Born to Pray - Journey to Jannah

MUSLIM BIKER INDONESIA SURABAYA CHAPTER

Indahnya Touring Nikmatnya Kajian

Join With Us

Muslim Biker Indonesia (MBI) adalah wadah biker untuk belajar tentang keislaman, bagaimana menjadi muslim yang benar-benar hanya beribadah kepada Allah dan mengetahui cara beragama yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. MBI terbuka untuk semua biker, mulai dari motor dengan cc kecil sampai besar, mulai dari pecinta motoran sampai dengan anak komunitas dan club motor. Secara bentuk MBI bukanlah sebuah komunitas layaknya kelompok motor lain dan juga club motor, tapi wadahnya anak motor. MBI dibentuk pada Oktober 2017 atas kebutuhan para biker. Mereka berkumpul untuk menemukan cara mendekatkan diri kepada Allah dan mendapat ilmu tentang cara beribadah yang selayaknya dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kegiat dilakukan melalui kegiatan touring sambil diskusi tentang keislaman. Bahkan slogan MBI dalam menyemangati setiap perjalanan adalah Indahnya Touring Nikmatnya Kajian. Join with us

 
1

MEMAJANG GAMBAR

Rasulullah Shallallahualaihi Wasallam pulang dari safar. Ketika itu aku menutup jendela rumah dengan gorden yang bergambar (makhluk bernyawa). Ketika melihatnya, wajah Rasulullah berubah. Beliau bersabda:
wahai Aisyah orang yang paling keras adzabnya di hari kiamat adalah yang menandingin ciptaan Allah. Lalu aku memotong-motongnya dan menjadikannya satu atau dua bantal
(Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim).



layanan Ambulance MBISC
24 Jam Gratis Dalam Kota Surabaya
Sidoarjo & Gresik
(Syarat & ketentuan berlaku)
https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp">mbisc.my.id/ambulance*whatapp">https://mbisc.my.id/ambulance*whatapp

Instagram
https://mbisc.my.id/instagram">mbisc.my.id/instagram">https://mbisc.my.id/instagram

Join Member
https://mbisc.my.id/joinus">mbisc.my.id/joinus">https://mbisc.my.id/joinus

Whatapp Group Dakwah
https://mbisc.my.id/gdmbisc">mbisc.my.id/gdmbisc">https://mbisc.my.id/gdmbisc

Info
mbisc.my.id">https://mbisc.my.id

a989e712e945894c18e58ac09ba9d023


Bagi laki-laki khususnya suami, jangan sampai anda tidak bekerja dan berpangku tangan terus-menerus.

“Tetaplah bekerja walaupun tidak punya pekerjaan tetap”
Terkadang “Rasa gengsi” dan “tidak mau memulai” itulah yang membuat laki-laki menganggur lama dan tidak bekerja. Jika direnungi sangat banyak pekerjaan yang bisa menghasilkan harta walaupun sedikit. Paling minimal bisa memberikan makan keluarga. Misalnya
-Memulai bisnis sederhana menjual nasi kuning pagi-pagi pinggir jalan
-Memulai menjadi karyawan pembantu warung pinggir jalan
-Dan usaha lainnya dengan modal seadanya yang ada pada saat itu
Perhatikan hadits berikut, yaitu seorang yang bekerja seadanya mencari kayu di hutan kemudian menjualnya untuk penghidupannya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻷَﻥْ ﻳَﺄْﺧُﺬَ ﺍََﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺍَﺣْﺒُﻠَﻪُ ﺛُﻢَّ ﻳَﺎْﺗِﻰ ﺍﻟْﺠَﺒَﻞَ ﻓَﻴَﺎْﺗِﻰَ ﺑِﺤُﺰْﻣَﺔٍ ﻣِﻦْ ﺣَﻄَﺐٍ ﻋَﻠَﻰ ﻇَﻬْﺮِﺥِ ﻓَﻴَﺒِﻴْﻌَﻬَﺎ ﻓَﻴَﻜُﻒَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﻬَﺎ ﻭَﺟْﻬَﻪُ ﺧَﻴْﺮٌﻟَﻪُ ﻣِﻦْ ﺍَﻥْ ﻳَﺴْﺄَﻝَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺍَﻋْﻄَﻮْﻩُ ﺍَﻭْ ﻣَﻨَﻌُﻮْﻩُ .

“Sesungguhnya, seorang di antara kalian membawa tali-talinya dan pergi ke bukit untuk mencari kayu bakar yang diletakkan di punggungnya untuk dijual sehingga ia bisa menutup kebutuhannya, adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik mereka memberi atau tidak”. [1]
Yang paling penting adalah tawakkal, sebagaimana tawakkal burung. Burung bergerak dahulu, keluar dahulu untuk mencari makan, padahal burung tidak tahu di mana makanannya, tetapi poinnya adalah: tetap bergerak dan tetap bekerja [2]
Bisa saja Allah akan bukakan pintu rezeki selanjutnya, misalnya:
-Warung nasi kuningnya berkembang pesat, punya nama dan punya banyak cabang dan berhasil
-Setelah menjadi karyawan warung, ia bisa mempelajari dan membuka warung sendiri kemudian berkembang san sukses dengan banyak cabang
Perhatikan bagaimana Nabi Dawud, seorang raja, akan tetapi makan dari hasil usahanya sendiri.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻛَﺎﻥَ ﺩَﺍﻭُﺩُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺴَّﻼﻡُ ﻻَﻳَﺄْﻛُﻞُ ﺍِﻻَّ ﻣِﻦْ ﻋَﻤَﻞِ ﻳَﺪَِﻩِ .

“Nabi Daud tidaklah makan, melainkan dari hasil usahanya sendiri”.[3]
Demikian juga nabi Zakaria yang seorang tukang kayu, meskipun beliau adalah Nabi dan memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah, beliau tidak malu menjadi tukang kayu
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻛَﺎﻥَ ﺯَﻛَﺮِﻳَّﺎ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺴَّﻼﻡُ ﻧَﺠَّﺎﺭًﺍ .

“Nabi Zakaria Alaihissalam adalah seorang tukang kayu”.[4]
Jadi, jangan sampai kita hanya berpangku tangan saja, tidak mau bekerja hanya karena gengsi dan terlalu banyak rencana dan ingin kesempurnaan sehingga tidak mau memulai.

@Yogyakarta Tercinta
Penyusun: Raehanul Bahraen
Artikel Link

Catatan Kaki:
[1] HR Bukhari, no. 1471
[2] Silahkan baca penjelasan

6a219c32ff4fc19dc3338e778f85980c


📎 IBADAH TERBESAR YANG MENDATANGKAN AMPUNAN

Al-Imam Muhammad bin Nashr al-Marwazy rahimahullah berkata,

‏لا نعلم طاعة يدفع الله بها العذاب مثل الصلاة.

"Kami tidak mengetahui sebuah ketaatan yang dengannya Allah melenyapkan azab semisal shalat."

📚 Ta’zhimu Qadrish Shalah, jilid 1 hlm. 230

6255a07eafa201d2116f255d7e4f62ac


BIRRUL WALIDAIN SEBELUM TERLAMBAT

Salah satu perintah Allah Ta’ala untuk hamba-Nya adalah perintah untuk birrul walidain. Birrul walidain artinya berbakti kepada orang tua. Birrul walidain adalah hal yang diperintahkan dalam agama. Oleh karena itu bagi seorang muslim, berbuat baik dan berbakti kepada orang tua bukan sekedar memenuhi tuntunan norma susila dan norma kesopanan, namun yang utama adalah dalam rangka menaati perintah Allah Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah Ta’ala berfirman:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua” (QS. An Nisa: 36).

Sumber : IG Minhajul Muslim

1dcba35884d9582eacf00e392a6760f2


Dzikir Akan Menjadi Cahaya Di Dunia Dan Akhirat

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

الـذّكـر نــورٌ للذّاكـر فـي الـدّنـيا ، ونــورٌ لــه فــي قـبــره ، ونورٌ له في معادِهِ يسعى بين يديه على الصّراط فما استـنارت القـلوب والقبور بمثل ذكـر اللّٰـه

"Dzikir akan menjadi cahaya di dunia bagi orang yang melakukannya, dan menjadi cahaya bagi pelakunya ketika di dalam kuburnya, dan cahaya bagi pelakunya di akhirat nanti yang memberikan penerangan di hadapannya saat melewati shiroth, maka tidak ada yang dapat menerangi qalbu seorang hamba dan kuburannya seperti amalan dzikir kepada Allah". (Alwaabilu Shoib 50)

Link

9dd3816c643ce826ae3061abe3d22ebf


MBAH, PERMISI, MAU LEWAT

Takut kepada jin disertai pengagungan dan merendahkan diri di hadapan mereka, ini termasuk takut kesyirikan. Ciri khas takut semacam ini, ketika ada orang yang hendak melewati tempat sunyi atau dianggap angker, dia akan tetap mendatangi tempat itu, sambil mohon pamit dan minta izin.

Contoh kasus yang sering kita jumpai di masyarakat, ada orang yang ketika hendak melewati kuburan, atau jalan yang hawanya angker, dia minta izin untuk lewat. ‘Mbah, nyuwun sewu, mau lewat.’

Kebiasaan semacam ini termasuk tradisi orang musyrikin jahiliyah. Allah berfirman, menceritakan salah satu komentar jin tentang manusia,

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الْإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا

“Ada beberapa orang di antara manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa.” (QS. al-Jin: 6).

Ibnu Katsir menjelaskan,

كنا نرى أن لنا فضلا على الإنس؛ لأنهم كانوا يعوذون بنا، إي: إذا نزلوا واديا أو مكانا موحشا من البراري وغيرها كما كان عادة العرب في جاهليتها. يعوذون بعظيم ذلك المكان من الجان، أن يصيبهم بشيء يسوؤهم …،

Kami para jin merasa lebih mulia dibandingkan manusia, karena mereka meminta perlindungan kepada kami. Yaitu ketika mereka melewati lembah atau tempat asing di darat maupun lainnya. Dan ini kebiasaan masyarakat arab jahiliyah. Mereka memohon perlindungan terhadap raja jin yang diyakini menguasai tempat itu, agar mereka dilindungi dari segala hal yang membahayakannya.

فلما رأت الجن أن الإنس يعوذون بهم من خوفهم منهم، { فَزَادُوهُمْ رَهَقًا } أي: خوفا وإرهابا وذعرا، حتى تبقوا أشد منهم مخافة وأكثر تعوذا بهم

Ketika jin menyaksikan manusia meminta perlindungan kepadanya, karena rasa takut mereka kepada jin, maka manusia itu menambah bagi jin itu rasa sombong, dengan ketakutan mereka dan kerendahan mereka. Sehingga manusia menjadi sangat takut kepada jin dan sering memohon perlindungan kepada jin. (Tafsir Ibn Katsir, 8/239).



Referensi: Link

894c49168efd8fe0d047bf819a961ad1


Hati-hati memuji diri sendiri. “Saya itu seperti ini dan seperti itu, yang lain tidak bisa.”
Hati-hati dan waspada dari memuji dan mentazkiyah diri sendiri.

Al-‘Izz ibnu ‘Abdis Salam berkata, “Engkau memuji dirimu sendiri lebih parah daripada engkau memuji orang lain. Karena kesalahan seseorang di matanya sendiri lebih ia tahu banyaknya dibanding mengetahui kesalahan orang lain. Kecintaanmu pada sesuatu itu membutakan dan menulikan. Dan memang betul, tidak ada yang disukai kecuali diri sendiri. Oleh karena itu, kita lebih suka melihat ‘aib (kekurangan) orang lain daripada memperhatikan kekurangan diri sendiri. Juga kita lebih mudah memberi toleransi jika diri kita kurang, namun tidak bagi yang lain.”

Tidak boleh seseorang memuji dirinya sendiri kecuali jika ada hajat untuk hal itu. Misalnya:

Pertama: Ingin melamar seorang wanita dan ia mengemukakan keistimewaan dirinya.

Kedua: Ingin memperkenalkan kemampuan dirinya dalam memenej pemerintahan dan mengurus agama seperti yang terjadi pada Nabi Yusuf ‘alaihis salam. Yusuf berkata,

اجْعَلْنِي عَلَى خَزَائِنِ الْأَرْضِ إِنِّي حَفِيظٌ عَلِيمٌ

“Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir); sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan.” (QS. Yusuf: 55)

Ketiga: Boleh memuji diri sendiri agar bisa dicontoh. Tentu ini bagi orang yang benar-benar niatannya untuk dicontoh orang lain dan aman dari penyakit riya’ dan sum’ah. Seperti Nabi kita sendiri pernah berkata,

أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ فَخْرَ وَبِيَدِى لِوَاءُ الْحَمْدِ وَلاَ فَخْرَ وَمَا مِنْ نَبِىٍّ يَوْمَئِذٍ آدَمُ فَمَنْ سِوَاهُ إِلاَّ تَحْتَ لِوَائِى وَأَنَا أَوَّلُ مَنْ تَنْشَقُّ عَنْهُ الأَرْضُ وَلاَ فَخْرَ

“Aku adalah pemimpin (sayyid) anak Adam pada hari kiamat. Aku katakan ini bukan untuk menyombongkan diri. Di tanganku ada bendera Al-Hamdi. Aku katakan ini bukan untuk menyombongkan diri. Tidak ada seorang nabi pun, tidak pula Adam, juga yang lainnya saat itu melainkan berada di bawah benderaku. Aku orang pertama yang keluar dari kubur. Aku katakan ini bukan untuk menyombongkan diri.” (HR. Tirmidzi, no. 3148; Ibnu Majah, no. 4308. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Semoga bermanfaat.
Sumber Link

0b24aade66796d4d70bee107d5cfb076


Semoga Allah mudahkan kita untuk menuntut ilmu agama

60abade4ff514589e8aaf86fe3c7f13a


Ilmu yang Allah berikan seyogianya semakin membuat kita mengenal Allah dan kemahaberilmuan-Nya, karena tidak mungkin agama yang sangat mulia ini diturunkan kecuali oleh Yang Maha Berilmu, Yang Maha Pengasih dan Penyayang kepada kita.

Lalu bagaimanakah hubungan kita dengan Rabbul ‘Aalamiin?

Bukankah fitrah manusia itu cenderung mendekat kepada pihak yang sayang kepadanya?

Mutiara hikmah dari kajian Riyadhush Shalihin:
912. MAKANLAH YANG TERDEKAT DARIMU
Link

85db6d7848087cb3231e2ecedd5cc476


Bismillah
Barakallahu fik
Ustadz Ahmad Zainuddin Al-Banjari, Lc حفظه اللّٰه
🎥Judul vidio:
Hadits Munkar Melihat Hewan Kurban Sendiri

Telegram:
Link

74be7fd6a1218229695d3cd36c58a4bc


JANGAN REMEHKAN BELAJAR ILMU AGAMA

BELAJAR AGAMA ADALAH IBADAH YANG PALING AFDHAL

Imam Ahmad mengatakan,

“’Belajar ilmu agama adalah amal yang paling afdhal (utama), bagi orang yang niatnya benar.’ Beliau ditanya, ‘Bagaimana niat yang benar dalam belajar?’ Jawab Imam Ahmad, ‘Diniatkan dalam rangka tawadhu’ di hadapan ilmu dan menghilangkan ketidaktahuan dari dirinya.’” (Al-Furu’ Ibnu Muflih, 2:339)

Maksud kalimat “belajar ilmu agama menjadi amal yang paling afdhal” adalah lebih afdhal setelah amal yang wajib, karena amal yang paling afdhal adalah amal yang wajib.

Dikutip dari Buku Fiqh Bermadzhab

sumber: @amminurbaits

2b1ee4eca2291528acab9872cdd9e1c2


بسْـــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


BOLEHKAH WANITA MUSLIMAH ZIARAH KUBUR..?
____✒️

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh, Ijin bertanya ustadz, bolehkah perempuan ziarah ke kubur..?

JAWABAN :

Wa’alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh

Ada khilaf dalam masalah ini, mayoritas ulama membolehkannya, dan ini yang ana kuatkan, karena banyak dalil yang mendukungnya.

● Diantaranya hadits ‘Aisyah Rodhiallahu ‘anha, suatu ketika pernah bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam.

“Jika aku berziarah kubur, apa yang kubaca..?”

Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Bacalah..”

Dalam hadits ini beliau tidak melarang istri beliau dari amalan berziarah, bahkan beliau mengajarinya do’a berziarah.

Ini menunjukkan bolehnya berziarah bagi seorang muslimah.

📌 Namun demikian, ada LARANGAN MEMPERBANYAK ziarah bagi kaum muslimah, yaitu dalam sabda beliau yang lain:

“Laknat Allah atas kaum perempuan yang memperbanyak ziarah kubur..”

Begitu pula jika ziarah itu mendatangkan mudharat bagi perempuan tertentu, atau menjadi fitnah bagi orang lain, maka ziarah menjadi terlarang baginya, karena mudharat yang ditimbulkannya tersebut.
Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat.

🍃🍃

🖊 Dijawab oleh:
Ustadz Dr. Musyaffa' Ad Dariny, MA, حفظه الله تعالى
Dewan Pembina Yayasan Risalah islam

Dibagikan Oleh : Mutiara Risalah Islam
>>>>>>>>🌺🌺<<<<<<<<

📚 Mau Dapat Tambahan Ilmu Setiap Hari dari Ustadz Dr. Musyaffa' ad Dariny, M.A, Asatidzah Pengajar di Yayasan Risalah Islam Hafizhakumullah & Mutiara Riasalah Islam lainnya?

👤 Daftarkan diri anda
📝 In syaa Allahu ta'alaa anda akan mendapatkan Nasehat, Artikel, Tanya Jawab Terbaik Setiap Hari di Group WA Mutiara Risalah Islam

📲 Cara Daftar Silahkan Ketik [ Nama, Nomor WA, Jenis Kelamin dan Alamat Asal/Domisili ] kirim ke NO WA : Link">wa.me

📌 NB : Group Muslim & Muslimah TERPISAH

Mari dukung YAYASAN RISALAH ISLAM dengan Follow/Mengikuti Akun Official kami :

👥 Facebook : Link
📸 Instagram : @Link
📬 Channel Telegram : Link

🌾 Semoga bermanfaat 🌿

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم

•┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈•

afc8d5f281ccaad157304a0ab0a48bc3


HAL YANG DILAKUKAN SEBELUM TIDUR DI MALAM HARI

Dari Jabir bahwa rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

أطفئوا المصابيح إذا رقدتم، وغلقوا الأبواب، وأوكوا الأسقية ، وخمروا الطعام والشراب ". وأحسبه قال : " ولو بعود تعرضه عليه

Padamkanlah lampu jika kalian tidur, tutuplah pintu, tutuplah bejana, dan tutuplah makanan dan minuman, dan aku mengira beliau bersabda: walaupun dengan kayu/papan yang engkau taruhkan di atasnya.

📚 HR. Bukhari, no: 5624

Link
@Linkuh x @thesunnah_path

cf43020d3f779922b098d4e7591e9b0a


Imam al-Auza`i rahimahullah berkata,

إن المؤمن يقول قليلا ويعمل كثيرا، وإن المنافق يتكلم كثيرا ويعمل قليلا.

"Sesungguhnya, seorang mukmin itu sedikit berkata dan banyak beramal. Adapun orang munafik, banyak berbicara dan sedikit beramal."

[Sumber: Siyar A`lamin Nubala`, jilid 7, hlm. 125]

c7a969c1ff812e87ab983ca8679bb397


🎬 Sejarah Asal Usul Maulid
Ustadz Dr Khalid Basalamah, MA حفظه الله

7a30e3afdd49e630b0babd6f52c25859


📎 ANTARA PERGAULAN YANG BAIK DAN PERGAULAN YANG BURUK

👤 Imam Malik rahimahullah ta'ala mengatakan :

"Wajib bagimu bergaul dengan orang yang ucapannya bisa menambah ilmumu dan perbuatannya menyerumu kepada akhirat. Dan jauhilah bergaul dengan orang-orang yang ucapannya menyakitimu dan melemahkan agamamu serta perbuatannya menyerumu kepada dunia".

📚 (Tartib Al-Mudarik hal. 64)

14fbad1a1b1b8ac4f10d1badfa4ca3f8


HUKUM WANITA YANG MEMBACA AL-QUR`AN TANPA MEMAKAI HIJAB
➖➖➖➖➖➖

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin ditanya tentang hukum wanita yang membaca Alquran tanpa memakai jilbab. Apakah semacam ini dibolehkan?
Beliau menjawab, “Untuk membaca Alquran, tidak ada persyaratan bagi wanita untuk menutup kepalanya. Karena tidak disyaratkan untuk menutup aurat ketika membaca Alquran. Berbeda dengan shalat. Shalat seseorang bisa tidak sah kecuali dengan menutup aurat.”


sumber:
Fatawa Nurun ala ad-Darb: Link dalam Link

92c74b2f37df862aa43d7c8454983197


[Jangan Remehkan Maksiat]

🗣 Syaikh Utsman Al Khamis

________

Bismillah… Yuk dukung dakwah kami agar dakwah ini tersebar dengan memfollow instagram kami dan share postingan ini.

📱instagram : @Linknah_
📱telegram : @Dailysunnahofficial
📱halaman facebook : Daily sunnah

375b6ef6497cd82f900519469d81f683


Hadits Arbain Nawawi Ke 27: Fatwa Hati Antara Kebaikan dan Dosa


Serial terbaru Yufid TV kali ini membahas kitab hadits arbain Nawawi lengkap dengan terjemahan yang InsyaAllah bermanfaat bermanfaat untuk yang sedang mencari hadits arbain nawawi, arbain nawawi, kitab arbain nawawi, syarah arbain nawawi, hadits arbain an nawawi, hadis arbain nawawi, kitab syarah arbain nawawi, arbain an nawawi, hadits arbain nawawi lengkap. Yuk ikuti terus serial hadits arbain nawawi dari hadits ke 1 dan seterusnya.

Video Hadits Arbain Nawawi ke 27 kali ini membahas tentang fatwa hati antara kebaikan dan dosa. Berikut teks Hadits Arbain ke 27.

الحَدِيْثُ السَّابِعُ وَالعِشْرُوْنَ

عَنِ النَّواسِ بنِ سَمعانِ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، عَنِ النَّبيِّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( البِرُّ حُسْنُ الخُلُقِ ، والإثْمُ : ما حَاكَ في نَفْسِكَ ، وكَرِهْتَ أنْ يَطَّلِعَ عليهِ النَّاسُ )) . رواهُ مسلمٌ

وَعَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَدٍ قَالَ : أَتَيْتُ رَسُولَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، فَقَالَ : (( جِئْتَ تَسْأَلُ عَنِ البِرِّ وَالإِثْمِ ؟ )) قُلْتُ : نعَمْ ، قَالَ : (( اِسْتَفْتِ قَلْبَكَ ، الِبرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ ، وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ القَلْبُ ، وَالإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ ، وَتَردَّدَ فِي الصَّدْرِ ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ ))حَدِيْثٌ حَسَنٌ رَوَيْنَاهُ فِي ” مُسْنَدَي ” الإِمَامَيْنِ أَحْمَدَ وَالدَّارميِّ بِإسْنَادٍ حَسَنٍ

Hadits Kedua Puluh Tujuh
Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Al-birr adalah husnul khuluq (akhlak yang baik). Sedangkan al-itsm adalah apa yang menggelisahkan dalam dirimu. Engkau tidak suka jika hal itu nampak di hadapan orang lain.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 2553]

Dari Wabishah bin Ma’bad radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda, ‘Apakah engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan dan dosa?’ Aku menjawab, ‘Ya.’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Mintalah fatwa kepada hatimu. Kebajikan itu adalah apa saja yang jiwa.merasa tenang dengannya dan hati merasa tentram kepadanya, sedangkan dosa itu adalah apa saja yang mengganjal dalam hatimu dan membuatmu ragu, meskipun manusia memberi fatwa kepadamu.’” (Hadits hasan. Kami meriwayatkannya dalam dua kitab Musnad dua orang imam: Ahmad bin Hambal dan Ad-Darimi dengan sanad hasan)



4018ade0a899b2f3144571fad016f02f


PERHATIKAN ADAB DAN AKHLAKMU WAHAI PENUNTUT ILMU

Nasehat tersebut dari seorang ulama yaitu syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah, beliau berkata,

طالب العلم : إذا لم يتحل بالأخلاق الفاضلة فإن طلبه للعلم لا فائدة فيه

“Seorang penuntut ilmu, jika tidak menghiasi diri dengan akhlak yang mulia, maka tidak ada faidah menuntut ilmunya.”[1]

Memang demikian contoh dari para ulama sejak dahulu, mereka sangat memperhatikan adab dan akhlak. Jangan sampai justru dakwah rusak karena pelaku dakwah itu sendiri yang kurang adab dan akhlaknya. Ulama dahulu benar-benar mempelajari adab dan akhlak bahkan melebihi perhatian terhadap ilmu.

a5239e4c256720a6f0b0111e4d380ba4



-
Wanita Yang Meninggalkan Shalat⁣
.
Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata :⁣
⁣.
إن التي لا تصلي شر من الزانية والسارقة و شاربة الخمر
⁣.
“Sesungguhnya wanita yang tidak melaksanakan sholat itu lebih jelek daripada wanita pezina, pencuri dan pemabuk.”⁣
⁣.
📖 Jamiul Masail 4/152
__

dd964fe69d725dabe4a999e1c2e07d42


📎 AZAB DAN HUKUMAN BAGI PELAKU HOMOSEKSUAL

Azab yang menyiksa kaum Sodom belum pernah Allah subhanahu wa ta’ala turunkan kepada siapa pun dari umat-umat yang ada. Hukuman bagi para pelakunya juga khusus.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

فَأَخَذَتۡهُمُ ٱلصَّيۡحَةُ مُشۡرِقِينَ ٧٣ فَجَعَلۡنَا عَٰلِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمۡطَرۡنَا عَلَيۡهِمۡ حِجَارَةً مِّن سِجِّيلٍ

“Mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras.”

📚 QS. Al-Hijr: 73 - 74
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

38cad2a055a1cba4f919dbedf00d9177


KEUTAMAAN SEDEKAH ILMU

Al Alamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:

Sedekah ilmu lebih kekal berkesinambungan dan lebih sedikit biayanya Karena bisa jadi seorang yang berilmu berbicara dengan satu kalimat, namun yang mengambil manfaatnya adalah manusia dari berbagai generasi
Sumber : [Syarah Hilyah Thalibul Ilmi 1/258]

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

🎙 قال العلامة ابن عثيمين رحمه الله تعالى :

-‏ ‌‌‏وصدقة العلم أبقى دواماً وأقل كلفةً ، لأنه ربما تكلم العالم بكلمة ، ينتفع بها أجيال من الناس ‏
✒【 ‏شرح حلية طالب العلم (٢٥٨/١) 】

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••
______________________________________

27ad342c4159a828dc8d9b7f565999ff


Ibnu Katsir menjelaskan bahwa manusia ditakut-takuti kemiskinan sehinga menjadi pelit terhadap hartanya. Beliau berkata,

يخوفكم الفقر ، لتمسكوا ما بأيديكم فلا تنفقوه في مرضاة الله

“Setan menakut-nakuti kalian akan kemiskinan, agar kalian menahan harta ditangan kalian dan tidak kalian infakkan untuk mencari ridha Allah.” [Tafsir Ibnu Katsir]

Manusia semakin takut dengan kemiskinan karena sifat dasar manusia sangat cinta terhadap harta dan harta adalah godaan (fitnah) terbesar manusia. Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu ‘alihi wa sallam,

إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً، وَفِتْنَةَ أُمَّتِي الْمَالُ

“Sesungguhnya pada setiap umat ada fitnah (ujiannya) dan fitnah umatku adalah harta” [HR. Bukhari]

Kunci agar bisa lepas dari godaan setan ini adalah tetap merasa qana’ah dan giat bekerja. Seseorang akan terus merasa kurang dan miskin apabila tidak merasa qana’ah dan selalu melihat orang lain yang berada di atasnya dalam urusan dunia. Mayoritas pergaulannya adalah orang-orang yang lebih kaya sehingga ia tidak merasa qanaah, karenanya kita diperintahkan untuk selalu melihat yang berada di bawah kita dalam urusan dunia.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

انظروا إلى من هو أسفل منكم ولا تنظروا إلى من هو فوقكم ، فهو أجدر أن لا تزدروا نعمة الله عليكم

“Lihatlah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau lihat orang yang berada di atasmu. Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.”[HR. Bukhari dan Muslim]

Kunci lainnya adalah agar kita giat bekerja, kreatif dan tidak gengsi dalam mencari harta. Apapun pekerjaaannya yang penting halal, maka laksanakan saja tanpa harus gengsi. Inilah bentuk tawakkalnya burung, sebagaimana dalam hadits:

ﻟَﻮْ ﺃَﻧَّﻜُﻢْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺗَﻮَﻛَّﻠُﻮﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺣَﻖَّ ﺗَﻮَﻛُّﻠِﻪِ ﻟَﺮُﺯِﻗْﺘُﻢْ ﻛَﻤَﺎ ﻳُﺮْﺯَﻕُ ﺍﻟﻄَّﻴْﺮُ ﺗَﻐْﺪُﻭ ﺧِﻤَﺎﺻًﺎ ﻭَﺗَﺮُﻭﺡُ ﺑِﻄَﺎﻧًﺎ

“Seandainya kalian sungguh-sungguh bertawakal kepada Allah, sungguh Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Allah memberi rezeki kepada seekor burung yang pergi dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang “ [Linkmidzi, hasan shahih]

Sumber: Link

2addf79158ec3f8a168d47fc6fddc74f


📎 QS. Al-Qashash [28]: 21

- Tafsir Ibnu Katsir -

Setelah ia mendapat berita dari lelaki tersebut yang menyatakan bahwa Fir¦aun dan seluruh orang negerinya sedang berbuat makar untuk menangkapnya, maka Musa keluar sendirian meninggalkan negeri Mesir, padahal sebelum itu ia tidak biasa mengembara, karena ia selalu hidup dalam kemewahan dan kesenangan serta kedudukan yang tinggi.

فَخَرَجَ مِنْهَا خَاۤىِٕفًا يَّتَرَقَّبُ قَالَ رَبِّ نَجِّنِيْ مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir. Dia berdoa, "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu." (Al-Qashash, [28:21])

Yaitu dari Fir¦aun dan pembesar-pembesar kerajaannya. Para ulama menyebutkan bahwa Allahﷻ mengirimkan kepada Musa seorang malaikat mengendarai kuda, lalu menuntun Musa ke jalan yang ditujunya, hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

🌐 Referensi Ayat : Link
Referensi Terjemahan & Tafsir : Al Qur`an  & Tafsir

b771cd8fc8da3052328559392b86a771


Kalimat pembuka agar doa kita Allah kabulkan..

ef2e5bf0e3e423360fc6a1196c71945d


PENTINGNYA NIAT

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوَى


Sesungguhnya semua amalan itu tergantung kepada niatnya, dan setiap orang itu tergantung apa yang dia niatkan.

HR Bukhari Muslim

┈┉┅━━••••━━┅┉┈

fe798733050c591ea5619c4f71309a32


SEDIKIT ATAU BANYAK

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallama bersabda,

مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يَسْتَتِرَ من النار ولو بشق تمرة، فليفعل

“Barangsiapa yang mampu menghindarkan diri dari api neraka walau hanya bersedekah dengan separuh kurma, maka lakukanlah.”
(HR Muslim 1016)

d5d443124f3483422e3dcfa42b87fad0


📎 Agar Meraih Puncak Keimanan

Muadz bin Jabal radhiallahu `anhu berkata:
"Seorang hamba tidak akan sampai pada puncak keimanan hingga dia:

Lebih menyukai sifat rendah hati daripada ketenaran,
Lebih menyukai apa yang sedikit dari dunia daripada yang banyaknya,
Memperlakukan orang yang dia sukai dan yang dia benci, sama di hadapan kebenaran, dan
Menerapkan hukum terhadap manusia sebagaimana dia terapkan terhadap dirinya sendiri dan keluarganya."

📚 (Az-Zuhd, Ibnul Mubarak 2/52)
Pernyataan ini mengungkapkan bahwa puncak keimanan bukan hanya terletak pada banyaknya ibadah atau pengetahuan, tetapi juga pada penerapan sikap-sikap mulia dalam kehidupan sehari-hari. Seorang hamba yang benar-benar mencapai puncak keimanan adalah yang mampu menundukkan nafsunya, mengutamakan kebenaran dan keadilan di atas segalanya, dan menjalani hidup dengan penuh rasa rendah hati serta kesederhanaan.

1. Menyukai Sifat Rendah Hati daripada Ketenaran:
Keimanan yang tinggi akan membawa seseorang untuk lebih mencintai sifat rendah hati (tawadhu') daripada mengejar ketenaran atau pujian. Rasulullah ﷺ sendiri adalah contoh teladan yang sempurna dalam hal ini, meski beliau adalah sebaik-baiknya makhluk, namun beliau sangat rendah hati dan tidak mencari kemuliaan dunia.

2. Menyukai Apa yang Sedikit dari Dunia:
Orang yang telah mencapai puncak keimanan akan lebih memilih hidup sederhana dan merasa cukup dengan apa yang sedikit, daripada berlarut-larut dalam mengejar harta dan kekayaan dunia. Hal ini mencerminkan bahwa kebahagiaan sejati tidak ditemukan pada banyaknya harta, tetapi pada rasa syukur dan kepuasan dalam hati.

3. Memperlakukan Semua Orang dengan Sama di Hadapan Kebenaran:
Sifat yang luar biasa dari seorang mukmin sejati adalah kemampuan untuk memperlakukan orang yang dia sukai dan yang dia benci dengan adil dan sama di hadapan kebenaran. Tidak ada ruang bagi kesenjangan atau pilih kasih, yang ada hanyalah komitmen untuk menegakkan kebenaran tanpa pandang bulu.

4. Menerapkan Hukum pada Diri Sendiri dan Keluarga:
Keimanan yang sempurna menuntut agar seseorang berlaku adil, tidak hanya kepada orang lain, tetapi juga terhadap dirinya sendiri dan keluarganya. Dia akan memastikan bahwa hukum dan prinsip-prinsip Islam diterapkan secara konsisten, tanpa ada kepentingan pribadi yang menghalangi.

Puncak keimanan bukanlah tujuan yang mudah dicapai, namun dengan ketulusan dan kesungguhan untuk menerapkan ajaran Islam dalam setiap aspek kehidupan, insya Allah kita dapat mencapainya. Semoga Allah memberi kita kekuatan untuk menjadi hamba-Nya yang selalu rendah hati, adil, dan mencintai apa yang benar, serta menjauhkan kita dari godaan dunia yang dapat menyesatkan kita dari jalan-Nya. Aamiin.

Wallahu A'lam Bishawab


cdfb8fc3abe3af879c9889ebd609617b


🌅 @sunnahstori x @thesunnah_path


ANJURAN UNTUK TIDUR SIANG

📜 Dari Anas bin Malik radhiyallahu`anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

قيلوا فإنَّ الشَّياطينَ لا تقيلُ

"Tidur siang lah kalian karena sesungguhnya setan tidak tidur siang."

📚 Dikeluarkan oleh Abu Nu`aim dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam ash-Shahihah 1647

salafytemanggung

Bantu Subscribe
Link

Media Official @sunnahstori
👇

🖥 Youtube : Link
🌐 Telegram : Link
📱 Instagram : Link
💻 Facebook : Link

960f48c2aebcc893f0b0ed0dbc7af656


"Sendirian"

"Wahai anak Adam, ketahuilah bahwasanya engkau meninggal sendirian, masuk ke dalam kuburanmu sendirian, dibangkitkan sendirian, dan engkau pun dihisab sendirian.
Wahai anak Adam, seandainya semua manusia taat kepada Allah sedangkan engkau bermaksiat kepada Allah, maka ketaatan mereka tidak akan memberikan manfaat kepadamu."

— Ibnu Jauzi Rahimahullah

1ff1641d942be6ccaa779ddbed2ea747


📎 Dua Musibah Terbesar

Ahmad bin Abul Hawari rahimahullah berkata:

“Tidaklah Allah menimpakan musibah kepada seorang hamba dengan suatu musibah yang lebih berat dari lalai dan kerasnya hati.”
📘 (Ar-Risalah Al-Qusyairiyyah 1/68)

Ucapan ini mengingatkan bahwa musibah terbesar dalam hidup bukanlah kehilangan harta, jabatan, atau kesehatan, tetapi ketika hati menjadi lalai dari mengingat Allah dan mengeras dari menerima kebenaran. Hati yang lalai akan sibuk dengan dunia, lupa tujuan hidup, dan tidak tergerak untuk beribadah. Sementara hati yang keras sulit menerima nasihat, tidak tersentuh oleh ayat-ayat Allah, dan jauh dari rasa takut serta harap kepada-Nya.

Kedua penyakit ini sangat berbahaya karena sering tidak disadari. Seseorang bisa tampak baik di luar, namun hatinya kosong dari keimanan. Jika dibiarkan, ia akan semakin jauh dari petunjuk dan semakin sulit kembali.

e82ee703b323570d622e457548812865


📎 AGAR AMALANMU DITERIMA ALLAH ﷻ

📝 Said bin Jubair rahimahullah berkata,

"لا يقبل قول إلا بعمل، ولا يقبل قول وعمل إلا بنية، ولا يقبل قول وعمل ونية إلا بموافقة السنة."

“Sebuah ucapan tidak akan diterima kecuali disertai dengan amalan. Ucapan dan amalan juga tidak akan diterima kecuali dengan niat yang benar. Sementara itu, ucapan, amalan, dan niat tidak akan diterima kecuali apabila sesuai dengan sunnah (tuntunan Nabi).”

📖 Al-Amru bil Ma’ruf, hlm. 78

a7c35372b6a3f35187ead4ab4ca229f0


◾ SUDAHKAH KAU CELA DIRIMU !? ◾

(1). Hasan al-Bashri رحمه الله mencela dirinya saat merenung dengan berkata :

"Engkau seringkali berkata-kata dengan perkataan orang-orang yang shalih yang mulia, serta perkataan ahli ibadah yang tunduk, sementara yang engkau lakukan adalah perbuatan orang-orang fasik dan munafik dan juga selalu riya. Demi Allah, tidaklah ini termasuk ciri-ciri orang yang ikhlas" (Ghoutsun Naf’i fi Qiraa’atis Sab’i hal 655)

(2). Ibnus Sammak رحمه الله pernah juga menegur dirinya sendiri dengan berkata :

"Engkau itu berbicara seperti orang yang zuhud, tapi engkau berbuat seperti orang munafik & engkau pun berharap masuk Surga, mana mungkin !!! Sesungguhnya Surga punya penghuni yang lain" (Tarikh Baghdad V/370)

Link
@dakwahsunnahsolokselatan x @thesunnah_path

1312e629a5cae53b08881900fdf45766


WASPADA

"Ketika setan gagal mempengaruhi kita untuk jadi orang yang buruk (bermaksiat). Dia tidak tinggal diam, dia akan mempengaruhi kita untuk menjadi orang yang merasa lebih baik dari orang lain".

Ini juga sangat membahayakan.
Waspadalah dengan tipu daya setan.

.

2498bf1e5bb6b1a07073d804639ca8e7


Penghalang terkabulnya Do'a

Termasuk penyakit yang menghalangi terkabulnya do'a adalah seorang hamba yang terburu-buru (mengharap terkabulnya do'a), menganggap lama pengabulan do'anya sehingga merasa letih dan akhirnya meninggalkan do'a.

Ibnu Qoyyim rahimahullah | Ad-Da' wa Ad-Dawa' 10


26b07a3482fcdf45aeb2258eadf134e7


🌹🌻🌷💐 IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

✍🏼 Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata,

دعا عمر القراء في رمضان فأمر أسرعهم قراءة أن يقرأ ثلاثين آية، والوسط خمسة وعشرين آية، والبطيء عشرين آية.

"Pada bulan Ramadhan, Umar memanggil para penghafal Al-Qur`an. Beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya di antara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap rakaat), yang bacaannya sedang agar membaca 25 ayat, dan yang bacaannya lambat agar membaca 20 ayat."

📚 Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

0a6aa1f2c081408296e89b6a923b01d6



Para salaf tersebut adalah generasi terbaik dalam Islam yang mana pemahaman agama mereka yang paling baik dan tentu harus kita ikuti.

Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

خَيْرُكُمْ قَرْنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ، إِنَّ بَعْدَكُمْ قَوْمًا يَخُونُونَ وَلاَ يُؤْتَمَنُونَ، وَيَشْهَدُونَ وَلاَ يُسْتَشْهَدُونَ، وَيَنْذِرُونَ وَلاَ يَفُونَ، وَيَظْهَرُ فِيهِمُ السِّمَنُ

“Generasi terbaik adalah generasi di zamanku, kemudian generasi setelahnya (tabi’in), kemudian generasi setelahnya (tabi’ut tabi’in). (HR. Bukhari 2651 dan Muslim 6638)
.
.
Akan tetapi saat inipun cukup banyak yang mengaku salafi tetapi akhlak, agama dan kepribadian mereka tidak sesuai dengan akhlak dan agama para salaf.

Tidak heran ada yang berkomentar
“salafi itu aliran keras dan maunya memang sendiri saja”

“salafi itu gampang membid’ahkan, mengkafirkan, dikit-dikit bid’ah”

bisa jadi karena ulah “oknum” tetapi jangan digeneralisir. Padahal para salaf mengajarkan agar tidak sembarangan membi’dahkan dan mengkafirkan.
.
.
Kehormatan seorang muslim itu tinggi. Jika benar dia itu adalah bid’ah dan syirik, maka pelakunya belum tentu dicap ahli bid’ah dan ahli kesyirikan karena bisa jadi ada udzur syar’i. Kalaupun memang mereka melakukan, maka ada caranya menyampaikan, tentu dengan seni berdakwah bukan sembarangan.

Ingat, para salaf mengajarkan, dakwah adalah menginginkan kebaikan kepada saudaranya, caranya harus baik dan lembut dan tepat keadaan. Jika dakwah diterima alhamdulillah, jika ditolak mka mereka didoakan serta tidak boleh dimusuhi karena mereka adalah saudara kita dan memiliki hak-hak persaudaraan seIslam.

Baca selengkapnya :
Link

✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, Link., Link. hafizhahullahu ta’ala

c38e3e95cfbaec67d416a0362dcfc301


📎 DOA NABI YUSUF `ALAIHISSALAM

Allah `azza wa jalla menyebutkan doa yang dipanjatkan oleh Nabi Yusuf `alaihissalam

أَنتَ وَلِیِّۦ فِی ٱلدُّنۡیَا وَٱلۡـَٔاخِرَةِۖ تَوَفَّنِی مُسۡلِمࣰا وَأَلۡحِقۡنِی بِٱلصَّـٰلِحِینَ

"Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh."

📚 QS. Yusuf : 101

Ibnul Qoyyim rahimahullah menjelaskan faedah tentang pembahasan di atas, bahwa doa tersebut mengumpulkan ikrar tauhid dan penyerahan diri seorang hamba kepada Allah serta pengakuan betapa dirinya sangat membutuhkan pertolongan Allah. Demikian pula doa ini mengandung ikrar berlepas diri dari peribadahan kepada selain Allah.

Kemudian, permohonan agar diwafatkan dalam keadaan Islam. Ini merupakan puncak harapan seorang hamba, supaya (akhir hayatnya) ditutup dengan keyakinan terhadap kebangkitan dan permohonan agar digolongkan bersama orang yang beruntung.

📚 Lihat Al-Fawaid hlm. 192

d9ffc6238b2cd6f28f5c10249d98e7df


Jangan Mimpi Bisa Menang Jihad Lawan Musuh Islam, Kalau Jihad Bangun Subuh Aja Masih Susah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَقِدَ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ ، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ

“Setan membuat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari kalian ketika tidur. 

Di setiap ikatan setan akan mengatakan, “Malam masih panjang, tidurlah!” Jika ia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepas lagi satu ikatan. 

Kemudian jika dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas.” 

(HR. Bukhari no. 1142 dan Muslim no. 776)

Referensi:
Link

b54f535fe778b94ea9ed2659b3e50da5


AMBULANCE SIAP MENJALANKAN TUGAS !

Dengan Pelayanan Ambulance Gratis 24 Jam

Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung kontak Hotline 082177334455

Link">wa.me

InsyaaAllah 24 Jam Gratis Untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo Kota dan Gresik Kota.

Agar layanan Ambulance Gratis ini terus di rasa manfaatnya oleh masyarakat. yuk mari saling mendukung dalam operasional ambulnce muslim biker indonesia Surabaya Chapter agar bermanfaat semakin luas.

gratis mbisurabaya

150f198d818d2339eb3f5e35b5da5175


Kisah Taubat Sang Pembunuh
🎙️ Ustadz Subhan Bawazier
🎥 Link

📝 Subhanahu wa Ta`ala Maha Pengampun. Kisah seorang yang membunuh 100 nyawa namun diampuni karena niat taubat yang tulus menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah. Jangan pernah berputus asa dari ampunan-Nya selama nyawa masih dikandung badan.


04460fdc565ddcf7a6fdd6e5b2c44e10


📌 JIKA MENYENDIRI LEBIH BAIK

Makhul رحمه الله berkata,

"Jika bergaulmu dengan manusia tidak menjadikan dirimu menjadi baik, maka mengasingkan diri dari manusia lebih selamat."📚 As-Syiar 5/162


47a9fc89d0a920446cf47429f5e04aa7


TAFSIR IBNU KATSIR

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎.:

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.

Telah diriwayatkan dari Imam Syafii, bahwa beliau mengemukakan dua bait syair berikut yang semakna dengan ayat ini, yaitu:

Banyak kalangan lelaki yang mengharapkan aku mati cepat, dan memang mati itu merupakan suatu akhir yang saya tidak menyendiri di dalamnya.

Maka katakanlah kepada orang yang menginginkan hal yang berbeda dengan pendahulunya, bersiap-siaplah untuk menghadapi masa hidupnya yang baru, kematian akan tetap menjadi suatu kepastian baginya.

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎.:

Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya).

Artinya, Kami benar-benar akan menguji kalian —adakalanya dengan musibah dan adakalanya dengan nikmat— agar Kami dapat melihat siapakah yang bersyukur dan siapakah yang ingkar, siapakah yang bersabar serta siapakah yang berputus asa (di antara kalian).

Seperti yang telah diriwayatkan oleh Ali ibnu Abu Talhah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: Kami akan menguji kalian. (Al Anbiyaa:35) Yakni memberikan cobaan kepada kalian. dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). (Al Anbiyaa:35) Yaitu dengan kesengsaraan dan kemakmuran, dengan sehat dan sakit, dengan kaya dan miskin, dengan halal dan haram, dengan taat dan durhaka, serta dengan petunjuk dan kesesatan.

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى‎.:

Dan hanya kepada Kamilah kalian dikembalikan.

Maka Kami akan memberikan balasan kepada kalian sesuai dengan amal perbuatan kalian.