ‏وأهلُ الدنيا يفرِّطون في حياتِهم فتذهبُ أعمارُهم في الغفْلَّةَ ضياعًا، ومنهم من يقطَعُها بالمعاصي.

"Angan-angan terbesar orang-orang yang telah mati di alam kubur mereka adalah hidup sesaat untuk meraih taubat dan amal shalih yang luput dari mereka, sedangkan orang-orang yang masih hidup di dunia ini justru menyia-nyiakan hidup mereka sehingga umur mereka habis percuma dalam kelalaian, bahkan sebagian mereka ada yang menghabiskannya untuk maksiat."

📒 Lathaiful Ma’arif, hlm. 339

370750c2a56bf894401ea06fdde2a72d


Tata Cara Bersedekap Dalam Shalat

Telegram:
Link

Hukum Bersedekap

Para ulama bersepakat bahwa bersedekap ketika shalat adalah hal yang disyariatkan, berdasarkan hadits dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu’anhu:

كان الناسُ يؤمَرون أن يضَع الرجلُ اليدَ اليُمنى على ذِراعِه اليُسرى في الصلاةِ

“Dahulu orang-orang diperintahkan untuk meletakkan tangan kanan di atas lengan kirinya ketika shalat” (HR. Al Bukhari 740)

Sebagian orang ada yang menukil pendapat Imam Malik bahwa beliau menganggap makruh bersedekap dalam shalat dan beliau menganjurkan irsal, yaitu membiarkan tangan terjulai disamping. Namun yang shahih adalah bahwa beliau juga berpendapat disyari’atkannya bersedekap. Buktinya dalam kitab Al Muwatha, beliau membuat judul bab:

باب وضع اليدين إحداهما على الأخرى في الصلاة

“Bab: Meletakkan kedua tangan, yang satu di atas yang lain, ketika shalat”

6e62e4f323ac58efc2cf65d7ed9a8564


الجهل ليس من قلة المعلومات انما الجهل باجتراء المحرمات

Kebodohan itu bukan disebabkan karena sedikitnya ilmu/informasi, namun kebodohan yang sebenarnya itu ketika seseorang menerjang perkara yg diharamkan.

Ust. Amrullah Akadhinta -hafizhahullah-

919f1671fa60df278de50fab29db39eb


YANG PALING BAHAGIA DI SURGA

Amir bin Abdi Qais rahimahullah:

إن أشد أهل الجنة فرحا في الجنة أطولهم حزنا في الدنيا

“Sesungguhnya penghuni Surga yang paling bahagia adalah orang yang paling lama sedihnya ketika di dunia.”

[Shifatush Shafwah 3/208]

5f319fdd2441269701af2af2417e5498


📌 Akibat Lalai Dari Dzikir

👤 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,

"Tatkala manusia lalai dari wirid-wirid yang dibimbingkan oleh syariat, maka sekarang ini banyak jin yang mengganggu dan mempermainkan mereka."

📚Liqa' al-Bab al-Maftuh, no. 197

fc22c648a99951b24f6a9fdbeeb5d1d1


Jika dirimu sedang dilanda kesedihan, ingatlah ada orang di luar sana yang lebih sedih dari Anda. ⁣⁣
⁣⁣
Dunia bukan negeri abadi, hidup di dunia hanyalah sementara, begitu pula dengan kesedihannya. ⁣⁣
⁣⁣
Kesedihan sesungguhnya bagi seseorang adalah mati dalam keadaan su’ul khatimah. Itulah awal dari kesedihan-kesedihan tak berkesudahan yang akan menjumpainya di negeri akhirat. ⁣⁣
⁣⁣
Ustaz Boris Tanesia⁣⁣

a9b7e97c12ff0388afb3b9e6b373d3c6


MENSYUKURI HAL YANG KECIL

Jika yang kecil saja mampu kita syukuri, maka yang besar akan lebih mudah dengan izin Allah.
Nabi Muhammad ﷺ bersabda,
إن الله يحب أن يرى أثر نعمته على عبده
“Allah itu kagum melihat bekas nikmatnya ada pada diri hamba-Nya” (HR Tirmidzi 2819)
Bersyukur adalah cara mengaplikasikan nikmat yang telah Allah berikan. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba yang rajin bersyukur.
Jangan lupa bersyukur juga atas nikmat pendengaran. Yang dengannya kita bisa mendengarkan sesuatu yang ada di sekeliling kita, termasuk kajian ini. Simak kajian penuhnya pada link di bawah ini :

Link

fa15a8b97a79e7eba3cdac47179fa6bc


Adakalanya ajakan taat itu datang dalam keramaian dan pintu maksiat ku ketuk kala bersendirian 🥀 Ya Rabb, please forgive us.

Seringkali aku terkecoh memperbagus dzohir ku daripada memperbaiki apa yang ada di dalam dadaku. Padahal Allah tak menilai sebaik juga seburuk apapun luarnya, melainkan Allah hanya melihat pada isi hati manusia.

“Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati,” (QS. at-Taghaabun: 4)

Ibnu Qudamah rahimahullah berkata, "Ketahuilah bahwa banyak manusia hancur karena takut celaan & senang pujian orang, sehingga semua yg mereka lakukan menyesuaikan ridho manusia. Hal itu membuat hancur, mesti diobati". - (Mukhtashar Minhajul
Qoshidin hal 212) // Prof. Dr. Muhammad Khalifah Al Tamimi @twitulama

Kesalahanku, Kenapa harus mencari ridho manusia, padahal segala urusan kita bergantung pada Zat Yang Mencipta manusia?!

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim no. 2564).

Sumber Link

71a07eb1357cd20e9bc9d1244aaefc14


──────●❅๏᯽๏❅●──────


╭─────── •✧✿✧• ───────╮⁣⁣
⌚REMINDER DZIKIR PAGI
╰─────── •✧✿✧• ───────╯⁣⁣

: بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ


BACAAN DZIKIR PAGI

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A'uudzu billaahi minasy-syaithoonir-rojiim

"Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

1. MEMBACA AYAT KURSI (1x)

اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَـيُّ الْقَيُّوْمُ ۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ ۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَ رْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗۤ اِلَّا بِاِ ذْنِهٖ ۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ ۚ وَلَا يَــئُوْدُهٗ حِفْظُهُمَا ۚ وَ هُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ


allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā takhużuhụ sinatuw wa lā naụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā biiżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyaiim min 'ilmihī illā bimā syā, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā yaụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.

“Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang (berada) dihadapan mereka, dan dibelakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.” (Al-Baqarah: 255)

☘️ FADHILLAH
Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca ayat ini ketika pagi hari, maka ia dilindungi dari (gangguan) jin hingga sore hari. Dan barangsiapa mengucapkannya ketika sore hari, maka ia dilindungi dari (gangguan) jin hingga pagi hari.” [1]


2. MEMBACA SURAT AL-IKHLAS (3x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ , اللَّهُ الصَّمَدُ , لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ, وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

“Katakanlah, Dia-lah Allah Yang Maha Esa.
Allah adalah (Rabb) yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya.
Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.”
[2]


3. MEMBACA SURAT AL-FALAQ (3x)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ,مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

"Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki". [3]

4. MEMBACA SURAT AN-NAS (3x)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

“Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia.
Raja manusia.
Sembahan (Ilah) manusia.
Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi.
Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada-dada manusia. Dari golongan jin dan manusia.”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membaca tiga surat tersebut setiap pagi dan sore hari, maka (tiga surat tersebut) cukup baginya dari segala sesuatu”. Yakni mencegahnya dari berbagai kejahatan.
[4]


5. DIBACA (1x) :

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ.رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ.

Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik Allah. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur.” [5]

☘️ FADHILLAH
Meminta pada Allah kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, juga agar terhindar dari kejelekan di hari ini dan kejelekan sesudahnya. Di dalamnya berisi pula permintaan agar terhindar dari rasa malas padahal mampu untuk beramal, juga agar terhindar dari kejelekan di masa tua. Di dalamnya juga berisi permintaan agar terselamatkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang merupakan siksa terberat di hari kiamat kelak.


6. DIBACA (1x) :

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.

“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan kehendak-Mu kami hidup dan dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).” [6]

7. MEMBACA SAYYIDUL ISTIGHFAR (1x)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

“Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau, Engkau-lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan (apa) yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu (yang diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membacanya dengan penuh keyakinan di waktu pagi lalu ia meninggal sebelum masuk waktu sore, maka ia termasuk ahli Surga. Dan barangsiapa membacanya dengan yakin di waktu sore lalu ia meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk ahli Surga" [7]

8. DIBACA (3x) :

اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ

Allaahumma 'aafinii fii badanii, allaahumma 'aafinii fii sam'ii, allaahumma 'aafinii fii bashorii, laa ilaaha illaa anta. Allaahumma innii a'uudzu bika minal kufri wal faqr, wa a'uudzu bika min 'adzaabil qobr, laa ilaaha illaa anta.
“Ya Allah, selamatkanlah tubuhku (dari penyakit dan dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah penglihatanku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau.” [8]

9. DIBACA (1x) :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahumah fadni min bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tentramkan-lah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (aku berlindung dari dibenamkan ke dalam bumi).” [9]

☘️ FADHILLAH
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah meninggalkan do’a ini di pagi dan petang hari. Di dalamnya berisi perlindungan dan keselamatan pada agama, dunia, keluarga dan harta dari berbagai macam gangguan yang datang dari berbagai arah.

10. DIBACA (1x) :

اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْأَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

Allahumma ‘aalimal ghoybi wasy syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A’udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa ‘alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim.

“Ya Allah Yang Mahamengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb Pencipta langit dan bumi, Rabb atas segala sesuatu dan Yang Merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku, syaitan dan ajakannya menyekutukan Allah (aku berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan atas diriku atau mendorong seorang muslim kepadanya.”

☘️ FADHILLAH
Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda kepada Abu Bakar ash-Shiddiq رضي الله عنه “Ucapkanlah pagi dan petang dan apabila engkau hendak tidur.”
[10]

11. DIBACA (3x) :

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.

“Dengan Menyebut Nama Allah, yang dengan Nama-Nya tidak ada satupun yang membahayakan, baik di bumi maupun dilangit. Dia-lah Yang Mahamendengar dan Maha mengetahui.”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membacanya sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore hari, maka tidak ada sesuatu pun yang membahayakan dirinya.” [11]

12. DIBACA (3x) :

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.
“Aku rela (ridha) Allah sebagai Rabb-ku (untukku dan orang lain), Islam sebagai agamaku dan Muhammad صلي الله عليه وسلم sebagai Nabiku (yang diutus oleh Allah).”

☘️ FADHILLAH
“Barangsiapa membacanya sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore, maka Allah memberikan keridhaan-Nya kepadanya pada hari Kiamat.” [12]

13. DIBACA (1x) :

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ain

“Wahai Rabb Yang Mahahidup, Wahai Rabb Yang Mahaberdiri sendiri (tidak butuh segala sesuatu) dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala keadaan dan urusanku dan jangan Engkau serahkan kepadaku meski sekejap mata sekalipun (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).” [13]

14. DIBACA (1x) :

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Ash-bahnaa ‘ala fithrotil islaam wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikin

“Di waktu pagi kami berada diatas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad صلي الله عليه وسلم dan agama ayah kami, Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.” [14]

15. DIBACA (10x atau 100x) :

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ.

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

“Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”

☘️ FADHILLAH
●Barangsiapa yang membaca dzikir tersebut di pagi hari sebanyak 10X,Allah akan mencatatkan baginya 10 kebaikan,menghapuskan baginya 10 kesalahan,ia juga mendapatkan kebaikan semisal memerdekakan 10 budak,Allah akan melindunginya dari gangguan setan hingga petang hari,siapa yang mengucapkannya di petang hari, ia akan mendapatkan keutamaan yang semisal itu pula.

●Barangsiapa membacanya sebanyak 100x dalam sehari, maka baginya (pahala) seperti memerdekakan sepuluh budak, ditulis seratus kebaikan, dihapus darinya seratus keburukan, mendapat perlindungan dari syaitan pada hari itu hingga sore hari. Tidaklah seseorang itu dapat mendatangkan yang lebih baik dari apa yang dibawanya kecuali ia melakukan lebih banyak lagi dari itu. [15],[16],[17]

16. DIBACA (3x) :

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih, ‘adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.

“Mahasuci Allah, aku memuji-Nya sebanyak bilangan makhluk-Nya, Mahasuci Allah sesuai ke-ridhaan-Nya, Mahasuci seberat timbangan ‘Arsy-Nya, dan Mahasuci sebanyak tinta (yang menulis) kalimat-Nya.” [18]

☘️ FADHILLAH
Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa sallam mengatakan kepada Juwairiyyah bahwa dzikir di atas telah mengalahkan dzikir yang dibaca oleh Juwairiyyah dari selepas subuh sampai waktu dhuha.

17. DIBACA (1x Setelah Salam dari Shalat Subuh):

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal, dan amalan yang diterima.” [19]

18. MEMBACA TASBIH (100x) :

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih.

“Mahasuci Allah, aku memuji-Nya.” [20]

19. MEMBACA ISTIGHFAR(100x pagi atau sore) :

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astagh-firullah wa atuubu ilaih.
“Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.” [21]

_____

ᚎ Dinukil dari buku Doa Dan Wirid halaman 133- 155 yang disusun oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir jawas , Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafii

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وبركاته

──────●❅๏᯽๏❅●──────

42cf5a3848b252a9145d0e25455de47c


🎥 JIKA ISTRI MEMINTA SUAMI MENIKAH LAGI
.
👤 Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan Hafidzahullah
.
➡️ Official Youtube ShahihFiqih : Link

bc5cdd015d7f194a7bd0af2195b47ab4


Maklumi Kekurangan Sahabatmu, lalu Nasihatilah ia !

Al-Fudhail Bin Iyadh -rahimahullah- berpesan:

"Barangsiapa mencari saudara yang tak memiliki aib, maka ia tidak akan mendapatkan saudara!"

(Raudhatul 'Uqala Libni Hibbaan, 169).

Alih bahasa Mochammad Hilman Alfiqhy MA

eef45a8a765b1fdec937bf2e5cf83991


📎 ILMU TIDAK BISA DIRAIH DENGAN SIFAT SOMBONG!

👤 Seorang penyair berkata :

العلم حَرْبٌ للفَتَى المتعالي
كالسيل حربٌ للمكان العالي

"Ilmu adalah musuh bagi pemuda yang sombong, sebagaimana banjir adalah musuh bagi tempat yang tinggi."

__

📚 Kitabul Ilmi, hlm. 80

696873340a0505b145dd1a26b6cbc1ec


Penting untuk para suami

81952d9e78257146a7ccfef3890534b1


Jujur adalah suatu kebaikan sedangkan dusta (menipu) adalah suatu kejelekan. Yang namanya kebaikan pasti selalu mendatangkan ketenangan, sebaliknya kejelekan selalu membawa kegelisahan dalam jiwa.
Di antara faktor yang mendorong seseorang biasa berdusta, bisa jadi karena tidak takut akan siksa atau hukuman dari Allah, bisa juga karena ingin mendapatkan kebaikan yang cepat diperoleh di dunia. Dusta juga bisa terjadi pula karena jauh dari Allah dan tidak khawatir akan siksa-Nya. Dusta bisa muncul pula karena kebiasaan dan didikannya yang jelek.

© 2022 Link
Sumber: Link

a7646112e3397bbd98bcd610c106093a


Sombong kepada Orang Sombong Itu Sedekah?

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Soal:

Saya dinasehati teman saya agar tidak membalas salam kepada seseorang dengan tatapan mata yang sombong. Ketika saya menanyakan apa alasannya ia mengatakan bahwa orang tersebut adalah orang yang sombong dan hadits mengatakan:

التكبر على المتكبر صدقة

“Sombong kepada orang yang sombong adalah sedekah.”

Apakah hadits ini shahih? Dan bolehkan mengamalkan amalan demikian?

Jawab:

Bersikap sombong kepada manusia merupakan dosa besar, tidak halal bersikap sombong kepada siapapun. Walaupun kepada orang yang sombong. Obat bagi orang yang memiliki sikap sombong pada sebagian orang bukan dengan cara dibalas dengan sikap sombong juga. Namun obatnya adalah hendaknya ia dinasehati dan diperingatkan agar takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Katakan kepadanya “Hendaknya kamu bertakwa kepada Allah, sesungguhnya sombong adalah dosa besar.”

Adapun hadits yang disebutkan penanya, itu adalah hadits yang batil, tidak shahih dari Nabi ﷺ.

Sumber: Al Fatawa Al Islamiyyah (4/104), Asy Syamilah

Penterjemah: Ustadz Yulian Purnama, Link.

3abc1a8c330c4a4f75cc1f6b498cc7f2


Urusan Mudah Dengan Sholat Dhuha

e0806988f8265c83b1f8694bb30313df


Maksiat & Nikmat

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:

“Maksiat itu adalah apinya semua nikmat, ia akan melahap nikmat tersebut seperti api yang melahap kayu bakar.”

Thoriqul Hijrotain 271

Sumber: Link

Syukur bukanlah dengan maksiat, syukur seharusnya dengan ketaatan pada Allah.

Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Katsir berkata, sebagai penduduk Hijaz berkata, Abu Hazim mengatakan,

كل نعمة لا تقرب من الله عز وجل، فهي بلية.

“Setiap nikmat yang tidak digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah, itu hanyalah musibah.” (Hilyatul Awliya’, 1/497)

Mukhollad bin Al Husain mengatakan,

الشكر ترك المعاصي

“Syukur adalah dengan meninggalkan maksiat.” (‘Iddatush Shobirin, hal. 49, Mawqi’ Al Waroq)

Abu Sulaiman mengatakan,

ذكر النعم يورث الحب لله

“Mengingat nikmat Allah akan mewariskan kecintaan pada-Nya.” (‘Iddatush Shobirin, hal. 49)

Sumber Link


f900c0f53f333cb2529b12ec69069cbb


🌅 @sunnahstori x @thesunnah_path

5 KEBAIKAN DUNIA DAN AKHERAT.

🎓 Imaam Muhammad bin Idriis Abu ‘Abdillaah Asy Syaafi’iy rahimahullah berkata

“Kebaikan dunia dan akhirat itu terdapat pada lima perkara:

1. Adanya rasa cukup dalam jiwa (kaya hati)
2 Menahan diri dari melukai orang lain
Linkcari rizqi dari yang halaal
4. Berpakaian taqwa
5. Yakin terhadap Allah dalam segala hal.”

📜 [ Siyar An nurbala ]

-----

Media Official @sunnahstori
👇

🖥 Youtube : Link
🌐 Telegram : Link
📱 Instagram : Link
💻 Facebook : Link

b077d2c0767ef9384066f4fd3ac36d5f


Jangan beri kesempatan

Imam Al-Auzai rahimahullah berkata:

"Janganlah kalian memberi kesempatan kepada pelaku bid`ah untuk berdebat, karena hal itu dapat menimbulkan fitnah dan keraguan dalam hati kalian."

Al-Bid`ah li Ibn Waddah 151


65f158749788d9e75ab4efc8ead91940


MERASA TELAH BERJASA

Banyak saudara/i kita yang berlomba kepada kebaikan..
Tuk menebar sunnah..
Mengajak manusia kepada jalan Allah..
Majelis majelis taklim merebak..
Grup grup BB/WA merambah..
Berbagai media telah menjadi wasilah..

Namun..
Ada sesuatu..
Terkadang kita terkena ujub..
Merasa telah berjasa untuk dakwah..

Padahal..
Kalau bukan karena Allah yang memberi hidayah..
Tentu kita tersesat jalan..

Robbuna berfirman:

بمنون عليك أن أسلموا قل لا تمنوا علي إسلامكم بل الله يمن عليكم أن هداكم للإيمان

"Mereka mengungkit keislaman mereka kepadamu. Katakan, "Janganlah kamu mengungkit keislaman kalian kepadaku, tetapi Allahlah yang memberikan kepada kalian hidayah kepada iman." (Al Hujurot: 17).

Pujilah Allah atas nikmat hidayah sunnah..

Pujilah Allah yang telah memberi kekuatan menebar sunnah..

Ada sesuatu lain..

Ya.. Ini juga penting..

Radio, televisi, grup BBM, WA, Instagram, Facebook dan sebagainya..
Hanyalah wasilah dan bukan tujuan..

Namun..
Terkadang kita berbangga dengan nama...
Sehingga menjerat kita dalam tali hizbiyyah..

Padahal Allah Ta'ala berfirman:

ولا تكونوا من المشركين من الذين فرقوا دينهم وكانوا شيعا كل حزب بما لديهم فرحون


"Janganlah kalian seperti kaum musyrikin. Orang-orang yang memecah belah agama dan mereka menjadi berkelompok-kelompok. Setiap kelompok berbangga dengan apa yang ada pada mereka." (Ar Ruum: 31-32).


Inilah hakikat hizbiyyah..
Berbangga dengan nama organisasi..
Berbangga dengan ustadz fulan..
Berbangga dengan radio anu..
Lalu memberikan loyalitas dan permusuhan di atasnya..
Musibah..
 
Saudara/i ku..

Itu adalah sebagian kecil dari penyakit dakwah..
Yang merusak perjalanan mulia ini..

Semoga keberkahan selalu menyapa kita di hari ini..

Ditulis oleh :
Ustadz Abu Yahya Badru Salam hafizhahullah..




f8792e70ad09a6c9d4817aae5044d522


📎 HADAPKAN SEGALA KESEDIHANMU KEPADA ALLAH!

👤 Al-Munawiy -rahimahullah- berkata,

Semulia-mulianya ibadah dan inti segala ketaatan adalah hati menghadapkan segala kesedihannya kepada Pemiliknya (yakni, Allah). Lantaran itu, apabila kesempitan hidup menimpanya, maka dia menunggu kelonggaran dari Allah, bukan dari selain-Nya."

📒 Faidhul Qodir (2/44).

5cb643f254bf0b9005ef2a07896ff407


Al Hasan Al Bashri berkata, “Hati-hati dengan sikap menunda-nunda. Engkau sekarang berada di hari ini dan bukan berada di hari besok. Jika besok tiba, engkau berada di hari tersebut dan sekarang engkau masih berada di hari ini. Jika besok tidak menghampirimu, maka janganlah engkau sesali atas apa yang luput darimu di hari ini.”

📝Ma’alim fii Thoriq Tholabil ‘Ilmi, Dr. ‘Abdul ‘Aziz bin Muhammad bin ‘Abdillah As Sadhaan, 30, Darul Qobis

🌐(Link)

fdcd28972476c438f7f9b8df7e985d61


📎 APAKAH INI SUDAH ZAMANNYA?
.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda:
.
"Akan datang suatu zaman di mana seseorang tidak lagi peduli terhadap apa yang ia peroleh, apakah dari yang halal atau dari yang haram."
.
📚 Shahih Al-Bukhari: 1918


271de3ad2d70f89e51ff4c5c15d93f33


Ramadhan Waktu Perbaikan Diri

Di riwayatkan dari Abu Said Al-Khudry radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Taala memiliki hamba-hamba yang di merdekakan dari Api Neraka, pada setiap hari dan malam -yakni di bulan Ramadhan-, dan sesungguhnya setiap muslim memiliki doa yang mustajab pada setiap harinya"
[HR. Al-Bazzar, Shahih Targhib hadits 1002 bab puasa]

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, di dalamnya bertabur keridhaan Allah dan pahala dari-Nya. Mudah bagi seorang untuk berbuat kebaikan dan berebut pahala di bulan ini, maka tepatlah bila bulan ini kita jadikan acuan perbaikan diri.

Oleh Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud Al-Atsary hafidzhahullah
generate by :Link

a8f68f9db9490cff919f9b89b78c6394


EMANG IYA HORMAT KEPADA BENDERA TERMASUK KESYIRIKAN?
➖➖➖➖➖➖➖

Dikutip dari Tulisan Al-Ustadz Raehanul Bahraen

1. Terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai hukum hormat bendera, ada yang melarang karena dianggap bid’ah dan ada yang membolehkan karena hormat bendera tidak sampai pada tahap ibadah dan bendera di zaman ini hanya sebagai syiar/lambang negara, tidak sampai pada tahap pengagungan ibadah.

2. Kami cenderung kepada pendapat ulama yang membolehkan karena orang yang hormat bendera tidak ada dalam hatinya pengagungan ibadah terhadap bendera.

3. Hormat bendera bukan termasuk kesyirikan.

4. Secara hukum indoneisa, boleh tidak angkat tangan untuk hormat bendera dan apabila ada rakyat melakukan hal ini, hendaknya tidak langsung dtuduh “anti-NKRI” atau tidak cinta terhadap Indonesia.
Demikian semoga bermanfaat

Sumber: Link
Copyright © 2025 Link


25e51db458de2009764f61d09f85385a


🌅 @sunnahstori x @thesunnah_path


Awal Rusaknya Wanita

Asy-Syaikh Bakr Abu Zaid As-Salafy rahimahullah berkata,

“Rusaknya para wanita disebabkan awalnya ialah bermudah-mudahnya (wanita) dalam bergaul atau berinteraksi dengan para laki-laki.“

(Hirasatul Fadhilah, 114)

Bantu Subscribe
Link

Media Official @sunnahstori
👇

🖥 Youtube : Link
🌐 Telegram : Link
📱 Instagram : Link
💻 Facebook : Link

02db9d593068357a8a914aa69d08d104


BEGITU ISTIMEWANYA 10 HARI INI SAMPAI-SAMPAI ALLAH BERSUMPAH DENGANNYA
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Karena besarnya keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ini, Allah Ta’ala sampai bersumpah dengannya dalam firman-Nya:

“Dan demi malam yang sepuluh.” (Qs. al-Fajr: 2).

Yaitu: sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah, menurut pendapat yang dikuatkan oleh Ibnu Katsir dan Ibnu Rajab[Lihat Tafsir Ibnu Katsir (4/651) dan Latha-iful Ma’aarif (hal. 20).],

[serta menjadi pendapat mayoritas ulama].

Sumber: Link
Copyright © 2024 Link

9c3031c5ba37afedaebc16d598d924f7


Anas radhiyallahu ‘anhu berkata,

قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الْمَدِينَةَ وَلأَهْلِ الْمَدِينَةِ يَوْمَانِ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَقَالَ « قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَإِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ يَوْمَيْنِ خَيْراً مِنْهُمَا يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ النَّحْرِ

“Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari raya untuk bersenang-senang dan bermain-main di masa jahiliyah. Maka beliau berkata, “Aku datang kepada kalian dan kalian mempunyai dua hari raya di masa Jahiliyah yang kalian isi dengan bermain-main. Allah telah mengganti keduanya dengan yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari raya Idul Fithri dan Idul Adha (hari Nahr)” (HR. An Nasai no. 1556 dan Ahmad 3: 178, sanadnya shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim sebagaimana kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth)

a8e66b804dad481f61b289452ef858cf


AMBULANCE SIAP MENJALANKAN TUGAS !

Dengan Pelayanan Ambulance Gratis 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung kontak Hotline 082177334455

Link">wa.me

InsyaaAllah 24 Jam Gratis Untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo Kota dan Gresik Kota.

Agar layanan Ambulance Gratis ini terus di rasa manfaatnya oleh masyarakat. yuk mari saling mendukung dalam operasional ambulnce muslim biker indonesia Surabaya Chapter agar bermanfaat semakin luas.

gratis mbisurabaya

c4e38be2e4de23bb95a0934c54ad9de1


Maksiat Orang Tua Merusak Anak di Pondok
🎙️ Ustadz Abdur Rouf
🎥 Link

📝 Jangan merasa aman ketika anak sudah di pesantren namun orang tua di luar terus bermaksiat. Kemaksiatan orang tua dapat `menembus` tembok pesantren dan mempengaruhi jiwa anak. Kesalihan orang tua adalah faktor utama penjagaan Allah Subhanahu wa Ta`ala terhadap anak-anaknya.



ce4125b6eb5ed7f0a10618b3b21fe0d3


📌 JANGAN UCAPKAN PERKATAAN INI!

Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه berkata:

“Seandainya salah seorang di antara kalian menggigit bara apI sampai dingin (padam), atau menggenggamnya sampai dingin, maka itu lebih baik daripada dia berkata tentang sebuah perkara yang telah Allah takdirkan (untuk terjadi): ‘Seandainya ia tidak terjadi’.”

📚 Al-Mu’jam Al-Kabir no. 9171 oleh Ath-Thabrani رحمه الله

ba02d0377d43ff5dde9cca5198e555c2


Ancaman bagi orang yang tidak mau belajar ilmu agama