Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

SAYANGILAH HEWAN

Dari Abu Hurairah radhiyallahu, dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Seorang wanita pezina diampuni (dosanya) karena anjing yang ia temukan dekat sebuah sumur, (anjing itu) sedang menjulurkan lidahnya, beliau berkata: Dalam kondisi hampir mati kehausan. Wanita itu melepas alas kakinya lalu mengikatnya dengan kerudungnya, kemudian mengambilkan air (dari sumur) untuknya, maka dia diampuni karena (perbuatan) tersebut.
Sahih al-Bukhori:3074
Pesan :
1. Perbuatan yang dimata manusia kecil, bisa jadi menghapus dosanya, karena itu janganlah menganggap remeh perbuatan baik sekecil apapun.
2. Anjuran untuk menyayangi hewan.



layanan Ambulance MBISC
24 Jam Gratis Dalam Kota Surabaya
Sidoarjo & Gresik
(Syarat & ketentuan berlaku)
https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp">mbisc.my.id/ambulance*whatapp">https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Whatapp Group Dakwah
https://mbisc.my.id/gdmbisc">mbisc.my.id/gdmbisc">https://mbisc.my.id/gdmbisc

eTiket System
https://mbisc.my.id/tiketinfo/">mbisc.my.id/tiketinfo/">https://mbisc.my.id/tiketinfo/

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

acbd0066619f301b7de0a1c79601f0aa


PERINTAH MEMAKAI PAKAIAN BERWARNA PUTIH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Nabi ﷺ mengarahkan laki-laki agar memakai pakaian yang berwarna putih serta menggunakannya untuk mengafani orang yang meninggal karena merupakan pakaian yang paling baik.

Faidah dari Hadis
1- Anjuran memakai pakaian putih, namun dibolehkan warna lainnya.
2- Anjuran mengafani jenazah dengan warna putih.
3- Asy-Syaukāniy berkata, "Hadis ini menunjukkan perintah memakai pakaian berwarna putih serta mengafani jenazah dengannya karena ia lebih bersih dan lebih baik dari warna lainnya. Alasan warna putih lebih baik, jelas. Adapun alasan ia lebih bersih karena sekecil apa pun sesuatu yang mengenainya akan terlihat jelas. Oleh karena itu, warna putih diutamakan."


sumber: Link


d2150f1f0fb7012f26e58f4f00829ecb


Jangan Mencari Ridho Manusia

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Barangsiapa yang mencari ridho Allah saat manusia tidak suka, maka Allah akan cukupkan dia dari beban manusia. Barangsiapa yang mencari ridho manusia namun Allah itu murka, maka Allah akan biarkan dia bergantung pada manusia".

(HR. Tirmidzi no. 2414)

8cf2e0843606e15e23ab1492a6b607a8


Memperbanyak Syukur di setiap keadaan

6ac32bc999f85ed7418ef62615c4d708


APA YANG DIMAKSUD DENGAN BID`AH

Bid’ah dalam agama adalah perkara yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Bid’ah di sini adalah tata cara beragama yang tidak ada tuntunannya dari syari’at.

Imam Asy-Syathibi (wafat 790 H) menjelaskan definisi bid’ah sebagai berikut:

طريقة في الدين مخترعة تضاهي الشرعية، يقصَد بالسلوك عليها المبالغة في التعبد لله سبحانه

“Bid’ah adalah sebuah tata cara beragama yang diada-adakan, menyerupai syariat, dilakukan dengan maksud berlebih-lebihan dalam ibadah kepada Allah Subhanah.” (Al-I’tisham, 1/37)



© 2023 Link
Sumber: Link

21ec0ea04c9952eb6e3b9340a5a3eb53


BID`AH MEREDUPKAN SUNNAH

"Cinta Rasul kini telah berubah menjadi klaim yang diperebutkan setiap golongan.

Cinta Rasul yang dahulu diwujudkan dengan ittiba’ kepadanya.

Kini semakin luas maknanya hingga mencakup bid’ah segala."


775bd7c63008ae4245ac85eb0089a936


Malu Adalah Bagian Dari Iman
🎙️ Ustadz Abdurrahman Dani
🎥 Link

📝 Sifat malu adalah warisan para nabi terdahulu yang tidak pernah dihapus dalam syariat Islam. Malu tidaklah mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan. Jika rasa malu telah hilang, maka iman seseorang sedang mengalami penurunan drastis.


3c8f195e877786459c34d9110848a29f


⚠️⛔️✋🏻📢 Kesalahan Lisan Menghalangi Keberkahan Ilmu

Imam al-Auza’i rahimahullah berkata:

“Apabila Allah hendak menghalangi hamba-Nya mendapatkan berkah ilmu, sungguh Dia akan meletakkan berbagai kesalahan pada lisannya. Saya benar-benar melihat mereka sebagai orang yang paling sedikit ilmunya.”
📚 Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, hlm. 172

Ucapan ini merupakan peringatan keras bagi siapa pun yang menuntut ilmu. Ilmu bukan sekadar hafalan dan retorika, tetapi sebuah amanah besar yang harus dijaga dengan adab, kejujuran, dan rasa takut kepada Allah. Keberkahan ilmu — yaitu manfaat yang terus mengalir dan membimbing kepada amal serta keselamatan — tidak otomatis diberikan hanya karena seseorang belajar dan menyampaikan.

Salah satu sebab terbesar hilangnya keberkahan ilmu adalah kesalahan lisan — berbicara tanpa ilmu, menyampaikan sesuatu yang tidak benar, tergesa-gesa dalam menjawab tanpa dalil, atau lebih parah lagi, berbicara dengan hawa nafsu dan kebodohan.

Imam al-Auza’i rahimahullah — seorang ulama besar dari kalangan tabi’ut tabi’in — menegaskan bahwa ketika Allah menghendaki untuk menghalangi hamba dari keberkahan ilmu, maka Allah timpakan padanya “al-maghalith”, yaitu berbagai kesalahan dalam ucapan. Lisannya menjadi tidak lurus, ucapannya membingungkan, bahkan menyesatkan. Ini adalah adzab sebelum adzab akhirat — yaitu terhalang dari cahaya ilmu yang seharusnya menuntunnya menuju Allah.

Perhatikan, al-Auza’i tidak mengatakan bahwa orang itu tidak memiliki ilmu sama sekali, tetapi ilmunya tidak berkah. Ia mungkin hafal banyak kitab, menguasai banyak istilah, namun ucapannya malah jadi sebab kerusakan: memecah umat, menyebarkan kebingungan, atau menjatuhkan kehormatan sesama penuntut ilmu. Maka beliau menyimpulkan: “Saya melihat mereka sebagai orang yang paling sedikit ilmunya”. Artinya, meski tampak berilmu, hakikatnya kosong dari ilmu yang bermanfaat.

📌 Apa Sebab Terjadinya Hal Ini?
Kurangnya rasa takut kepada Allah (taqwa). Ilmu yang tidak dibarengi rasa takut akan Allah akan menjadi sebab kesombongan dan kebinasaan.

Tidak menjaga lisan. Berbicara sembarangan tentang agama tanpa dalil dan adab adalah ciri orang yang Allah hinakan.

Menuntut ilmu hanya untuk kepentingan dunia, bukan untuk mencari wajah Allah.

📌 Bagaimana Menjaga Keberkahan Ilmu?
Perbaiki niat: Tuntut ilmu semata-mata untuk mencari ridha Allah dan memperbaiki diri.

Jaga lisan: Jangan berbicara kecuali dengan ilmu dan adab.

Tawadhu' dan takut salah: Jangan merasa paling benar, dan selalu rujuk pada ulama rabbani.

Perbanyak istighfar dan doa: Minta kepada Allah agar dilindungi dari ilmu yang tidak bermanfaat dan lisan yang menyesatkan.

📌 Keberkahan ilmu bukan diukur dari banyaknya ucapan, panjangnya ceramah, atau ramainya pengikut. Keberkahan ilmu terlihat dari kemanfaatannya bagi diri dan orang lain, dan kemampuannya membimbing kepada ketaatan kepada Allah. Maka, berhati-hatilah dengan lisan. Bisa jadi justru lisan itulah yang menutup pintu keberkahan ilmu yang kita cari dengan susah payah.

Wallahu A'lam Bishawab

cec0f5a4f61a09ba3582e2e64f53ec5b


Safety Riding Menjaga Amanah
🎙️ Ustadz Subhan Bawazier
🎥 Link

📝 Memakai helm standar bukan sekadar aturan, tapi bentuk penjagaan terhadap amanah Allah Subhanahu wa Ta`ala berupa anggota tubuh. Biker hijrah harus paham mana yang manfaat dan mana yang membahayakan diri.